Masih banyak yang mengira kalau jurusan IPS itu pilihannya terbatas dan kalah saing dibanding jurusan lain. Padahal kenyataannya, jurusan IPS bisa masuk fakultas apa saja yang relevan dengan ilmu sosial, bisnis, hukum, sampai bidang kreatif.
Di artikel ini, kita akan bahas daftar fakultas yang bisa dimasuki lulusan IPS beserta penjelasannya, supaya kamu bisa menentukan pilihan dengan lebih yakin!
Key Takeaways
- Lulusan IPS bisa masuk ke berbagai fakultas, mulai dari ekonomi, sosial, hukum, pendidikan, hingga bidang kreatif. Pilihannya tidak sesempit yang sering dibayangkan.
- Kesuksesan kuliah dan karier tidak ditentukan oleh IPA atau IPS. Dunia kerja lebih menilai skill, pengalaman, dan kemampuan beradaptasi. Strategi memilih fakultas dan cara belajar jauh lebih penting daripada label jurusan sekolah.
- Pendekatan pendidikan di Cakrawala University memungkinkan mahasiswa IPS berkembang lewat kurikulum berbasis industri, pengalaman praktik, dan dukungan menuju dunia kerja.
Jurusan IPS Bisa Masuk Fakultas Apa Saja?
Lulusan IPS tidak terbatas pada satu jalur saja. Selama ada keterkaitan kompetensi dasar dan cara berpikir, IPS bisa masuk ke berbagai fakultas berikut.
Inilah berbagai pilihan fakultas yang bisa kamu pilih:
1. Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Fakultas ini paling sering dipilih lulusan IPS karena materi kuliahnya merupakan pengembangan langsung dari pelajaran ekonomi di sekolah.
- Manajemen: Jurusan ini mempelajari pengelolaan bisnis, organisasi, dan sumber daya manusia. Lulusan IPS sudah terbiasa dengan konsep ekonomi, kewirausahaan, dan aktivitas bisnis sehingga lebih mudah beradaptasi.
- Akuntansi: Akuntansi fokus pada pencatatan, pengolahan, dan analisis keuangan. IPS sudah mengenal dasar transaksi ekonomi dan arus keuangan, sehingga materi kuliah terasa lebih nyambung.
- Ilmu Ekonomi: Jurusan ini memperdalam ekonomi mikro dan makro yang sudah dikenalkan di IPS. Bedanya, analisisnya lebih tajam dan berbasis data.
- Bisnis Digital: Menggabungkan ekonomi, manajemen, dan teknologi. Lulusan IPS cocok karena fokus utamanya tetap pada strategi bisnis dan pasar, bukan teknis IT murni.
- Kewirausahaan: IPS membekali pemahaman tentang pasar dan perilaku konsumen, yang menjadi dasar penting dalam membangun dan mengelola usaha.
Hal yang membuat lulusan IPS relevan di fakultas ini yaitu:
- Terbiasa dengan konsep ekonomi, pasar, dan kegiatan bisnis
- Terlatih menganalisis masalah ekonomi dan keuangan sederhana
- Materi kuliah masih satu jalur dengan pelajaran ekonomi di IPS
2. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Sumber: Freepik
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) bisa dibilang sebagai rumah besar bagi lulusan IPS, karena hampir semua materinya berkaitan langsung dengan ilmu sosial dan kehidupan masyarakat.
Jurusan yang umum dimasuki lulusan IPS antara lain:
- Ilmu Komunikasi: Mempelajari proses komunikasi dalam masyarakat, media massa, dan komunikasi publik. Latar belakang IPS membantu memahami perilaku sosial, audiens, serta dinamika komunikasi di lingkungan sosial.
- Hubungan Internasional: Fokus pada hubungan antarnegara, diplomasi, dan isu global. Materi sejarah, geografi, dan ekonomi di IPS menjadi dasar penting untuk memahami konteks internasional.
- Sosiologi: Mengkaji struktur sosial, perubahan masyarakat, dan masalah sosial. Jurusan ini merupakan pengembangan langsung dari sosiologi yang dipelajari di IPS.
- Ilmu Politik: Mempelajari sistem politik, kebijakan publik, dan kekuasaan. IPS sudah membekali pemahaman dasar tentang negara, pemerintahan, dan kehidupan berbangsa.
- Administrasi Publik: Fokus pada pengelolaan organisasi pemerintahan dan kebijakan publik. Latar belakang IPS membantu memahami struktur sosial dan tata kelola pemerintahan.
Kenapa IPS sangat relevan dengan fakultas ini?
- IPS mempelajari masyarakat, interaksi sosial, dan dinamika sosial
- Banyak materi kuliah yang merupakan pendalaman dari sosiologi dan geografi
- Kemampuan analisis sosial dan berpikir kritis sangat dibutuhkan
3. Fakultas Hukum
Meski tidak belajar hukum secara khusus di IPS, cara berpikir lulusan IPS sangat relevan dengan studi hukum.
- Ilmu Hukum: Jurusan ini menuntut kemampuan membaca, menganalisis kasus, dan berpikir logis. IPS membiasakan siswa memahami fenomena sosial dan aturan dalam masyarakat.
- Hukum Bisnis: Menggabungkan hukum dan aktivitas ekonomi. Latar belakang IPS, terutama ekonomi dan bisnis, menjadi nilai tambah untuk memahami konteks hukum usaha.
Di Fakultas Hukum, kemampuan analisis, logika, dan pemahaman sosial jauh lebih penting daripada hitung-hitungan, sehingga lulusan IPS justru cukup unggul.
Kesesuaian latar belakang IPS dengan studi hukum terlihat dari:
- Kemampuan membaca dan menganalisis peristiwa sosial
- Pola berpikir logis, sistematis, dan argumentatif
- Pemahaman dasar tentang aturan, negara, dan masyarakat
Cek juga:
- 15 Jurusan Kuliah untuk Anak IPS, Kamu Harus Tahu!
- 17 Jurusan Kuliah untuk Anak IPS yang Peluang Kerjanya Bagus
4. Fakultas Psikologi
Fakultas Psikologi mempelajari perilaku, proses mental, dan dinamika manusia dalam berbagai konteks kehidupan, mulai dari individu sampai kelompok sosial.
Jurusan yang umum dimasuki lulusan IPS yaitu jurusan Psikologi.
Di jurusan ini, kamu akan mempelajari cara manusia berpikir, merasakan, dan berperilaku. Mahasiswa akan belajar tentang kepribadian, emosi, perkembangan manusia, serta perilaku sosial. Lulusan IPS cocok karena sudah terbiasa memahami interaksi sosial, dinamika kelompok, dan fenomena masyarakat.
Keterkaitan IPS dengan Fakultas Psikologi terlihat dari:
- IPS membahas perilaku manusia dan hubungan sosial
- Analisis sosial membantu memahami konteks psikologis individu
- Pendekatan kajian lebih bersifat kualitatif dan kontekstual
5. Fakultas Pendidikan
Fakultas Pendidikan berfokus pada pengembangan ilmu pengajaran, pembelajaran, dan kompetensi pendidik, khususnya dalam mentransfer ilmu kepada peserta didik.
Jurusan yang umum dimasuki lulusan IPS antara lain:
- Pendidikan Ekonomi: Mempelajari teori ekonomi sekaligus metode mengajarkannya. Mahasiswa dibekali kemampuan menguasai materi ekonomi dan strategi pembelajaran di kelas.
- Pendidikan Geografi: Fokus pada ilmu kebumian, wilayah, dan lingkungan, serta cara menyampaikannya dalam proses belajar mengajar. Materi geografi IPS menjadi dasar penting di jurusan ini.
- Pendidikan Sosiologi: Mempelajari konsep sosial, struktur masyarakat, dan metode pengajaran sosiologi. Jurusan ini sangat linear dengan mata pelajaran IPS.
- Pendidikan Sejarah: Mengkaji peristiwa sejarah, kronologi, dan metode pembelajaran sejarah. Latar belakang IPS membantu memahami konteks sejarah dan peristiwa sosial.
Kesesuaian IPS dengan Fakultas Pendidikan dapat dilihat dari:
- Banyak mata pelajaran IPS menjadi materi ajar utama
- Materi kuliah merupakan pendalaman dari ilmu sosial
- Kemampuan komunikasi dan analisis sangat dibutuhkan dalam proses mengajar
6. Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya (FIB)
Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya (FIB) mempelajari bahasa, budaya, dan sejarah manusia sebagai bagian dari peradaban dan kehidupan sosial.
Jurusan yang umum dimasuki lulusan IPS antara lain:
- Sastra (Sastra Indonesia / Sastra Asing): Mempelajari bahasa, karya sastra, dan budaya masyarakat. Mahasiswa akan menganalisis teks, budaya, dan konteks sosial di balik karya sastra.
- Sejarah: Fokus pada kajian peristiwa masa lalu, perubahan sosial, dan dampaknya terhadap kehidupan masyarakat modern. IPS membantu memahami kronologi dan analisis peristiwa.
- Antropologi: Mempelajari budaya, tradisi, dan kehidupan sosial masyarakat. Jurusan ini menuntut kemampuan observasi dan analisis sosial yang sudah dikenalkan di IPS.
Keterhubungan IPS dengan FIB terlihat dari:
- IPS mempelajari budaya, sejarah, dan masyarakat
- Pendekatan kajian bersifat humaniora dan sosial
- Kemampuan analisis kontekstual sangat dibutuhkan
7.Fakultas Ilmu Administrasi (FIA)
Fakultas Ilmu Administrasi (FIA) mempelajari pengelolaan organisasi, tata kelola, dan sistem administrasi, baik di sektor publik maupun swasta. Bidang ini sangat berkaitan dengan ilmu sosial dan manajemen.
Jurusan yang umum dimasuki lulusan IPS antara lain:
- Administrasi Publik: Mempelajari sistem pemerintahan, kebijakan publik, dan pelayanan masyarakat. Mahasiswa akan belajar bagaimana kebijakan dibuat, dijalankan, dan dievaluasi dalam konteks sosial.
- Administrasi Bisnis: Fokus pada pengelolaan organisasi dan proses bisnis di perusahaan. Jurusan ini memadukan konsep administrasi, manajemen, dan ekonomi.
Keterkaitan IPS dengan Fakultas Ilmu Administrasi terlihat dari:
- IPS membahas struktur sosial, organisasi, dan pemerintahan
- Terbiasa memahami sistem dan proses dalam masyarakat
- Kemampuan analisis kebijakan dan organisasi sangat dibutuhkan
8. Fakultas Pariwisata dan Perhotelan
Fakultas Pariwisata dan Perhotelan mempelajari industri jasa, pelayanan, dan pengelolaan destinasi wisata, yang sangat berkaitan dengan ekonomi kreatif dan sosial budaya.
Jurusan yang umum dimasuki lulusan IPS antara lain:
- Pariwisata: Mempelajari pengelolaan destinasi wisata, industri perjalanan, dan pengembangan pariwisata berkelanjutan. Mahasiswa akan memahami hubungan antara wisata, ekonomi, dan budaya masyarakat.
- Perhotelan: Fokus pada manajemen hotel, pelayanan tamu, dan operasional industri hospitality. Jurusan ini menekankan keterampilan manajerial dan komunikasi.
Keterhubungan IPS dengan fakultas ini dapat dilihat dari:
- IPS membahas ekonomi jasa dan aktivitas masyarakat
- Pemahaman sosial dan budaya sangat penting dalam industri pariwisata
- Kemampuan komunikasi dan pelayanan menjadi kunci utama
9. Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD)
Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) mempelajari ekspresi visual, desain, dan kreativitas yang diterapkan dalam berbagai kebutuhan industri dan komunikasi visual.
Jurusan yang umum dimasuki lulusan IPS antara lain:
- Desain Komunikasi Visual (DKV): Mempelajari desain grafis, branding, ilustrasi, dan media visual. Mahasiswa akan belajar menyampaikan pesan melalui visual yang komunikatif dan efektif.
- Desain Produk: Fokus pada perancangan produk yang fungsional dan estetis. Jurusan ini menggabungkan kreativitas, pemahaman pengguna, dan konsep desain.
Kesesuaian IPS dengan FSRD terlihat dari:
- IPS melatih pemahaman konteks sosial dan budaya
- Desain membutuhkan kemampuan membaca audiens dan pesan
- Tidak bergantung pada sains eksakta atau hitungan teknis
Tips Memilih Fakultas untuk Lulusan IPS

Sumber: Freepik
Dengan banyaknya pilihan fakultas, lulusan IPS perlu lebih strategis dalam menentukan arah kuliah. Berikut beberapa tips yang bisa dijadikan pegangan supaya pilihan fakultas tidak sekadar ikut-ikutan.
- Kenali minat dan ketertarikan sejak awal: Pilih fakultas yang benar-benar sesuai dengan minat. Minat yang kuat akan memudahkan proses belajar, apalagi saat materi mulai terasa menantang.
- Pahami kemampuan dan gaya belajarmu: Beberapa fakultas menuntut banyak membaca dan analisis, sementara yang lain lebih praktis dan aplikatif. Pastikan sesuai dengan kemampuan dan kenyamanan belajar.
- Jangan hanya lihat nama fakultas, tapi cek jurusannya: Nama fakultas bisa sama, tapi fokus jurusannya bisa berbeda di tiap kampus. Perhatikan kurikulum dan mata kuliah yang ditawarkan.
- Pertimbangkan peluang kerja dan kebutuhan industri: Cari tahu lulusan jurusan tersebut biasanya bekerja di bidang apa dan bagaimana prospek kerjanya ke depan.
- Perhatikan sistem pembelajaran di kampus: Fakultas dengan banyak praktik, proyek, dan magang akan membantu membangun skill, terutama bagi lulusan IPS yang ingin cepat siap kerja.
- Jangan takut memilih jalur yang non-mainstream: Selama jurusan tersebut sesuai minat dan punya peluang berkembang, pilihan lintas bidang tetap layak dipertimbangkan.
Cek juga:
- 30 Rekomendasi Jurusan Soshum yang Prospek Kerjanya Bagus
- 13 Jurusan IPS yang Tidak Menghitung, Kuliah Tanpa Rumus!
Frequently Ask Questions (FAQ)
1. Apakah jurusan IPS bisa masuk fakultas teknik?
Secara umum, fakultas teknik memang lebih ditujukan untuk lulusan IPA, karena banyak materi kuliahnya berbasis matematika dan fisika. Namun, bukan berarti lulusan IPS sama sekali tidak punya peluang.
Beberapa kampus membuka kesempatan bagi lulusan IPS dengan syarat tertentu, seperti:
- Mengikuti tes masuk tambahan
- Mengambil program matrikulasi atau kelas penguatan dasar
- Memenuhi nilai akademik tertentu
Biasanya, jurusan teknik yang sangat teknis seperti Teknik Mesin atau Teknik Elektro lebih sulit dimasuki lulusan IPS. Sementara itu, jurusan terapan atau yang tidak terlalu fokus pada fisika murni bisa saja lebih fleksibel, tergantung kebijakan kampus.
2. Apakah jurusan IPS bisa masuk jurusan IT atau teknologi?
Bisa, terutama untuk jurusan IT yang tidak murni teknis. Beberapa jurusan teknologi yang relatif terbuka untuk IPS antara lain Sistem Informasi, Bisnis Digital, dan Manajemen Informatika.
Jurusan-jurusan tersebut lebih menekankan pada:
- Pengelolaan sistem dan informasi
- Proses bisnis berbasis teknologi
- Analisis kebutuhan pengguna
Meski begitu, lulusan IPS tetap perlu kesiapan belajar ekstra, terutama dalam logika dan pemahaman dasar teknologi. Dengan kurikulum yang tepat dan banyak praktik, jurusan IT tetap realistis untuk lulusan IPS.
3. Apakah lulusan IPS peluang kerjanya lebih kecil dibanding IPA?
Tidak selalu. Peluang kerja lebih ditentukan oleh skill, pengalaman, dan bidang yang dipilih, bukan hanya jurusan SMA.
Lulusan IPS justru banyak dibutuhkan di bidang:
- Bisnis dan manajemen
- Administrasi dan kebijakan publik
- Komunikasi dan media
- Pariwisata dan jasa
- Industri kreatif
Di dunia kerja saat ini, perusahaan cenderung mencari kandidat yang siap pakai dan bisa beradaptasi. Selama lulusan IPS membekali diri dengan skill yang relevan dan pengalaman praktik, peluang kerjanya tetap terbuka luas.
4. Apakah jurusan IPS cocok untuk kuliah di bidang kreatif?
Sangat cocok, terutama di bidang kreatif yang membutuhkan pemahaman sosial, budaya, dan komunikasi.
Beberapa jurusan kreatif yang relevan untuk lulusan IPS antara lain:
- Desain Komunikasi Visual
- Ilmu Komunikasi
- Periklanan
- Pariwisata kreatif
- Seni dan budaya
Jangan Batasi Pilihanmu, IPS Punya Banyak Jalur Kuliah!
Di dunia kerja saat ini, label jurusan IPA atau IPS bukan lagi penentu utama. Perusahaan lebih melihat kesiapan kerja, pengalaman, dan kemampuan beradaptasi. Karena itu, memilih fakultas sebaiknya tidak hanya berdasarkan jurusan sekolah, tapi juga pada sistem pembelajaran dan dukungan kampus dalam menyiapkan karier mahasiswa.
Di sinilah peran kampus menjadi penting. Cakrawala University hadir dengan pendekatan pendidikan yang berfokus pada kesiapan kerja, sehingga mahasiswa dari berbagai latar belakang, termasuk IPS, bisa berkembang secara optimal.
Kenapa memilih Cakrawala University?
- Program penyaluran kerja dengan dukungan lebih dari 1.000 mitra industri dari berbagai sektor
- Magang sejak semester pertama, sehingga pengalaman dan portofolio bisa dibangun lebih awal
- Kurikulum berbasis industri yang disusun sesuai kebutuhan dunia kerja
- Dosen praktisi berpengalaman, sehingga pembelajaran lebih aplikatif dan relevan
Yuk, mulai daftar sekarang atau tanya gratis dulu. Dengan lingkungan belajar yang tepat, lulusan IPS pun bisa lebih siap menghadapi dunia kerja dan membangun karier yang berkelanjutan!