Jurusan Hukum Perdata Jadi Apa? Ini Pilihan Karier & Gajinya!

School of Law
Tayang 11 February 2026
Diperbarui 11 February 2026
Waktu Baca 8 minutes

Sudah Direview Oleh Expert

Ditulis oleh

Hasna Latifatunnisa

Hukum perdata itu dekat banget dengan kehidupan sehari-hari. Urusan kontrak, bisnis, warisan, properti, sampai hubungan kerja semuanya masuk ke ranah ini. Makanya, lulusan jurusan hukum perdata sebenarnya punya banyak pilihan karier, nggak cuma soal sidang di pengadilan.

Lewat artikel ini, kamu bakal diajak melihat jurusan hukum perdata jadi apa saja setelah lulus. Yuk, kita bahas satu per satu biar makin kebayang arah kariernya!

 

Key Takeaways

 

  • Jurusan hukum perdata membuka banyak jalur karier. Lulusannya bisa masuk ke dunia litigasi, perusahaan, bisnis, non-litigasi, sampai jalur internasional dan akademik.
  • Skill praktis jadi penentu utama di dunia kerja. Kemampuan analisis kontrak, legal drafting, komunikasi, dan pengalaman magang jauh lebih menentukan daripada sekadar IPK atau gelar.
  • Jurusan ilmu Hukum Universitas Cakrawala membantu mahasiswa hukum siap terjun ke industri. Lewat kurikulum berbasis industri, magang sejak semester awal, dosen praktisi, dan jaringan mitra kerja yang luas, mahasiswa dipersiapkan siap kerja setelah lulus.

 

Karier di Bidang Litigasi & Peradilan

Bidang litigasi dan peradilan adalah jalur karier yang paling lekat dengan lulusan hukum perdata. Di sini, kamu akan berhadapan langsung dengan penyelesaian sengketa hukum, baik melalui persidangan maupun mekanisme resmi lainnya.

Karier di bidang ini punya jenjang yang jelas dan peran penting dalam sistem hukum di Indonesia:

 

1. Pengacara / Advokat Perdata

Profesi ini cocok buat kamu yang tertarik membela kepentingan klien dan aktif terlibat dalam proses persidangan. Pengacara perdata menangani perkara seperti sengketa kontrak, wanprestasi, waris, hingga sengketa properti.

Prospek kerja lulusan hukum perdata sebagai pengacara terbuka luas di kantor hukum, firma hukum nasional, hingga praktik mandiri. Pengacara juga sering menangani perkara di lingkungan peradilan di bawah Mahkamah Agung Republik Indonesia.

Gaji rata-rata pengacara perdata junior berkisar antara Rp5.000.000 sampai Rp10.000.000 per bulan, dan bisa meningkat signifikan seiring pengalaman dan jumlah klien.

Tugas utama pengacara perdata meliputi:

 

  • Menganalisis kasus dan dokumen hukum klien
  • Menyusun gugatan, jawaban, dan kesimpulan perkara
  • Mendampingi klien selama proses persidangan
  • Memberikan pendapat dan strategi hukum
  • Melakukan negosiasi atau mediasi sengketa

 

2. Hakim Perdata

Hakim perdata bertugas memeriksa dan memutus perkara perdata secara objektif dan independen. Profesi ini merupakan jalur Aparatur Sipil Negara (ASN) dan memiliki peran krusial dalam menegakkan keadilan.

Lulusan hukum perdata yang lolos seleksi dapat ditempatkan di Pengadilan Negeri maupun Pengadilan Tinggi yang berada di bawah Mahkamah Agung Republik Indonesia.

Gaji rata-rata hakim pemula berada di kisaran Rp6.000.000 sampai Rp9.000.000 per bulan, belum termasuk berbagai tunjangan jabatan dan daerah.

Tugas utama hakim perdata antara lain:

 

  • Memeriksa dan mempelajari berkas perkara
  • Memimpin jalannya persidangan
  • Menilai alat bukti dan keterangan para pihak
  • Menyusun pertimbangan hukum
  • Menjatuhkan putusan perkara perdata

 

3. Panitera

Panitera berperan dalam aspek administrasi dan teknis persidangan. Meski tidak memutus perkara, posisi ini sangat penting agar proses hukum berjalan tertib dan sesuai prosedur.

Prospek kerja panitera tersedia di Pengadilan Negeri dan Pengadilan Tinggi yang berada di lingkungan Mahkamah Agung Republik Indonesia. Gaji rata-rata panitera berkisar antara Rp4.000.000 sampai Rp7.000.000 per bulan, ditambah tunjangan sebagai ASN.

Tugas utama panitera meliputi:

 

  • Mengelola administrasi perkara perdata
  • Mencatat jalannya persidangan
  • Menyiapkan dokumen dan salinan putusan
  • Mengarsipkan berkas perkara
  • Mendukung kebutuhan teknis majelis hakim

 

4. Mediator

Mediator berperan membantu para pihak menyelesaikan sengketa perdata tanpa harus berlanjut ke putusan hakim. Profesi ini semakin dibutuhkan karena banyak kasus perdata diarahkan ke penyelesaian damai.

Mediator dapat bekerja di pengadilan sebagai mediator non-hakim, lembaga mediasi, atau praktik profesional independen. Gaji mediator perdata umumnya berada di kisaran Rp5.000.000 sampai Rp10.000.000 per bulan, tergantung jumlah dan kompleksitas kasus.

Tugas utama mediator antara lain:

 

  • Memfasilitasi komunikasi antar pihak bersengketa
  • Menjaga netralitas dan objektivitas
  • Membantu merumuskan solusi yang disepakati bersama
  • Menyusun kesepakatan hasil mediasi
  • Mengurangi potensi sengketa berlanjut ke persidangan

 


 

Cek juga:

 

 


 

Karier di Bidang Bisnis & Korporasi

 

Jurusan Hukum Perdata Jadi Apa

Sumber: Freepik

 

Di dunia bisnis, hukum perdata punya peran besar karena hampir semua aktivitas perusahaan berbasis perjanjian dan aturan hukum. Mulai dari kerja sama, investasi, sampai perlindungan aset perusahaan.

Inilah karier yang bisa kamu ambil:

 

5. Legal Officer / In-House Counsel

Legal Officer adalah tim hukum internal perusahaan yang bertugas menjaga agar seluruh aktivitas bisnis berjalan aman secara hukum. Profesi ini sangat relevan untuk lulusan hukum perdata karena fokusnya pada kontrak, kepatuhan, dan mitigasi risiko.

Legal Officer dibutuhkan di berbagai sektor, seperti perusahaan logistik, e-commerce, properti, hingga energi. Contohnya Shopee Indonesia, Tokopedia, Blue Bird Group, dan Agung Podomoro Land.

Gaji rata-rata Legal Officer di Indonesia berada di kisaran Rp6.000.000 sampai Rp12.000.000 per bulan, tergantung industri dan pengalaman kerja.

Tugas utama Legal Officer meliputi:

 

  • Menyusun dan meninjau perjanjian bisnis
  • Mengurus perizinan dan dokumen legal perusahaan
  • Memberikan pendapat hukum kepada manajemen
  • Mengawasi kepatuhan terhadap peraturan
  • Menangani potensi sengketa hukum perusahaan

 

6. Corporate Lawyer

Corporate Lawyer adalah lulusan hukum perdata yang fokus menangani urusan hukum perusahaan skala menengah hingga besar. Profesi ini banyak berkaitan dengan transaksi bisnis, investasi, merger & akuisisi, serta perjanjian komersial.

Corporate Lawyer umumnya bekerja di firma hukum bisnis (law firm) yang menangani klien korporasi nasional maupun internasional. Contoh tempat kerja Corporate Lawyer antara lain Assegaf Hamzah & Partners, SSEK Law Firm, dan Hadiputranto, Hadinoto & Partners.

Gaji Corporate Lawyer pemula di Indonesia berkisar antara Rp8.000.000 sampai Rp15.000.000 per bulan, dan dapat meningkat menjadi Rp20.000.000 ke atas seiring pengalaman, spesialisasi, dan klien yang ditangani.

Tugas utama Corporate Lawyer antara lain:

 

  • Menangani transaksi merger dan akuisisi perusahaan
  • Menyusun dan menelaah perjanjian bisnis skala besar
  • Melakukan legal due diligence perusahaan
  • Memberikan nasihat hukum korporasi kepada klien
  • Mendampingi klien dalam proses investasi dan ekspansi

 

7. Contract Specialist

Contract Specialist adalah profesi yang fokus penuh pada penyusunan dan analisis kontrak. Di era bisnis modern, peran ini makin penting karena perusahaan bekerja sama dengan banyak pihak.

Contract Specialist banyak dibutuhkan di perusahaan teknologi, logistik, dan manufaktur, seperti Gojek, Traveloka, dan SiCepat Ekspres. Gaji rata-rata Contract Specialist berada di kisaran Rp6.500.000 sampai Rp11.000.000 per bulan, tergantung kompleksitas kontrak dan skala perusahaan.

Tugas utama Contract Specialist meliputi:

 

  • Menyusun dan menelaah kontrak kerja sama
  • Mengidentifikasi risiko hukum dalam perjanjian
  • Berkoordinasi dengan divisi internal
  • Memastikan kontrak sesuai regulasi
  • Mengelola arsip dan database kontrak

 

8. Notaris

Notaris adalah pejabat umum yang berwenang membuat akta autentik, terutama yang berkaitan dengan kegiatan bisnis dan perdata.

Notaris berada di bawah pembinaan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia dan banyak bekerja sama dengan pengusaha, perusahaan properti, serta pelaku UMKM.

Penghasilan notaris sangat bervariasi, namun umumnya berada di kisaran Rp8.000.000 hingga puluhan juta rupiah per bulan, tergantung jumlah klien dan wilayah praktik.

Tugas utama notaris meliputi:

 

  • Membuat akta pendirian dan perubahan perusahaan
  • Menyusun akta jual beli dan waris
  • Memberikan penyuluhan hukum perdata
  • Menyimpan dan mengelola minuta akta
  • Menjamin keabsahan dokumen hukum

 

9. Kurator

Kurator adalah profesi hukum yang menangani kepailitan dan PKPU, khususnya pada perusahaan atau debitur bermasalah. Profesi ini sangat relevan dengan hukum bisnis dan ekonomi.

Kurator bekerja berdasarkan penunjukan pengadilan niaga dan sering terlibat dalam kasus perusahaan besar maupun menengah.

Penghasilan kurator bersifat honorarium per perkara, dengan kisaran yang cukup tinggi, yaitu sekitar Rp15.000.000 sampai Rp50.000.000 per kasus, tergantung kompleksitas perkara, nilai aset debitur, dan lama proses kepailitan.

Tugas utama kurator antara lain:

 

  • Mengelola harta pailit debitur
  • Melindungi kepentingan para kreditur
  • Melakukan pemberesan aset
  • Menyusun laporan kepailitan
  • Melaksanakan putusan pengadilan niaga

 

Karier Non-Litigasi Populer

Buat kamu yang tertarik hukum perdata tapi nggak ingin berurusan langsung dengan persidangan, jalur non-litigasi bisa jadi pilihan yang realistis dan menjanjikan. Fokusnya lebih ke pendampingan, konsultasi, dan pengelolaan hubungan hukum tanpa proses pengadilan:

 

10. Konsultan Hukum

Konsultan hukum memberikan nasihat dan pendampingan hukum kepada individu maupun perusahaan tanpa harus mewakili klien di pengadilan. Profesi ini banyak dipilih lulusan hukum perdata karena fleksibel dan relevan dengan kebutuhan bisnis.

Konsultan hukum bisa bekerja di firma konsultan, perusahaan, UMKM, hingga platform layanan hukum digital seperti Justika, Hukumonline, dan PopLegal.

Gaji rata-rata konsultan hukum di Indonesia berkisar antara Rp5.000.000 sampai Rp12.000.000 per bulan, tergantung pengalaman dan jenis klien yang ditangani.

Tugas utama konsultan hukum meliputi:

 

  • Memberikan nasihat hukum perdata kepada klien
  • Menganalisis risiko hukum dalam kegiatan usaha
  • Membantu penyusunan dokumen dan perjanjian
  • Memberikan pendampingan hukum non-litigasi
  • Menjelaskan konsekuensi hukum kepada klien

 

11. Staf HRD / Industrial Relations

Lulusan hukum perdata juga banyak dibutuhkan di bidang Human Resources (HR), khususnya pada posisi Industrial Relations. Fokus utamanya adalah hubungan kerja antara perusahaan dan karyawan.

Posisi ini tersedia di berbagai perusahaan manufaktur, ritel, dan jasa, seperti Indofood CBP, Matahari Department Store, dan Kalbe Farma. Gaji rata-rata staf HRD/Industrial Relations berada di kisaran Rp5.000.000 sampai Rp9.000.000 per bulan, dan bisa meningkat seiring pengalaman serta tanggung jawab.

Tugas utama staf HRD/Industrial Relations antara lain:

 

  • Mengelola perjanjian kerja dan peraturan perusahaan
  • Menangani hubungan industrial dan ketenagakerjaan
  • Menyelesaikan perselisihan antara karyawan dan perusahaan
  • Memastikan kebijakan HR sesuai regulasi hukum
  • Berkoordinasi dengan serikat pekerja dan manajemen

 

Karier Jalur Internasional & Akademik

Selain dunia praktik dan bisnis, jurusan hukum perdata juga membuka peluang karier di level internasional dan akademik. Jalur ini cocok buat kamu yang tertarik pada kebijakan, riset, dan pengembangan ilmu hukum:

 

12. Diplomat

Lulusan hukum perdata punya peluang besar berkarier sebagai diplomat karena terbiasa menganalisis perjanjian, hukum internasional, dan negosiasi antarnegara.

Diplomat bekerja di bawah Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia dan dapat ditempatkan di kedutaan besar Indonesia di berbagai negara. Gaji diplomat pemula berkisar antara Rp8.000.000 sampai Rp13.000.000 per bulan, dan bisa bertambah dengan tunjangan luar negeri serta penempatan negara.

Tugas utama diplomat antara lain:

 

  • Mewakili kepentingan Indonesia di luar negeri
  • Menyusun dan menelaah perjanjian internasional
  • Melakukan negosiasi antarnegara
  • Melindungi WNI di luar negeri
  • Melaporkan perkembangan politik dan hukum negara penempatan

 

13. Peneliti / Akademisi Hukum

Buat kamu yang tertarik mendalami teori dan pengembangan ilmu hukum, jalur akademik bisa jadi pilihan jangka panjang. Lulusan hukum perdata dapat menjadi dosen, peneliti, atau analis kebijakan hukum.

Akademisi hukum bisa bekerja di universitas, lembaga riset, dan pusat kajian hukum seperti Badan Riset dan Inovasi Nasional atau pusat studi hukum di perguruan tinggi. Gaji peneliti atau dosen pemula berada di kisaran Rp5.000.000 sampai Rp8.000.000 per bulan, dan meningkat seiring jenjang pendidikan (S2/S3) serta publikasi ilmiah.

Tugas utama peneliti atau akademisi hukum meliputi:

 

  • Melakukan penelitian di bidang hukum perdata
  • Menulis jurnal dan publikasi ilmiah
  • Mengajar dan membimbing mahasiswa
  • Menganalisis kebijakan hukum
  • Memberikan rekomendasi akademik kepada pemangku kepentingan

 

Skill yang Wajib Dimiliki Mahasiswa Hukum Perdata

 

Jurusan Hukum Perdata Jadi Apa

Sumber: Freepik

 

Di dunia kerja, lulusan jurusan hukum perdata dinilai bukan cuma dari gelarnya, tapi dari skill yang benar-benar bisa dipakai di lapangan. Secara umum, skill lulusan hukum perdata terbagi menjadi hard skill dan soft skill:

 

Hard Skill

Hard skill berkaitan langsung dengan kemampuan teknis di bidang hukum perdata dan bisnis.

 

  • Analisis kontrak dan perjanjian: Mampu membaca, memahami, dan menilai isi kontrak agar tidak merugikan pihak tertentu.
  • Legal drafting: Terampil menyusun dokumen hukum seperti perjanjian kerja sama, akta, dan dokumen hukum perdata lainnya.
  • Pemahaman hukum bisnis: Mengerti aspek hukum dalam kegiatan usaha, mulai dari pendirian badan usaha hingga transaksi bisnis.
  • Penyelesaian sengketa perdata: Mampu menganalisis kasus sengketa dan menentukan jalur penyelesaian yang tepat, baik litigasi maupun non-litigasi.
  • Riset dan penulisan hukum: Menyusun kajian dan analisis hukum secara sistematis dan berbasis regulasi yang berlaku.

 

Soft Skill

Selain kemampuan teknis, soft skill sangat menentukan keberhasilan karier lulusan hukum perdata.

 

  • Berpikir kritis dan analitis: Mampu melihat persoalan hukum dari berbagai sudut pandang sebelum mengambil kesimpulan.
  • Komunikasi profesional: Terbiasa menyampaikan argumen hukum secara jelas, terstruktur, dan meyakinkan.
  • Problem solving: Cepat mencari solusi atas persoalan hukum yang kompleks dan dinamis.
  • Ketelitian dan tanggung jawab: Cermat dalam bekerja karena setiap dokumen hukum memiliki konsekuensi besar.
  • Adaptif terhadap perubahan: Siap menghadapi perubahan regulasi dan kebutuhan industri yang terus berkembang.

 

Semua skill di atas bisa dipelajari dan diasah melalui Program Studi Ilmu Hukum di Universitas Cakrawala. Pendekatan pembelajarannya dirancang agar selaras dengan kebutuhan dunia kerja, bukan sekadar teori di kelas.

Kurikulum disusun dengan keseimbangan antara pemahaman konsep hukum dan praktik di lapangan, sehingga mahasiswa tidak hanya tahu pasal, tapi juga paham cara menerapkannya. Kamu dapat memilih konsentrasi sesuai minat dan rencana karier, antara lain:

 

  • Hukum Perdata & Bisnis: mengkaji kontrak, hukum perusahaan, dan penyelesaian sengketa
  • Hukum Siber & Teknologi: membahas data pribadi, AI, keamanan siber, dan teknologi digital
  • Hukum Pidana: fokus pada penegakan hukum dan advokasi pidana
  • Hukum Tata Negara & Administrasi Negara: mempelajari regulasi publik dan birokrasi pemerintahan
  • Hukum Internasional & Lingkungan: membahas isu global, HAM, dan keberlanjutan

 

Pendekatan kurikulumnya berbasis industri, dilengkapi studi kasus nyata agar mahasiswa terbiasa menghadapi persoalan hukum yang sebenarnya. Ditambah sistem 3 tahun akademik + 1 tahun praktik industri, mahasiswa punya kesempatan membangun pengalaman kerja dan portofolio sebelum lulus.

Dengan program penyaluran kerja yang punya lebih dari 1.000 mitra industri, Universitas Cakrawala membantu mahasiswa hukum perdata melangkah ke dunia kerja dengan lebih siap, percaya diri, dan relevan dengan kebutuhan zaman.

 


 

Cek juga:

 

 


 

Frequently Ask Questions (FAQ)

1. Apakah jurusan hukum perdata harus jago debat?

Tidak harus. Debat memang sering dikaitkan dengan jurusan hukum, tapi di hukum perdata, kemampuan debat bukan satu-satunya kunci. Justru yang lebih dibutuhkan adalah kemampuan analisis, ketelitian membaca dokumen, dan logika hukum.

Banyak profesi lulusan hukum perdata, seperti legal officer, contract specialist, atau konsultan hukum, lebih sering berhadapan dengan kontrak dan dokumen dibandingkan adu argumen di ruang sidang.

Jadi, kalau kamu bukan tipe yang suka debat, jurusan ini tetap sangat relevan.

 

2. Apakah lulusan hukum perdata bisa kerja di startup?

Bisa, bahkan startup termasuk yang paling banyak membutuhkan lulusan hukum perdata. Startup sering berurusan dengan kontrak kerja sama, perlindungan data, ketenagakerjaan, hingga perizinan usaha.

Lulusan hukum perdata di startup biasanya mengisi posisi seperti legal officer atau contract specialist. Perannya memastikan bisnis berjalan aman secara hukum, tanpa menghambat kecepatan inovasi.

Inilah kenapa pemahaman hukum perdata yang dikombinasikan dengan wawasan bisnis jadi nilai tambah besar di dunia startup.

 

3. Apa bedanya hukum perdata dengan hukum bisnis?

Secara sederhana, hukum bisnis adalah bagian dari hukum perdata.

 

  • Hukum perdata membahas hubungan hukum antarindividu atau badan hukum secara umum, seperti perjanjian, waris, dan kepemilikan.
  • Sementara itu, hukum bisnis lebih fokus pada kegiatan usaha, seperti pendirian perusahaan, kontrak komersial, merger, dan transaksi bisnis.

 

Jadi, kalau kamu kuliah hukum perdata, kamu tetap akan mempelajari hukum bisnis sebagai bagian dari keilmuan tersebut.

 

4. Apakah kuliah hukum perdata banyak hafalan?

Kuliah hukum perdata bukan soal hafalan pasal, tapi soal memahami dan menerapkan hukum. Mahasiswa lebih sering diajak menganalisis kasus, memahami logika aturan, dan mencari solusi hukum yang tepat.

Pasal memang perlu dipahami, tapi yang dinilai bukan seberapa banyak kamu hafal, melainkan seberapa baik kamu bisa menjelaskan dan menerapkannya dalam situasi nyata. Itulah kenapa kemampuan berpikir kritis dan analitis jauh lebih penting daripada sekadar menghafal.

 

Kuliah Hukum Perdata, Siap Masuk Dunia Kerja Bersama Cakrawala!

Sekarang kamu sudah punya gambaran yang lebih utuh tentang jurusan hukum perdata jadi apa dan seperti apa prospek kerjanya ke depan. Artinya, kamu tidak terpaku pada satu profesi saja, tapi bisa menyesuaikan jalur karier dengan minat dan potensi diri.

Kalau kamu tertarik menekuni dunia hukum perdata yang dekat dengan praktik nyata, dunia bisnis, dan kebutuhan industri saat ini, memilih kampus dengan pendekatan aplikatif jelas jadi langkah penting. Salah satu pilihan yang bisa kamu pertimbangkan adalah Program Studi Ilmu Hukum di Universitas Cakrawala, yang dirancang untuk membekali mahasiswa dengan kompetensi hukum yang relevan dan siap pakai di dunia kerja.

 

jurusan ilmu hukum

 

Di sini, kamu akan mendapatkan berbagai keunggulan, seperti:

 

  • Program Penyaluran Kerja: Terhubung dengan lebih dari 1.000 mitra industri, membuka peluang besar bagi lulusan untuk langsung terserap di dunia kerja.
  • Magang Sejak Semester Pertama: Mahasiswa sudah bisa langsung merasakan pengalaman dunia kerja sejak awal kuliah, termasuk membangun relasi, soft skill, dan portofolio profesional sedini mungkin.
  • Kurikulum Berbasis Industri: Semua mata kuliah dirancang sesuai kebutuhan pasar kerja agar setiap lulusan benar-benar siap bersaing di dunia profesional.
  • Dosen Praktisi: Kamu akan belajar langsung dari para profesional yang sudah berpengalaman bertahun-tahun di industrinya.

 

Kalau kamu ingin mulai menyiapkan karier hukum perdata dengan lebih terarah dan realistis, yuk, cari tahu lebih lanjut atau langsung daftar di sini. Langkah awal yang tepat hari ini bisa menentukan masa depan kariermu nanti!

Banner Picture

Kategori:

School of Law

Cakrawala

Share

Penulis

Hasna Latifatunnisa

Hasna adalah Content Writer dengan lebih dari 4 tahun menulis konten SEO di bidang bisnis, keuangan, teknologi, dan karier. Terampil dalam merancang strategi SEO yang meningkatkan peringkat pencarian dan keterlibatan audiens, penulis ini juga ahli dalam riset kata kunci dan audit konten, memastikan informasi yang disajikan akurat dan relevan untuk pembaca.

Artikel Lainnya
Logo Cakrawala Black

Jl. Kemang Timur No.1, RT.14/RW.8, Pejaten Bar., Ps. Minggu, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12510

© 2023 Cakrawala University. All Rights Reserved.