Kalau kamu tertarik masuk dunia teknologi, tapi masih bingung memilih profesi yang prospeknya jelas, cyber security analyst bisa jadi salah satu pilihan yang patut dilirik.
Profesi ini semakin dibutuhkan karena banyak perusahaan perlu menjaga data dan sistem mereka tetap aman di era digital.
Lalu, sebenarnya apa tugas dan tanggung jawabnya? Skill apa saja yang perlu disiapkan? Kita bahas selengkapnya di artikel ini.
Key Takeaways
- Cyber security analyst adalah profesi yang menjaga sistem dan data tetap aman dari ancaman digital.
- Untuk jadi cyber security analyst, kamu perlu membangun skill teknis, logika, dan pengalaman praktik secara bertahap.
- Kalau kamu ingin mulai dari jalur kuliah yang lebih dekat ke dunia kerja, Cakrawala University bisa jadi pilihan untuk membangun skill digital dan kesiapan karier sejak awal.
Apa itu Cyber Security Analyst?

Sumber: Freepik
Cyber security analyst adalah profesi yang tugas utamanya menjaga sistem, jaringan, dan data perusahaan supaya tetap aman dari ancaman digital.
Apa saja bentuk ancaman tersebut? Bisa berupa peretasan, pencurian data, virus, malware, sampai aktivitas mencurigakan yang berisiko merugikan perusahaan.
Di Indonesia, kebutuhan cyber security analyst terus naik karena banyak sektor menyimpan data penting dan menjalankan layanan digital setiap hari.
Contohnya perusahaan perbankan seperti BCA, BRI, dan Bank Mandiri atau perusahaan telekomunikasi dan IT seperti Telkom Group, sampai instansi pemerintah yang mengelola layanan publik digital.
Cek juga:
- 12 Jurusan yang Berhubungan dengan Informatika
- 7 Jurusan Komputer yang Paling Dibutuhkan dan Prospek Kerjanya
- 14 Universitas yang Ada Jurusan Cyber Security, Lengkap!
Tugas dan Tanggung Jawab Cyber Security Analyst
Tugas cyber security analyst berfokus pada menjaga sistem, jaringan, dan data perusahaan agar tetap aman dari ancaman digital. Beberapa tugas dan tanggung jawab utamanya adalah:
- Memantau keamanan sistem dan jaringan: Cyber Security Analyst memantau aktivitas di sistem dan jaringan untuk mendeteksi tanda-tanda mencurigakan, seperti akses ilegal, serangan, atau gangguan keamanan.
- Menganalisis potensi ancaman siber: Mereka menilai ancaman yang bisa menyerang perusahaan, lalu mencari tahu seberapa besar risikonya.
- Mencari celah keamanan dalam sistem: Tugasnya juga mengecek apakah ada kelemahan pada software, jaringan, atau server yang bisa dimanfaatkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
- Menangani insiden keamanan digital: Saat terjadi serangan atau kebocoran data, Cyber Security Analyst membantu mengatasi masalah, mencari sumbernya, dan menekan dampaknya agar tidak makin besar.
- Membuat rekomendasi perlindungan data: Setelah analisis dilakukan, mereka biasanya memberi saran keamanan, seperti update sistem, penguatan password, atau pembatasan akses data tertentu.
- Menyusun laporan hasil pemantauan keamanan: Hasil temuan, ancaman, dan tindakan yang dilakukan akan dirangkum dalam laporan agar perusahaan tahu kondisi keamanan sistem mereka.
- Bekerja sama dengan tim IT lain: Cyber Security Analyst tidak bekerja sendirian. Mereka biasanya berkolaborasi dengan tim IT, developer, atau network engineer untuk menjaga sistem tetap aman.
Skill yang Dibutuhkan Cyber Security Analyst
Profesi ini butuh kombinasi skill teknis yang bisa dipelajari secara bertahap, ditambah sertifikasi yang dapat membantu meningkatkan nilai jual saat melamar kerja.
1. Skill Teknis
Skill teknis dibutuhkan karena cyber security analyst akan berhadapan langsung dengan sistem, jaringan, data, dan potensi ancaman digital. Beberapa skill teknis utama:
- Memahami jaringan komputer
- Menguasai dasar sistem operasi
- Memahami dasar pemrograman
- Mampu membaca log dan aktivitas sistem
- Mengenal tools keamanan dasar
- Punya pola pikir analitis dan teliti
2. Sertifikasi
Sertifikasi bukan syarat mutlak untuk mulai belajar cyber security, tetapi bisa menjadi nilai tambah yang cukup penting. Bagi recruiter, sertifikasi sebagai tanda kalau kamu pernah mempelajari materi yang relevan dan punya pemahaman dasar yang lebih terarah.
- CompTIA Security+
- Certified Ethical Hacker (CEH)
- Google Cybersecurity Certificate
Semua skill tersebut bisa kamu persiapkan di Cakrawala University. Di Jurusan AI dan Ilmu Komputer, mahasiswa belajar praktik coding, proyek software, dan pengembangan sistem yang kurikulumnya relevan dengan industri IT, cocok buat kamu yang tertarik sama pengembangan aplikasi dan AI.
Apalagi, mulai semester 2 kamu bisa bikin produk berupa website atau aplikasi yang benar-benar bisa dipakai dan dijadikan sebagai portofolio kerja, lho.

Cek juga:
Prospek Karier dan Gaji Cyber Security Analyst
Prospek karier cyber security analyst terbilang menjanjikan karena kebutuhan perusahaan terhadap keamanan digital terus meningkat.
Di Indonesia sendiri, lowongan untuk peran seperti cyber security analyst, security analyst, dan posisi sejenis masih cukup aktif.
Terutama di kota besar dan sektor yang banyak mengandalkan sistem digital, seperti perbankan, teknologi, e-commerce, telekomunikasi, dan konsultan IT.
Untuk level awal, beberapa lowongan di Jobstreet menunjukkan kisaran sekitar Rp6.000.000–Rp8.000.000 per bulan. Sementara posisi yang lebih senior atau spesialis bisa berada di kisaran Rp10.000.000 per bulan ke atas.
Jurusan untuk Menjadi Cyber Security Analyst
Kalau kamu ingin menjadi cyber security analyst, ada beberapa jurusan kuliah yang bisa menjadi titik awal yang relevan. Apa saja jurusan tersebut?
- Informatika: Jurusan ini cocok karena membahas pemrograman, sistem komputer, hingga keamanan digital yang jadi fondasi penting untuk masuk ke dunia cyber security.
- Sistem Informasi: Sistem Informasi relevan karena mengajarkan hubungan antara teknologi, data, dan kebutuhan bisnis, termasuk cara menjaga sistem tetap aman dan terkontrol.
- Ilmu Komputer: Jurusan ini biasanya membekali mahasiswa dengan pemahaman kuat tentang komputasi, algoritma, jaringan, dan pengembangan sistem yang berguna di bidang cyber security.
- Teknologi informasi: Teknologi Informasi fokus pada penerapan teknologi dalam dunia kerja, termasuk pengelolaan sistem, infrastruktur, dan keamanan data perusahaan.
- Teknik Komputer: Jurusan ini relevan untuk memahami cara kerja perangkat keras, jaringan, dan sistem komputer yang juga berhubungan dengan keamanan digital.
FAQ
1. Apa saja tugas cyber security analyst sehari-hari?
Tugas cyber security analyst biasanya meliputi memantau sistem keamanan, mendeteksi aktivitas mencurigakan, mencari celah keamanan, dan membantu menangani insiden digital.
Jadi, pekerjaannya bukan cuma saat ada serangan, tapi juga mencegah masalah sebelum terjadi.
2. Apa bedanya cyber security analyst dengan hacker?
Bedanya ada pada tujuan. Hacker biasanya identik dengan pihak yang mencoba membobol sistem, sedangkan cyber security analyst justru bekerja untuk melindungi sistem dari ancaman seperti itu.
3. Apakah anak SMA jurusan IPS bisa masuk ke bidang cyber security?
Bisa. Jurusan saat SMA bukan penentu mutlak. Yang lebih penting adalah kemauan belajar dasar teknologi, logika, dan analisis secara bertahap. Selama mau membangun fondasi yang tepat, peluangnya tetap terbuka.
4. Apakah cyber security analyst hanya bekerja di depan laptop?
Sebagian besar pekerjaannya memang dilakukan lewat perangkat dan sistem digital, tapi bukan berarti sekadar duduk di depan layar.
Profesi ini juga menuntut analisis, diskusi dengan tim, penyusunan laporan, dan pengambilan keputusan saat ada risiko keamanan.
5. Apakah cyber security analyst punya prospek kerja yang bagus?
Ya, prospeknya cukup bagus karena semakin banyak perusahaan yang bergantung pada sistem digital dan data online. Artinya, kebutuhan akan tenaga yang bisa menjaga keamanan sistem juga terus meningkat di berbagai industri.
Mulai Bangun Karier Cyber Security Bersama Cakrawala University!
Kalau kamu tertarik masuk ke dunia cyber security, hal yang penting bukan cuma memilih jurusan yang relevan, tapi juga kampus yang membantumu berkembang lewat skill, pengalaman, dan kesiapan kerja.
Jurusan AI dan Ilmu Komputer Cakrawala University dirancang agar kamu nggak hanya fokus pada teori, tapi juga punya kesempatan membangun skill yang lebih dekat dengan kebutuhan industri.
Apa saja keunggulan Cakrawala University?
- Fasilitasi Penyaluran Kerja: Terhubung dengan 1000+ perusahaan IT, fintech, telekomunikasi, dan teknologi digital.
- Kampus Siap Kerja: Kurikulum dan praktik lapangan yang dirancang sesuai kebutuhan industri.
- Magang Sejak Semester Pertama: Terlibat langsung dalam proyek sistem keamanan dan pengembangan aplikasi.
- Kurikulum Berbasis Industri: Disusun bersama praktisi keamanan siber dan pakar AI.
- Dosen Praktisi: Belajar langsung dari profesional di bidang security engineering dan machine learning.
Menarik banget, kan? Yuk, langsung daftar atau tanya-tanya gratis di sini untuk tahu lebih banyak tentang program kuliah di Cakrawala University! Siapkan dirimu buat berkarier di dunia digital sekarang juga!