Apakah Soal SNBT Sama Semua Jurusan? Pahami Mekanismenya!

Umum
Tayang 10 March 2026
Diperbarui 13 April 2026
Waktu Baca 9 Minutes

Sudah Direview Oleh Expert

Ditulis oleh

Nik Nik Fadlah

“Apakah soal UTBK SNBT sama semua jurusan?” Banyak banget siswa yang masih bingung soal ini, apalagi sejak sistemnya berubah dari era Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi (SBMPTN) ke SNBT. Kamu juga merasakan hal yang sama nggak nih?

Wajar aja kalau merasakan hal seperti itu, mengingat kamu pun pasti mau mempersiapkan segala sesuatunya dengan matang sebelum hari H ujian datang. 

Nah, biar kamu nggak salah langkah dalam menentukan strategi untuk ujian, mending kita bahas tuntas apakah soal SNBT sama untuk semua jurusan atau tidak lewat artikel ini, yuk!

 

Key Takeaways

 

  • Soal SNBT sekarang sama untuk semua jurusan. Di seleksi ini, sudah nggak ada lagi pembagian IPA dan IPS. Semua peserta mengerjakan jenis tes yang sama, yaitu TPS, literasi, dan penalaran matematika.
  • Peluang lolos lebih ditentukan oleh skor dan tingkat persaingan, bukan lagi jurusan waktu SMA. Paling penting itu hasil tes kamu dan strategi dalam memilih program studi.
  • Kampus dengan kurikulum berbasis industri, ada program magang sejak semester awal, jaringan mitra luas, dan dosen praktisi, seperti di Cakrawala University, bisa bantu kamu lebih siap bersaing setelah lulus.

 

Apakah Soal SNBT Sama Semua jurusan?

 

Apakah Soal SNBT sama Semua Jurusan

Sumber: Freepik

 

Jawabannya ya, sama. 

Dalam sistem SNBT terbaru, nggak ada lagi pembagian soal berdasarkan jurusan IPA atau IPS.

Semua peserta, baik itu dengan latar belakang SMA dan jurusan yang dipilih bakal mengerjakan tes yang sama. Ini beda dengan sistem lama SBMPTN. 

Di SBMPTN, soalnya masih terdiri dari Tes Kemampuan Akademik (TKA) sesuai jurusan. Anak IPA mengerjakan soal sains, sedangkan anak IPS mengerjakan soal sosial.

Nah, kalau di SNBT sistemnya kayak gini:

 

  • Nggak ada lagi soal Fisika, Kimia, Biologi khusus IPA.
  • Nggak ada lagi soal Ekonomi, Geografi, atau Sosiologi khusus IPS. 
  • Semua peserta mengerjakan Tes Potensi Skolastik (TPS), Literasi, dan Penalaran Matematika. 

 

Artinya, sistemnya dibuat lebih umum dan berfokus pada kemampuan berpikir, bukan hafalan materi pelajaran tertentu. 

 


 

Cek Juga:

 

 


 

Kenapa SNBT Tidak Lagi Pakai Soal Berdasarkan Jurusan?

Ada pertimbangan penting dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi supaya sistem seleksi masuk PTN makin relevan sama kebutuhan kuliah sekarang.

Nah, ini dia beberapa alasan kenapa soal SNBT sekarang dibuat sama untuk semua jurusan:

 

1. Fokus pada Potensi Berpikir, Bukan Hafalan Materi

Kalau di sistem lama lebih banyak menguji penguasaan materi di pelajaran tertentu, lain halnya dengan SNBT. 

Soalnya, SNBT lebih menekankan pada TPS, Literasi, dan Penalaran Matematika yang dianggap lebih mencerminkan kesiapan akademik jangka panjang. 

Di bangku kuliah sendiri, kamu bakal sering diminta:

 

  • Menganalisis kasus
  • Membaca jurnal ilmiah 
  • Menyusun argumen berbasis data
  • Memecahkan masalah kompleks. 

 

2. Menciptakan Sistem yang Lebih Adil

Dulu, ada anggapan bahwa siswa SMA memiliki keuntungan karena bisa memilih jurusan sains atau sosial. Sedangkan siswa IPS pilihan jurusannya lebih terbatas. 

Nah, sistem SNBT yang sekarang bikin kompetisinya lebih setara. Jadi, peluang lolos nggak ditentukan lagi oleh latar belakang jurusan SMA, melainkan kemampuan saat mengerjakan tes. 

Intinya, lewat sistem SNBT yang soalnya sama untuk semua jurusan:

 

  • Nggak ada lagi pembagian soal IPA atau IPS
  • Semua peserta mengerjakan jenis tes yang sama
  • Semua dinilai dengan sistem skor yang sama. 

 

3. Memberikan Fleksibilitas Lintas Jurusan

Perubahan sistem ini juga membuka peluang lebih besar untuk lintas jurusan. Sebagai contoh:

 

  • Siswa IPS bisa memilih jurusan Teknik atau Sains.
  • Siswa IPA bisa memilih jurusan Sosial atau Humaniora. 

 

Karena nggak ada lagi tes mata pelajaran spesifik, seperti Fisika atau Ekonomi dalam SNBT, kesempatan pun jadi lebih terbuka. 

Meski begitu, tetap dibutuhkan kesiapan akademik supaya kamu bisa mengikuti perkuliahan di jurusan yang dipilih. 

 

4. Menyesuaikan dengan Kebutuhan Dunia Perkuliahan Modern

Perguruan tinggi saat ini nggak hanya menilai mahasiswa dari kemampuan menghafal aja, tapi juga dari kemampuan berpikir kritis, kolaborasi, dan analisis data. 

Makannya, kemampuan Literasi itu jadi sangat penting karena mahasiswa bakal banyak membaca:

 

  • Buku referensi
  • Artikel ilmiah
  • Jurnal Internasional. 

 

Penalaran Matematika juga dibutuhkan banget untuk memahami data dan statistik, sekalipun di jurusan Sosial. 

Maka dari itu, SNBT dirancang untuk mengukur kemampuan dasar yang dibutuhkan di hampir semua program studi. 

 

5. Mendorong Pola Belajar yang Lebih Konseptual

Sistem yang terlalu fokus pada tes mata pelajaran spesifik sering membuat siswa belajar dengan cara menghafal dan drilling soal. 

Perubahan ini diharapkan membuat kamu dan siswa lainnya lebih siap menghadapi tantangan di perguruan tinggi, bukan cuma siap menghadapi ujian masuknya aja. 

Format SNBT yang sekarang bisa membantu kamu:

 

  • Memahami konsep, bukan sekadar mengingat
  • Latihan lebih fokus pada logika dan pemabaham bacaan
  • Strategi belajar menjadi lebih menyeluruh. 

 

Apa Saja Materi yang Diujikan di UTBK SNBT?

Karena soal SNBT sekarang sama untuk semua jurusan, kamu perlu banget tahu materi apa aja yang biasanya keluar biar belajarnya lebih terarah.

Nah, ini dia komponen utama yang diujikan di SNBT:

 

1. Tes Potensi Skolastik (SNBT)

Tes Potensi Skolastik (TPS) itu inti banget di SNBT. Di bagian ini, yang dilihat adalah kemampuan dasar kamu dalam berpikir yang bakal kepake nanti pas kuliah.

TPS juga bukan soal hafalan rumus. Kamu bakal lebih sering nemuin soal berupa teks, grafik, atau pola yang harus dianalisis. 

Makin sering latihan, kamu bakal makin terbiasa baca cepat, ngerti konteks, dan menarik kesimpulan dengan tepat.

Di dalam TPS, biasanya ada beberapa jenis soal seperti:

 

  • Penalaran umum (logika dan pola)
  • Pengetahuan kuantitatif (kemampuan numerik dasar)
  • Pemahaman bacaan dan menulis
  • Kemampuan memahami informasi.

 


 

Cek Juga:

 

 


 

2. Literasi Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris

Dibandingkan Penalaran, bagian Literasi sering banget dianggap lebih mudah, padahal justru butuh konsentrasi tinggi, lo. 

Untuk Bahasa Inggris, fokusnya lebih ke pemahaman bacaan, bukan grammar yang ribet. 

Soalnya lebih menekankan kemampuan kamu memahami teks, terutama yang sifatnya akademik.

Di bagian ini, yang bakal diuji adalah kemampuan kamu:

 

  • Memahami isi bacaan panjang
  • Menemukan ide pokok
  • Menarik kesimpulan tersirat
  • Menganalisis argumen.

 

3. Penalaran Matematika

Penalaran Matematika nggak sama dengan Matematika jurusan IPA yang penuh rumus kompleks. 

Sebaliknya, soal yang diujikan biasanya bakal melatih kamu bagaimana menggunakan angka untuk menyelesaikan masalah secara logis. 

Fokusnya ada pada: 

 

  • Analisis data dalam tabel atau grafik
  • Logika angka
  • Interpretasi informasi kuantitatif
  • Pemecahan masalah berbasis numerik.

 

Apakah Lintas Jurusan Jadi Lebih Mudah di SNBT?

Karena soal SNBT sama untuk semua jurusan, nggak heran kalau banyak yang bertanya “Berarti lintas jurusan jadi lebih mudah, dong?”

Jawabannya: secara sistem lebih terbuka, tapi tetap butuh strategi dan kesiapan. 

Dulu, saat masih era SBMPTN, siswa harus mengerjakan TKA sesuai jurusan. 

Anak IPS yang mau masuk jurusan sains tentu kesulitan karena harus berhadapan sama soal Fisika, Kimia, atau Biologi.

Sekarang, kamu bisa lebih leluasa karena:

 

  • Siswa IPS bisa memilih jurusan Teknik atau Sains.
  • Siswa IPA bisa memilih jurusan Sosial atau Humaniora.
  • Semua peserta mengerjakan jenis tes yang sama.

 

Namun, ada hal penting yang perlu kamu pahami nih. 

Meskipun sistemnya nggak membedakan jurusan, perkuliahan di jurusan yang kamu pilih tetap punya standar akademik masing-masing.

Sebagai contoh, masuk jurusan Teknik tentu bakal bertemu mata kuliah yang banyak menggunakan konsep matematika dan sains. 

Intinya, lintas jurusan memang lebih fleksibel secara seleksi, tapi kamu tetap harus mempertimbangkan:

 

  • Kemampuan dasar yang kamu miliki.
  • Minat dan kesiapan belajar di bidang tersebut.
  • Rencana karier jangka panjang.

 

Jangan sampai karena sistemnya memungkinkan, kamu memilih jurusan tanpa benar-benar siap menjalaninya. 

 

Tips Mengerjakan Soal di SNBT

Mengerjakan soal di SNBT itu bukan sekadar menguasai materi yang bakalan keluar aja, tapi kamu juga harus menyiapkan strategis khusus. 

Di bawah ini beberapa strategi dan tips yang bisa kamu gunakan:

 

  • Pahami konsep: Ingat, SNBT bukan fokus pada hafalan rumus atau teori. Namun, yang diuji adalah cara kamu berpikir, menganalisis, dan memahami informasi. 
  • Rutin latihan soal: Latihan itu jadi kunci utama. Semakin sering kamu ngerjain soal, kamu bakal makin familiar sama pola pertanyaannya. 
  • Kuasai manajemen waktu: Waktu ujian terbatas, jadi penting banget buat ngatur waktu. Jangan terlalu lama di satu soal. Sebaiknya, kerjakan yang kamu yakin terlebih dahulu. 
  • Biasakan baca cepat dan tepat: Banyak soal SNBT berupa teks panjang. Kamu harus bisa membaca cepat tanpa kehilangan informasi. 
  • Gunakan teknik eliminasi: Kalau kamu ragu dengan jawaban, coba eliminasi pilihan yang jelas salah. Dengan begitu, peluang kamu untuk menjawab benar lebih besar.

 

Kapan UTBK SNBT Dilaksanakan?

SNBT biasanya dilaksanakan setelah SNBP selesai.

Pendaftarannya dibuka mulai 25 Maret sampai 7 April 2026. Di waktu ini, kamu harus pastikan semua data yang diisi sudah benar dan lengkap, biar nggak ada kendala nanti.

Sementara itu, ujiannya bakal dilaksanakan pada 21 sampai 30 April 2026

Karena waktunya cukup berdekatan di tiap tahap, penting banget buat kamu selalu update jadwal SNBT.

 

Persiapan Matang Membuka Jalan Menuju Masa Depan

Sedikit demi sedikit, kamu sudah mempersiapkan diri untuk menghadapi UTBK dengan lebih matang. 

Wajar kalau kamu ingin semuanya berjalan dengan baik, karena itu tanda kalau kamu benar-benar serius merencanakan masa depan.

Di tengah proses persiapan ini, tidak ada salahnya untuk mulai mengenal pilihan universitas lain yang sesuai dengan minat dan tujuanmu. 

Bukan, bukan untuk mengurangi semangat, tapi justru supaya kamu punya gambaran yang lebih luas dan bisa melangkah dengan lebih tenang.

Salah satu universitas yang bisa kamu pertimbangkan adalah Cakrawala University, terutama jika kamu mencari kampus dengan kurikulum berbasis industri yang menggabungkan pengetahuan relevan melalui teori dan praktik. 

Belajar di Cakrawala University membuka kesempatanmu untuk mendapatkan bimbingan dari dosen praktisi yang sudah berpengalaman di bidangnya. 

Jadi, ilmu yang didapat tidak hanya berhenti di kelas, tapi juga bisa langsung kamu pahami secara lebih aplikatif.

Selain itu, Cakrawala University juga menyediakan berbagai pilihan jurusan yang bisa kamu sesuaikan dengan minat dan rencana kariermu ke depan:

 

School of Business and Economics

 

  • Jurusan Bisnis Digital
  • Jurusan Keuangan dan Investasi
  • Jurusan Manajemen
  • Jurusan Akuntansi

 

School of AI & Computer Science

 

  • Jurusan AI dan Ilmu Komputer
  • Jurusan Sains Data
  • Jurusan Sistem Informasi
  • Jurusan Artificial Intelligence

 

School of Communication and Design

 

  • Jurusan Ilmu Komunikasi
  • Jurusan Desain Komunikasi Visual 

 

School of Psychology and Education

 

  • Jurusan Psikologi
  • Jurusan PGSD

 

School of Law

 

  • Jurusan Ilmu Hukum

 

School of Engineering

 

  • Jurusan Teknik Elektro
  • Jurusan Teknik Industri
  • Jurusan Teknik Lingkungan & Rekayasa Berkelanjutan

 

Kalau kamu masih mau bertanya lebih lanjut terkait dengan perkuliahan di Cakrawala University, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan tim admisi kami.

 

FAQ

1. Apakah anak IPS bisa masuk jurusan Teknik lewat SNBT?

Bisa banget.

Karena soal SNBT sekarang sama untuk semua jurusan, siswa IPS tetap punya peluang buat pilih jurusan Teknik atau Sains. 

Nggak ada lagi tes khusus seperti Fisika, Kimia, atau Biologi kayak dulu di SBMPTN.

Tapi yang perlu kamu pikirin adalah kesiapan akademik. 

Walaupun seleksinya nggak dibedakan, pas kuliah nanti kamu tetap bakal ketemu mata kuliah yang berhubungan sama sains dan matematika. 

Jadi, pastikan kamu siap belajar lebih ekstra kalau mau ambil lintas jurusan.

 

2. Apakah tingkat kesulitan soal berbeda tergantung jurusan yang dipilih?

Nggak, soal yang kamu kerjakan bakal tetap sama, apa pun jurusan yang dipilih. 

Sistem SNBT nggak menyesuaikan tingkat kesulitan soal berdasarkan pilihan program studi. 

Artinya, peserta yang memilih Kedokteran, Teknik, Hukum, atau Manajemen tetap mengerjakan jenis dan tingkat kesulitan soal yang sama. 

Satu hal yang membedakan adalah tingkat persaingan di jurusan tersebut, bukan soalnya, ya. 

 

3. Apakah skor SNBT berbeda standar untuk jurusan Sains dan Sosial?

Nggak ada standar skor yang dibedakan berdasarkan jurusan. 

Sistem SNBT menggunakan pemeringkatan nasional. 

Semua peserta diurutkan berdasarkan skor, lalu diseleksi sesuai daya tampung program studi yang dipilih. 

Jadi, nggak ada “standar IPA” atau “standar IPS”, melainkan persaingan di masing-masing jurusan yang menentukan seberapa tinggi skor yang dibutuhkan buat lolos.

 

4. Apakah materi SNBT lebih sulit dari SBMPTN?

Bukan lebih sulit, tapi berbeda fokus. 

Di SBMPTN, peserta harus menguasai banyak materi pelajaran yang spesifik. 

Sedangkan SNBT sekarang lebih menekankan pada logika, literasi, dan penalaran. 

Kalau kamu kuat di hafalan, mungkin bakal terasa berbeda. 

Sementara kalau kamu sudah terbiasa berpikir analitis dan membaca cepat, format SNBT justru lebih terasa relevan. 

 

5. Apakah tetap perlu belajar materi SMA untuk SNBT?

Ya, kamu tetap perlu belajar. Tujuan utamanya buat memperkuat dasar. 

Meskipun SNBT nggak menguji mata pelajaran secara spesifik, kemampuan dasar yang kamu pelajari di SMA tetap membantu, terutama untuk:

 

  • Penalaran matematika
  • Pemahaman bacaan
  • Logika berpikir.

 

Jadi, bukan berarti kamu bisa mengabaikan pelajaran sekolah, tapi pola belajarnya perlu disesuaikan lagi. 

 

Mulai Langkahmu Bersama Cakrawala University!

Sekarang sudah jelas dalam SNBT nggak ada lagi pembagian IPA atau IPS seperti era SBMPTN. Namun ingat, lolos SNBT hanyalah langkah awal. 

Tantangan sebenarnya ada saat kamu sudah masuk kuliah dan harus bersaing di dunia kerja nanti. 

Karena itu, memilih kampus yang tepat sama pentingnya dengan strategi menghadapi SNBT.

Cakrawala University hadir sebagai Kampus Siap Kerja yang membekali mahasiswa bukan hanya dengan teori, tapi juga pengalaman dan koneksi industri melalui program penyaluran kerja dengan jaringan lebih dari 1.000 mitra perusahaan.

Kemudian, terdapat juga program magang sejak semester pertama, supaya kamu punya pengalaman kerja nyata sejak awal kuliah.

Kuliah di Cakrawala University menerapkan pembelajaran berbasis teknologi sehingga semua konten dan materi bisa langsung kamu akses melalui internet. 

Jadi, sambil kamu fokus mempersiapkan SNBT, pastikan juga kamu memilih kampus yang benar-benar menyiapkan masa depanmu, ya. 

Yuk konsultasikan langsung bersama tim kami dan mulai langkahmu bersama Cakrawala University!

Banner Picture

Kategori:

Umum

Cakrawala

Share

Penulis

Nik Nik Fadlah

Nik Nik Fadlah adalah SEO Content Writer yang berfokus pada strategi organic growth melalui riset keyword, analisis search intent, dan optimasi on-page. Ia berpengalaman mengembangkan konten edukasi, finansial, properti, dan lifestyle dengan pendekatan SEO terukur untuk meningkatkan visibility, ranking, dan conversion secara organik.

Artikel Lainnya
Logo Cakrawala Black

Jl. Kemang Timur No.1, RT.14/RW.8, Pejaten Bar., Ps. Minggu, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12510

© 2023 Cakrawala University. All Rights Reserved.