Buat kamu yang tertarik masuk jurusan DKV, laptop sering jadi salah satu hal yang bikin ragu sebelum kuliah dimulai. Banyak calon mahasiswa masih bingung soal seberapa penting laptop untuk mendukung proses belajar di jurusan ini.
Nah, biar kamu nggak bingung dan bisa siap dari sekarang, yuk kita bahas pelan-pelan soal laptop di jurusan DKV!
Key Takeaways
- Jurusan DKV sangat disarankan punya laptop sejak awal kuliah, karena hampir semua tugas dan aktivitas belajar berbasis digital dan menggunakan software desain.
- Laptop untuk DKV tidak harus mahal, yang terpenting spesifikasinya cukup untuk mendukung proses desain, editing, dan penyusunan portofolio secara lancar.
- Kuliah DKV di kampus yang siap industri bikin persiapan makin matang, seperti Jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV) di Universitas Cakrawala, yang mendukung pembelajaran praktis, fleksibel, dan berorientasi kesiapan kerja.
Apakah Jurusan DKV Harus Punya Laptop?
Jawaban singkatnya: sangat disarankan.
Di jurusan DKV, laptop bukan sekadar alat tambahan, tapi sudah menjadi alat utama untuk mengerjakan tugas, mengolah desain, hingga menyusun portofolio.
Hampir semua aktivitas kuliah akan berkaitan dengan penggunaan software desain dan media digital, sehingga punya laptop pribadi akan sangat membantu proses belajar agar lebih lancar dan fleksibel.
Mengapa Laptop Penting untuk DKV?

Sumber: Freepik
Laptop punya peran penting dalam perkuliahan DKV karena hampir seluruh proses belajar berbasis digital. Berikut beberapa alasan kenapa laptop sangat dibutuhkan di jurusan ini:
- Alat utama untuk mengerjakan tugas desain, mulai dari sketsa digital, layout, hingga final artwork
- Menjalankan software desain yang digunakan selama kuliah, seperti aplikasi desain grafis dan pengolahan visual
- Memudahkan revisi dan eksplorasi ide, karena karya bisa diedit kapan saja tanpa harus mengulang dari awal
- Menyusun dan menyimpan portofolio digital, yang akan dibutuhkan untuk magang dan melamar kerja
- Mendukung presentasi dan diskusi karya, baik di kelas maupun saat kerja kelompok
Cek juga:
Kegiatan Kuliah DKV yang Membutuhkan Laptop
Dalam perkuliahan DKV, laptop akan digunakan hampir di setiap aktivitas belajar. Mulai dari proses kreatif sampai penyelesaian tugas akhir, semuanya sangat bergantung pada perangkat ini. Berikut 8 kegiatan kuliah DKV yang membutuhkan laptop, beserta penjelasannya:
- Mengerjakan tugas desain visual, seperti poster, logo, dan konten media sosial yang dikerjakan menggunakan software desain digital.
- Mengolah visual digital, termasuk editing gambar dan ilustrasi menggunakan aplikasi seperti Adobe Photoshop dan Adobe Illustrator.
- Membuat dan merevisi karya desain, karena setiap proyek biasanya melalui beberapa tahap revisi berdasarkan masukan dosen.
- Presentasi konsep dan hasil karya, baik secara individu maupun kelompok, yang biasanya ditampilkan langsung dari laptop.
- Menyusun portofolio digital, sebagai kumpulan karya terbaik untuk kebutuhan magang, proyek industri, dan melamar kerja.
- Mengerjakan proyek kelompok, di mana laptop digunakan untuk kolaborasi, pembagian tugas, dan penggabungan hasil desain.
- Mengikuti kelas online atau hybrid, terutama untuk mengakses materi, video pembelajaran, dan diskusi daring.
- Eksplorasi referensi dan riset visual, seperti mencari inspirasi desain, tren visual, dan studi kasus sebagai dasar pembuatan karya.
Spesifikasi Laptop Ideal untuk Mahasiswa DKV
Agar proses belajar di jurusan DKV berjalan lancar, laptop yang digunakan sebaiknya punya spesifikasi yang memadai. Tidak harus yang paling mahal, tapi cukup kuat untuk menjalankan software desain tanpa lag.
Berikut penjelasan spesifikasi laptop yang ideal untuk mahasiswa DKV:
1. Prosesor
Prosesor berperan penting dalam menjalankan aplikasi desain dan multitasking. Untuk DKV, disarankan menggunakan Intel Core i5 atau AMD Ryzen 5 ke atas agar proses desain, rendering ringan, dan editing berjalan lebih stabil.
2. RAM
RAM sangat mempengaruhi kelancaran saat membuka banyak file dan aplikasi sekaligus. Minimal 8 GB RAM sudah cukup untuk kebutuhan dasar, tetapi 16 GB RAM akan jauh lebih nyaman, terutama saat mengerjakan proyek desain yang kompleks.
3. Penyimpanan
Gunakan laptop dengan SSD karena lebih cepat dibanding HDD. SSD akan mempercepat proses membuka software, menyimpan file, dan loading data. Kapasitas minimal 512 GB SSD disarankan agar cukup menampung file desain dan portofolio.
4. Layar
Layar laptop sangat penting untuk mahasiswa DKV karena berkaitan dengan akurasi warna dan kenyamanan mata. Pilih layar Full HD (1920 x 1080) dengan warna yang cukup akurat agar hasil desain tidak melenceng saat dicetak atau dipublikasikan.
5. Kartu Grafis (GPU)
Untuk kebutuhan desain grafis standar, GPU bawaan (integrated graphics) sebenarnya sudah cukup. Namun, jika sering mengerjakan desain berat, animasi ringan, atau konten multimedia, laptop dengan GPU dedicated akan lebih optimal.
6. Daya Tahan dan Kenyamanan
Selain spesifikasi teknis, perhatikan juga daya tahan baterai, keyboard yang nyaman, dan bobot laptop. Mahasiswa DKV sering bekerja lama di depan layar, jadi kenyamanan sangat berpengaruh pada produktivitas.
Apakah Bisa Kuliah DKV Tanpa Laptop di Awal?
Secara teknis, kuliah DKV tanpa laptop di awal masih bisa, tapi hanya sebagai solusi sementara.
Di beberapa minggu awal, kamu mungkin masih bisa memanfaatkan fasilitas kampus, kerja kelompok dengan teman, atau mengerjakan tugas sederhana. Namun, seiring berjalannya waktu, kebutuhan laptop akan semakin terasa.
Tanpa laptop pribadi, kamu akan lebih terbatas saat mengerjakan tugas desain, melakukan revisi, atau mengejar deadline. Proses belajar juga jadi kurang fleksibel karena harus menyesuaikan waktu dan akses perangkat.
Karena itu, meskipun tidak wajib di hari pertama kuliah, punya laptop sejak awal sangat disarankan agar kamu bisa mengikuti perkuliahan DKV dengan lebih nyaman dan optimal.
Tips Memilih Laptop untuk Jurusan DKV

Sumber: Freepik
Memilih laptop untuk jurusan DKV sebaiknya tidak asal ikut tren atau sekadar lihat merek. Yang paling penting adalah sesuai kebutuhan belajar dan kemampuan budget. Berikut beberapa tips yang bisa kamu pertimbangkan:
- Utamakan performa, bukan tampilan: Spesifikasi seperti prosesor, RAM, dan SSD jauh lebih penting dibanding desain laptop yang tipis atau terlihat premium.
- Pilih RAM yang bisa di-upgrade: Kalau budget terbatas, kamu bisa mulai dari RAM 8 GB asalkan masih bisa ditingkatkan ke 16 GB di kemudian hari.
- Gunakan penyimpanan SSD: SSD membuat laptop lebih cepat saat membuka software desain dan file besar, sehingga kerja jadi lebih efisien.
- Perhatikan kualitas layar: Layar Full HD dengan warna yang cukup akurat akan membantu saat mengerjakan desain dan mengurangi risiko salah warna.
- Sesuaikan dengan budget realistis: Tidak perlu laptop mahal. Banyak laptop kelas menengah yang sudah cukup kuat untuk kebutuhan mahasiswa DKV.
- Beli di waktu yang tepat: Manfaatkan momen promo seperti diskon pelajar atau awal tahun ajaran agar bisa dapat spesifikasi lebih baik dengan harga lebih terjangkau.
Cek juga:
FAQ
1. Apakah jurusan DKV harus pakai laptop mahal?
Tidak harus. Mahasiswa DKV tidak wajib menggunakan laptop mahal atau flagship. Yang terpenting adalah spesifikasinya cukup untuk menjalankan software desain dengan lancar.
Banyak laptop kelas menengah yang sudah memadai untuk kebutuhan kuliah DKV, asalkan memiliki prosesor yang baik, RAM cukup, dan penyimpanan SSD. Jadi, fokuslah pada fungsi dan performa, bukan harga atau merek.
2. Apakah laptop gaming cocok untuk mahasiswa DKV?
Laptop gaming bisa digunakan untuk DKV, terutama karena performanya kuat dan mampu menjalankan aplikasi desain berat. Namun, perlu dipertimbangkan beberapa hal seperti bobot yang lebih berat, ukuran besar, dan konsumsi baterai yang cenderung boros.
Jika mobilitas tinggi dan sering membawa laptop ke kampus, laptop gaming mungkin kurang praktis. Cocok atau tidaknya tergantung gaya belajar dan kebutuhan masing-masing mahasiswa.
3. Lebih baik laptop Windows atau MacBook untuk DKV?
Keduanya sama-sama cocok untuk DKV.
Laptop Windows menawarkan lebih banyak pilihan harga dan spesifikasi, sehingga lebih fleksibel untuk mahasiswa dengan budget terbatas.
Sementara itu, MacBook dikenal stabil, nyaman untuk desain, dan punya kualitas layar yang baik. Selama software desain yang digunakan kompatibel, pilihan terbaik adalah yang paling sesuai dengan kebutuhan dan budget-mu.
4. Apakah bisa mengerjakan tugas DKV hanya pakai tablet atau iPad?
Kurang disarankan jika hanya mengandalkan tablet atau iPad. Perangkat ini memang bagus untuk sketsa dan ilustrasi ringan, tetapi belum bisa menggantikan fungsi laptop sepenuhnya.
Banyak tugas DKV yang membutuhkan software desain, pengelolaan file besar, dan multitasking yang lebih optimal jika dikerjakan di laptop. Tablet lebih cocok sebagai alat pendukung, bukan perangkat utama.
Siapkan Perangkat, Siapkan Masa Depan Kuliah DKV-mu!
Dari pembahasan di atas, bisa disimpulkan jurusan DKV sangat disarankan punya laptop karena hampir seluruh aktivitas kuliah dan tugas berbasis digital. Laptop bukan soal gaya, tapi soal kesiapan belajar agar proses kuliah berjalan lancar dan produktif sejak awal.
Kalau kamu ingin kuliah DKV tanpa ribet soal kesiapan alat dan ingin langsung fokus mengembangkan skill, Jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV) di Universitas Cakrawala bisa jadi pilihan yang tepat.

Di sini, mahasiswa tidak hanya belajar teori desain, tetapi juga praktik nyata, produksi konten visual, dan pengalaman industri sejak masih kuliah.
Beberapa keunggulan yang bisa kamu dapatkan antara lain:
- Program penyaluran kerja dengan dukungan lebih dari 1.000 mitra industri dari berbagai sektor
- Magang sejak semester pertama, sehingga pengalaman dan portofolio bisa dibangun lebih awal
- Kurikulum berbasis industri yang disusun sesuai kebutuhan dunia kerja
- Dosen praktisi berpengalaman, sehingga pembelajaran lebih aplikatif dan relevan
Yuk, mulai persiapkan dirimu dengan lebih matang. Kamu bisa konsultasi gratis atau langsung daftar dan jadi bagian dari generasi kreatif siap kerja!