Oleh Cakrawala University
•
29 November 2023
Dalam beberapa tahun ini pekerjaan sebagai front end dan back end developer menjadi sangat populer dan cukup banyak diminati. Hal ini tidak terlepas dari perkembangan dunia digital dan teknologi yang merubah industri dunia.
Saat ini sudah begitu banyak perusahaan yang bergerak di bidang digital sehingga posisi sebagai front end dan back end sangat dibutuhkan.
Untuk anda yang berminat dalam pengembangan situs web dan aplikasi, mungkin pekerjaan sebagai front end dan back end sangat cocok dengan diri anda. Akan tetapi tidak sedikit orang juga yang masih belum mengetahui apa perbedaan dari kedua pekerjaan tersebut.
Artikel ini akan membahas apa saja perbedaan dari front end dengan back end developer. Yuk simak!
Front end developer merupakan sebuah pekerjaan dalam bentuk pemrograman yang mengelola dan mengembangkan tampilan sebuah website. Salah satu hal yang dilakukan oleh seorang front end developer yaitu mengkombinasikan teknik desain, teknologi, serta pemrograman untuk menghasilkan tampilan situs web yang menarik untuk dikunjungi, interaktif, dan menangani masalah yang terjadi di dalam web.
Dalam pekerjaannya, seorang front end developer akan menggunakan HTML, CSS, dan JavaScript untuk mengembangkan situs web. Hal ini ditujukan agar para pengguna dapat melihat dan berinteraksi secara langsung dengan produk tersebut.
Pada umumnya seorang front end developer tidak bisa bekerja sendirian. Mereka membutuhkan kolaborasi dengan berbagai tim seperti back end developer, UI/UX, serta dengan tim marketing.
Jika pekerjaan front end developer lebih banyak berkaitan dengan tampilan situs web serta sangat berorientasi pada kenyamanan pengunjung, maka back end developer merupakan bagian yang tidak dapat dilihat oleh pelanggan.
Back end developer akan bekerja di balik layar, ia bertanggung jawab dalam memproses permintaan, mengelola data, dan menyimpan data, serta memastikan situs web dapat berfungsi dengan baik dan tidak bermasalah.
Tiga komponen utama pekerjaan seorang back end developer yaitu server, aplikasi, dan database.
Sebagai seorang back end developer, anda akan banyak menggunakan berbagai jenis alat, bahasa pemrograman, dan kerangka kerja untuk dapat menyelesaikan pekerjaannya. Untuk melakukan hal itu bisa menggunakan berbagai jenis program, diantaranya Java, .NET, PHP, Ruby, NodeJS, dan Python.
Dari segi peran, kita melihat cukup jelas perbedaan front end dan back end developer.
Front end developer berperan untuk mengembangkan tampilan situs web dengan menggunakan bahasa pemrograman seperti HTML, CSS, dan JavaScript. Sedangkan back end developer berperan untuk memastikan bahwa sebuah situs web tersebut dapat berfungsi dengan baik dengan cara dipantau dibalik layar.
Meski berbeda, peran keduanya begitu sangat penting untuk pengembangan sebuah situs web. Bagi orang yang mengelola front end dan back end biasa disebut dengan full stack developer.
Berikut detail perbedaannya:
| Aspek | Front End Developer | Back End Developer |
| Fokus Pekerjaan | Membangun tampilan dan interaksi pada sisi pengguna (user interface) | Membangun logika, server, database, dan API di sisi server |
| Tanggung Jawab Utama | - Mendesain dan mengembangkan UI - Menjamin responsif & interaktif - Optimasi performa tampilan | - Menangani database - Membangun API - Menyusun logika server dan keamanan |
| Bahasa Pemrograman Umum | HTML, CSS, JavaScript (dan framework: React, Vue, Angular) | PHP, Python, Java, Ruby, Node.js (serta SQL/MongoDB untuk database) |
| Tools & Framework Populer | React, Vue.js, Tailwind, Bootstrap, Figma | Laravel, Django, Express.js, Spring Boot, MySQL, PostgreSQL |
| Interaksi | Bekerja langsung dengan UX/UI Designer dan pengguna | Berinteraksi dengan database, API, dan sistem server |
| Keterampilan Tambahan | UX design, responsive design, cross-browser compatibility | Database management, server configuration, API security |
| Tujuan Pekerjaan | Membuat tampilan web/app yang menarik, mudah digunakan | Menyediakan fungsionalitas, pengolahan data, dan performa sistem |
| Output Kerja | Tampilan website/aplikasi yang digunakan langsung oleh user | Fungsi dan proses yang bekerja di balik layar website/aplikasi |
| Testing yang Dilakukan | UI testing, cross-browser testing, performance testing | Unit testing, integration testing, load testing |
Itulah penjelasan mengenai front end dan back end developer. Jika kamu tertarik menjadi seorang yang ahli di bidang front end dan back end developer, kuliah jurusan Ilmu Komputer di Cakrawala University menjadi salah satu solusi yang tepat!
Cakrawala University menjadi salah satu universitas terbaik di Indonesia yang menawarkan program studi ilmu komputer. Jurusan ini dirancang untuk membekali mahasiswa dengan pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan untuk sukses di industri teknologi.
Dengan berkuliah di Cakrawala University, kamu akan mendapatkan fasilitas yang lengkap dan modern untuk mendukung kegiatan belajar mengajar. Bagi kamu yang ingin menjadi seorang front end atau back end developer, segera daftar kuliah di Cakrawala University dengan klik link berikut ini : https://www.cakrawala.ac.id/admisi.
Yuk wujudkan masa depan yang cerah dengan kuliah di Cakrawala University!
Berita Terkait