Oleh Universitas Cakrawala
•
05 March 2024
Dalam era digital yang semakin maju, kemajuan teknologi telah membawa kita ke era informasi yang tak terbatas. Salah satu inovasi besar yang telah muncul adalah Neural Network, sebuah konsep yang mirip dengan cara kerja otak manusia.
Neural Network, atau jaringan saraf tiruan, telah merevolusi berbagai bidang, mulai dari pengenalan wajah hingga kendaraan otonom. Konsep ini mengemulasi cara kerja otak kita, dengan menggunakan jaringan neural buatan untuk memproses dan menganalisis data kompleks.
Dengan demikian, Neural Network mampu belajar dan memahami pola-pola yang rumit, menghasilkan hasil yang menakjubkan. Mari kita bersama-sama membahas Neural Network yang telah banyak membantu manusia.
Neural Network, atau jaringan saraf tiruan, adalah sebuah model komputasi yang terinspirasi dari struktur dan cara kerja otak manusia. Konsep Neural Network didasarkan pada jaringan neuron dalam otak yang saling terhubung dan bekerja secara paralel untuk memproses informasi.
Neural Network terdiri dari kumpulan neuron buatan (unit pemrosesan) yang saling terhubung melalui koneksi yang memiliki bobot. Neural Network dapat memiliki berbagai jenis arsitektur, seperti Feedforward Neural Network, Recurrent Neural Network, Convolutional Neural Network, dan masih banyak lagi.
Keunggulan Neural Network terletak pada kemampuannya untuk memproses data yang kompleks dan menemukan pola yang tersembunyi. Dengan memanfaatkan Neural Network, kita dapat mencapai hasil yang lebih akurat dan solusi yang lebih cerdas dalam berbagai bidang, seperti pengenalan objek, prediksi pasar, pengenalan suara, dan masih banyak lagi.
Secara keseluruhan, Neural Network adalah sebuah paradigma komputasi yang kuat dan fleksibel, yang mampu mengatasi masalah yang sulit atau rumit dengan cara yang mirip dengan cara kerja otak manusia.
Dengan penggunaan yang tepat, Neural Network telah membuka pintu bagi perkembangan teknologi yang mengubah cara kita hidup dan berinteraksi dengan dunia di sekitar kita.
• Menerima data, bisa berupa gambar, teks, angka, atau jenis informasi lainnya.
• Setiap bagian data dimasukkan ke dalam simpul terpisah di lapisan ini.
• Melakukan pemrosesan utama.
• Setiap simpul dalam lapisan tersembunyi menerima input dari beberapa simpul di lapisan sebelumnya (baik input atau lapisan tersembunyi lainnya), melakukan perhitungan matematis pada jumlah tertimbang dari input tersebut, dan kemudian meneruskan hasilnya melalui fungsi aktivasi yang memperkenalkan non-linearitas.
• Non-linearitas ini memungkinkan jaringan untuk mempelajari hubungan kompleks dalam data.
• Beberapa lapisan tersembunyi dapat menciptakan arsitektur yang dalam, memungkinkan jaringan untuk mempelajari pola yang rumit.
• Menerima input dari lapisan tersembunyi terakhir.
• Setiap simpul di lapisan ini mengubah informasi yang diterima menggunakan fungsi aktivasi dan menghasilkan output akhir, tergantung pada tugasnya (misalnya, klasifikasi, prediksi).
• Jaringan saraf tidak memiliki solusi yang terprogram sebelumnya. Mereka belajar melalui proses yang disebut pelatihan.
• Selama pelatihan, jaringan disajikan dengan data pelatihan (contoh input dan output yang diinginkan).
• Jaringan membandingkan output aktual dengan output yang diinginkan dan menghitung kesalahan.
• Jaringan kemudian menyesuaikan bobot koneksi antar simpul dalam proses mundur, bertujuan untuk meminimalkan kesalahan untuk input di masa depan.
• Proses berulang ini, yaitu memasukkan data, menghitung kesalahan, dan menyesuaikan bobot, memungkinkan jaringan untuk belajar dan meningkatkan kinerjanya.
Misalnya, bayangkan kamu sedang menggunakan platform streaming film. Ketika kamu selesai menonton sebuah film, platform tersebut merekomendasikan film lain yang mungkin kamu sukai.
Ini adalah salah satu contoh penggunaan Neural Network. Neural Network menganalisis data kamu, seperti film yang pernah kamu tonton dan beri peringkat, serta data dari pengguna lain dengan preferensi serupa.
Dengan menganalisis pola dalam data ini, Neural Network dapat "belajar" dan kemudian merekomendasikan film baru yang kemungkinan besar akan kamu nikmati.
Fitur pengenalan wajah di smartphone kamu juga menggunakan Neural Network. Ketika kamu mendaftarkan wajah kamu untuk membuka kunci ponsel, Neural Network menganalisis fitur wajah kamu, seperti jarak antara mata dan bentuk tulang pipi.
Kemudian, saat kamu mencoba membuka kunci ponsel menggunakan wajah, Neural Network membandingkan data wajah yang terdeteksi dengan data yang terdaftar sebelumnya. Jika kedua data cocok, ponsel kamu akan terbuka.
Filter spam di email juga dapat menggunakan Neural Network. Neural Network dilatih dengan data email yang ditandai sebagai spam dan tidak spam. Setelah dilatih, Neural Network dapat menganalisis email baru dan memprediksi apakah email tersebut merupakan spam atau bukan.
Dengan cara ini, Neural Network membantu kamu menjaga kotak masuk tetap bersih dari email yang tidak diinginkan.
Ini hanyalah beberapa contoh sederhana dari aplikasi Neural Network dalam kehidupan sehari-hari. Neural Network digunakan dalam berbagai bidang lain, seperti:
• Prediksi pasar keuangan
• Pen diagnosis penyakit
• Pengembangan robot pintar
• Terjemahan bahasa otomatis
• Kontrol kendaraan otonom
Di era digital ini, Ilmu Komputer menjadi salah satu bidang yang paling diminati, dengan permintaan akan lulusan yang terampil dan berpengalaman terus meningkat.
Cakrawala University, sebagai universitas terdepan dalam bidang teknologi dan informasi, menawarkan program studi ilmu komputer yang dirancang untuk membekali kamu dengan pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan untuk menjadi pakar di bidang ini.
Kunjungi website Cakrawala University untuk informasi lebih lanjut: https://www.cakrawala.ac.id/
Mari ciptakan masa depan yang gemilang bersama Cakrawala University!
Baca Juga :
Berita Terkait