Apa itu Problem Solving dan Strateginya untuk Mahasiswa

Oleh Universitas Cakrawala

25 February 2025

Article Image

Pemecahan masalah atau problem solving adalah kemampuan seseorang untuk menemukan solusi yang paling tepat bagi masalah yang dihadapi. Saat ini, kemampuan ini telah menjadi salah satu soft skill yang harus dimiliki oleh setiap individu, terutama bagi mereka yang produktif seperti kamu. Dalam mencari solusi, keterampilan yang dibutuhkan bisa bervariasi, tergantung pada tingkat kompleksitas masalah, seperti kemampuan berpikir kritis atau kreatif.

Apa Itu Problem Solving?

Problem solving atau pemecahan masalah adalah proses yang digunakan untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan menemukan solusi untuk mengatasi suatu masalah atau tantangan. Ini melibatkan serangkaian langkah yang dilakukan untuk memahami masalah secara menyeluruh dan mencari cara yang paling efektif untuk menyelesaikannya.

Proses problem solving biasanya dimulai dengan mengidentifikasi masalah, diikuti dengan mencari informasi yang relevan, merumuskan solusi alternatif, memilih solusi terbaik, dan akhirnya melaksanakan solusi tersebut untuk mencapai hasil yang diinginkan.

Kemampuan ini sangat penting dalam kehidupan sehari-hari, di dunia kerja, maupun dalam pendidikan, karena dapat membantu individu atau kelompok menghadapi dan mengatasi berbagai masalah yang muncul.

Dalam konteks yang lebih luas, problem solving juga dapat melibatkan keterampilan seperti berpikir kritis, kreativitas, dan pengambilan keputusan, yang memungkinkan seseorang untuk melihat masalah dari berbagai sudut pandang dan menemukan solusi yang optimal.

 

Tujuan Problem Solving

Tujuan dari problem solving atau pemecahan masalah adalah untuk mengidentifikasi dan menemukan solusi terbaik dalam menghadapi berbagai tantangan atau masalah yang dihadapi.

Beberapa tujuan utama dari problem solving meliputi:

  1. Menyelesaikan Masalah Secara Efektif

    Tujuan utama adalah untuk menemukan solusi yang dapat menyelesaikan masalah dengan cara yang paling efisien dan efektif, baik itu dalam konteks pribadi, akademik, atau profesional.

  2. Mengurangi Dampak Negatif

    Pemecahan masalah bertujuan untuk mengurangi atau menghilangkan dampak buruk dari masalah tersebut, sehingga dapat kembali berjalan dengan lancar dan produktif.

  3. Meningkatkan Pengambilan Keputusan

    Melalui proses problem solving, individu belajar untuk menganalisis situasi dengan lebih baik dan membuat keputusan yang lebih tepat berdasarkan informasi yang ada.

  4. Meningkatkan Kreativitas dan Inovasi

    Dalam mencari solusi, seseorang didorong untuk berpikir kreatif dan menemukan pendekatan baru atau inovatif untuk mengatasi masalah, yang dapat berujung pada temuan atau proses yang lebih baik.

  5. Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis

    Proses pemecahan masalah membantu mengembangkan keterampilan berpikir kritis, yang memungkinkan individu untuk mengevaluasi situasi secara mendalam dan membuat keputusan yang lebih objektif.

     

Strategi Memecahkan Masalah/Problem Solving untuk Mahasiswa

  1. Metode Brainstorming

    Brainstorming adalah teknik kreatif untuk menghasilkan banyak ide atau solusi dalam waktu singkat. Mahasiswa bisa melakukannya secara individu atau dalam kelompok. Semua ide dicatat tanpa evaluasi pada awalnya, untuk kemudian disaring dan dievaluasi.

  2. Metode "Divide and Conquer" (Bagi dan Menang)

    Metode ini berfokus pada membagi masalah besar menjadi masalah yang lebih kecil dan lebih mudah dipecahkan. Dengan menangani setiap bagian secara terpisah, mahasiswa bisa menyelesaikan masalah secara bertahap dan lebih efisien.

  3. Metode 5-Whys (5 Mengapa)

    Metode ini digunakan untuk menggali akar penyebab suatu masalah dengan bertanya "Mengapa?" secara berulang-ulang, biasanya lima kali. Setiap jawaban dari "mengapa" akan mengarah pada pertanyaan "mengapa" selanjutnya hingga akar permasalahan ditemukan.

  4. Metode Pemecahan Masalah Berbasis Data (Data-Driven Decision Making)

    Dalam banyak kasus, pengambilan keputusan berbasis data menjadi sangat penting. Mahasiswa bisa menggunakan data yang ada (misalnya hasil tes, penelitian, atau survei) untuk memahami masalah dan menentukan solusi yang paling tepat.

  5. Metode Root Cause Analysis (Analisis Akar Masalah)

    Metode ini lebih dalam daripada metode 5-Whys, karena berfokus pada menemukan akar masalah yang mendalam dan bukan hanya gejala yang tampak. Mahasiswa menggunakan alat seperti diagram ikan (fishbone diagram) untuk menggali penyebab yang lebih dalam.

  6. Metode Decision Matrix (Matriks Keputusan)

    Matriks keputusan digunakan untuk mengevaluasi berbagai solusi berdasarkan berbagai kriteria yang relevan. Mahasiswa bisa memberikan nilai atau bobot pada tiap kriteria dan memilih solusi yang memiliki skor tertinggi.

    Penjelasan di atas merupakan pembahasan tentang problem solving yang sering digunakan Mahasiswa, jika kamu tertarik untuk belajar lebih jauh mengenai problem solving di masa kini Cakrawala University adalah solusinya!

    Cakrawala University akan memberikan pembelajaran mulai dari awal sampai kamu bener-bener mahir dan paham dong tentunya! Yuk sekarang juga, daftarkan diri kamu menjadi bagian (Cakrawala University)!

 

 

Baca Juga:

Register Banner

Share

Logo Cakrawala Black

Jl. Kemang Timur No.1, RT.14/RW.8, Pejaten Bar., Ps. Minggu, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12510

© 2023 Cakrawala University. All Rights Reserved.