Untuk Jadi Masinis Kuliah Jurusan Apa? Ini 5 Pilihannya!

School of Engineering
Tayang 24 August 2026
Diperbarui 24 August 2026
Waktu Baca 7 minutes

Sudah Direview Oleh Charis R. Permady, S.T., M.engSc.

Ditulis oleh

Dita Feby Indriani

Punya cita-cita jadi masinis? Sebenarnya, kamu nggak harus kuliah dulu untuk mengejar profesi ini.

Karena ada jalur rekrutmen yang terbuka untuk lulusan SMA atau SMK sesuai kualifikasi. 

Tapi kalau kamu ingin punya bekal yang lebih kuat dan membuka peluang karier lebih luas di dunia perkeretaapian, berikut beberapa pilihan jurusan yang mungkin cocok buat kamu.

 

Key Takeaways

 

  • Jadi masinis tidak selalu harus kuliah. Beberapa rekrutmen membuka peluang untuk lulusan SMA atau SMK, tetapi jurusan seperti Teknologi Mekanika Perkeretaapian, Teknik Mesin, dan Teknik Elektro bisa memberi bekal yang lebih sesuai.
  • Lulus kuliah juga tidak otomatis langsung jadi masinis. Kamu tetap perlu melewati proses rekrutmen, pelatihan, praktik sebagai asisten masinis, dan memenuhi standar kompetensi yang berlaku.
  • Di Teknik Elektro Cakrawala University, kamu bisa belajar bidang seperti sistem kelistrikan, otomasi, IoT, dan embedded system untuk berbagai teknologi transportasi modern, sekaligus membuka peluang karier yang lebih luas di luar perkeretaapian.

 

Apa Saja Jurusan yang Sesuai untuk Jadi Masinis?

Berikut beberapa jurusan yang cukup sesuai kalau kamu ingin berkarier sebagai masinis. Pilihannya banyak berkaitan dengan mesin, kelistrikan, dan teknologi perkeretaapian. 

 

1. Teknologi Mekanika Perkeretaapian

Jurusan ini paling nyambung kalau kamu memang tertarik masuk ke industri kereta api.

Soalnya, dari awal kamu bakal banyak belajar soal sarana perkeretaapian, cara kerja kereta, sistem mekanik, sampai perawatannya.

Jadi, pembahasannya memang lebih spesifik dibanding jurusan teknik lain yang cakupannya masih umum.

Beberapa mata kuliah yang dipelajari:

 

  • Mekanika Teknik
  • Teknologi Sarana Perkeretaapian
  • Sistem Traksi
  • Perawatan Sarana Perkeretaapian
  • Sistem Pengereman Kereta Api
  • Keselamatan Perkeretaapian

 

2. Teknik Mesin

Teknik Mesin juga termasuk jurusan yang cukup relevan buat kamu yang pengin jadi masinis.

Di jurusan ini, kamu bakal banyak belajar soal mesin, sistem penggerak, energi, dan berbagai komponen mekanik yang dipakai di banyak jenis kendaraan.

Bedanya, Teknik Mesin tidak cuma fokus ke kereta api, jadi pilihan kariernya juga lebih luas.

Beberapa mata kuliah yang dipelajari:

 

  • Mekanika Teknik
  • Termodinamika
  • Elemen Mesin
  • Material Teknik
  • Sistem Konversi Energi
  • Perawatan Mesin

 


 

Cek juga:

 

 


 

3. Teknik Elektro

Kereta modern sekarang nggak cuma bergantung pada mesin, tapi juga banyak pakai sistem listrik, sensor, elektronik, dan kontrol otomatis.

Makanya, Teknik Elektro juga punya hubungan yang cukup dekat dengan dunia perkeretaapian, terutama untuk moda seperti KRL, MRT, dan LRT.

Jurusan ini lebih cocok buat kamu yang suka teknologi dan kelistrikan dibanding mesin mekanik.

Beberapa mata kuliah yang dipelajari:

 

  • Rangkaian Listrik
  • Mesin Listrik
  • Sistem Kontrol
  • Elektronika
  • Sensor dan Instrumentasi
  • Sistem Tenaga Listrik

 

Di jurusan Teknik Elektro Cakrawala University, kamu bakal belajar bidang-bidang kekinian seperti Automation & Robotics, IoT & Embedded System, sampai EV & Smart Energy.

Dengan sistem pembelajaran praktis dan kontekstual, selama kuliah, kamu bakal sering ngerjain studi kasus yang berhubungan langsung dengan industri, seperti energi terbarukan dan otomotif. 

Hal itu penting banget supaya kamu lebih siap menghadapi tantangan di dunia kerja setelah lulus.

Nggak sampai di situ aja, Cakrawala University juga menerapkan skema Career-Ready Program dengan komposisi 30% teori dan 70% praktik, lo. 

Kamu juga nggak perlu nunggu sampai semester akhir buat magang, karena kesempatan magang sudah bisa kamu dapetin sejak semester awal.

 

Banner-Elektro

 

4. Teknologi Elektro Perkeretaapian

Nah, jurusan ini bisa dibilang versi yang lebih spesifik dari Teknik Elektro karena fokusnya memang ke sistem listrik di dunia kereta api.

Kamu bakal belajar soal persinyalan, kelistrikan, telekomunikasi, sampai sistem yang mendukung operasional perjalanan kereta.

Cocok banget buat kamu yang tertarik sama dunia railway, tapi lebih suka sisi listrik dan teknologinya.

Beberapa mata kuliah yang dipelajari:

 

  • Dasar Kelistrikan dan Elektronika
  • Sistem Persinyalan Kereta Api
  • Telekomunikasi Perkeretaapian
  • Sistem Catu Daya
  • Sistem Traksi Listrik
  • Perawatan Sistem Elektrik Perkeretaapian

 

5. Teknik Otomotif

Teknik Otomotif memang lebih sering dikaitkan dengan mobil dan motor, tapi dasar ilmunya tetap punya hubungan dengan bidang transportasi lain.

Kamu bakal belajar cara kerja mesin, sistem kendaraan, kelistrikan, sampai perawatan dan diagnosis kerusakan.

Jadi, jurusan ini masih cukup relevan buat kamu yang suka dunia mesin dan kendaraan secara umum.

Beberapa mata kuliah yang dipelajari:

 

  • Teknologi Mesin Kendaraan
  • Sistem Kelistrikan Kendaraan
  • Sistem Pemindah Tenaga
  • Diagnosis Kerusakan
  • Perawatan Kendaraan
  • Teknologi Kendaraan Listrik

 


 

Cek juga:

 

 


 

Syarat Fisik Utama yang Wajib Dipenuhi

Selain pendidikan, kondisi fisik juga jadi hal penting kalau kamu ingin menjadi masinis.

Bahkan dalam aturan terkait awak sarana perkeretaapian, aspek kesehatan dan kemampuan penglihatan menjadi bagian yang diperhatikan.

Beberapa syarat fisik yang biasanya perlu diperhatikan antara lain:

 

  • Tinggi badan minimal 163 cm
  • Berat badan proporsional
  • Tidak buta warna
  • Memiliki kondisi penglihatan yang memenuhi standar
  • Memiliki kondisi kesehatan fisik yang baik
  • Lolos pemeriksaan kesehatan yang dipersyaratkan

 


 

Cek juga:

 

 


 

Jalur Pelatihan Wajib Setelah Lolos Rekrutmen

Lolos rekrutmen nggak berarti kamu bisa langsung mengemudikan kereta. Sebagai calon masinis masih perlu melewati beberapa tahap pelatihan sebelum benar-benar bertugas. 

 

  • Pendidikan Dasar Kewiraan (Diksarwira): Fokus pada pembentukan disiplin, mental, dan fisik.
  • Pendidikan Formal Masinis: Mulai belajar aturan perjalanan, keselamatan, dan dasar operasional kereta.
  • Pelatihan Teori Dasar Teknik Operasional (DTO): Mempelajari sistem kereta, pengereman, persinyalan, dan prosedur pengoperasian.
  • Praktik atau Magang sebagai Asisten Masinis: Calon masinis mulai belajar langsung di lapangan sambil mendampingi masinis.
  • Pemenuhan Jam Terbang: Asisten masinis perlu mengumpulkan pengalaman operasional sebelum bisa menjadi masinis utama.

 

FAQ

1. Apakah jadi masinis harus kuliah?

Tidak harus. Ada rekrutmen masinis yang membuka kesempatan untuk lulusan SMA atau SMK sesuai kualifikasi yang ditentukan. Kuliah tetap bisa jadi nilai tambah, terutama jika mengambil jurusan yang relevan seperti Teknik Mesin, Teknik Elektro, atau bidang perkeretaapian.

2. Apakah setelah lulus kuliah bisa langsung jadi masinis?

Belum bisa langsung. Setelah lolos rekrutmen, kamu masih perlu mengikuti pelatihan, pendidikan operasional, praktik sebagai asisten masinis, dan memenuhi standar kompetensi sebelum benar-benar bertugas sebagai masinis.

3. Apakah masinis harus punya SIM khusus?

Bukan SIM seperti yang digunakan untuk mengendarai mobil atau motor. Masinis perlu memenuhi kompetensi dan memiliki sertifikat kecakapan awak sarana perkeretaapian sesuai ketentuan yang berlaku sebelum bisa menjalankan kereta secara resmi.

 

Tertarik dengan Teknologi Kereta Modern? Gabung Jurusan Teknik Elektro Cakrawala University!

Kalau dari pembahasan tadi kamu jadi tertarik dengan sistem kelistrikan, sensor, kontrol, atau otomasi yang dipakai di transportasi modern, Teknik Elektro bisa jadi jurusan yang layak kamu pertimbangkan.

Di Teknik Elektro Cakrawala University, kamu nggak cuma belajar dasar-dasar kelistrikan, tapi juga dibekali skill yang dibutuhkan perkembangan teknologi dan kebutuhan industri saat ini.

Beberapa program pendukung yang bisa kamu dapatkan antara lain:

 

  • Magang sejak semester pertama: Mulai membangun pengalaman profesional sejak awal kuliah.
  • Program penyaluran kerja: Membuka akses ke lebih dari 1.000 perusahaan mitra dari berbagai industri.
  • Kurikulum berbasis industri: Materi kuliah disusun agar tetap relevan dengan kebutuhan dunia kerja.
  • Dosen praktisi: Belajar langsung dari pengajar yang punya pengalaman di bidangnya.
  • Project-based learning: Mengembangkan skill melalui proyek nyata sekaligus membangun portofolio.

 

Kalau kamu masih penasaran apakah Teknik Elektro cocok dengan minatmu, kamu bisa cari tahu lebih lanjut tentang program Teknik Elektro Cakrawala University atau konsultasi langsung dengan tim Admission.

Banner Picture

Kategori:

School of Engineering

Cakrawala

Share

Penulis

Dita Feby Indriani

Dita adalah SEO Content Writer yang berfokus pada topik pendidikan dan karier. Selama lebih dari 3 tahun, ia menulis berbagai artikel yang membantu siswa dan calon mahasiswa memahami pilihan jurusan, jalur masuk kuliah, serta prospek karier. Dalam setiap tulisannya, Dita mengutamakan riset yang akurat dan penyajian informasi yang jelas agar mudah dipahami pembaca.

Reviewer Expert

Charis R. Permady, S.T., M.engSc.

Charis Revoansyah Permady, S.T., M.engSc. adalah Ketua Program Studi Teknik Elektro Cakrawala University dan lulusan Master of Engineering Science dari UNSW Sydney. Ia berpengalaman dalam bidang network design, power and telecommunication infrastructure, serta IP network integration melalui perannya di Huawei Indonesia dan PT Datacomm Diangraha. Pengalaman industrinya mendukung pembelajaran Teknik Elektro yang relevan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan industri.

Artikel Lainnya
Logo Cakrawala Black

Cakrawala University – Sudirman Campus

The Landmark Center, Jl. Jenderal Sudirman No.Kav 1 Lantai 9, RT.3/RW.3, Setia Budi, Kecamatan Setiabudi, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12910

Cakrawala University – Kemang Campus

Jl. Kemang Timur No.1, RT.14/RW.8, Pejaten Bar., Ps. Minggu, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12510

© 2023 Cakrawala University. All Rights Reserved.