Masih banyak yang mengira semua universitas di Indonesia mewajibkan skripsi sebagai syarat kelulusan. Padahal, kenyataannya nggak selalu begitu.
Menurut Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Permendikbud Ristek) No. 53 Tahun 2023, syarat kelulusan S1 dan D4 menjadi lebih fleksibel dan nggak selalu harus menggunakan skripsi.
Tapi penting dipahami, tanpa skripsi bukan berarti tanpa tugas akhir sama sekali karena ada alternatif penggantinya.
Lalu, apa aja universitas di Indonesia yang menerapkan kebijakan tanpa skripsi? Simak pilihannya, yuk!
Key Takeaways
- Syarat kelulusan saat ini nggak selalu harus berupa skripsi. Di beberapa kampus, mahasiswa bisa menyelesaikan studi melalui tugas akhir lain, seperti proyek, portofolio, prestasi, karya ilmiah, atau bentuk penilaian lainnya sesuai kebijakan perguruan tinggi.
- Ada sejumlah universitas yang menawarkan program tanpa skripsi di Indonesia, seperti Cakrawala University, Universitas Padjajaran, Universitas Pendidikan Indonesia, Universitas Sebelas Maret, dan lain sebagainya.
- Kuliah di Cakrawala University nggak cuma fokus pada teori, tapi kamu juga bisa melakukan praktik langsung lewat studi kasus, real project bareng perusahaan mitra, sampai magang di semester awal yang bisa dijadikan sebagai portofolio untuk kariermu setelah lulus nanti.
8 Universitas Tanpa Skripsi di Indonesia
Meski nggak mewajibkan skripsi, bukan berarti mahasiswa bisa lulus tanpa tugas akhir, ya.
Sebagai gantinya, beberapa kampus menyediakan pilihan lain, seperti proyek, produk inovasi, portofolio, publikasi ilmiah, atau bentuk tugas akhir lainnya sesuai aturan yang berlaku di kampus tersebut.
Tapi kebijakan ini tentu berbeda-beda di setiap perguruan tinggi. Masih ada kampus yang mewajibkan skripsi sebagai syarat kelulusan, tapi ada juga yang sudah memberikan alternatif lain.
Nah, kalau kamu sedang mencari universitas tanpa skripsi di Indonesia, berikut beberapa kampus yang bisa dipertimbangkan:
1. Cakrawala University

Sumber: cakrawala.ac.id
Rekomendasi pertama adalah Cakrawala University yang berlokasi di Kemang, Jakarta Selatan, dan Sudirman, Jakarta Pusat.
Sistem pembelajaran di Cakrawala University sudah menggunakan kurikulum berbasis industri dengan materi yang dirancang selalu up to date dengan kebutuhan dunia kerja modern saat ini.
Dengan skema 3 tahun kuliah + 1 tahun praktik, kamu bisa mulai membangun portofolio sejak masih kuliah. Di tahun terakhir, kamu akan terlibat dalam magang atau proyek nyata bersama perusahaan mitra.
Hasil kerja dan pengalaman tersebut bisa kamu jadikan sebagai portofolio yang berguna banget saat melamar kerja dan mulai berkarier di dunia profesional.
Menariknya, Cakrawala University juga menghadirkan program penyaluran kerja yang sudah didukung lebih dari 1.000 perusahaan ternama.
Beberapa di antaranya adalah Kawan Lama Group, BNI, Lion Parcel, Mekari, ASTRA Financial, Axioo, dan masih banyak lagi!
Cakrawala University hadir dengan banyak jurusan:
- School of Economics and Business: Bisnis Digital, Manajemen, Akuntansi, Keuangan dan Investasi.
- School of AI and Computer Science: Jurusan Artificial Intelligence, Ilmu Komputer, Sains Data, Sistem Informasi.
- School of Engineering: Teknik Industri, Teknik Elektro, Teknik Lingkungan dan Rekayasa Berkelanjutan.
- School of Psychology and Education: Psikologi, Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD).
- School of Law: Hukum.
- School of Communication and Design: Ilmu Komunikasi, Desain Komunikasi Visual (DKV).
Cek Juga:
- 10 Universitas Swasta yang Bisa Masuk Tanpa Tes
- 15 Jurusan Kuliah yang Tidak Ada Skripsi, Bebas Beban!
2. Universitas Padjadjaran (UNPAD)
UNPAD jadi Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Indonesia yang menawarkan sistem kelulusan tanpa skripsi bagi mahasiswanya.
Berlokasi di Jatinangor, Kabupaten Sumedang, mahasiswa UNPAD bisa memilih jalur skripsi maupun nonskripsi untuk menyelesaikan studinya.
Bagi yang memilih jalur nonskripsi, ada beberapa opsi yang bisa ditempuh, seperti menerbitkan karya tulis ilmiah di jurnal nasional atau internasional, mengembangkan proyek atau prototipe, dan menyusun memorandum hukum atau studi kasus khusus untuk mahasiswa jurusan Hukum.
Dengan pilihan tersebut, kamu bisa memilih tugas akhir sesuai minat, kemampuan, dan bidang yang mau ditekuni setelah lulus nanti.
UNPAD menghadirkan banyak jurusan, seperti:
- Ilmu Hukum
- Hubungan Internasional
- Ilmu Komunikasi
- Manajemen
- Teknik Geologi.
3. Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)
UPI adalah salah satu universitas negeri lainnya di Indonesia yang juga menerapkan kebijakan lulus dengan atau tanpa skripsi.
Terletak di Bandung, Jawa Barat, UPI memberikan beberapa pilihan jalur bagi mahasiswa yang mau lulus tanpa skripsi.
Jalur tersebut mulai dari menulis dan mempublikasikan karya ilmiah, membangun bisnis sendiri khusus untuk jurusan Bisnis Digital, ataupun mengambil mata kuliah pengganti skripsi setelah berkonsultasi dengan dosen pembimbing.
UPI hadir dengan berbagai jurusan:
- Bahasa dan Sastra Inggris
- Bahasa dan Sastra Indonesia
- Arsitektur
- Bisnis Digital
- Desain Komunikasi Visual.
4. Universitas Negeri Yogyakarta (UNY)
Selanjutnya, ada UNY yang berlokasi di Yogyakarta dan termasuk salah satu universitas di Indonesia yang memberikan alternatif selain skripsi sebagai syarat kelulusan.
UNY punya kebijakan menarik untuk mahasiswa berprestasi.
Kalau kamu berhasil mengharumkan nama kampus lewat perlombaan atau kejuaraan, prestasi tersebut bisa mendapatkan rekognisi atau pengakuan yang setara dengan tugas akhir skripsi.
Beberapa jurusan yang ada di UNY, antara lain:
- Teknologi Pendidikan
- PGSD
- Sastra Inggris
- Pendidikan Matematika
- Ilmu Komunikasi.
5. Universitas Muhammadiyah Malang (UMM)
Kalau kamu mencari universitas tanpa skripsi di Malang, Jawa Timur, UMM bisa jadi pilihan.
UMM menyediakan jalur ekuivalensi tugas akhir bagi mahasiswa yang berhasil menciptakan inovasi dengan dampak nyata bagi masyarakat atau menerbitkan artikel ilmiah di jurnal nasional maupun internasional.
Karya tersebut bisa diakui sebagai pengganti skripsi sesuai dengan ketentuan yang berlaku di kampus.
Berlokasi di Malang, UMM menawarkan berbagai pilihan jurusan yang bisa kamu pilih, antara lain:
- Pendidikan Agama Islam
- Ekonomi Syariah
- Manajemen
- Teknik Mesin
- Ilmu Hukum.
6. Universitas Negeri Malang (UM)
Masih berlokasi di Malang, kampus lainnya yang juga bisa kamu pertimbangkan adalah UM.
UM punya jalur kelulusan berbasis prestasi untuk mahasiswanya. Jadi, kalau kamu berhasil meraih prestasi di tingkat nasional, pencapaian tersebut bisa dikonversi sebagai syarat kelulusan tanpa skripsi.
Selain itu, UM juga mendorong mahasiswa untuk aktif mencari pengalaman di luar kelas, mulai dari magang, ikut organisasi, sampai terlibat dalam berbagai kegiatan dan kompetisi.
Pengalaman-pengalaman tersebut tentunya bisa jadi bekal berharga sekaligus nilai tambah saat kamu memasuki dunia kerja nanti.
UNM hadir dengan sejumlah jurusan:
- Manajemen Pendidikan
- Desain Komunikasi Visual (DKV)
- Teknik Industri
- Psikologi
- Pendidikan Bahasa Inggris.
7. Universitas Sebelas Maret (UNS)
Kemudian, ada kampus UNS yang berlokasi di Surakarta, Jawa Tengah.
Kampus negeri yang satu ini memberikan apresiasi khusus bagi mahasiswa yang berhasil lolos ke Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas), baik sebagai finalis maupun juara.
Prestasi tersebut bisa kamu ajukan untuk mendapatkan rekognisi akademik, seperti bebas KKN atau bebas skripsi, tergantung aturan yang berlaku di kampus.
Adapun jurusan yang dihadirkan oleh UNS, antara lain:
- Sastra Indonesia
- Teknik Sipil
- Arsitektur
- Agribisnis
- Ekonomi Pembangunan.
8. Universitas Raharja
Terakhir, ada Universitas Raharja di Tangerang, Banten, yang juga bisa kamu pertimbangkan kalau mau lulus tanpa skripsi.
Sebagai pengganti skripsi, kampus ini lebih fokus pada pembelajaran berbasis praktik dan pengembangan skill yang dibutuhkan di dunia kerja.
Universitas Raharja hadir dengan banyak jurusan:
- Bisnis Digital
- Manajemen Retail
- Kewirausahaan
- Teknik Informatika
- Sistem Informasi.
Cek Juga:
- 13 Rekomendasi Universitas yang Bisa Langsung Kerja, Siap Masuk Industri!
- 13 Jurusan Kuliah yang Tidak Ada KKN & Pilihan Kampusnya
FAQ
1. Apakah bisa lulus kuliah tanpa skripsi?
Bisa, kok. Saat ini sudah ada beberapa kampus di Indonesia yang memberikan pilihan selain skripsi sebagai syarat kelulusan.
Sebagai gantinya, kampus menyediakan alternatif lain, seperti membuat proyek, menyusun portofolio, menerbitkan artikel ilmiah, mengembangkan produk inovasi, atau melalui jalur prestasi tertentu yang diakui oleh perguruan tinggi.
Tapi nggak semua kampus menerapkan kebijakan ini. Masih banyak juga universitas yang mewajibkan skripsi sebagai syarat kelulusan.
2. Apakah semua jurusan bisa lulus tanpa skripsi?
Jawabannya belum tentu.
Meskipun semakin banyak kampus yang menyediakan alternatif selain skripsi, kebijakan ini nggak otomatis berlaku untuk semua jurusan.
Ada jurusan yang sudah memperbolehkan mahasiswa lulus lewat proyek, portofolio, publikasi ilmiah, atau karya inovatif.
Tapi ada juga jurusan yang masih mewajibkan skripsi karena menyesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik bidang ilmunya.
3. Apakah lulusan tanpa skripsi tetap diakui oleh perusahaan?
Ya, perusahaan umumnya nggak melihat apakah kamu lulus dengan skripsi atau tanpa skripsi. Terpenting adalah kemampuan, pengalaman, dan keterampilan yang dimiliki.
Bahkan, tugas akhir berupa proyek, portofolio, publikasi ilmiah, atau pengalaman magang sering kali bisa jadi nilai plus karena menunjukkan kemampuan yang benar-benar bisa diterapkan di dunia kerja.
Mau Lulus dengan Portofolio Siap Kerja? Kuliah di Cakrawala University Aja!
Nah, itulah beberapa universitas di Indonesia yang menawarkan jalur kelulusan tanpa skripsi.
Tapi perlu diingat, tanpa skripsi bukan berarti tanpa tugas akhir, ya.
Kamu tetap harus memenuhi syarat kelulusan melalui proyek, portofolio, publikasi ilmiah, prestasi, atau bentuk tugas akhir lainnya yang ditetapkan oleh kampus.
Makanya, penting untuk memilih kampus yang nggak cuma fokus pada teori, tapi juga membantu kamu membangun skill, pengalaman, dan portofolio yang dibutuhkan di dunia kerja, seperti Cakrawala University.
Kenapa harus memilih Cakrawala University?
- Program penyaluran kerja, didukung oleh 1.000+ mitra perusahaan.
- Magang sejak semester pertama, membantumu mempersiapkan portfolio lebih matang.
- Kurikulum berbasis industri, pembelajarannya dirancang relevan dengan dunia industri, dengan kombinasi teori dan praktik yang seimbang.
- Program 3 tahun + 1 tahun, di mana 3 tahun pertama fokus pada teori, sementara tahun terakhir memberi kesempatan untuk magang atau mengerjakan proyek langsung dengan perusahaan mitra.
- Sistem pembelajaran berbasis teknologi, konten, materi, dan proses belajarnya memanfaatkan teknologi, jadi pembelajaran terasa lebih efektif dan maksimal.
- Dosen praktisi berpengalaman, belajar langsung dari pengajar yang aktif di dunia profesional maupun akademik.
Nggak mau kelewatan kesempatan ini, kan? Yuk, daftar sekarang atau kalau masih mau tanya-tanya dulu jangan ragu untuk berkonsultasi dengan tim admisi kami melalui WhatsApp, ya!