Siapa yang suka penasaran sama kepribadian diri sendiri?
Misalnya, kenapa kamu lebih nyaman bekerja sendiri, sementara orang lain lebih suka bekerja bareng teman?
Nah, salah satu cara untuk mengenali kecenderungan kepribadian adalah lewat tes MBTI.
Yuk, kenalan lebih jauh sama tes MBTI, manfaat, dan cara kerjanya!
Key Takeaways
- MBTI adalah tes yang bisa membantu kamu lebih memahami diri sendiri, termasuk preferensi dalam belajar, bekerja, dan berkomunikasi.
- Tes MBTI punya 16 tipe kepribadian, seperti ISFP, ENTJ, INTP, dan ESFJ, yang terbentuk dari kombinasi empat pasangan preferensi. Hasilnya bisa jadi salah satu bahan pertimbangan saat mengeksplorasi pilihan jurusan kuliah.
- Kalau mau tahu minat dan potensi diri, Tes Minat Bakat Cakrawala University juga bisa jadi pilihan. Kamu bisa mengikutinya secara gratis dengan hasil yang langsung tersedia, plus ada rekomendasi jurusan yang sesuai denganmu.
Apa Itu Tes MBTI?

Sumber: Magnific
Tes Myers-Briggs Type Indicator atau yang sering disingkat dengan MBTI adalah alat untuk mengenali preferensi kepribadian seseorang.
Terutama dalam cara mendapatkan energi, menerima informasi, mengambil keputusan, dan berinteraksi dengan lingkungan.
Tujuan tes MBTI bukan untuk menentukan apakah seseorang punya kepribadian yang “lebih baik” atau “lebih buruk”, tapi untuk membantu memahami kecenderungan diri sendiri.
Lewat tes MBTI, kamu bisa mendapatkan gambaran tentang cara berkomunikasi, bekerja, belajar, dan berinteraksi yang mungkin terasa lebih sesuai dengan preferensimu.
Hasil akhir dari tes ini mengelompokkan preferensi tersebut ke dalam 16 tipe kepribadian, seperti INFP, INFJ, INTJ, ENFP, ISTJ, dan lain sebagainya.
Sejarah dan Latar Belakang MBTI
Sejarah MBTI berawal dari teori tipe psikologis Carl Jung yang diperkenalkan pada 1921.
Teori tersebut ngebahas perbedaan cara seseorang dalam menerima informasi dan mengambil keputusan.
Kemudian, gagasan itu menarik perhatian Katharine Cook Briggs dan putrinya, Isabel Briggs Myers.
Nah, keduanya mengembangkan gagasan Jung jadi sebuah instrumen yang bisa dipakai untuk membantu orang memahami preferensi kepribadian dan perbedaan cara berpikir.
Pengembangan MBTI mulai dilakukan pada 1940-an.
Lalu, instrumen ini terus disempurnakan sampai bisa dipakai dalam berbagai konteks, seperti pengembangan diri, pendidikan, dan dunia kerja.
Cek Juga:
- 7 Cara Mengetahui Jurusan Kuliah yang Cocok Untuk Kita
- Rekomendasi 7 Jurusan yang Cocok untuk Kepribadian Ambivert
Apa Saja Manfaat Menggunakan MBTI?
Tes MBTI bisa kasih kamu gambaran lebih jelas tentang diri sendiri, mulai dari cara kamu berpikir dan berkomunikasi sampai hal-hal yang bisa dikembangkan:
- Lebih mengenal diri sendiri: Memahami kecenderungan cara berpikir, mengambil keputusan, dan berinteraksi.
- Memahami cara berkomunikasi: Mengetahui preferensi komunikasi diri sendiri dan memahami perbedaan dengan orang lain.
- Mengenali gaya belajar dan bekerja: Mendapat gambaran tentang lingkungan belajar atau kerja yang mungkin terasa lebih nyaman.
- Mendukung pengembangan diri: Membantu kamu mengenali kekuatan dan hal-hal yang masih mau dikembangkan.
- Mengeksplorasi pilihan jurusan kuliah: Hasil MBTI bisa menjadi salah satu bahan pertimbangan untuk mencari jurusan yang sesuai dengan preferensi dan ketertarikanmu.
Kalau kamu mau mengenali minat dan bidang yang sesuai dengan dirimu saat mempertimbangkan jurusan kuliah, ada pilihan tes lain yang bisa dicoba, yaitu Tes Minat Bakat.
Tes Minat Bakat Cakrawala University bisa membantumu mengenali minat, gaya kerja, potensi, dan kecenderungan kepribadian.
Lewat pendekatan RIASEC, kamu bisa melihat kecenderungan minat berdasarkan enam kelompok, yaitu Realistic, Investigative, Artistic, Social, Enterprising, dan Conventional.
Gambaran tersebut bisa jadi bahan pertimbangan untuk menemukan jurusan kuliah dan arah karier yang sesuai dengan dirimu, lo!
Bagaimana Cara Kerja Tes MBTI?
MBTI emang jadi salah satu tes yang bisa membantu memahami dirimu sendiri. Tapi, gimana, sih, cara kerjanya?
Tes MBTI bekerja dengan cara melihat preferensi seseorang dalam empat aspek utama.
Empat aspek tersebut yaitu cara mendapatkan energi, menerima informasi, mengambil keputusan, dan menjalani kehidupan sehari-hari.
Saat mengerjakan tes, kamu bakal menjawab sejumlah pertanyaan atau pernyataan tentang kebiasaan, cara berpikir, dan kecenderunganmu dalam berbagai situasi.
Nantinya, jawaban dari tes MBTI tersebut dipakai untuk melihat dimensi preferensi pada 4 pasangan berikut:
- Extraversion (E) – Introversion (I): Bagaimana kamu mendapatkan energi.
- Sensing (S) – Intuition (N): Bagaimana kamu menerima dan memahami informasi.
- Thinking (T) – Feeling (F): Bagaimana kamu cenderung mengambil keputusan.
- Judging (J) – Perceiving (P): Bagaimana kamu menjalani dan mengatur aktivitas sehari-hari.
Dari kombinasi keempat preferensi tersebut, hasilnya membentuk salah satu dari 16 tipe kepribadian MBTI.
Cek Juga:
- 8 Jurusan yang Mempelajari Sifat Manusia, Ada Apa Saja?
- 10 Rekomendasi Jurusan Kuliah untuk Orang Pendiam dan Pemalu
Apa Saja Tipe Kepribadian MBTI?
Seperti yang sudah disebutkan, MBTI terdiri dari 16 tipe kepribadian dengan karakteristik yang berbeda.
Biar kamu lebih paham, berikut jenis kepribadian dalam tes MBTI:
- ISTJ (The Inspector): Cenderung teliti, teratur, dan bertanggung jawab. Biasanya suka bekerja dengan aturan dan rencana yang jelas.
- ISFJ (The Defender): Peduli, perhatian, dan suka membantu orang lain. Tipe ini nyaman dengan lingkungan yang harmonis dan teratur.
- INFJ (The Advocate): Reflektif, idealis, dan punya kepedulian terhadap orang lain. Sering tertarik pada hal yang punya makna dan tujuan.
- INTJ (The Architect): Strategis, mandiri, dan suka menyusun rencana. Cenderung suka tantangan yang butuh pemikiran mendalam.
- ISTP (The Virtuoso): Praktis, tenang, dan suka mencari solusi. Tertarik pada aktivitas yang melibatkan pemecahan masalah secara langsung.
- ISFP (The Adventurer): Kreatif, fleksibel, dan menghargai kebebasan. Cenderung menikmati pengalaman baru dan aktivitas yang memungkinkan ekspresi diri.
- INFP (The Mediator): Idealis, empatik, dan berpegang pada nilai pribadi. Umumnya suka hal-hal yang sesuai dengan prinsip dan keyakinannya.
- INTP (The Logician): Analitis, kritis, dan suka mengeksplorasi ide. Menikmati aktivitas yang membutuhkan logika dan rasa ingin tahu.
- ESTP (The Entrepreneur): Aktif, spontan, dan berani mengambil peluang. Sering menikmati tantangan dan situasi yang dinamis.
- ESFP (The Entertainer): Ceria, ekspresif, dan senang berinteraksi. Suka suasana yang terasa hidup dan kegiatan bersama orang lain.
- ENFP (The Campaigner): Antusias, kreatif, dan penuh ide. Suka mengeksplorasi berbagai kemungkinan dan bertemu dengan orang baru.
- ENTP (The Debater): Penuh ide, kritis, dan suka berdiskusi. Tipe ini suka tantangan intelektual dan sudut pandang baru.
- ESTJ (The Executive): Terorganisir, tegas, dan berorientasi pada tujuan. Cenderung nyaman saat mengatur pekerjaan dan memastikan sesuatu berjalan sesuai rencana.
- ESFJ (The Consul): Ramah, perhatian, dan suka bekerja sama. Biasanya peduli dengan kebutuhan orang lain dan menjaga hubungan yang baik.
- ENFJ (The Protagonist): Komunikatif, suportif, dan senang membantu orang lain berkembang. Cenderung suka memimpin sekaligus bekerja bersama orang lain.
- ENTJ (The Commander): Tegas, percaya diri, dan strategis. Biasanya suka menetapkan tujuan dan mencari cara untuk mencapainya.
FAQ
1. Berapa biaya tes MBTI?
Biaya tes MBTI bisa berbeda-beda, tergantung platform atau penyedia tes yang kamu gunakan.
Ada yang menyediakan versi gratis, sementara tes dengan laporan atau layanan tambahan tertentu bisa berbayar.
2. Apa saja contoh soal MBTI?
Soalnya biasanya berupa pertanyaan tentang kebiasaan dan cara kamu menghadapi berbagai situasi.
Misalnya, bagaimana kamu mengambil keputusan, menghabiskan waktu luang, atau berinteraksi dengan orang lain.
3. Apakah MBTI orang bisa berubah?
Bisa saja. Hasil yang kamu dapatkan bisa berbeda ketika mengerjakan tes di waktu lain karena kondisi, pengalaman, atau cara kamu menjawab pertanyaan.
Jadi, MBTI lebih tepat dilihat sebagai gambaran preferensi diri, bukan label yang berlaku selamanya.
Siap Melangkah ke Dunia Perkuliahan? Pilih Cakrawala University Aja!
Tes MBTI adalah salah satu cara untuk lebih mengenali kepribadian, cara berpikir, dan preferensi dirimu.
Dari sana, kamu bisa memahami cara belajar, bekerja, dan berinteraksi yang terasa lebih sesuai, termasuk saat mempertimbangkan pilihan jurusan kuliah.
Tapi, mengenal diri sendiri juga perlu diikuti dengan pengalaman yang bisa membantu kamu mengembangkan skill dan mencoba berbagai hal baru selama kuliah.
Nah, kalau kamu mencari kampus yang menggabungkan pembelajaran teori dan praktik, Cakrawala University pilihannya!
Kenapa harus memilih Cakrawala University?
- Terhubung dengan 1.000+ perusahaan mitra: Jaringan industri yang luas untuk mendukung perjalananmu menuju dunia kerja.
- Magang sejak semester awal: Kesempatan mendapatkan pengalaman kerja lebih awal sekaligus membangun portofolio selama kuliah.
- Pembelajaran berbasis praktik: Belajar melalui studi kasus dan proyek nyata yang relevan dengan kebutuhan industri.
- Kurikulum berbasis industri: Materi pembelajaran dirancang dekat dengan kebutuhan dunia kerja agar kamu lebih siap memasuki dunia profesional.
- Platform e-learning terintegrasi: Materi dan konten kuliah tersedia dalam satu sistem digital yang mudah diakses dan didukung teknologi modern.
- Dosen praktisi profesional: Belajar langsung dari pengajar atau guest lecturer yang punya pengalaman di dunia industri dan bidang yang relevan.
Tunggu apa lagi? Daftarkan dirimu sekarang juga atau konsultasi gratis di sini untuk tahu informasi lebih lanjut soal perkuliahan di Cakrawala University!