Banyak orang tertarik masuk jurusan desain grafis karena terlihat kreatif dan punya prospek kerja yang luas.
Namun, nggak sedikit juga yang akhirnya ragu daftar karena merasa belum jago menggambar atau belum menguasai software desain.
Padahal, ada beberapa syarat dasar yang sebenarnya lebih penting untuk dipahami sebelum masuk jurusan desain grafis.
Daripada bingung sendiri, yuk, kita bahas syarat masuk jurusan desain grafis mulai dari persyaratan administrasi, kemampuan dasar yang dibutuhkan, sampai tips persiapan sebelum kuliahnya!
Key Takeaways
- Syarat masuk jurusan desain grafis umumnya meliputi persyaratan administrasi, kesehatan visual, hingga kesiapan dasar dalam bidang kreatif dan teknologi.
- Kamu nggak harus sudah mahir menggambar, tetapi penting memiliki minat visual, kreativitas, dan kemauan belajar software desain digital.
- Memilih kampus dengan kurikulum berbasis industri seperti Cakrawala University bisa membantu kamu lebih siap membangun skill dan portofolio untuk kebutuhan dunia kerja kreatif.
Persyaratan Administrasi & Akademik

Sumber: Magnific
Masuk jurusan desain grafis sebenarnya nggak memiliki syarat yang terlalu rumit. Namun, setiap kampus tetap punya ketentuan administrasi dan akademik yang perlu dipenuhi calon mahasiswa.
Supaya lebih siap saat proses pendaftaran, penting untuk memahami syarat dasarnya sejak awal. Berikut beberapa syarat tersebut:
1. Lulusan SMA/SMK Sederajat
Jurusan desain grafis terbuka untuk lulusan SMA, SMK, maupun MA dari berbagai jurusan. Jadi, baik kamu berasal dari IPA, IPS, ataupun SMK desain tetap punya kesempatan yang sama untuk mendaftar.
Yang jadi pertimbangkan justru minat, kreativitas, dan kesiapan belajar dibanding latar belakang jurusan sekolah. Karena itu, kamu nggak perlu minder jika bukan berasal dari jurusan seni.
2. Dokumen Administrasi
Saat mendaftar, kamu biasanya diminta melengkapi beberapa dokumen penting. Dokumen tersebut meliputi:
- Ijazah atau Surat Keterangan Lulus (SKL)
- Transkrip nilai
- Pas foto
- KTP
- Kartu keluarga
Beberapa kampus juga meminta formulir pendaftaran serta bukti pembayaran seleksi. Supaya proses pendaftaran lebih lancar, sebaiknya semua dokumen disiapkan jauh sebelum deadline.
3. Nilai Pendukung
Walaupun jurusan desain grafis lebih mengutamakan kreativitas, beberapa universitas tetap memperhatikan nilai akademik tertentu. Mata pelajaran seperti seni budaya, bahasa, atau multimedia sering menjadi nilai pendukung saat seleksi.
Namun, nilai tinggi bukan satu-satunya penentu diterima atau nggaknya, ya. Kampus biasanya juga mempertimbangkan potensi dan minat di bidang desain visual.
Jurusan DKV Cakrawala University bisa jadi kampus yang kamu pertimbangkan untuk mempersiapkan diri jadi desainer grafis profesional. Kurikulum yang dipakai sudah berbasis industri, jadi materi yang diajarkan sesuai kebutuhan dunia kreatif.
Cakrawala University juga punya program IP Incubator. Program ini membantu mahasiswa mengembangkan karya, seperti ilustrasi, karakter, maskot, atau komik menjadi aset kreatif yang punya nilai lebih.
Jadi, karya kamu nggak cuma berhenti sebagai tugas kuliah, tapi bisa jadi produk kreatif yang punya potensi komersial dan siap masuk ke industri.
Menariknya, Cakrawala University membuka kesempatan magang sejak semester awal. Mahasiswa bisa magang di berbagai industri kreatif, mulai dari agensi desain, perusahaan media, startup digital, hingga tim branding perusahaan.

Cek juga:
- 10 Jurusan Kuliah untuk yang Suka Menggambar dan Desain
- 7 Tempat Kuliah Jurusan Animasi di Jakarta, Cetak Animator!
Persyaratan Khusus & Kesehatan
Selain syarat administrasi, ada juga persyaratan khusus yang cukup penting untuk diperhatikan. Hal ini biasanya berkaitan dengan kemampuan visual dan kesiapan calon mahasiswa mengikuti proses pembelajaran desain.
Ini beberapa hal khusus yang perlu kamu perhatikan:
1. Tidak Buta Warna
Sebagian besar jurusan desain grafis mensyaratkan calon mahasiswa nggak mengalami buta warna. Kenapa? Karena akan sering bekerja dengan kombinasi warna, visual, dan elemen desain selama kuliah.
Kemampuan membedakan warna sangat penting untuk menghasilkan desain yang tepat dan nyaman dilihat. Biasanya, tes kesehatan atau surat keterangan dokter jadi lampiran dari proses seleksi.
2. Portofolio Karya
Beberapa kampus, terutama jalur seleksi tertentu, meminta calon mahasiswa mengumpulkan portofolio karya. Portofolio ini bisa berupa gambar manual, ilustrasi digital, desain poster, atau hasil karya kreatif lainnya.
Tujuannya untuk melihat kemampuan dasar, kreativitas, dan cara calon mahasiswa menuangkan ide visual. Portofolio nggak harus sempurna, kok karena kampus juga menilai potensi berkembangnya.
Kemampuan Dasar & Kesiapan

Sumber: Magnific
Walaupun semua skill akan dipelajari selama kuliah, ada beberapa kemampuan dasar yang sebaiknya mulai dilatih sejak sekarang. Apa saja kemampuan-kemampuan tersebut?
1. Minat Menggambar
Masuk jurusan desain grafis nggak berarti kamu harus langsung jago menggambar. Namun, memiliki minat terhadap dunia visual dan ilustrasi akan sangat membantu selama proses kuliah.
Di semester awal, biasanya mahasiswa akan belajar dasar menggambar manual dan komposisi visual. Karena itu, rasa tertarik untuk terus belajar menjadi modal yang lebih penting dibanding skill yang sudah sempurna.
2. Kreativitas & Imajinasi
Sudah pasti kamu dituntut mampu mengembangkan ide menjadi visual yang menarik dan komunikatif. Kreativitas dibutuhkan untuk menciptakan desain yang unik dan nggak monoton.
Selain itu, kemampuan berimajinasi juga bakal bantu kamu menemukan solusi visual untuk berbagai kebutuhan desain. Skill ini biasanya akan terus diasah lewat proyek dan tugas selama kuliah.
3. Melek Teknologi
Desain grafis sangat dekat dengan penggunaan komputer dan software digital. Karena itu, sebaiknya kamu mulai terbiasa menggunakan perangkat teknologi untuk kebutuhan kreatif.
Nggak harus langsung menguasai software profesional, tetapi paham aja dulu dasar penggunaan komputer. Nantinya, mahasiswa akan belajar berbagai aplikasi desain seperti Photoshop, Illustrator, hingga Figma.
Cek juga:
- 20 Universitas yang Ada Jurusan Multimedia di Indonesia
- 15 Universitas yang Ada Jurusan Televisi dan Film
Tips Persiapkan Diri Masuk Jurusan Desain Grafis
Sebelum mendaftar jurusan desain grafis, ada baiknya kamu mulai mempersiapkan diri dari sekarang. Persiapan yang matang bisa membantu kamu lebih percaya diri saat proses seleksi maupun ketika kuliah nanti.
Ini ada beberapa tips yang bisa kamu siapkan:
- Mulai latihan desain secara rutin: Cobalah membuat poster, ilustrasi, atau konten visual sederhana untuk melatih kreativitas dan kemampuan visual secara konsisten.
- Pelajari software desain dasar: Kamu bisa mulai mengenal aplikasi seperti Canva, Photoshop, atau Illustrator agar lebih familiar dengan dunia desain digital.
- Kumpulkan hasil karya terbaik: Simpan karya yang pernah dibuat untuk dijadikan portofolio saat dibutuhkan dalam proses seleksi masuk kuliah.
- Perbanyak referensi desain: Melihat karya desainer lain bisa membantu memperluas wawasan visual dan memahami tren desain yang sedang berkembang.
- Cari tahu kurikulum kampus incaran: Setiap kampus punya fokus pembelajaran yang berbeda, jadi penting untuk memilih yang sesuai dengan minat dan tujuan kariermu.
FAQ
1. Apakah masuk jurusan desain grafis harus bisa menggambar?
Nggak harus mahir, tetapi punya minat menggambar akan sangat membantu selama kuliah. Banyak kampus juga mengajarkan dasar-dasar visual dan desain dari awal, jadi pemula tetap bisa belajar berkembang.
2. Apakah jurusan IPS bisa masuk desain grafis?
Bisa. Jurusan desain grafis umumnya terbuka untuk lulusan IPA, IPS, maupun SMK dari berbagai jurusan selama memenuhi syarat pendaftaran kampus.
3. Apakah harus sudah menguasai software desain sebelum kuliah?
Nggak wajib. Kampus biasanya akan mengajarkan penggunaan software desain selama perkuliahan. Namun, belajar dasar-dasarnya sejak awal bisa menjadi nilai tambah.
Mau Kuliah di Kampus dengan Fasilitas Lengkap? Kuliah di Cakrawala University Aja!
Buat kamu yang tertarik meniti karier di dunia desain grafis, kuliah di Jurusan DKV Cakrawala University bisa jadi langkah pertama buat mewujudkan cita-cita itu. Di sini, kamu nggak cuma belajar teori, tapi juga langsung praktik bikin karya sejak awal kuliah.
Berikut beberapa keunggulan yang bikin kuliah di Cakrawala University beda dari kampus lain:
- Program Penyaluran Kerja: Kampus terhubung dengan 1000+ mitra industri di berbagai bidang.
- Magang Sejak Semester Pertama: Mahasiswa bisa langsung dapat pengalaman kerja di dunia nyata.
- Kurikulum Berbasis Industri: Semua materi kuliah disusun bareng praktisi supaya relevan dengan kebutuhan dunia kerja.
- Dosen Praktisi: Belajar langsung dari profesional yang aktif di dunia industri.
Kalau kamu ingin kuliah di jurusan yang seru, kreatif, dan bisa bikin kamu siap kerja, Cakrawala University adalah tempat yang tepat buat memulainya.
Yuk, tanya-tanya gratis untuk tahu lebih banyak tentang jurusan, kurikulum, dan peluang kariernya di industri kreatif bersama Cakrawala University!