10 Prospek Kerja Jurusan Komputerisasi Akuntansi & Gajinya

School of Economics and Business
Tayang 09 January 2026
Diperbarui 09 January 2026
Waktu Baca 8 minutes

Sudah Direview Oleh Dwi Winarno, S.E., M.B.A., CIFM

Ditulis oleh

Rahmawati

Jurusan Komputerisasi Akuntansi merupakan program studi yang menggabungkan akuntansi dan teknologi informasi untuk mengelola data keuangan secara otomatis. Banyak yang penasaran, lulusan jurusan ini nantinya bisa kerja apa sih dan peluangnya seperti apa.

 

Nah, kalau kamu mau tahu daftar prospek kerja Jurusan Komputerisasi Akuntansi, skill yang dibutuhkan, dan sertifikasi pendukung yang bikin kamu lebih siap menghadapi dunia kerja, baca terus artikel ini sampai selesai ya!

 

Key Takeaways

 

  • Lulusan Jurusan Komputerisasi Akuntansi punya banyak pilihan karier, mulai dari Akuntan, Auditor, Staf Perpajakan, System Analyst, hingga Technopreneur.
  • Untuk siap bersaing di dunia kerja, lulusan perlu menguasai software akuntansi, analisis data, SIA, ketelitian, manajemen waktu, komunikasi, dan adaptasi teknologi.
  • Universitas Cakrawala punya Program Studi Akuntansi dengan dosen praktisi, magang sejak semester pertama, kurikulum berbasis industri, dan koneksi ke 1.000+ perusahaan mitra untuk mendukung lulusan siap kerja di bidang akuntansi digital.

 

10 Prospek Kerja Jurusan Komputerisasi Akuntansi

 

Lulusan Jurusan Komputerisasi Akuntansi punya banyak pilihan karier yang bisa dipilih, tergantung minat dan skill masing-masing. Mulai dari bidang operasional dan teknis akuntansi, sistem dan teknologi informasi, hingga analisis dan pengawasan.

 

Supaya kamu punya gambaran lebih jelas, berikut 10 prospek kerja Jurusan Komputerisasi Akuntansi yang bisa jadi referensi kamu:

 

1. Staf Akuntansi / Akuntan

 

Prospek kerja Jurusan Komputerisasi Akuntansi yang paling umum adalah menjadi Staf Akuntansi atau Akuntan. Di sini, kamu fokus bantu mengurus masalah hutang piutang perusahaan, tata buku, sampai mencatat setiap transaksi perusahaan biar lebih rapi.

 

Profesi ini dibutuhkan hampir di semua jenis perusahaan lho, mulai dari retail seperti Indomaret dan Alfamart, manufaktur seperti Kalbe Farma, sampai grup besar seperti Sinarmas Group.

 

Rata-rata gaji untuk Akuntan di Indonesia berkisar Rp 4,7 juta sampai Rp 7,5 juta per bulan, tergantung pengalaman dan skala perusahaan.

 

Berikut tugas-tugas utama yang biasanya dilakukan seorang Staf Akuntansi:

 

  • Membuat pembukuan digital dan mencatat transaksi harian perusahaan.
  • Mengelola utang-piutang dan memastikan rekonsiliasi otomatis tercatat dengan benar.
  • Menyiapkan laporan keuangan sederhana untuk manajemen.
  • Memeriksa dan menyesuaikan data transaksi menggunakan software akuntansi seperti QuickBooks atau Zoho Books.
  • Menghitung dan memonitor bunga atau biaya terkait transaksi keuangan.

 

2. Staf Keuangan / Financial Clerk

 

Prospek kerja berikutnya adalah menjadi staf keuangan atau financial clerk. Pekerjaan ini juga cocok banget buat kamu yang senang mengatur arus uang dan memastikan catatan keuangan perusahaan selalu rapi.

 

Peran ini juga dibutuhkan di hampir semua perusahaan, mulai dari FMCG seperti Farma dan Mayora, retail seperti Alfamart, hingga perusahaan teknologi seperti Traveloka dan logistik Sinotrans.

 

Gaji untuk posisi ini pun cukup menjanjikan, rata-rata Rp 5,4 juta sampai Rp 7,5 juta per bulan, tergantung pengalaman dan ukuran perusahaan.

 

Nah, beberapa tugas utama yang biasanya dijalankan Staf Keuangan antara lain:

 

  • Mengelola pencatatan dan dokumentasi transaksi keuangan harian perusahaan.
  • Menyusun laporan keuangan sederhana dan melakukan rekonsiliasi bank.
  • Mengatur pengelolaan kas serta memastikan pembayaran tepat waktu.
  • Membuat anggaran dasar dan mendukung audit internal perusahaan.
  • Memastikan kepatuhan administrasi dan pajak sesuai regulasi perusahaan.

 

3. Auditor (Internal/Junior)

 

Buat yang suka ngecek detail dan memastikan semua laporan, data, hingga kebijakan keuangan di perusahaan berjalan sesuai aturan, menjadi Auditor Internal atau Junior bisa jadi pilihan menarik.

 

Jangan salah, auditor sangat dibutuhkan di perusahaan besar atau publik lho, misalnya Bank Rakyat Indonesia (BRI)Bank Negara Indonesia (BNI)Djarum, hingga kantor akuntansi publik seperti EYPwCDeloitte, dan KPMG.

 

Gaji Auditor di Indonesia biasanya berkisar Rp 4,5 juta sampai Rp 6,2 juta per bulan, tergantung pengalaman dan perusahaan tempat bekerja.

 

Berikut tugas-tugas utama yang biasanya dijalankan Auditor Internal:

 

  • Mengawasi dan memverifikasi integritas data keuangan digital untuk mencegah kesalahan atau kecurangan (fraud).
  • Memeriksa transaksi digital agar tercatat dengan transparan dan akurat.
  • Menyusun laporan audit internal untuk manajemen.
  • Memberikan rekomendasi perbaikan sistem atau prosedur keuangan.
  • Memastikan kepatuhan perusahaan terhadap regulasi dan standar akuntansi.

 

4. Staf Perpajakan

 

Lulusan Komputerisasi Akuntansi sangat bisa menjadi Staf Perpajakan. Apalagi, mereka sudah terbiasa mengelola data keuangan dan sistem komputer, jadi urusan pajak perusahaan bisa lebih mudah.

 

Peran ini dibutuhkan di banyak jenis perusahaan, mulai dari multinasional, manufaktur, agribisnis, hingga konsultan pajak, misalnya PT. Nusantara Building Industries, PT. Saraswanti Indo GenetechANJ Group, dan konsultan seperti KY Tax Consultant.

 

Gaji rata-rata Staf Perpajakan di Indonesia berkisar Rp 4,6 juta sampai Rp 7,9 juta per bulan, tergantung pengalaman dan perusahaan.

 

Beberapa tugas utama Staf Perpajakan antara lain:

 

  • Mengelola kewajiban perpajakan perusahaan menggunakan alat pelaporan elektronik (e-filing).
  • Menyusun laporan pajak bulanan, triwulanan, dan tahunan.
  • Memastikan semua dokumen perpajakan sesuai aturan dan tenggat waktu.
  • Memberikan saran terkait pajak kepada manajemen atau klien.
  • Menyimpan dan mengarsipkan bukti transaksi untuk audit pajak di masa depan.

 

5. System Analyst (Accounting Software)

 

Nah, kalau kamu tertarik merancang perangkat lunak akuntansi yang efisien untuk perusahaan, System Analyst (Accounting Software) bisa jadi pilihan yang patut dipertimbangkan.

 

Perusahaan yang membutuhkan posisi ini biasanya perusahaan yang punya kebutuhan kompleks akan pengelolaan keuangan digital, misalnya manufaktur seperti Alpen Food Industry, logistik Trawlbens, atau perusahaan IT seperti Astra Graphia Information Technology (AGIT).

 

Gaji untuk posisi System Analyst di Indonesia biasanya Rp 6,5 juta sampai Rp 9,5 juta per bulan, tergantung pengalaman dan kompleksitas proyek.

 

Berikut tugas-tugas utama yang biasanya dijalankan System Analyst:

 

  • Menganalisis kebutuhan perusahaan dan merancang sistem akuntansi digital yang efisien.
  • Membuat desain perangkat lunak akuntansi yang sesuai dengan prosedur perusahaan.
  • Melakukan pengujian sistem untuk memastikan semua fungsi berjalan lancar.
  • Memberikan rekomendasi perbaikan software atau workflow keuangan.
  • Membantu tim akuntansi dalam memahami dan menggunakan sistem baru secara efektif.

 


 

Cek juga:

 

 


 

6. Implementer Sistem Informasi Akuntansi

 

Prospek Kerja Jurusan Komputerisasi Akuntansi

Sumber: Freepik

 

Implementer sistem informasi akuntansi adalah orang yang bantu perusahaan menginstal, mengatur, dan memastikan software akuntansi berjalan dengan baik. Profesi ini cocok banget buat lulusan Komputerisasi Akuntansi yang ingin menggabungkan akuntansi dan IT.

 

Peran ini dibutuhkan di berbagai perusahaan, terutama yang menggunakan software kompleks seperti SAP (S4 HANA), Oracle NetSuite, atau Microsoft Dynamics 365, dan membutuhkan bantuan untuk transisi sistem akuntansi digital.

 

Gaji untuk Implementer SIA di Indonesia biasanya Rp 6 juta sampai Rp 9 juta per bulan, tergantung pengalaman dan perusahaan.

 

Beberapa tugas utama Implementer Sistem Informasi Akuntansi antara lain:

 

  • Merancang, menginstal, dan mengimplementasikan sistem SIA perusahaan.
  • Membantu akuntan dan staf keuangan agar mahir menggunakan software baru.
  • Memastikan data keuangan dapat dikumpulkan, diproses, dan disajikan dengan benar.
  • Melakukan troubleshooting saat ada masalah sistem atau error software.
  • Memberikan pelatihan dan dokumentasi penggunaan sistem untuk pengguna internal. 

 

7. Data Consultant & Analyst

 

Jurusan Komputerisasi Akuntansi bisa kerja apa lagi, sih?” Kamu bisa jadi Data Consultant & Analyst yang mengubah data keuangan mentah jadi insight strategis untuk perusahaan.

 

Perusahaan yang membutuhkan peran ini sangat beragam lho, mulai dari perusahaan teknologi seperti GoogleMicrosoftTokopediaGojekTraveloka, perbankan CIMB NiagaAmar Bank, konsultan DeloitteNTT DATA, sampai manufaktur/tambang Merdeka Copper Gold.

 

Di Indonesia sendiri, rata-rata gaji Data Consultant & Analyst cukup tinggi, sekitar Rp 7,6 juta sampai Rp 15 juta per bulan, tergantung pengalaman dan skala perusahaan.

 

Beberapa tugas utama Data Consultant & Analyst antara lain:

 

  • Mengolah data keuangan mentah menjadi laporan atau dashboard visual menggunakan alat seperti Power BI atau Tableau.
  • Menganalisis tren dan pola transaksi untuk memberi insight bisnis.
  • Memberikan rekomendasi strategi keuangan berdasarkan data.
  • Memastikan data keuangan akurat dan konsisten untuk keperluan manajemen.
  • Membuat dokumentasi analisis dan menyajikan laporan ke manajemen atau klien.

 

8. Programmer Akuntansi

 

Karena beberapa kampus menawarkan Jurusan Komputerisasi Akuntansi di bawah Fakultas Teknologi Informasi, lulusannya kadang juga bisa jadi Programmer Akuntansi yang mengembangkan software untuk keuangan perusahaan.

 

Perusahaan yang membutuhkan posisi ini biasanya adalah pengembang software akuntansi, seperti Mekari JurnalHashmicro, atau ZOHO.

 

Gaji Programmer Akuntansi di Indonesia berkisar Rp 5,3 juta sampai Rp 11,3 juta per bulan, tergantung pengalaman dan kompleksitas sistem yang dikembangkan.

 

Berikut tugas-tugas utama yang biasanya dijalankan Programmer Akuntansi:

 

  • Mengembangkan aplikasi keuangan dan sistem akuntansi digital.
  • Mengintegrasikan sistem akuntansi dengan infrastruktur IT perusahaan.
  • Menulis dan menguji kode agar software berjalan sesuai kebutuhan pengguna.
  • Memperbaiki bug atau masalah teknis dalam aplikasi akuntansi.
  • Memberikan dukungan teknis dan dokumentasi untuk pengguna internal atau klien.

 

9. Konsultan Akuntansi

 

Lulusan Komputerisasi Akuntansi juga sangat bisa menjadi Konsultan Akuntansi karena keahlian ganda yang dimiliki: paham akuntansi dan mahir menggunakan sistem digital. 

 

Profesi ini bisa bekerja di konsultan keuangan, perusahaan startup, atau membantu UMKM, misalnya di DeloittePwCEY, atau kantor konsultan lokal.

 

Gaji rata-rata Konsultan Akuntansi di Indonesia berkisar Rp 4,8 juta sampai Rp 12,2 juta per bulan, bahkan bisa lebih tergantung pengalaman dan klien.

 

Berikut beberapa tugas utama Konsultan Akuntansi:

 

  • Memberikan saran dan solusi akuntansi berbasis digital kepada perusahaan atau UMKM.
  • Mengoptimalkan sistem keuangan dan prosedur akuntansi klien.
  • Membantu implementasi software akuntansi dan pelatihan pengguna.
  • Menganalisis laporan keuangan untuk menemukan peluang efisiensi.
  • Menyusun dokumentasi dan rekomendasi strategi keuangan klien.

 

10. Technopreneur

 

Terakhir, kamu bisa jadi Technopreneur, menggabungkan keahlian akuntansi dan teknologi informasi untuk menciptakan solusi digital bagi bisnis.

 

Peran ini memungkinkan kamu membangun startup software akuntansi, layanan konsultan IT, atau aplikasi sistem keuangan untuk perusahaan.

 

Perusahaan sendiri bisa kamu buat sendiri sebagai founder atau bergabung dengan startup inovatif. Nah, soal penghasilan, gajinya bisa sangat fleksibel tergantung kesuksesan bisnis, mulai dari Rp 5 juta hingga bisa jauh lebih tinggi jika bisnis berkembang pesat.

 

Beberapa tugas utama Technopreneur antara lain:

 

  • Mengembangkan produk atau layanan digital berbasis akuntansi dan sistem keuangan.
  • Menyusun model bisnis dan strategi pemasaran untuk solusi digital.
  • Mengelola operasional startup dan tim teknologi/akuntansi.
  • Memastikan keamanan dan akurasi data keuangan pada platform digital.
  • Memberikan inovasi solusi digital untuk mempermudah manajemen keuangan perusahaan atau klien. 

 

Skill yang Dibutuhkan Lulusan Jurusan Komputerisasi Akuntansi

 

Prospek Kerja Jurusan Komputerisasi Akuntansi

Sumber: Freepik

 

Sebagai lulusan Jurusan Komputerisasi Akuntansi, kamu tidak hanya dituntut paham akuntansi dan pencatatan keuangan, tetapi juga mampu mengoperasikan sistem digital, software akuntansi, dan pengolahan data keuangan berbasis teknologi.

 

Agar lebih siap bersaing di dunia kerja, berikut skill yang dibutuhkan lulusan Komputerisasi Akuntansi:

 

Hard Skills (Keterampilan Teknis)

 

  • Dasar Akuntansi & Pelaporan Keuangan: Menguasai pencatatan transaksi, jurnal, buku besar, dan penyusunan laporan keuangan digital.
  • Software Akuntansi & ERP: Mampu menggunakan MyOB, Accurate, SAP, Oracle, dan sistem ERP untuk otomasi keuangan perusahaan.
  • Sistem Informasi Akuntansi (SIA): Memahami alur kerja sistem akuntansi digital, database (RDBMS), dan integrasi data keuangan.
  • Analisis Data Keuangan: Mengolah dan membaca data menggunakan Excel, Power BI, atau Tableau untuk mendukung pengambilan keputusan.
  • Pemrograman Dasar: Mampu memahami logika pemrograman sederhana untuk kebutuhan aplikasi akuntansi.
  • Logika & Algoritma: Mendukung pemahaman proses kerja sistem agar lebih efisien dan minim kesalahan input data.

 

Soft Skills (Keterampilan Non-Teknis)

 

  • Kemampuan Analisis & Problem Solving: Menarik insight dari data keuangan untuk membantu proses bisnis perusahaan.
  • Ketelitian & Attention to Detail: Memastikan setiap angka, laporan, dan transaksi tercatat dengan akurat.
  • Manajemen Waktu & Deadline: Terbiasa bekerja dengan ritme pelaporan keuangan yang ketat namun tetap rapi.
  • Komunikasi & Kolaborasi Tim: Mampu bekerja sama dengan akuntan, tim IT, auditor, dan manajemen.
  • Adaptif: Siap mengikuti perkembangan software akuntansi dan sistem digital di industri.
  • Etika Profesional & Tanggung Jawab Data: Menjaga kerahasiaan dan keamanan informasi keuangan perusahaan.

 


 

Cek juga:

 

 


 

Sertifikasi Profesional untuk Lulusan Jurusan Komputerisasi Akuntansi

 

Lulusan Komputerisasi Akuntansi tidak hanya perlu menguasai akuntansi, teknologi, dan pengolahan data keuangan, tetapi juga perlu membekali diri dengan sertifikasi profesional agar lebih kompetitif di pasar kerja.

 

Berikut beberapa sertifikasi yang relevan untuk dipertimbangkan:

 

  • Sertifikasi Profesi BNSP – Skema Komputer Akuntansi / Akuntansi & Pelaporan: Membuktikan kompetensi di bidang pengolahan data keuangan berbasis software akuntansi dan pelaporan sesuai standar nasional.
  • Sertifikasi Sistem Informasi Akuntansi: Menguatkan kemampuan integrasi proses akuntansi dengan teknologi informasi, termasuk kontrol data, otomasi transaksi, dan pengelolaan database keuangan.
  • Chartered Accountant (CA) Indonesia – IAI: Mengukuhkan kompetensi akuntansi profesional berbasis standar internasional, relevan untuk karier di akuntansi korporat dan keuangan.
  • Certified Public Accountant (CPA) Indonesia – IAPI: Difokuskan pada jasa audit, assurance, dan pemeriksaan laporan keuangan untuk kebutuhan akuntan publik dan auditor profesional.
  • Certified Professional Management Accountant (CPMA): Menguatkan keahlian akuntansi manajerial, penganggaran, cost control, dan pengambilan keputusan berbasis data keuangan.
  • Bersertifikat Konsultan Pajak (BKP): Menunjukkan kompetensi perpajakan mulai dari administrasi pajak, kepatuhan pajak, hingga perencanaan dan konsultasi pajak.
  • Intuit Certified Bookkeeping Professional: Mengonfirmasi keahlian bookkeeping digital, pencatatan transaksi, dan rekonsiliasi keuangan berbasis software akuntansi internasional.
  • ACCA (Association of Chartered Certified Accountants): Memberikan pengakuan global di bidang akuntansi, audit, pelaporan keuangan, dan corporate finance pada level fundamental hingga profesional.
  • ICAEW (Institute of Chartered Accountants in England and Wales): Relevan untuk pengembangan karier akuntansi internasional dengan fokus pada audit, akuntansi keuangan, dan assurance.

 

FAQ

1. Perbedaan Jurusan Akuntansi dan Komputerisasi Akuntansi?

 

Jurusan Akuntansi lebih berfokus pada konsep akuntansi, audit, perpajakan, dan pelaporan keuangan secara teoritis maupun praktis.

 

Sementara itu, Komputerisasi Akuntansi mempelajari akuntansi yang dipadukan dengan teknologi, seperti pengolahan data keuangan menggunakan software akuntansi, sistem informasi akuntansi, database, dan otomasi laporan keuangan.

 

2. Apa Saja Program Komputerisasi Akuntansi yang Digunakan di Dunia Kerja?

 

Di dunia kerja, lulusan Komputerisasi Akuntansi umumnya menggunakan software seperti Accurate, MYOB, SAP, Oracle, Jurnal, hingga QuickBooks untuk pencatatan transaksi, penyusunan laporan keuangan, payroll, stok barang, dan rekonsiliasi data keuangan secara digital.

 

3. Apakah S1 Komputerisasi Akuntansi Susah Cari Kerja?

 

Peluang kerja lulusan S1 Komputerisasi Akuntansi justru tergolong terbuka karena banyak perusahaan membutuhkan tenaga yang paham akuntansi sekaligus teknologi. Lulusan ini dapat bekerja di bidang keuangan, accounting, audit, sistem informasi akuntansi, hingga data keuangan — dan peluangnya akan semakin besar jika didukung sertifikasi dan pengalaman magang.

 

Saatnya Persiapkan Karier di Bidang Akuntansi Lebih Cepat di Cakrawala University!

 

Nah, itu tadi rangkuman lengkap seputar prospek kerja Jurusan Komputerisasi Akuntansi, mulai dari peluang karier, kisaran gaji, keterampilan yang dibutuhkan, hingga sertifikasi pendukung yang bisa meningkatkan daya saing lulusan di dunia kerja.

 

Kalau kamu ingin belajar akuntansi sekaligus menguasai teknologi pengolahan data dan sistem informasi keuangan modern, Program Studi Akuntansi Universitas Cakrawala siap jadi tempatmu bertumbuh.

 

Banner-Akuntansi

 

Di sini, Komputerisasi Akuntansi dipelajari secara terintegrasi melalui kurikulum yang memadukan akuntansi, teknologi informasi, dan sistem informasi akuntansi berbasis industri.

 

Berikut beberapa hal yang membuat kuliah di Universitas Cakrawala semakin unggul:

 

  • Fasilitasi Penyaluran Kerja: Terhubung dengan 1.000+ perusahaan, startup, lembaga keuangan, dan industri modern untuk memperluas peluang karier lulusan.
  • Kampus Siap Kerja: Kurikulum dan praktik lapangan dirancang agar mahasiswa terbiasa dengan proses akuntansi digital dan kebutuhan industri saat ini.
  • Magang Sejak Semester Pertama: Mahasiswa dapat pengalaman praktik menggunakan software akuntansi profesional serta terjun langsung ke lingkungan kerja.
  • Kurikulum Berbasis Industri: Materi disusun bersama praktisi akuntansi dan IT, sehingga tetap relevan dengan perkembangan sistem keuangan digital.
  • Dosen Praktisi: Belajar langsung dari profesional di bidang akuntansi digital, audit sistem informasi, hingga implementasi software keuangan perusahaan.

 

Jadi, kalau kamu ingin mempersiapkan karier di bidang akuntansi modern sejak bangku kuliah, yuk konsultasi gratis atau langsung daftar ke Program Studi Komputerisasi Akuntansi Universitas Cakrawala.

 

Saatnya wujudkan cita-cita dan jadi lulusan akuntansi digital yang siap bersaing di dunia kerja!

 

Referensi

  1. Accountant Salary in Indonesia (December, 2025) [Buka]
  2. Salary: Financial Staff in Indonesia 2025 [Buka]
  3. Auditor Salary in Indonesia (December, 2025) [Buka]
  4. Salary: Tax Staff in Jakarta, Indonesia 2025 [Buka]
  5. Systems Analyst Salary in Indonesia (December, 2025) [Buka]
  6. Data Analyst Jakarta, Indonesia - Average Pay 2025 [Buka]
  7. Programmer Jakarta, Indonesia - Average Pay 2025 [Buka]
  8. Salary: Accounting Consultant in Indonesia 2025 [Buka]
Banner Picture

Kategori:

School of Economics and Business

Cakrawala

Share

Penulis

Rahmawati

Rahmawati adalah SEO Content Writer dengan satu tahun pengalaman dalam menulis konten. Dari pengalamannya, Ia senang menciptakan artikel yang informatif untuk audiens di berbagai industri, mulai dari edukasi, media, finansial, hingga otomotif.

Reviewer Expert

Dwi Winarno, S.E., M.B.A., CIFM

Dwi Winarno, S.E., M.B.A., CIFM adalah Kepala Program Studi Finance di Universitas Cakrawala, dengan pengalaman sebagai praktisi penasihat investasi di pasar modal sejak tahun 2017. Beliau menyelesaikan gelar Magister Manajemen (MBA) di Institut Teknologi Bandung (ITB) dan saat ini sedang menempuh studi doktoral (Ph.D.) di Institut Pertanian Bogor (IPB) dengan fokus pada bidang finance. Dwi Winarno juga telah meraih berbagai prestasi di dunia pasar modal, di antaranya sebagai juara Indosat Stock Trading Competition 2017 dan CIMB ASEAN Stock Challenge 2016.

Logo Cakrawala Black

Jl. Kemang Timur No.1, RT.14/RW.8, Pejaten Bar., Ps. Minggu, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12510

© 2023 Cakrawala University. All Rights Reserved.