17 Pilihan Profesi di Bidang DKV, Digital sampai Industri Kreatif!

School of Communication and Design
Tayang 27 January 2026
Diperbarui 27 January 2026
Waktu Baca 8 minutes

Sudah Direview Oleh Expert

Ditulis oleh

Hasna Latifatunnisa

Banyak yang masih mikir jurusan DKV itu cuma soal gambar atau bikin poster. Padahal, di dunia kerja, profesi di bidang DKV jauh lebih luas dari itu.

Nah, kalau kamu penasaran anak DKV sebenarnya bisa kerja apa aja, di sini kita bakal bahas lengkap profesinya dan ngapain aja di dunia kerja!

 

Key Takeaways

 

  • Lulusan DKV bisa bekerja di banyak bidang, mulai dari digital dan teknologi, industri kreatif, media sosial, sampai produk dan ritel, dengan tugas yang berbeda-beda.
  • Kebutuhan profesi DKV di Indonesia terus meningkat. Seiring berkembangnya bisnis digital dan brand lokal, visual jadi elemen penting untuk branding, promosi, dan komunikasi, sehingga profesi DKV makin dibutuhkan.
  • Pembelajaran DKV berbasis industri membuat lulusan lebih siap kerja. Kurikulum praktik, pengalaman kerja sejak kuliah, dan koneksi industri yang luas seperti di Universitas Cakrawala membantu mahasiswa DKV lebih siap masuk dunia kerja.

 

Profesi Bidang DKV Berbasis Digital & Teknologi

Di era sekarang, dunia digital hampir nggak bisa dipisahkan dari desain. Mulai dari aplikasi, website, sampai konten media sosial, semuanya butuh tampilan visual yang enak dilihat dan gampang dipakai.

Makanya, berbagai profesi DKV berikut ini jadi salah satu yang paling sering ditemui di dunia kerja:

 

1. UI/UX Designer

UI/UX Designer itu bukan cuma mikirin tampilan yang keren, tapi juga mikirin pengalaman orang saat pakai aplikasi atau website.

Jadi, tugasnya memastikan pengguna nggak bingung, nggak ribet, dan betah pakai produk digital tersebut. Profesi ini butuh logika, empati ke pengguna, dan kemampuan desain sekaligus.

Di Jurusan DKV Universitas Cakrawala, mahasiswa akan mempelajari dasar-dasar desain antarmuka dan pengalaman pengguna, termasuk bagaimana merancang tampilan digital yang fungsional, bukan sekadar estetik. Proses belajarnya diarahkan ke praktik, mulai dari memahami kebutuhan pengguna sampai membuat simulasi desain.

Dalam kesehariannya, UI/UX Designer biasanya sering diskusi sama tim produk dan developer.

 

  • Menyusun alur penggunaan aplikasi atau website
  • Membuat wireframe sebagai gambaran awal desain
  • Membuat prototype untuk simulasi tampilan
  • Mengatur posisi tombol, menu, dan navigasi
  • Menyesuaikan desain dengan kebiasaan pengguna

 

2. Web Designer

Web Designer fokus ke tampilan website. Tujuannya supaya website kelihatan rapi, menarik, dan gampang dibaca. Soalnya, website sering jadi tempat pertama orang kenal sebuah brand. Kalau tampilannya berantakan, orang bisa langsung keluar sebelum baca isinya.

Di perkuliahan DKV Universitas Cakrawala, mahasiswa dibekali kemampuan desain web secara visual, seperti layout, komposisi, warna, dan tipografi. Fokusnya bukan ke coding berat, tapi ke bagaimana sebuah website bisa tampil profesional dan sesuai identitas brand.

Web Designer biasanya fokus ke visual dan layout, bukan ke coding yang berat.

 

  • Mendesain tampilan halaman website
  • Menentukan warna dan jenis font
  • Mengatur layout supaya enak dilihat
  • Menyesuaikan desain untuk laptop dan HP
  • Menjaga tampilan website tetap konsisten dengan brand

 

3. Motion Graphic Designer

Motion Graphic Designer adalah orang di balik desain yang bisa bergerak. Animasi teks, ilustrasi yang hidup, sampai video singkat buat iklan digital biasanya dikerjakan oleh profesi ini. Konten bergerak dianggap lebih menarik, jadi peran motion graphic makin sering dipakai.

Di DKV Universitas Cakrawala, mahasiswa akan mempelajari dasar animasi, visual storytelling, dan pengolahan desain menjadi konten bergerak. Jadi bukan cuma bikin animasi, tapi juga memahami pesan apa yang ingin disampaikan lewat visual.

Kerjanya gabungan antara desain, animasi, dan kreativitas.

 

  • Membuat animasi teks dan elemen visual
  • Mengubah desain statis jadi animasi
  • Membuat konten animasi untuk iklan
  • Menyusun opening dan closing video
  • Menyesuaikan animasi dengan konsep brand

 

4. Graphic Designer Digital

Graphic Designer Digital fokus ke desain yang muncul di layar, bukan di kertas. Biasanya hasil kerjanya kamu lihat di Instagram, website, banner iklan online, atau aplikasi. Desainnya harus cepat menarik perhatian karena audiens digital biasanya scroll cepat.

Di perkuliahan DKV Universitas Cakrawala, mahasiswa dilatih membuat konten visual digital yang relevan dengan target audiens, sekaligus memahami branding dan kebutuhan pemasaran digital.

Profesi ini sering kerja bareng tim marketing dan konten.

 

  • Mendesain konten visual untuk media sosial
  • Membuat banner dan materi iklan digital
  • Menyesuaikan desain dengan target audiens online
  • Mengoptimalkan visual agar eye-catching
  • Menjaga tampilan visual tetap konsisten

 

5. Video Editor

Video Editor adalah orang yang “merapikan” video mentah jadi video yang siap ditonton. Di era TikTok, YouTube, dan Instagram Reels, peran ini makin penting. Video Editor nggak cuma motong video, tapi juga menyusun alur supaya ceritanya nyambung dan enak ditonton.

Di DKV Universitas Cakrawala, mahasiswa mempelajari dasar editing video, visual storytelling, dan pengolahan konten audiovisual. Pembelajaran diarahkan ke kebutuhan industri konten digital yang serba cepat dan dinamis.

Biasanya kerja bareng videographer atau content creator.

 

  • Memotong dan menyusun footage video
  • Menambahkan teks, musik, dan efek
  • Menyesuaikan durasi video dengan platform
  • Mengedit video untuk konten promosi
  • Membantu menyampaikan pesan lewat visual video

 


 

Cek juga:

 

 


 

Profesi Industri Kreatif & Periklanan

 

Profesi di Bidang DKV

Sumber: Freepik

 

Kalau kamu sering lihat iklan, branding brand besar, atau kampanye kreatif di media, besar kemungkinan itu hasil kerja tim kreatif yang di dalamnya ada lulusan DKV. Profesi di industri kreatif dan periklanan ini fokus ke konsep visual, identitas brand, dan cara menyampaikan pesan lewat desain.

 

6. Graphic Designer

Graphic Designer bisa dibilang profesi paling “inti” di dunia DKV. Perannya cukup luas karena hampir semua kebutuhan visual dasar dikerjakan oleh profesi ini. Mulai dari desain promosi sampai kebutuhan branding, semuanya melibatkan graphic designer.

Di Jurusan DKV Universitas Cakrawala, mahasiswa akan mempelajari dasar desain grafis, tipografi, warna, layout, dan prinsip komunikasi visual. Semua ini jadi bekal utama untuk menangani berbagai kebutuhan desain yang sering ditemui di dunia kerja.

Di dunia kerja, Graphic Designer dituntut fleksibel karena jenis pekerjaannya bisa sangat beragam.

 

  • Mendesain poster, banner, brosur, dan materi promosi
  • Membuat konten visual untuk kebutuhan brand
  • Mengolah elemen visual seperti warna dan tipografi
  • Menyesuaikan desain dengan brief dari klien atau tim
  • Menjaga kualitas visual agar tetap konsisten

 

7. Visual Designer

Visual Designer memastikan semua elemen visual terlihat serasi dan punya ciri khas yang jelas. Banyak perusahaan modern memakai peran ini untuk menjaga tampilan brand tetap konsisten.

Di perkuliahan DKV Universitas Cakrawala, mahasiswa dilatih memahami sistem visual, konsistensi desain, dan penerapan identitas visual di berbagai media. Pembelajaran ini penting agar desain tidak berdiri sendiri, tapi saling terhubung dan punya karakter yang kuat.

Biasanya, Visual Designer bekerja lintas tim, mulai dari marketing sampai produk.

 

  • Menjaga konsistensi visual brand
  • Mengembangkan gaya visual untuk berbagai media
  • Mendesain aset visual untuk digital dan promosi
  • Menyesuaikan desain dengan karakter brand
  • Bekerja sama dengan tim kreatif dan marketing

 

8. Brand Designer

Brand Designer punya fokus yang lebih spesifik, yaitu membangun identitas visual sebuah brand. Jadi, bukan cuma bikin logo, tapi juga menentukan bagaimana brand tampil secara visual di berbagai media.

Di DKV Universitas Cakrawala, mahasiswa akan mempelajari branding, identitas visual, dan strategi komunikasi visual. Materi ini membantu mahasiswa memahami bahwa desain brand harus selaras dengan nilai, pesan, dan target audiens.

Profesi ini penting banget supaya brand mudah dikenali dan diingat.

 

  • Merancang logo dan elemen identitas visual
  • Menentukan warna dan tipografi brand
  • Membuat panduan visual brand (brand guideline)
  • Menyesuaikan desain dengan nilai dan karakter brand
  • Menjaga konsistensi visual di semua media

 

9. Art Director

Art Director biasanya berada di level yang lebih strategis. Profesi ini sering memimpin tim designer dan memastikan hasil akhirnya sesuai konsep yang sudah ditentukan.

Di perkuliahan DKV Universitas Cakrawala, mahasiswa dibekali pemahaman tentang konsep visual, creative thinking, dan manajemen proyek kreatif. Ini menjadi fondasi penting untuk naik ke peran yang lebih strategis seperti Art Director.

Biasanya, posisi ini ditemui di agensi kreatif atau perusahaan besar.

 

  • Menentukan konsep visual sebuah proyek
  • Mengarahkan tim designer dan ilustrator
  • Mengawasi kualitas hasil desain
  • Berkoordinasi dengan klien atau tim internal
  • Memastikan visual sesuai dengan tujuan kampanye

 

10. Illustrator

Illustrator fokus pada pembuatan gambar ilustrasi yang unik dan punya karakter. Ilustrasi sering dipakai untuk membuat visual jadi lebih hidup dan beda dari desain biasa. Profesi ini cocok buat yang suka menggambar dan eksplor gaya visual.

Di DKV Universitas Cakrawala, mahasiswa akan mempelajari ilustrasi manual dan digital, termasuk eksplorasi gaya visual dan penerapannya dalam berbagai media. Ilustrasi diposisikan sebagai alat komunikasi visual, bukan sekadar gambar bagus.

Hasil kerja Illustrator bisa muncul di berbagai media.

 

  • Membuat ilustrasi untuk iklan dan promosi
  • Menggambar ilustrasi untuk buku atau media digital
  • Mengembangkan karakter visual tertentu
  • Menyesuaikan gaya ilustrasi dengan kebutuhan brand
  • Mengolah ilustrasi secara manual atau digital

 

Profesi Konten & Media Sosial

Di era media sosial, konten visual jadi senjata utama buat menarik perhatian. Hampir semua brand (besar atau kecil) butuh tim yang bisa bikin konten menarik dan relevan.

Nah, di sinilah beberapa profesi ini punya peran besar:

 

11. Creative Content Creator

Creative Content Creator bertugas mengembangkan ide sekaligus mengeksekusi konten visual. Profesi ini nggak cuma soal desain, tapi juga mikirin konsep biar konten bisa relate sama audiens. Biasanya, satu orang bisa mengerjakan berbagai format konten.

Di Jurusan DKV Universitas Cakrawala, mahasiswa dilatih untuk berpikir kreatif sekaligus strategis. Pembelajaran mencakup pengembangan konsep visual, storytelling, dan produksi konten digital yang sesuai dengan karakter brand dan target audiens.

Kerjaannya cukup dinamis dan mengikuti tren.

 

  • Mengembangkan ide konten visual
  • Membuat desain, foto, atau video pendek
  • Menyesuaikan konten dengan karakter audiens
  • Mengikuti tren media sosial yang sedang naik
  • Bekerja sama dengan tim marketing atau brand

 

12. Social Media Designer

Social Media Designer fokus ke tampilan visual khusus untuk media sosial. Profesi ini memastikan feed terlihat rapi, konsisten, dan menarik saat dilihat. Karena tiap platform punya karakter sendiri, desainnya juga harus disesuaikan.

Di perkuliahan DKV Universitas Cakrawala, mahasiswa mempelajari desain konten media sosial, visual branding digital, dan adaptasi desain lintas platform. Tujuannya agar desain tidak hanya bagus secara visual, tapi juga efektif untuk kebutuhan komunikasi dan engagement.

Biasanya bekerja dekat dengan social media specialist.

 

  • Mendesain konten visual untuk Instagram, TikTok, dan platform lain
  • Menyesuaikan ukuran dan format desain
  • Menjaga tampilan feed tetap konsisten
  • Mengikuti tren visual media sosial
  • Menyesuaikan desain dengan strategi konten

 

13. Photographer

Photographer berperan penting dalam menghasilkan visual yang terlihat profesional dan berkualitas. Foto yang bagus bisa bikin brand terlihat lebih terpercaya dan menarik. Profesi ini sering dibutuhkan untuk kebutuhan produk, promosi, atau konten media sosial.

Di DKV Universitas Cakrawala, mahasiswa akan mempelajari dasar fotografi, pencahayaan, komposisi, serta pengolahan visual foto. Fotografi diposisikan sebagai bagian dari komunikasi visual, bukan sekadar teknis mengambil gambar.

Photographer bisa bekerja di studio, lapangan, atau secara freelance.

 

  • Mengambil foto produk, event, atau konten brand
  • Mengatur pencahayaan dan komposisi foto
  • Menyesuaikan gaya foto dengan konsep brand
  • Mengedit foto agar hasilnya maksimal
  • Bekerja sama dengan tim kreatif atau klien

 

14. Videographer

Videographer bertugas merekam visual video sesuai konsep yang sudah ditentukan. Profesi ini berbeda dengan video editor, karena fokusnya ada di proses pengambilan gambar. Videographer harus paham angle, gerakan kamera, dan alur visual.

Di perkuliahan DKV Universitas Cakrawala, mahasiswa dibekali dasar videografi, visual storytelling, dan teknik pengambilan gambar untuk kebutuhan konten digital dan promosi. Pembelajaran diarahkan agar mahasiswa paham bagaimana visual video bisa menyampaikan pesan secara efektif.

Sering kali bekerja bareng video editor dan content creator.

 

  • Merekam video untuk konten digital
  • Menentukan angle dan komposisi pengambilan gambar
  • Mengatur pencahayaan saat shooting
  • Mengikuti konsep visual yang sudah direncanakan
  • Bekerja sama dengan tim produksi

 

Profesi Produk & Ritel

Selain dunia digital dan media sosial, lulusan DKV juga banyak terlibat di produk fisik dan ritel.

Di bidang ini, desain punya peran penting untuk bikin produk terlihat menarik, profesional, dan mudah dikenali oleh konsumen. Inilah beberapa pilihan profesinya:

 

15. Packaging Designer

Packaging Designer fokus pada desain kemasan produk. Kemasan bukan cuma soal tampilan luar, tapi juga soal bagaimana produk terlihat di rak, mudah dikenali, dan sesuai dengan karakter brand. Desain kemasan yang tepat bisa bikin produk terlihat lebih bernilai.

Di Jurusan DKV Universitas Cakrawala, mahasiswa mempelajari desain kemasan sebagai bagian dari strategi komunikasi visual dan branding. Pembahasannya mencakup konsep visual, tipografi, warna, ilustrasi, sampai bagaimana kemasan bekerja secara fungsional dan menarik di pasar.

Profesi ini sering bekerja bareng tim produk dan marketing.

 

  • Mendesain tampilan kemasan produk
  • Menentukan warna, tipografi, dan ilustrasi kemasan
  • Menyesuaikan desain dengan karakter brand
  • Memastikan desain kemasan tetap fungsional
  • Mengembangkan konsep visual agar produk menonjol

 

16. Visual Merchandiser

Visual Merchandiser bertugas mengatur tampilan visual di toko atau ritel. Tujuannya supaya produk terlihat menarik saat dipajang dan bikin orang tertarik masuk atau membeli. Profesi ini banyak ditemui di toko fashion, retail besar, dan brand ternama.

Di perkuliahan DKV Universitas Cakrawala, mahasiswa akan mempelajari tata visual, komposisi ruang, dan penerapan identitas brand di media fisik. Pembelajaran ini membantu mahasiswa memahami bahwa desain tidak hanya untuk layar, tapi juga untuk pengalaman visual langsung di ruang nyata.

Kerjanya menggabungkan desain, tata ruang, dan strategi visual.

 

  • Mengatur tampilan produk di etalase toko
  • Menata layout visual di dalam toko
  • Menyesuaikan tampilan dengan tema promosi
  • Menjaga konsistensi visual brand di ritel
  • Membuat tampilan toko lebih menarik bagi pengunjung

 

17. Merchandise Designer

Merchandise Designer fokus pada desain produk merchandise yang biasanya dipakai sebagai media promosi atau identitas brand. Produk seperti kaos, tote bag, tumbler, atau merchandise event sering dikerjakan oleh profesi ini.

Di DKV Universitas Cakrawala, mahasiswa dibekali pemahaman tentang penerapan desain pada berbagai media produk, termasuk penyesuaian visual dengan bahan, bentuk, dan fungsi. Ini penting supaya desain merchandise tidak hanya bagus di layar, tapi juga efektif saat diproduksi dan dipakai.

Desainnya harus simpel, menarik, dan mudah dipakai.

 

  • Mendesain produk merchandise brand
  • Menentukan konsep visual yang sesuai target audiens
  • Menyesuaikan desain dengan media produk
  • Mengembangkan desain untuk event atau promosi
  • Bekerja sama dengan tim produksi merchandise

 


 

Cek juga: 

 

 


 

Kenapa Profesi di Bidang DKV Sangat Dibutuhkan di Indonesia?

 

Profesi di Bidang DKV

Sumber: Freepik

 

Di Indonesia, kebutuhan akan desain terus meningkat seiring makin banyaknya bisnis yang go digital. Sekarang, hampir semua brand butuh tampilan visual yang menarik supaya bisa bersaing dan mudah dikenali. Di sinilah profesi di bidang DKV punya peran penting dan nyata.

Beberapa alasan kenapa profesi DKV makin dibutuhkan di Indonesia, antara lain:

 

  • Bisnis perlu tampil menonjol di dunia digital: Website, media sosial, dan iklan online jadi wajah utama sebuah brand. Visual yang rapi dan profesional bikin brand terlihat lebih meyakinkan.
  • Konten visual lebih cepat menarik perhatian: Di tengah kebiasaan scroll cepat, desain dan video yang menarik bisa langsung bikin orang berhenti dan memperhatikan.
  • Media sosial jadi alat promosi utama: Banyak brand aktif di Instagram, TikTok, dan platform lain. Semua itu butuh desain yang konsisten dan sesuai karakter audiens.
  • UMKM dan brand lokal makin sadar branding: Sekarang bukan cuma produknya yang penting, tapi juga kemasan, logo, dan tampilan visual secara keseluruhan.
  • Hampir semua industri butuh desain: Mulai dari teknologi, makanan, fashion, pendidikan, sampai hiburan, semuanya memanfaatkan desain komunikasi visual.

 

Melihat kondisi tersebut, jurusan DKV Universitas Cakrawala hadir dengan kurikulum berbasis industri.

Di jurusan ini, mahasiswa belajar bukan cuma soal teknis desain, tapi juga memahami bagaimana pesan visual disampaikan, diterima, dan memberi dampak dalam berbagai konteks, mulai dari personal, publik, organisasi, hingga media massa.

Jurusan ini juga dirancang dengan konsep 3 tahun kuliah dan 1 tahun kerja praktik, sehingga mahasiswa tidak hanya belajar teori di kelas, tetapi juga punya kesempatan langsung terjun ke dunia industri untuk membangun portofolio nyata.

Proses pembelajarannya didukung oleh kurikulum berbasis industri, sistem belajar fleksibel melalui Learning Management System, serta program penyaluran kerja dengan lebih dari 1.000 perusahaan mitra, sehingga peluang kerja lulusan DKV menjadi lebih luas dan realistis.

 

FAQ 

1. Apakah semua profesi di bidang DKV harus jago gambar?

Nggak semua profesi di bidang DKV menuntut kemampuan menggambar yang jago. Di dunia kerja, banyak peran DKV yang lebih fokus ke konsep visual, penataan layout, pemilihan warna, dan penyampaian pesan, bukan menggambar manual.

Misalnya, UI/UX Designer atau Web Designer lebih banyak bekerja dengan struktur tampilan dan pengalaman pengguna.

Kemampuan menggambar memang bisa jadi nilai tambah, terutama untuk profesi seperti illustrator. Tapi untuk sebagian besar profesi DKV, yang paling penting justru kemampuan berpikir visual, memahami brief, dan mengolah ide menjadi desain yang komunikatif menggunakan tools digital.

 

2. Apakah profesi DKV itu kerjanya selalu di agensi?

Tidak selalu. Banyak orang mengira lulusan DKV pasti bekerja di agensi kreatif, padahal kenyataannya pilihan tempat kerjanya jauh lebih luas. Saat ini, hampir semua perusahaan butuh tim visual sendiri, mulai dari startup, perusahaan teknologi, media, UMKM, sampai brand besar.

Selain di agensi, profesi DKV juga bisa bekerja in-house di satu perusahaan, jadi fokus mengerjakan kebutuhan visual brand tersebut saja. Ada juga yang bekerja di media, e-commerce, bahkan institusi pendidikan dan organisasi non-profit.

 

3. Apakah profesi di bidang DKV bisa kerja freelance?

Bisa banget. Justru banyak profesi di bidang DKV yang sangat fleksibel dan cocok untuk sistem freelance. Graphic designer, illustrator, motion graphic designer, video editor, sampai photographer sering mengerjakan proyek lepas dari berbagai klien.

Kerja freelance memberi kebebasan waktu dan kesempatan mengerjakan banyak jenis proyek. Tapi di sisi lain, profesi ini menuntut portofolio yang kuat, kemampuan komunikasi dengan klien, dan manajemen waktu yang baik supaya tetap konsisten mendapatkan proyek.

 

Jangan Ragu Memilih Karier di Bidang DKV!

Dunia DKV itu luas dan nggak terbatas pada satu jenis pekerjaan saja. Mulai dari digital, periklanan, media sosial, sampai produk dan ritel, semuanya punya peran visual yang penting.

Kalau kamu tertarik berkarier di dunia kreatif dan ingin mempersiapkan diri sejak kuliah, Jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV) di Universitas Cakrawala bisa jadi pilihan yang relevan. 

 

Banner-DKV

 

Di sini, mahasiswa nggak cuma belajar konsep desain, tapi juga dibekali pengalaman praktik dan pemahaman industri yang nyata, sesuai dengan kebutuhan dunia kerja saat ini.

Beberapa keunggulan yang bisa kamu dapatkan antara lain:

 

  • Program penyaluran kerja dengan dukungan lebih dari 1.000 mitra industri dari berbagai sektor
  • Magang sejak semester pertama, sehingga pengalaman kerja dan portofolio bisa dibangun lebih awal
  • Kurikulum berbasis industri yang disusun sesuai kebutuhan dunia kerja saat ini
  • Dosen praktisi berpengalaman, sehingga pembelajaran lebih aplikatif dan relevan dengan kondisi lapangan

 

Kalau kamu sudah mulai membayangkan ingin berkarier di salah satu profesi di bidang DKV, sekarang saatnya ambil langkah nyata. Konsultasi gratis atau langsung daftar di sini, dan siapkan diri jadi mahasiswa siap kerja!

Banner Picture

Kategori:

School of Communication and Design

Cakrawala

Share

Penulis

Hasna Latifatunnisa

Hasna adalah Content Writer dengan lebih dari 4 tahun menulis konten SEO di bidang bisnis, keuangan, teknologi, dan karier. Terampil dalam merancang strategi SEO yang meningkatkan peringkat pencarian dan keterlibatan audiens, penulis ini juga ahli dalam riset kata kunci dan audit konten, memastikan informasi yang disajikan akurat dan relevan untuk pembaca.

Artikel Lainnya
Logo Cakrawala Black

Jl. Kemang Timur No.1, RT.14/RW.8, Pejaten Bar., Ps. Minggu, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12510

© 2023 Cakrawala University. All Rights Reserved.