Sekilas, Jurusan Manajemen dan Administrasi Bisnis memang terlihat serupa. Keduanya sama-sama membahas dunia bisnis, organisasi, dan cara perusahaan berjalan. Namun, jika dilihat lebih dalam, arah pembelajaran dan peran lulusannya cukup berbeda.
Langsung aja, kita simak penjelasan lengkap tentang perbedaan jurusan manajemen dan administrasi bisnis berikut!
Key Takeaways
- Jurusan Manajemen menitikberatkan pada strategi, kepemimpinan, dan pengambilan keputusan, sedangkan Administrasi Bisnis lebih fokus pada operasional, prosedur, dan tata kelola aktivitas bisnis sehari-hari.
- Manajemen cocok bagi yang ingin berperan strategis atau menjadi entrepreneur, sementara Administrasi Bisnis lebih sesuai untuk peran operasional yang menuntut keteraturan dan ketelitian.
- Jurusan Manajemen di Universitas Cakrawala dirancang berbasis industri, didukung teknologi pembelajaran modern, skema 3 tahun kuliah + 1 tahun kerja praktik, serta Program Penyaluran Kerja dengan 1.000+ perusahaan mitra.
Apa Itu Jurusan Manajemen?
Jurusan Manajemen adalah bidang studi yang mempelajari bagaimana sebuah organisasi atau perusahaan direncanakan, dijalankan, dan dikembangkan agar bisa mencapai tujuannya secara efektif.
Fokus utamanya ada pada pengambilan keputusan, kepemimpinan, dan strategi bisnis.
Di jurusan ini, mahasiswa belajar bagaimana mengelola sumber daya perusahaan, mulai dari manusia, keuangan, hingga operasional. Manajemen tidak hanya bicara soal teori bisnis, tetapi juga bagaimana mengambil keputusan yang tepat di tengah persaingan dan perubahan pasar.
Apa Itu Jurusan Administrasi Bisnis?
Jurusan Administrasi Bisnis adalah bidang studi yang fokus pada pengelolaan operasional dan administrasi dalam kegiatan bisnis sehari-hari.
Jurusan ini mempelajari bagaimana proses bisnis dijalankan secara tertib, sistematis, dan efisien agar organisasi dapat beroperasi dengan lancar.
Di Administrasi Bisnis, mahasiswa banyak belajar tentang tata kelola perusahaan, alur kerja administrasi, serta koordinasi antarbagian dalam organisasi. Pembahasannya lebih dekat dengan praktik bisnis harian, seperti pengelolaan dokumen, pelayanan pelanggan, administrasi keuangan, hingga komunikasi bisnis.
Cek juga:
- 20 Universitas Jurusan Manajemen Akreditasi A Terbaru
- 15 Universitas Swasta Jurusan Manajemen Terbaik di Jakarta
Perbedaan Jurusan Manajemen dan Administrasi Bisnis
Meskipun sama-sama mempelajari dunia bisnis dan organisasi, Jurusan Manajemen dan Administrasi Bisnis memiliki fokus pembelajaran dan pendekatan yang berbeda:
1. Perbedaan Fokus Studi dan Pendekatan
Perbedaan paling mendasar antara Manajemen dan Administrasi Bisnis terletak pada arah fokus studinya.
Jurusan Manajemen lebih menekankan pada perencanaan, strategi, dan pengambilan keputusan. Mahasiswa diajak untuk:
- Berpikir ke depan
- Menganalisis peluang dan risiko
- Menentukan arah kebijakan organisasi
Pendekatan yang digunakan cenderung strategis dan analitis, karena lulusan Manajemen dipersiapkan untuk peran pengelola dan pengambil keputusan.
Sementara itu, Administrasi Bisnis lebih fokus pada pelaksanaan dan pengelolaan operasional. Pendekatannya lebih praktis dan prosedural, dengan tujuan memastikan aktivitas bisnis berjalan tertib dan efisien. Mahasiswa Administrasi Bisnis banyak mempelajari bagaimana sistem dan prosedur kerja diterapkan dalam kegiatan sehari-hari di perusahaan.
2. Perbedaan Kurikulum dan Mata Kuliah

Sumber: Freepik
Perbedaan antara Jurusan Manajemen dan Administrasi Bisnis paling terasa dari kurikulum dan mata kuliah inti yang dipelajari selama kuliah. Dari bagian ini, biasanya calon mahasiswa mulai bisa membayangkan aktivitas belajar dan arah keahlian yang akan dikembangkan di masing-masing jurusan.
Di Jurusan Manajemen, mata kuliahnya lebih banyak berkaitan dengan pengelolaan organisasi dan pengambilan keputusan strategis, seperti:
- Manajemen Pemasaran: Mempelajari strategi pemasaran, analisis pasar, serta cara membangun dan mengembangkan merek.
- Manajemen Keuangan: Membahas pengelolaan keuangan perusahaan, analisis laporan keuangan, dan pengambilan keputusan investasi.
- Manajemen Sumber Daya Manusia: Fokus pada pengelolaan karyawan, pengembangan tim, dan peningkatan kinerja organisasi.
- Manajemen Strategis: Mempelajari cara merancang strategi jangka panjang dan menentukan arah bisnis perusahaan.
- Perilaku Organisasi: Mengkaji perilaku individu dan kelompok dalam organisasi serta pengaruhnya terhadap kinerja kerja.
Sementara itu, di Jurusan Administrasi Bisnis, mata kuliah yang dipelajari lebih berfokus pada pelaksanaan operasional dan tata kelola bisnis sehari-hari, di antaranya:
- Administrasi Perkantoran: Mempelajari pengelolaan kegiatan perkantoran agar operasional bisnis berjalan rapi dan terstruktur.
- Sistem dan Prosedur Bisnis: Membahas alur kerja, standar operasional, dan tata cara pelaksanaan aktivitas bisnis.
- Komunikasi Bisnis: Melatih keterampilan komunikasi tertulis dan lisan dalam lingkungan kerja profesional.
- Administrasi Keuangan: Fokus pada pencatatan, pengelolaan, dan pelaporan keuangan operasional perusahaan.
- Pengelolaan Arsip dan Dokumen: Mempelajari cara menyimpan dan mengelola dokumen bisnis secara sistematis dan aman.
3. Perbedaan Skill yang Dikembangkan
Perbedaan kurikulum antara Jurusan Manajemen dan Administrasi Bisnis membentuk skill lulusan yang berbeda, sesuai dengan peran yang akan dijalani di dunia kerja.
Di Jurusan Manajemen, mahasiswa lebih banyak mengembangkan skill strategis dan kepemimpinan, antara lain:
- Kemampuan analisis dan pengambilan keputusan: Terlatih menganalisis data dan situasi bisnis untuk menentukan keputusan yang berdampak jangka panjang.
- Kepemimpinan dan manajemen tim: Dibekali kemampuan memimpin, mengoordinasikan, dan memotivasi tim kerja.
- Perencanaan dan strategi bisnis: Mampu menyusun rencana dan strategi bisnis untuk menghadapi persaingan pasar.
- Problem solving tingkat manajerial: Terbiasa menyelesaikan masalah bisnis yang bersifat kompleks dan strategis.
- Kemampuan berpikir kritis dan konseptual: Dilatih untuk melihat permasalahan secara menyeluruh dan merumuskan solusi jangka panjang.
Sementara itu, Jurusan Administrasi Bisnis lebih menekankan pada skill operasional dan administratif, seperti:
- Pengelolaan administrasi dan dokumen: Terampil mengatur arsip, data, dan dokumen bisnis secara rapi dan sistematis.
- Komunikasi bisnis profesional: Mampu menyusun dan menyampaikan komunikasi bisnis secara formal dan efektif.
- Pengelolaan operasional harian: Terbiasa menjalankan dan memastikan proses bisnis sehari-hari berjalan lancar.
- Ketelitian dan manajemen waktu: Dilatih bekerja secara detail, terstruktur, dan tepat waktu.
- Koordinasi dan kerja tim: Mampu bekerja sama dengan berbagai pihak untuk mendukung kelancaran operasional.
4. Struktur Organisasi dalam Perguruan Tinggi
Selain berbeda dari sisi materi dan skill, Jurusan Manajemen dan Administrasi Bisnis juga umumnya ditempatkan di fakultas yang berbeda di perguruan tinggi. Penempatan ini mencerminkan fokus keilmuan masing-masing jurusan.
Jurusan Manajemen biasanya berada di:
- Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB)
- Fakultas Ekonomi
- School of Business / Business School
Penempatan ini menunjukkan bahwa Manajemen diposisikan sebagai jurusan yang fokus pada pengelolaan bisnis, strategi, dan pengambilan keputusan ekonomi.
Sementara itu, Jurusan Administrasi Bisnis umumnya berada di:
- Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP)
- Fakultas Ilmu Administrasi
- Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora
Hal ini mencerminkan fokus Administrasi Bisnis pada tata kelola organisasi, administrasi, dan proses operasional bisnis dari sudut pandang sosial dan kelembagaan.
Namun, perlu dicatat bahwa penamaan fakultas bisa berbeda di tiap kampus. Meski begitu, perbedaan penempatan fakultas ini bisa memberi gambaran awal tentang pendekatan belajar dan arah keilmuan masing-masing jurusan.
5. Perbedaan Prospek Karier
Perbedaan fokus pembelajaran antara Jurusan Manajemen dan Administrasi Bisnis akan membentuk jalur karier yang berbeda setelah lulus. Keduanya sama-sama dibutuhkan di dunia kerja, tetapi peran dan tanggung jawabnya tidak sama.
Lulusan Manajemen umumnya diarahkan ke posisi yang bersifat strategis, analitis, dan kepemimpinan, seperti:
- Management Trainee (MT): Program pengembangan calon pimpinan perusahaan yang memberi pemahaman lintas divisi sebelum menempati posisi manajerial. Program ini banyak tersedia di perusahaan seperti Telkom Indonesia dan Danone Indonesia.
- Marketing Manager / Business Development: Bertanggung jawab menyusun strategi pemasaran, mencari peluang pasar baru, dan mengembangkan bisnis. Posisi ini umum di perusahaan ritel dan consumer goods seperti MAP Group.
- Human Capital Specialist: Mengelola rekrutmen, pengembangan karyawan, serta budaya kerja perusahaan. Peran ini dibutuhkan di perusahaan teknologi dan jasa seperti Traveloka.
- Business & Strategy Analyst: Menganalisis performa bisnis, data pasar, dan strategi perusahaan untuk mendukung keputusan manajemen. Posisi ini banyak ditemui di perusahaan konsultan dan teknologi finansial seperti Xendit.
- Entrepreneur / Founder Startup: Lulusan Manajemen juga banyak memilih jalur wirausaha karena dibekali pemahaman strategi, pemasaran, dan keuangan sejak kuliah.
Sementara itu, lulusan Administrasi Bisnis lebih banyak berperan dalam pengelolaan operasional dan tata kelola organisasi, seperti:
- Business Administration Officer: Mengelola administrasi bisnis dan mendukung kelancaran operasional perusahaan. Posisi ini banyak dibutuhkan di perusahaan jasa dan logistik seperti SiCepat Ekspres.
- Operational Staff / Operation Officer: Menjalankan dan mengoordinasikan aktivitas operasional harian agar sesuai prosedur. Peran ini umum di perusahaan transportasi dan layanan publik seperti KAI Services.
- Customer Experience Supervisor: Mengelola layanan pelanggan dan memastikan kualitas pelayanan tetap terjaga. Posisi ini banyak ditemui di sektor perhotelan dan layanan, misalnya di Santika Indonesia Hotels.
- Administrative Executive: Bertanggung jawab atas dokumen, laporan, dan dukungan administratif untuk manajemen. Posisi ini umum di perusahaan properti dan konstruksi seperti Summarecon.
- Assistant Operations Manager: Mendukung manajer operasional dalam pengawasan proses kerja dan koordinasi tim, terutama di perusahaan skala menengah dan besar.
Jurusan Mana yang Lebih Cocok untuk Kamu?
Setelah memahami perbedaan fokus studi, kurikulum, skill, hingga prospek karier, langkah selanjutnya adalah menilai jurusan mana yang paling sesuai dengan minat dan tujuan kariermu.
Jurusan Manajemen lebih cocok dipilih jika:
- Tertarik pada strategi bisnis dan pengambilan keputusan
- Menyukai analisis data, diskusi kasus, dan perencanaan jangka panjang
- Ingin berkembang ke posisi manajerial atau kepemimpinan
- Memiliki minat pada bisnis, pemasaran, dan pengelolaan organisasi
- Nyaman dengan peran yang menuntut tanggung jawab strategis
Bagi yang tertarik menempuh Manajemen dengan pendekatan siap kerja, jurusan Manajemen di Universitas Cakrawala dirancang dengan skema 3 tahun kuliah dan 1 tahun kerja praktik.
Pembelajarannya berbasis industri, didukung teknologi melalui Learning Management System (LMS) dan berbagai tools manajemen seperti ERP, CRM, hingga SPSS. Mahasiswa juga mendapatkan dukungan Program Penyaluran Kerja dengan akses ke 1.000+ perusahaan mitra.

Sementara itu, Jurusan Administrasi Bisnis lebih sesuai jika:
- Menyukai pekerjaan yang terstruktur dan sistematis
- Tertarik pada operasional dan tata kelola bisnis sehari-hari
- Nyaman bekerja dengan prosedur, dokumen, dan koordinasi tim
- Ingin berperan menjaga kelancaran proses organisasi
- Lebih menikmati peran eksekutor dibanding perumus strategi
Cek juga:
FAQ
1. Apakah Jurusan Manajemen harus jago matematika dan hitungan?
Tidak harus jago matematika tingkat lanjut. Di Jurusan Manajemen, hitungan biasanya digunakan untuk analisis keuangan, statistik dasar, dan pengambilan keputusan bisnis, bukan hitungan teknis yang rumit.
Hal yang lebih penting adalah kemampuan logika, analisis, dan membaca data.
2. Administrasi Bisnis apakah hanya belajar administrasi kantor?
Tidak. Administrasi Bisnis bukan sekadar urusan surat-menyurat atau arsip.
Jurusan ini mempelajari operasional bisnis, tata kelola organisasi, komunikasi bisnis, dan prosedur kerja agar aktivitas perusahaan berjalan tertib dan efisien.
3. Jurusan mana yang lebih cocok untuk calon entrepreneur?
Secara umum, Jurusan Manajemen lebih cocok untuk calon entrepreneur karena membekali mahasiswa dengan strategi bisnis, pemasaran, keuangan, dan pengambilan keputusan.
Namun, Administrasi Bisnis juga bisa menjadi bekal yang baik untuk mengelola operasional usaha sehari-hari.
4. Apakah lulusan Manajemen bisa bekerja di berbagai industri?
Ya, bisa. Lulusan Manajemen termasuk yang paling fleksibel karena dibutuhkan di hampir semua sektor, mulai dari perbankan, ritel, manufaktur, teknologi, hingga startup.
Hampir setiap perusahaan membutuhkan peran manajerial dan pengelolaan bisnis.
5. Apakah Jurusan Manajemen dan Administrasi Bisnis sama-sama cocok untuk anak IPS SMA?
Sama-sama cocok. Anak IPS biasanya sudah terbiasa dengan ekonomi, bisnis, dan ilmu sosial, sehingga relatif lebih mudah beradaptasi.
Namun, anak IPA juga tetap bisa masuk kedua jurusan ini selama tertarik dengan dunia bisnis dan manajemen.
Mulai Langkah Kariermu di Universitas Cakrawala!
Setelah membahas secara lengkap, bisa disimpulkan bahwa perbedaan Jurusan Manajemen dan Administrasi Bisnis terletak pada fokus pembelajaran dan peran lulusannya.
Karena itu, memilih jurusan sebaiknya tidak hanya ikut tren, tetapi benar-benar disesuaikan dengan minat, karakter, dan rencana karier jangka panjang. Jurusan yang tepat akan membuat proses kuliah lebih nyaman dan hasilnya lebih maksimal saat masuk dunia kerja.
Jika tertarik dengan dunia bisnis strategis dan ingin dipersiapkan sebagai profesional yang siap bersaing, Jurusan Manajemen di Universitas Cakrawala menawarkan pendekatan kampus siap kerja. Program ini dirancang dengan:
- Program penyaluran kerja dengan jaringan lebih dari 1.000 mitra industri
- Magang sejak awal masa kuliah untuk membangun pengalaman dan portofolio
- Kurikulum berbasis industri yang selalu disesuaikan dengan kebutuhan pasar kerja
- Dosen praktisi berpengalaman yang memahami kebutuhan nyata di lapangan
Kalau sudah menentukan pilihan, yuk tanya-tanya gratis di sini atau langsung daftar, dan mulai siapkan langkah menuju masa depan kariermu dari sekarang!