Perbedaan Filsafat dan Psikologi, Mana yang Cocok Untukmu?

School of Psychology and Education
Tayang 05 January 2026
Diperbarui 05 January 2026
Waktu Baca 8 minutes

Sudah Direview Oleh Expert

Ditulis oleh

Rahmawati

Banyak calon mahasiswa masih bingung soal perbedaan Filsafat dan Psikologi, terutama saat lagi mikir jurusan mana yang paling sesuai untuk kuliah. Keduanya sama-sama membahas manusia, tapi fokus pembelajaran, cara berpikir, dan arah kariernya berbeda.

 

Nah, lewat artikel ini kita bakal bahas perbedaan Filsafat dan Psikologi mulai dari apa yang dipelajari, skill yang dikembangkan, sampai gambaran prospek kerja di kedua bidang tersebut. Yuk, lanjut baca artikelnya biar kamu bisa memilih jurusan dengan lebih yakin!

 

Key Takeaways

 

  • Perbedaan antara Filsafat dan Psikologi terletak pada fokusnya. Filsafat fokus ke pertanyaan mendasar & makna hidup, Psikologi fokus ke perilaku & proses mental manusia.
  • Jurusan Filsafat dan Psikologi sama-sama punya prospek bagus, pilihannya tergantung minat, tujuan karier, dan cara berpikir masing-masing individu.
  • Di Universitas Cakrawala, Jurusan Psikologi sudah mempelajari dasar filsafat, dengan dukungan kurikulum berbasis industri, dosen praktisi, magang sejak semester pertama, dan fasilitasi penyaluran kerja ke 1000+ perusahaan.

 

Perbedaan Filsafat dan Psikologi

 

Berdasarkan definisinya, Filsafat adalah disiplin ilmu yang mempelajari pertanyaan mendasar tentang kehidupan, manusia, kebenaran, dan keberadaan secara kritis dan mendalam. Bidang ini menekankan penggunaan akal budi, penalaran logis, dan refleksi.

 

Sementara itu, Psikologi adalah ilmu yang mempelajari perilaku dan proses mental manusia, termasuk pikiran, emosi, perasaan, motivasi, dan bagaimana seseorang berinteraksi dengan lingkungan di sekitarnya.

 

Supaya gambaran perbedaannya makin jelas dan mudah dipahami, kamu bisa lihat rangkuman perbedaan Filsafat dan Psikologi melalui tabel berikut:

 

Aspek

Filsafat

Psikologi

Fokus / Objek Kajian

Mempertanyakan hakikat segala sesuatu yang ada (realitas), termasuk keberadaan Tuhan, etika, logika, dan asal mula pengetahuan.

Pikiran, emosi, perilaku manusia, serta proses mental yang bisa diamati.

Metode / Cara Kerja

Analisis konseptual, logika, refleksi, debat rasional.

Metode ilmiah: eksperimen, observasi, pengumpulan & analisis data.

Sifat

Abstrak, teoretis, reflektif.

Empiris, berbasis bukti, praktis.

Tujuan

Memahami prinsip dasar kehidupan dan mencari kebijaksanaan.

Menjelaskan, memprediksi, dan memengaruhi perilaku manusia.

Wilayah Kajian

Cabang seperti Metafisika, Epistemologi, Etika, Estetika.

Cabang seperti Psikologi Klinis, Kognitif, Perkembangan, Sosial.

 

Singkatnya, filsafat bertanya “Mengapa manusia ada?”, sedangkan psikologi bertanya “Bagaimana cara kerja pikiran manusia?”. Jadi, filsafat fokus pada makna, sedangkan psikologi fokus pada pemahaman dan perilaku manusia.

 

Perbedaan Apa yang Dipelajari di Filsafat dan Psikologi

 

Di perguruan tinggi, perbedaan antara Filsafat dan Psikologi paling mudah dilihat dari mata kuliah yang dipelajari di masing-masing jurusan. Setiap bidang punya fokus dan pendekatan yang berbeda dalam memahami manusia dan kehidupan.

 

Untuk lebih jelasnya, berikut mata kuliah dan topik yang biasanya dipelajari di Filsafat dan Psikologi:

 

Mata Kuliah Filsafat

 

  • Logika: Mempelajari cara berpikir dan menyusun argumen yang benar agar pemikiran lebih terstruktur.
  • Epistemologi: Mengkaji bagaimana manusia memperoleh pengetahuan dan batasannya.
  • Metafisika: Membahas hakikat keberadaan dan realitas di balik hal-hal yang terlihat.
  • Sejarah Filsafat Yunani/Kuno: Mempelajari evolusi pemikiran filsuf dari masa ke masa, seperti Socrates, Plato, Aristoteles.
  • Etika: Mempelajari nilai moral, benar-salah, dan bagaimana manusia seharusnya bertindak.
  • Estetika: Mengkaji keindahan, seni, dan bagaimana manusia menilai karya seni.
  • Filsafat Politik: Membahas konsep kekuasaan, hukum, dan keadilan dalam masyarakat.
  • Filsafat Manusia: Mengkaji hakikat dan eksistensi manusia secara mendalam.
  • Filsafat Ilmu: Mempelajari dasar-dasar ilmu pengetahuan dan metode penelitian secara kritis. 
  • Filsafat Agama: Studi kritis terhadap konsep ketuhanan dan pengalaman religius.

 

Mata Kuliah Psikologi

 

  • Psikologi Umum/Dasar: Mengenal proses dasar pikiran, emosi, dan perilaku manusia.
  • Filsafat Ilmu dan Logika: Dasar penalaran ilmiah dalam studi psikologi.
  • Biopsikologi: Mempelajari hubungan antara otak, sistem saraf, dan perilaku manusia.
  • Psikologi Perkembangan: Membahas perubahan fisik, mental, dan emosional manusia dari bayi hingga dewasa.
  • Psikologi Sosial: Menganalisis bagaimana interaksi dengan orang lain memengaruhi perilaku.
  • Psikologi Kepribadian: Mempelajari teori tentang karakter dan perilaku individu.
  • Psikologi Klinis: Fokus pada kesehatan mental, gangguan psikologis, dan cara penanganannya.
  • Psikologi Industri dan Organisasi: Menerapkan psikologi di lingkungan kerja untuk meningkatkan kinerja dan kepuasan karyawan.
  • Psikometri dan Konstruksi Alat Ukur: Teknik membuat tes dan kuesioner untuk mengukur perilaku, kemampuan, atau emosi manusia.

 

Perbedaan Skill yang Dikembangkan di Filsafat dan Psikologi

 

Perbedaan Filsafat & Psikologi

Sumber: Freepik

 

Selain membedakan apa yang dipelajari di masing-masing jurusan, perbedaan antara Filsafat dan Psikologi juga terlihat dari skill atau kemampuan yang dikembangkan selama kuliah.

 

Berikut skill utama yang biasanya dikembangkan di Filsafat dan Psikologi:

 

Skill yang Dikembangkan di Filsafat

 

  • Berpikir Kritis dan Analitis: Mampu menganalisis dan mengevaluasi argumen secara logis dan rasional.
  • Penalaran Logis: Menggunakan logika untuk menyusun kesimpulan yang koheren dari berbagai fakta dan ide.
  • Konseptualisasi Abstrak: Memahami dan bekerja dengan ide-ide kompleks yang tidak selalu konkret, seperti moralitas dan eksistensi.
  • Komunikasi Tertulis yang Jelas: Menulis esai atau argumen yang terstruktur dan meyakinkan.
  • Pemecahan Masalah Multi-perspektif: Menilai berbagai sudut pandang untuk menemukan solusi yang lebih matang.
  • Refleksi Filosofis: Melatih kemampuan berpikir mendalam tentang diri sendiri, kehidupan, dan dunia.

 

Skill yang Dikembangkan di Psikologi

 

  • Metode Penelitian Ilmiah: Merancang eksperimen dan observasi untuk memahami perilaku manusia.
  • Analisis Data dan Statistik: Menafsirkan data kuantitatif maupun kualitatif untuk membuat kesimpulan yang valid.
  • Empati dan Keterampilan Interpersonal: Mendengarkan dan memahami orang lain dengan baik.
  • Pemahaman Perilaku Manusia: Mengetahui faktor psikologis dan sosial yang memengaruhi tindakan manusia.
  • Penerapan Praktis: Menggunakan teori psikologi untuk membantu individu dan meningkatkan kualitas hidup.
  • Komunikasi Profesional: Menyampaikan temuan, saran, atau konsultasi secara jelas dan tepat sasaran.

 


 

Cek juga:

 

 


 

Perbedaan Prospek Kerja Filsafat dan Psikologi

 

Karena Filsafat dan Psikologi punya fokus studi yang berbeda, bidang pekerjaan yang bisa dijalani lulusannya pun juga tidak sama. Meski begitu, keduanya tetap menawarkan peluang karier yang menarik dan menjanjikan.

 

Buat kamu yang penasaran “lulusan Jurusan Filsafat kerja apa?” atau “lulusan Jurusan Psikologi kerja apa?”, ini dia pilihannya:

 

Prospek Kerja Filsafat

 

  • Wartawan atau Jurnalis: Menyajikan berita dan artikel dengan sudut pandang kritis dan analitis, bisa bekerja di media nasional seperti Kompas atau CNN Indonesia.
  • Penulis Buku atau Konten: Menulis fiksi, non-fiksi, atau naskah kreatif untuk penerbit seperti Gramedia, atau platform digital.
  • Peneliti Budaya & Sosial: Bekerja di lembaga think tank, LIPI, atau kementerian budaya untuk menganalisis isu sosial dan budaya.
  • Dosen atau Guru: Mengajar filsafat, etika, atau pemikiran kritis di universitas atau sekolah menengah, biasanya membutuhkan pendidikan lanjut minimal S2.
  • Editor: Memastikan logika berpikir dan alur bahasa dalam naskah atau publikasi sudah tepat, bisa bekerja di penerbit atau media online.
  • Konsultan Etika & Kebijakan: Membantu organisasi seperti pemerintah atau perusahaan dalam merumuskan kode etik dan kebijakan publik.
  • Aparatur Sipil Negara (ASN): Khususnya di Kementerian Agama (Kemenag), Kemendikbudristek, atau Kementerian PANRB mengelola program terkait nilai, moral, dan kebijakan sosial.

 

Prospek Kerja Psikologi

 

  • Human Resource Development (HRD): Menangani rekrutmen, pelatihan, dan pengembangan karyawan, bisa di perusahaan besar seperti Unilever atau Gojek.
  • Konsultan Organisasi: Memberikan solusi manajemen stres dan peningkatan kinerja tim, biasanya bekerja di perusahaan konsultan atau HR agency.
  • Market Researcher / UX Researcher: Memahami motivasi konsumen atau pengguna untuk strategi pemasaran dan pengembangan produk, misalnya di Tokopedia atau Shopee.
  • Konselor Sekolah / Guru BK: Membantu siswa mengatasi masalah belajar dan pengembangan diri, biasanya bekerja di sekolah menengah atau universitas.
  • Pendamping Anak Berkebutuhan Khusus (ABK): Menjadi terapis perilaku atau pendamping di sekolah inklusi, sering membutuhkan sertifikasi tambahan.
  • Asisten Psikolog: Membantu psikolog dalam administrasi tes, skoring, dan observasi, bisa di rumah sakit, klinik, atau lembaga penelitian.
  • Psikolog Forensik: Membantu kepolisian atau pengadilan terkait analisis perilaku kriminal, biasanya memerlukan pendidikan lanjut/S2 dan spesialisasi.

 

Apa Saja Persamaan Antara Psikologi dan Filsafat?

 

Walaupun Psikologi dan Filsafat itu berbeda dari segi pendekatan dan metode, sebenarnya ada beberapa persamaan di antara keduanya. Berikut beberapa persamaan utama antara Psikologi dan Filsafat:

 

  • Fokus pada Manusia: Keduanya mendalami manusia, jiwa, pikiran, dan perilaku, termasuk pertanyaan tentang kesadaran, motivasi, dan identitas diri.
  • Filsafat sebagai Induk Psikologi: Banyak konsep dasar psikologi, seperti jiwa atau psike, berasal dari pemikiran filosofis kuno (Plato, Aristoteles).
  • Landasan Konseptual dan Logika: Filsafat memberikan kerangka berpikir sistematis dan rasional yang membantu psikologi membangun teori dan memahami konsep kompleks.
  • Pertanyaan Fundamental: Keduanya membahas pertanyaan mendasar tentang kehidupan, makna, kebahagiaan, dan kondisi manusia, misalnya aliran Stoikisme yang relevan dengan psikoterapi modern.
  • Eksistensialisme: Pemikiran filsafat eksistensialisme membantu psikologi memahami makna hidup dan pengalaman subjektif manusia, contohnya logoterapi Viktor Frankl.
  • Metode dan Perspektif yang Saling Melengkapi: Filsafat menawarkan refleksi mendalam, sementara psikologi memberikan pemahaman empiris untuk menjembatani teori dan pengalaman nyata.
  • Pertimbangan Etika: Konsep etika dari filsafat menjadi dasar bagi kode etik profesi psikologi, membimbing perilaku praktisi di lapangan.

 

Mana yang Lebih Baik untuk Jurusan Kuliah, Filsafat atau Psikologi?

 

Sebenarnya, tidak ada jurusan yang “lebih baik” secara mutlak antara Filsafat dan Psikologi. Keduanya menawarkan pemahaman mendalam tentang manusia, hanya dari sudut pandang yang berbeda.

 

Pilihan jurusan bisa disesuaikan dengan minat dan cara berpikir kamu:

 

  • Filsafat: Cocok bagi kamu yang suka berpikir abstrak, logis, dan ingin memahami “mengapa” sesuatu atau fenomena terjadi secara mendalam.
  • Psikologi: Cocok bagi kamu yang tertarik pada “bagaimana” perilaku manusia bekerja, dengan pendekatan ilmiah dan aplikatif.

 

Kedua jurusan ini sebenarnya saling melengkapi, karena banyak konsep psikologi yang berakar dari filsafat. Jadi, yang penting adalah menyesuaikan pilihan dengan minat, tujuan, dan cara belajar yang paling nyaman untukmu.

 

Di Universitas Cakrawala, kamu nggak perlu bingung memilih antara Psikologi atau Filsafat. Program Studi S1 Psikologi di sini sudah mempelajari dasar-dasar filsafat, termasuk lewat mata kuliah Filsafat Manusia dan Sejarah Aliran Psikologi.

 

Selain itu, kurikulumnya dirancang supaya aplikatif dan relevan dengan industri, didukung dosen praktisi yang membimbingmu dengan pengalaman belajar langsung.

 

Kamu juga bisa memilih peminatan sesuai minat, misalnya Psikologi Klinis atau Psikologi Bisnis, yang membekali kemampuan analitis, praktis, dan siap diterapkan di dunia kerja.

 

Menariknya, mahasiswa Psikologi Universitas Cakrawala bisa mulai magang sejak semester pertama lho dan mendapatkan fasilitasi penyaluran kerja ke 1000+ perusahaan, sehingga karier setelah lulus pun lebih mudah dan terarah.

 

jurusan psikologi

 


 

Cek juga:

 

 


 

FAQ

1. Mana yang Lebih Sulit, Filsafat atau Psikologi?

 

Tingkat kesulitan tergantung pada minat dan cara berpikirmu. Filsafat menuntut kemampuan berpikir abstrak dan logis, sementara Psikologi membutuhkan pemahaman ilmiah dan analisis data; keduanya menantang tapi dengan cara berbeda.

 

2. Apakah Psikologi Berasal dari Filsafat?

 

Ya, psikologi awalnya merupakan bagian dari filsafat, sering disebut “filsafat mental”. Psikologi baru menjadi ilmu mandiri pada 1879 dengan berdirinya laboratorium psikologi pertama oleh Wilhelm Wundt di Jerman.

 

Sampai sekarang pun, filsafat tetap menjadi landasan teoretis (ontologi dan epistemologi) bagi berbagai aliran dalam psikologi, seperti behaviorisme atau humanistik.

 

3. Apa Titik Temu Antara Psikologi dan Filsafat?

 

Keduanya sama-sama mempelajari manusia, pikiran, dan perilaku. Filsafat menyediakan konsep dan kerangka berpikir, sedangkan Psikologi memberikan data dan eksperimen untuk memahami bagaimana manusia berpikir, merasa, dan bertindak.

 

4. Apakah Filsafat Termasuk Jurusan yang Paling Sulit?

 

Filsafat bisa terasa sulit karena memerlukan pemikiran kritis, refleksi mendalam, dan pemahaman konsep abstrak. Tapi, kesulitan ini tergantung minat dan kemampuan tiap mahasiswa; yang menyukai berpikir logis dan reflektif biasanya justru menikmati jurusan ini.

 

5. Apa Perbedaan Antara Psikolog dan Filsuf?

 

Psikolog adalah ahli yang mempelajari perilaku dan proses mental manusia secara ilmiah dan aplikatif, misalnya melakukan penelitian, tes psikologi, atau terapi.

 

Filsuf adalah ahli yang merenungkan pertanyaan mendasar tentang hidup, pengetahuan, moral, dan eksistensi secara konseptual dan kritis.

 

Mau Kuliah di Jurusan Favorit yang Juga Bikin Siap Kerja? Kuliah Aja di Universitas Cakrawala!

 

Jadi, itu dia penjelasan lengkap soal perbedaan Filsafat dan Psikologi. Sekarang, kamu pasti sudah punya gambaran tentang fokus kajian, skill yang dikembangkan, mata kuliah inti, sampai prospek kerja dari kedua bidang ini.

 

Nah, kalau kamu tertarik mendalami Psikologi sekaligus tetap mendapat bekal dasar filsafat, Program Studi S1 Psikologi Universitas Cakrawala bisa jadi pilihan tepat!

 

Di sini, kamu belajar konsep psikologi secara komprehensif, mulai dari perilaku, proses mental, hingga sejarah aliran psikologi dan Filsafat Manusia, supaya pemahamanmu lengkap dan aplikatif.

 

Lantas, kenapa harus di Universitas Cakrawala?

 

  • Fasilitasi Penyaluran Kerja: Terhubung dengan 1000+ perusahaan dan lembaga terkait psikologi, HRD, konseling, dan riset untuk memperluas peluang karier.
  • Kampus Siap Kerja: Kurikulum dan praktik langsung dirancang agar lulusan siap bersaing di dunia profesional.
  • Magang Sejak Semester Pertama: Mahasiswa bisa langsung terlibat praktik kerja di organisasi, lembaga, atau perusahaan, sehingga pengalaman kerja sudah terbentuk sejak dini.
  • Kurikulum Berbasis Industri: Materi disusun bersama praktisi psikologi agar relevan dengan kebutuhan dunia kerja saat ini.
  • Dosen Praktisi: Belajar langsung dari profesional berpengalaman di bidang psikologi klinis, organisasi, dan pendidikan.

 

Tunggu apalagi? Yuk, langsung daftar atau konsultasi gratis di sini untuk tahu program dan fasilitas Program Studi Psikologi Universitas Cakrawala. Mulai perjalananmu menjadi profesional psikologi yang siap bersaing di dunia kerja sekarang!

Banner Picture

Kategori:

School of Psychology and Education

Cakrawala

Share

Penulis

Rahmawati

Rahmawati adalah SEO Content Writer dengan satu tahun pengalaman dalam menulis konten. Dari pengalamannya, Ia senang menciptakan artikel yang informatif untuk audiens di berbagai industri, mulai dari edukasi, media, finansial, hingga otomotif.

Logo Cakrawala Black

Jl. Kemang Timur No.1, RT.14/RW.8, Pejaten Bar., Ps. Minggu, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12510

© 2023 Cakrawala University. All Rights Reserved.