Kamu punya cita-cita untuk kuliah di jurusan Sastra Inggris?
Kalau iya, selain kemampuan berbahasa Inggris, ada beberapa mata pelajaran (mapel) pendukung Sastra Inggris yang sebaiknya kamu kuasai sejak sekolah, lo.
Mata pelajaran ini bisa membantumu memahami materi kuliah dengan lebih mudah, sekaligus menjadi bekal saat mengikuti seleksi masuk perguruan tinggi.
Yuk, cari tahu apa aja mapel pendukung Sastra Inggris dan kenapa penting untuk dipelajari!
Key Takeaways
- Sastra Inggris adalah jurusan yang bakal mengajakmu memahami Bahasa Inggris secara lebih dalam, mulai dari bahasa, sastra, budaya, hingga cara berkomunikasinya.
- Mengetahui mapel pendukung Sastra Inggris sejak awal penting banget karena bisa membantumu mempersiapkan kemampuan dasar yang nantinya akan digunakan saat kuliah.
- Jurusan Ilmu Komunikasi Cakrawala University bisa jadi pilihan buat kamu yang tertarik dengan dunia sastra, tapi mau mengembangkan ilmu lebih luas. Lewat kurikulum berbasis industri, kamu bakal belajar teori sekaligus praktik langsung, mulai dari mengerjakan proyek nyata sampai ikut program magang sejak semester awal.
Mata Pelajaran Pendukung Jurusan Sastra Inggris 2026

Sumber: Magnific
Sastra Inggris jadi jurusan yang cocok banget dipilih kalau kamu suka Bahasa Inggris, membaca novel, dan mau belajar budaya dari negara lain.
Supaya kamu bisa masuk ke jurusan Sastra Inggris dan mengikuti pelajarannya dengan baik, berikut sejumlah mapel pendukung yang sebaiknya kamu kuasai:
Mapel Pendukung Utama
1. Bahasa Inggris
Dalam Kurikulum Merdeka maupun Kurikulum 2013, Bahasa Asing menjadi salah satu mapel pendukung utama yang relevan untuk kamu kalau mau masuk jurusan Sastra Inggris.
Lewat mata pelajaran ini, kamu bakal belajar grammar, vocabulary, reading, writing, listening, hingga speaking.
Hampir seluruh materi perkuliahan di jurusan ini menggunakan Bahasa Inggris, mulai dari membaca karya sastra, menganalisis teks, hingga membuat esai dan presentasi.
Makanya, mapel Bahasa Inggris wajib banget kamu pahami dengan baik.
Suka Bahasa Inggris dan Dunia Kreatif?
Kamu tertarik belajar di jurusan Sastra Inggris karena suka bahasa, menulis, dan global culture? Kalau iya, jurusan Ilmu Komunikasi bisa jadi pilihan yang masih relate, lo
Kalau belajar di jurusan Ilmu Komunikasi, skill bahasa dan storytelling kamu bisa dikembangkan ke dunia media, PR, content, campaign, sampai digital communication sehingga membuka peluang berkarier di berbagai bidang.
Yuk, Kepoin Jurusan Ilmu Komunikasi →
2. Bahasa Indonesia
Kalau mau masuk jurusan Bahasa Inggris penting untuk menguasai Bahasa Indonesia dengan baik nggak sih? Jawabannya penting banget!
Meski nantinya kamu bakal lebih sering menggunakan Bahasa Inggris saat kuliah, kemampuan berbahasa Indonesia tetap jadi bekal yang nggak kalah penting.
Kemampuan Bahasa Indonesia yang baik bisa membantumu memahami isi teks, menganalisis karya tulis, serta menyusun tulisan yang runtut dan jelas.
FYI, Bahasa Indonesia juga termasuk ke dalam mapel pendukung utama jurusan Susastra atau Sastra dalam Kurikulum Merdeka maupun Kurikulum 2013.
Mapel Pendukung Tambahan
3. Sejarah
Sejarah jadi salah satu mapel pendukung tambahan karena karya sastra sering kali dipengaruhi oleh kondisi sosial, politik, dan budaya pada masanya.
Memahami latar belakang sejarah bisa membantumu mengerti isi, pesan, dan konteks sebuah karya sastra.
Secara lebih spesifik, kalau belajar Sejarah kamu bisa memahami konteks lahirnya karya sastra sekaligus menambah wawasan budaya dan peradaban.
Cek Juga:
- 8 Jurusan yang Berhubungan dengan Bahasa Inggris, Apa Saja?
- 13 Prospek Kerja Sastra Inggris, Cek Gajinya!
4. Sosiologi
Mapel pendukung tambahan jurusan Sastra Inggris selanjutnya adalah Sosiologi.
Sosiologi sendiri adalah mapel yang mempelajari hubungan manusia dengan masyarakat, budaya, dan berbagai fenomena sosial.
Banyak karya sastra mengangkat isu sosial sehingga pemahaman Sosiologi bisa memudahkanmu dalam menganalisis karakter, konflik, dan pesan dalam cerita.
5. Seni Budaya
Seni Budaya emang bukan mapel utama pendukung Sastra Inggris, tapi kamu tetap perlu untuk memahami pelajaran ini dengan baik. Kenapa?
Soalnya, Seni Budaya mengajarkan cara mengapresiasi karya seni, termasuk sastra sebagai salah satu bentuk karya budaya.
Nah, jurusan Sastra Inggris nggak cuma mempelajari bahasa, tapi juga karya sastra dan budaya dari berbagai negara.
Suka Sastra, tapi Masih Bingung Nanti Kerja Apa?
Kalau kamu suka bahasa Inggris, nulis, dan dunia kreatif, minat itu nggak berhenti di Sastra aja. Di jurusan Ilmu Komunikasi, kamu pun bisa bawa skill itu ke dunia konten, brand, media, sampai campaign.
Peluang kerja di jurusan Ilmu Komunikasi luas banget. Nantinya, kamu bisa masuk ke role, seperti Social Media Specialist, Content Creator, Copywriter, KOL Specialist, PR Officer, sampai Brand Strategist!
Lihat Jurusan Ilmu Komunikasi →
Apa yang Dipelajari di Jurusan Sastra Inggris?

Sumber: Magnific
Gimana, sudah memantapkan diri untuk kuliah di jurusan Sastra Inggris?
Kalau sudah, kamu juga wajib tahu apa aja mata kuliah yang nantinya bakal dipelajari di jurusan Sastra Inggris.
Nah, berikut materi yang umumnya bakal kamu temui di bangku perkuliahan:
- Grammar (Tata Bahasa): Mempelajari struktur dan aturan penggunaan Bahasa Inggris secara benar.
- Reading dan Writing: Melatih kemampuan memahami berbagai jenis teks serta menulis esai, artikel, dan karya ilmiah dalam Bahasa Inggris.
- Speaking dan Listening: Mengembangkan kemampuan berbicara dan memahami percakapan dalam Bahasa Inggris.
- Linguistik: Mempelajari ilmu bahasa, mulai dari bunyi, struktur kata, kalimat, hingga makna bahasa.
- Kesusastraan Inggris: Menganalisis novel, puisi, drama, dan cerita pendek dari berbagai periode sastra.
- Literary Criticism: Belajar mengkaji dan menginterpretasikan karya sastra menggunakan berbagai pendekatan.
- Translation (Penerjemahan): Mempelajari teknik menerjemahkan teks dari Bahasa Inggris ke Bahasa Indonesia maupun sebaliknya.
- Cross-Cultural Understanding: Memahami budaya negara-negara berbahasa Inggris serta pengaruhnya terhadap bahasa dan sastra.
- Academic Writing: Belajar menulis karya ilmiah dan penelitian menggunakan Bahasa Inggris.
- Public Speaking dan Presentasi: Melatih kemampuan menyampaikan ide dan presentasi secara efektif menggunakan Bahasa Inggris.

Cek Juga:
- Jurusan Sastra Inggris Belajar Apa Saja? Ini Mata Kuliahnya!
- Perbedaan Sastra Inggris dan Pendidikan Bahasa Inggris, Cek!
Tips Lolos Kuliah Jurusan Sastra Inggris
Kalau kamu mau masuk jurusan Sastra Inggris, ada beberapa hal yang bisa mulai dipersiapkan dari sekarang. Berikut tipsnya:
- Tingkatkan kemampuan Bahasa Inggris: Pelajari grammar, vocabulary, reading, writing, listening, dan speaking secara rutin.
- Biasakan membaca teks berbahasa Inggris: Mulai dari novel, artikel, berita, hingga jurnal untuk memperluas kosakata dan pemahaman.
- Perbanyak latihan soal UTBK atau ujian masuk: Supaya kamu terbiasa dengan tipe soal yang sering diujikan.
- Asah kemampuan menulis: Latih diri membuat esai, opini, atau rangkuman dalam Bahasa Inggris.
- Latih kemampuan berpikir kritis: Biasakan menganalisis isi bacaan karena kemampuan ini sering digunakan saat kuliah.
- Pelajari budaya dan sastra negara berbahasa Inggris: Agar lebih mudah memahami konteks karya sastra yang dipelajari.
- Jaga nilai rapor: Terutama pada mata pelajaran Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia kalau mau mendaftar lewat jalur prestasi.
- Cari informasi tentang jurusan dan kampus tujuan: Pahami materi yang dipelajari, persyaratan, dan jalur masuk yang tersedia.
- Konsisten belajar setiap hari: Kemampuan bahasa akan berkembang kalau terus dilatih dan dipraktikkan.
FAQ
1. Sastra Inggris masuk rumpun apa?
Jurusan Sastra Inggris masuk ke dalam rumpun Ilmu Humaniora atau Soshum (Sosial Humaniora).
Soalnya, jurusan ini lebih banyak mempelajari hal-hal yang berkaitan dengan bahasa, sastra, budaya, dan kehidupan manusia.
Buat kamu yang berasal dari jurusan IPA, IPS, atau Bahasa, nggak perlu khawatir.
Kamu tetap punya kesempatan untuk masuk Sastra Inggris, kok, selama memenuhi syarat dari kampus dan jalur seleksi dipilih.
2. Berapa gaji Sastra Inggris?
Gaji lulusan Sastra Inggris bisa berbeda-beda, tergantung pekerjaan, pengalaman, kemampuan bahasa, dan tempat kamu bekerja.
Berikut kisaran gaji beberapa profesi yang bisa kamu pilih:
- Translator (Penerjemah): Rp4 juta–Rp8 juta per bulan
- Interpreter (Juru Bahasa): Rp5 juta–Rp15 juta per bulan
- Content Writer: Rp3 juta–Rp7 juta per bulan
- Copywriter: Rp4 juta–Rp8 juta per bulan
- Editor: Rp4 juta–Rp8 juta per bulan.
3. Apakah Sastra Inggris sulit dipelajari?
Jurusan Sastra Inggris sebenarnya nggak bisa dibilang sulit.
Tapi kamu emang perlu terbiasa menggunakan Bahasa Inggris karena sebagian besar materi kuliah berkaitan dengan bahasa, sastra, dan budaya.
Kalau kamu punya minat terhadap Bahasa Inggris, suka membaca, dan mau terus berlatih, kuliah di Sastra Inggris bisa terasa lebih menyenangkan.
Kuncinya, konsisten belajar dan berani menggunakan Bahasa Inggris dalam kehidupan sehari-hari.
Belajar Lebih Siap, Punya Portofolio Lebih Mantap Bersama Cakrawala University!
Nah, itu dia sejumlah mapel pendukung Sastra Inggris yang bisa kamu persiapkan di bangku sekolah.
Tapi untuk masuk dan berkembang di dunia perkuliahan, kamu nggak cuma perlu memahami mapel pendukungnya aja.
Memilih kampus yang bisa membantu mengasah skill lewat pembelajaran teori dan praktik juga nggak kalah penting.
Nah, kalau kamu mau mengembangkan kemampuan komunikasi, kreativitas, dan memahami dunia bahasa secara lebih luas, jurusan Ilmu Komunikasi Cakrawala University bisa jadi pilihan yang menarik.
Lewat jurusan Ilmu Komunikasi, kamu bisa mengembangkan kemampuan yang masih berkaitan dengan dunia sastra, seperti memahami cara menyampaikan pesan, mengolah ide kreatif, membuat konten, sampai mempelajari komunikasi lintas budaya
Kuliah di Cakrawala University juga membuka kesempatanmu untuk mendapatkan fasilitas menarik lainnya, seperti:
- Program Penyaluran Kerja: Mahasiswa punya akses ke lebih dari 1.000 perusahaan dan lembaga mitra untuk memperluas peluang karier setelah lulus.
- Magang Sejak Semester Pertama: Kamu bisa mempersiapkan skill lebih matang sejak awal.
- Siap Terjun Langsung ke Industri: Dengan skema 3 tahun kuliah + 1 tahun praktik, kamu berkesempatan untuk mengembangkan portofolio lewat magang atau proyek di perusahaan.
- Sistem Pembelajaran Berbasis Teknologi: Konten, materi, dan proses belajarnya memanfaatkan teknologi, jadi pembelajaran terasa lebih efektif dan maksimal.
- Dosen Praktisi Berpengalaman: Belajar langsung dari pengajar yang aktif di dunia profesional maupun akademik.
Yakin mau melewatkan kesempatan ini? Jangan sampai ketinggalan, ya. Yuk, daftar sekarang atau hubungi tim admisi Cakrawala University kalau kamu mau cari tahu lebih banyak informasi soal perkuliahan!