Jurusan Sastra Indonesia bukan cuma cocok buat yang hobi membaca, tapi juga untuk kamu yang suka menulis, menganalisis, dan memahami bahasa.
Kemampuan tersebut bisa mulai diasah lewat beberapa mata pelajaran di sekolah yang nantinya akan sangat berguna saat menjalani perkuliahan.
Apalagi kalau kamu berencana mendaftar lewat jalur SNBP (Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi). Memahami mapel yang relevan bisa membantumu mempersiapkan nilai rapor dengan maksimal.
Yuk, simak apa aja mapel pendukung jurusan Sastra Indonesia dalam artikel ini!
Key Takeaways
- Kuliah di jurusan Sastra Indonesia membutuhkan persiapan yang matang, termasuk memahami mapel pendukung, seperti Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris.
- Jurusan Sastra Indonesia cocok dipilih buat kamu yang suka membaca, menulis, dan menganalisis berbagai karya sastra maupun bahasa.
- Kalau kamu suka dunia sastra dan mau belajar ilmu lebih luas, jurusan Ilmu Komunikasi Cakrawala University bisa jadi pilihan. Kamu nggak cuma belajar teori, tapi juga terlibat dalam project-based learning, studi kasus, dan proyek nyata yang membantumu membangun portofolio sejak dini.
Apa Mapel Pendukung Jurusan Sastra Indonesia?

Sumber: Magnific
Untuk bisa kuliah di jurusan Sastra Indonesia, ada sejumlah mata pelajaran atau mapel pendukung yang sebaiknya kamu pahami atau kuasai.
Alasan utamanya, supaya kamu punya gambaran tentang materi yang bakal dipelajari saat kuliah nanti.
Nggak cuma itu, kalau kamu berencana daftar lewat jalur SNBP, punya nilai yang baik pada mapel yang berkaitan dengan jurusan Sastra Indonesia juga bisa jadi penilaian tambahan.
Nah, di bawah ini, sejumlah mata pelajaran pendukung jurusan Sastra Indonesia:
1. Bahasa Indonesia
Kalau kamu mau kuliah di program studi (prodi) ini tentunya harus paham mapel Bahasa Indonesia, dong.
Soalnya, selama kuliah kamu bakal banyak mempelajari linguistik, sastra Indonesia, kritik sastra, dan menulis karya ilmiah maupun kreatif.
Penting diketahui, Bahasa Indonesia itu masuk ke dalam mapel pendukung utama dalam Kurikulum Merdeka ataupun Kurikulum 2013 untuk jurusan Sastra.
Adapun beberapa materi yang berkaitan dengan pelajaran Bahasa Indonesia di bangku kuliah, antara lain:
- Linguistik: Mempelajari ilmu bahasa secara lebih mendalam, mulai dari struktur, bunyi, hingga makna bahasa.
- Fonologi: Membahas sistem bunyi dalam Bahasa Indonesia dan cara pengucapannya.
- Morfologi: Mempelajari pembentukan kata, seperti imbuhan, kata dasar, dan perubahan bentuk kata.
- Sintaksis: Mempelajari penyusunan kata menjadi frasa, klausa, dan kalimat sesuai kaidah bahasa.
- Semantik: Membahas makna kata, frasa, dan kalimat dalam berbagai konteks.
- Pragmatik: Mempelajari penggunaan bahasa sesuai situasi dan tujuan komunikasi.
Cek Juga:
- 10 Prospek Kerja Jurusan Sastra Indonesia dan Gajinya
- 12 Hal yang Dipelajari di Jurusan Sastra Indonesia
2. Bahasa Inggris
Kamu mungkin bertanya-tanya, kenapa sih Bahasa Inggris masuk jadi mapel pendukung Sastra Indonesia?
Jawabannya nggak terlepas karena Bahasa Inggris bisa membantumu memahami referensi akademik, jurnal, dan teori sastra yang banyak ditulis dalam Bahasa Inggris.
Selain itu, kemampuan ini juga berguna untuk membandingkan karya sastra Indonesia dengan sastra dunia serta mendukung riset selama perkuliahan.
Kemampuan Bahasa Inggris bisa membantu kamu untuk mengikuti mata kuliah:
- Teori Sastra: Banyak teori sastra yang dikembangkan oleh tokoh internasional sehingga referensinya sering menggunakan Bahasa Inggris.
- Kajian Sastra Bandingan: Membandingkan karya sastra Indonesia dengan karya sastra dari negara lain yang sebagian referensinya berbahasa Inggris.
- Kritik Sastra: Membaca dan memahami teori atau pendekatan kritik sastra dari jurnal maupun buku berbahasa Inggris.
- Metodologi Penelitian: Membantu mencari dan memahami jurnal internasional sebagai referensi penelitian.

Tertarik Dunia Bahasa, Media, dan Bisnis?
Selain jurusan Sastra, kamu juga bisa mempertimbangkan Ilmu Komunikasi kalau mau tetap kuliah di rumpun Soshum, tapi dengan pilihan karier yang relatif lebih luas dan relevan dengan kebutuhan industri saat ini.
Apa yang Dipelajari di Jurusan Sastra Indonesia?
Di jurusan Sastra Indonesia, kamu bakal mempelajari berbagai materi yang berkaitan dengan bahasa, sastra, budaya, sampai keterampilan menulis dan penelitian.
Beberapa mata kuliah yang bakal kamu temui di jurusan Sastra Indonesia, antara lain:
- Linguistik: Mempelajari ilmu bahasa, mulai dari struktur, bunyi, makna, hingga penggunaan bahasa dalam kehidupan sehari-hari.
- Fonologi: Membahas sistem bunyi dan cara pengucapan dalam Bahasa Indonesia.
- Morfologi: Mempelajari pembentukan kata, seperti imbuhan, kata dasar, dan perubahan bentuk kata.
- Sintaksis: Mempelajari penyusunan kata menjadi frasa, klausa, dan kalimat yang sesuai kaidah.
- Kajian Sastra Indonesia: Menganalisis karya sastra Indonesia, seperti novel, cerpen, puisi, dan drama.
- Sejarah Sastra Indonesia: Mempelajari perkembangan sastra Indonesia dari masa ke masa beserta tokoh dan karya-karyanya.
- Kritik Sastra: Belajar mengulas dan menilai karya sastra menggunakan berbagai teori dan pendekatan.
- Penulisan Kreatif: Mengembangkan kemampuan menulis cerpen, puisi, naskah, esai, maupun karya sastra lainnya.
Apa Saja Skill yang Harus Dimiliki di Jurusan Sastra Indonesia?
Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, kuliah di jurusan Sastra Indonesia nggak cuma belajar tentang bahasa, tapi juga sastra, budaya, sampai keterampilan menulis dan menganalisis.
Makanya, ada beberapa skill yang sebaiknya mulai kamu kembangkan dari sekarang.
Lalu, apa aja skill yang dibutuhkan kalau mau kuliah di jurusan Sastra Indonesia?
- Kemampuan membaca dan memahami teks: Membantu menganalisis novel, cerpen, puisi, drama, hingga berbagai karya ilmiah.
- Kemampuan menulis: Berguna untuk membuat esai, artikel, karya ilmiah, maupun karya sastra seperti cerpen dan puisi.
- Berpikir kritis: Dibutuhkan untuk mengkaji makna, pesan, dan unsur-unsur dalam sebuah karya sastra.
- Kemampuan komunikasi: Membantu saat presentasi, berdiskusi, maupun menyampaikan pendapat secara lisan dan tulisan.
- Kemampuan analisis: Berguna untuk mengidentifikasi struktur bahasa, menginterpretasikan karya sastra, serta menyelesaikan berbagai tugas akademik.
- Kreativitas: Membantu menghasilkan ide-ide baru dalam menulis maupun mengembangkan karya sastra.
- Manajemen waktu: Penting untuk mengatur jadwal membaca referensi, mengerjakan tugas, dan menyelesaikan proyek perkuliahan.
Suka Sastra, tapi Mau Peluang Kerja Lebih Luas?
Sastra identik dengan kegiatan membaca, menulis, dan menganalisis. Menariknya, minat ini juga bisa kamu kembangkan di jurusan lain, seperti Ilmu Komunikasi.
Selain kemampuan tersebut, kamu juga berkesempatan untuk mempelajari berbagai keterampilan lainnya, mulai dari strategi komunikasi, produksi konten, digital marketing, public relations, sampai jurnalistik.
Dengan bekal yang didapatkan selama kuliah, peluang kariernya pun semakin beragam.
Tips Persiapan Masuk Jurusan Sastra Indonesia
Supaya bisa lolos seleksi masuk di jurusan Sastra Indonesia tentunya kamu butuh persiapan khusus nih.
Nah, berikut sejumlah tips atau cara yang bisa kamu terapkan kalau mau kuliah di jurusan Sastra Indonesia:
- Perkuat nilai mapel pendukung: Fokus belajar Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris karena materi dari mapel tersebut berkaitan dengan perkuliahan di jurusan Sastra Indonesia.
- Perbanyak membaca: Biasakan membaca novel, cerpen, puisi, esai, atau artikel agar kemampuan memahami teks dan menganalisis tulisan semakin terasah.
- Latih kemampuan menulis: Coba rutin menulis cerita pendek, artikel, atau opini untuk meningkatkan kemampuan menyampaikan ide secara tertulis.
- Ikuti kegiatan yang berkaitan dengan literasi: Kamu bisa bergabung dengan klub menulis, komunitas literasi, atau mengikuti lomba menulis dan membaca puisi untuk menambah pengalaman.
- Cari tahu informasi seputar jurusan Sastra Indonesia: Pelajari mata kuliah, prospek kerja, hingga kampus yang menawarkan program studi ini supaya kamu semakin yakin dengan pilihanmu.
- Persiapkan jalur masuk kuliah: Kalau mau mendaftar lewat SNBP, usahakan menjaga nilai rapor tetap konsisten. Sementara itu, kamu memilih jalur SNBT atau Mandiri, mulai belajar sesuai materi seleksi dari jauh-jauh hari.
Cek Juga:
- 10 Jurusan Kuliah untuk yang Suka Menulis & Prospeknya
- Apakah Jurusan Sastra Indonesia Sulit? Simak Faktanya!
FAQ
1. Jurusan Sastra Indonesia cocok untuk siapa?
Jurusan Sastra Indonesia cocok untuk kamu yang suka membaca, menulis, dan tertarik mempelajari bahasa serta karya sastra Indonesia.
Nggak cuma itu, jurusan ini juga pas buat kamu yang senang menganalisis suatu karya, punya rasa ingin tahu yang tinggi terhadap budaya dan bahasa, dan mau mengembangkan kemampuan komunikasi sekaligus berpikir kritis.
2. Apakah harus jago Bahasa Indonesia untuk masuk jurusan Sastra Indonesia?
Jawabannya nggak harus, kok.
Tapi punya kemampuan Bahasa Indonesia yang baik tentu bakal jadi nilai tambah karena selama kuliah kamu bakal banyak mempelajari linguistik, karya sastra, sampai penulisan.
3. Jurusan Sastra Indonesia gelarnya apa?
Lulusan jurusan Sastra Indonesia bakal memperoleh gelar Sarjana Sastra (S.S.) setelah menyelesaikan pendidikan jenjang S1.
Nantinya, kamu bakal mempelajari berbagai materi tentang bahasa, sastra, budaya, hingga keterampilan menulis di bangku kuliah.
Nah, materi tersebut bisa membantumu mengembangkan kemampuan yang bisa jadi bekal untuk berkarier di berbagai bidang, seperti media, penerbitan, pendidikan, dan industri kreatif.
Cari Tempat Kuliah yang Bikin Siap Kerja? Cakrawala University Jawabannya!
Itu dia sejumlah mapel atau mata pelajaran pendukung jurusan Sastra Indonesia yang perlu kamu persiapkan dengan baik.
Selain mempersiapkan diri lewat mata pelajaran, jangan lupa juga untuk memilih kampus dengan lingkungan belajar yang bisa mendukung perkembangan skill dan kariermu, ya.
Kalau kamu tertarik dengan dunia bahasa dan sastra sekaligus mau belajar materi yang lebih luas, jurusan Ilmu Komunikasi Cakrawala University bisa jadi pilihan.
Lewat jurusan Ilmu Komunikasi, kamu bakal mengembangkan kemampuan menyusun pesan, public speaking, strategi komunikasi, hingga produksi konten media yang banyak dibutuhkan di dunia kerja.
Nggak cuma itu, kamu juga berkesempatan untuk mendapatkan banyak fasilitas pendukung karier:
- Program Penyaluran Kerja: Mahasiswa punya akses ke lebih dari 1.000 perusahaan dan lembaga mitra untuk memperluas peluang karier setelah lulus.
- Magang Sejak Semester Pertama: Kamu bisa mempersiapkan skill lebih matang sejak awal.
- Siap Terjun Langsung ke Industri: Dengan skema 3 tahun kuliah + 1 tahun praktik, kamu berkesempatan untuk mengembangkan portofolio lewat magang atau proyek di perusahaan.
- Sistem Pembelajaran Berbasis Teknologi: Konten, materi, dan proses belajarnya memanfaatkan teknologi, jadi pembelajaran terasa lebih efektif dan maksimal.
- Dosen Praktisi Berpengalaman: Belajar langsung dari pengajar yang aktif di dunia profesional maupun akademik.
Punya pertanyaan lebih lanjut terkait perkuliahan di Cakrawala University? Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan tim admisi kami mengenai rencana studimu, ya!