Kalau kamu tertarik masuk Jurusan Keperawatan, ada satu hal yang sebaiknya mulai diperhatikan sejak SMA, yaitu mata pelajaran Biologi.
Soalnya, selama kuliah nanti kamu akan banyak belajar tentang tubuh manusia, penyakit, obat, sampai cara memberikan perawatan yang tepat untuk pasien.
Lalu, kenapa Biologi jadi mapel pendukung Jurusan Keperawatan dan apa saja materi yang akan kamu pelajari saat kuliah? Yuk, bahas lebih lanjut!
Key Takeaways
- Biologi menjadi mapel pendukung utama Jurusan Keperawatan karena banyak digunakan untuk memahami tubuh manusia, fungsi organ, penyakit, hingga mikroorganisme yang berkaitan dengan kesehatan.
- Kimia dan Matematika tetap berguna sebagai bekal tambahan, terutama untuk memahami proses biokimia dalam tubuh, obat-obatan, dosis, kebutuhan cairan, dan perhitungan dalam praktik keperawatan.
- Menentukan jurusan kuliah sejak awal perlu didukung dengan pemahaman minat dan potensi diri. Cakrawala University hadirkan berbagai pilihan program studi yang dirancang sesuai kebutuhan industri dan perkembangan dunia kerja.
Apa Mapel Pendukung Jurusan Keperawatan?
Kalau kamu ingin masuk Jurusan Keperawatan, mapel yang perlu diperhatikan adalah Biologi.
Berbeda dari beberapa jurusan lain yang punya lebih dari satu mapel pendukung, Keperawatan cukup konsisten.
Baik pada Kurikulum Merdeka maupun Kurikulum 2013, mapel yang paling berkaitan adalah Biologi. Berikut rinciannya:
Kenapa Biologi Jadi Mapel Pendukung Jurusan Keperawatan?
Karena selama kuliah nanti, kamu akan banyak belajar tentang tubuh manusia dan berbagai kondisi yang memengaruhi kesehatannya.
Misalnya, sebelum bisa memahami kenapa seorang pasien mengalami sesak napas, kamu perlu tahu dulu bagaimana sistem pernapasan bekerja.
Begitu juga saat mempelajari penyakit atau infeksi, kamu perlu paham perubahan yang terjadi di dalam tubuh.
Beberapa mata kuliah yang berkaitan dengan dasar Biologi antara lain:
- Anatomi dan Fisiologi, untuk mempelajari struktur tubuh manusia serta cara setiap organ bekerja.
- Patofisiologi, yang membahas perubahan fungsi tubuh ketika seseorang mengalami penyakit.
- Mikrobiologi dan Parasitologi, untuk mengenal bakteri, virus, jamur, maupun parasit yang dapat menyebabkan penyakit.
- Ilmu Biomedik Dasar, yang membantu memahami proses biologis dalam tubuh sebagai dasar mempelajari kondisi pasien.
- Farmakologi, untuk mengenal obat, efeknya terhadap tubuh, dan penggunaannya dalam pelayanan kesehatan.
Jadi, semakin kuat pemahaman dasar Biologi kamu, biasanya akan semakin mudah juga untuk mengikuti materi dasar di awal kuliah Keperawatan.
Apakah Kimia dan Matematika Penting untuk Jurusan Keperawatan?
Selain Biologi, Kimia dan Matematika juga penting untuk dipelajari karena Jurusan Keperawatan nantinya melibatkan perhitungan dosis obat dan pemahaman reaksi biokimia dalam tubuh manusia.
1. Kimia
Dasar Kimia bisa membantu kamu memahami berbagai proses yang terjadi di dalam tubuh, termasuk cairan tubuh, keseimbangan elektrolit, sampai cara zat atau obat bekerja.
Materinya nantinya bisa berkaitan dengan pembelajaran seperti biokimia, farmakologi, maupun ilmu biomedik.
Kamu nggak harus jago Kimia seperti calon mahasiswa jurusan Kimia, tetapi paham konsep dasarnya akan cukup membantu, loh.
2. Matematika
Matematika juga digunakan dalam beberapa situasi yang membutuhkan perhitungan.
Misalnya saat belajar menghitung dosis obat, kebutuhan cairan pasien, tetesan infus, sampai membaca data kesehatan.
Karena menyangkut pelayanan pasien, kemampuan berhitung dengan teliti justru menjadi hal yang cukup penting.
Jadi, Biologi tetap jadi fokus utama. Sementara itu, Kimia dan Matematika bisa kamu jadikan bekal tambahan supaya lebih siap menghadapi materi kuliah.
Cek juga:
- 15 Jurusan Kesehatan yang Menjanjikan & Banyak Peluang Kerja
- 10 Jurusan Kuliah untuk yang Suka Menghafal & Prospeknya
Apa yang Akan Dipelajari di Jurusan Keperawatan?
Di jurusan ini, kamu akan mempelajari kondisi tubuh manusia sekaligus cara memberikan pelayanan keperawatan sesuai kebutuhan pasien.
Beberapa hal yang biasanya akan kamu pelajari antara lain:
- Anatomi dan Fisiologi: Mempelajari struktur tubuh manusia serta bagaimana organ dan sistem tubuh bekerja.
- Dasar-Dasar Keperawatan: Mengenal prinsip dan keterampilan dasar dalam memberikan pelayanan keperawatan.
- Patofisiologi: Membahas perubahan fungsi tubuh akibat penyakit atau gangguan kesehatan.
- Farmakologi: Mempelajari berbagai jenis obat, efeknya, serta hal yang perlu diperhatikan dalam pemberiannya kepada pasien.
- Keperawatan Medikal Bedah: Membahas perawatan pasien dewasa dengan berbagai gangguan kesehatan.
- Keperawatan Anak: Mempelajari kebutuhan dan perawatan kesehatan bayi, anak, hingga remaja.
- Keperawatan Maternitas: Membahas pelayanan keperawatan pada ibu selama masa kehamilan, persalinan, dan setelah melahirkan.
- Keperawatan Jiwa: Mempelajari cara memberikan pelayanan kepada pasien dengan masalah kesehatan mental.
- Keperawatan Komunitas: Membahas pelayanan kesehatan dan pencegahan penyakit di lingkungan masyarakat.
- Keperawatan Gawat Darurat: Mempelajari penanganan awal pasien dalam kondisi darurat atau membutuhkan pertolongan segera.
Cek juga:
- 19 Jurusan Kuliah yang Langsung Kerja, Prospek Cerah!
- 20 Cita-Cita yang Cocok untuk Jurusan IPA, Yuk Cek!
- 11 PTS yang Masih Buka Pendaftaran 2027, Jangan Ketinggalan!
Tips Mempersiapkan Diri Masuk Jurusan Agribisnis
Kalau Keperawatan sudah masuk daftar jurusan incaranmu, kamu bisa mulai mempersiapkan beberapa hal berikut ini sejak SMA:
- Perkuat pemahaman Biologi: Fokus pada materi tubuh manusia, organ, sel, mikroorganisme, dan sistem tubuh karena akan banyak muncul kembali saat kuliah.
- Biasakan belajar dengan teliti: Dalam dunia kesehatan, detail kecil bisa menjadi penting, mulai dari membaca kondisi pasien sampai menghitung dosis.
- Jangan takut dengan hitungan: Mulai biasakan kembali perhitungan dasar karena nantinya akan digunakan untuk dosis obat maupun kebutuhan cairan pasien.
- Latih kemampuan komunikasi: Perawat akan banyak berinteraksi dengan pasien, keluarga pasien, dokter, dan tenaga kesehatan lainnya.
- Belajar tetap tenang dalam berbagai situasi: Lingkungan pelayanan kesehatan bisa menghadirkan kondisi yang tidak selalu bisa diprediksi.
- Kenali dunia Keperawatan lebih jauh: Kamu bisa mulai mencari tahu kegiatan kuliah, praktik klinik, bidang spesialisasi, hingga prospek kerja perawat.
- Latih empati sekaligus kemampuan berpikir kritis: Merawat pasien bukan hanya soal peduli, tetapi juga memahami kondisi dan menentukan tindakan yang tepat.
FAQ
1. Apakah kuliah Keperawatan banyak praktik?
Iya. Selain belajar teori di kelas, mahasiswa Keperawatan juga akan mengikuti praktik keterampilan di laboratorium dan praktik klinik untuk menerapkan ilmu yang sudah dipelajari.
2. Jurusan Keperawatan cocok untuk orang seperti apa?
Keperawatan cocok untuk kamu yang tertarik dengan kesehatan, cukup teliti, mampu berkomunikasi dengan baik, dan nyaman berinteraksi dengan banyak orang. Kemampuan berpikir kritis dan tetap tenang dalam menghadapi situasi tertentu juga akan sangat membantu.
3. Apakah anak IPS bisa masuk Jurusan Keperawatan?
Bisa, tergantung persyaratan penerimaan masing-masing perguruan tinggi. Namun, karena banyak materi Keperawatan berkaitan dengan Biologi, kamu perlu siap mengejar dasar-dasar ilmu tubuh manusia dan kesehatan.
Mau Kuliah di Universitas yang Bikin Langsung Siap Kerja? Gabung di Cakrawala University Sekarang!
Apapun jurusan yang kamu ambil, yang lebih penting adalah paham minat, kemampuan, dan jenis karier yang ingin kamu jalani setelah lulus nanti.
Nah, kalau kamu mencari kampus dengan pendekatan berbasis industri, Cakrawala University bisa menjadi pilihan yang patut dipertimbangkan.
Apalagi, ada beberapa hal yang bikin kuliah di Cakrawala University beda dari kampus lain:
- Fasilitasi Penyaluran Kerja: Terhubung dengan lebih dari 1000+ perusahaan untuk memperluas peluang karier.
- Kampus Siap Kerja: Kurikulum berbasis proyek dan praktik langsung supaya mahasiswa siap menghadapi kebutuhan industri yang dinamis.
- Magang Sejak Semester Pertama: Mahasiswa langsung terjun ke dunia industri sejak awal perkuliahan.
- Kurikulum Berbasis Industri: Materi kuliah disusun bersama praktisi dan profesional agar selalu relevan dengan tren terbaru.
- Dosen Praktisi: Belajar langsung dari para ahli dan pelaku industri yang berpengalaman di dunia kerja.
Jadi, tunggu apalagi? Kamu bisa tanya-tanya gratis untuk mulai langkah pertamamu menuju karier yang kamu impikan!