Jurusan Manajemen Bisnis Masuk IPA atau IPS? Ini Jawabannya!

School of Economics and Business
•
Tayang 25 March 2025
•
Diperbarui 28 September 2026
•
Waktu Baca 7 minutes
•

Sudah Direview Oleh Dwi Winarno, S.E., M.B.A., CIFM

Ditulis oleh

Dita Feby Indriani

Sudah tertarik kuliah Manajemen Bisnis, eh, malah bingung jurusan ini masuk IPA atau IPS.

Kalau latar belakangmu beda, apa masih bisa daftar?

Biar nggak buru-buru mencoret jurusan ini dari pilihan, yuk pahami dulu bidang ilmunya, peluang masuknya, dan apa aja yang bakal kamu pelajari!

 

Key Takeaways

 

  • Manajemen Bisnis termasuk bidang IPS, tapi anak IPA juga bisa masuk. Kesempatan mendaftar tetap mengikuti ketentuan kampus dan jalur seleksi yang kamu pilih.
  • Di Jurusan Manajemen Bisnis kamu belajar pemasaran, keuangan, operasional, sampai sumber daya manusia. Kamu juga mengasah kemampuan analisis, komunikasi, dan pengambilan keputusan.
  • Manajemen Bisnis Cakrawala University menghadirkan pembelajaran dengan kurikulum berbasis industri mencakup penyusunan Business Model Canvas, program magang sejak awal kuliah, serta dukungan pengembangan karier.

 

Jurusan Manajemen Bisnis Masuk IPA atau IPS?

Kalau dilihat dari bidang ilmunya, Manajemen Bisnis lebih dekat dengan IPS atau rumpun sosial dan humaniora (soshum).

Soalnya, kamu akan banyak belajar tentang ekonomi, pemasaran, keuangan, sampai cara mengelola tim dan menjalankan bisnis.

Terus, anak IPA bisa masuk? Bisa juga, kok!

Meski dekat dengan IPS, kamu juga bakal ketemu hitungan, statistik, dan analisis data. Contohnya, menghitung keuntungan usaha, menyusun anggaran, atau membaca data penjualan.

Jadi, mau latar belakangmu IPA atau IPS, kamu bisa mempertimbangkan Manajemen Bisnis sebagai jurusan kuliah nantinya.

 

Mata Kuliah yang Dipelajari Jurusan Manajemen Bisnis

Di Manajemen Bisnis, kamu belajar cara mengelola usaha, mulai dari mengatur keuangan sampai menyusun strategi pemasaran.

Nama mata kuliahnya bisa berbeda di setiap kampus, tapi umumnya kamu akan mempelajari materi berikut.

 

1. Pengantar Manajemen

Mata kuliah ini mengenalkan dasar pengelolaan bisnis, yaitu perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengawasan.

Kamu belajar cara perusahaan menentukan tujuan, membagi tugas, dan mengevaluasi hasil kerja tim.

Contohnya, menyusun rencana peluncuran produk sekaligus menentukan siapa yang bertanggung jawab di setiap tahap.

 

2. Akuntansi Dasar

Di sini, kamu belajar mencatat transaksi dan memahami laporan keuangan, seperti laporan laba rugi, neraca, dan laporan arus kas.

Kamu juga akan mengenal aset, utang, modal, pendapatan, serta beban usaha.

Dari materi ini, kamu bisa memahami kenapa bisnis yang penjualannya ramai belum tentu punya kondisi keuangan yang sehat.

 

3. Manajemen Pemasaran

Kamu belajar memahami kebutuhan konsumen dan menentukan cara yang tepat untuk menawarkan produk.

Materinya mencakup segmentation, targeting, positioning (STP) serta bauran pemasaran 4P: produk, harga, tempat atau distribusi, dan promosi.

Misalnya, kamu diminta menyusun strategi pemasaran merek minuman dengan target anak SMA, mulai dari harga sampai pilihan media promosinya.

 


 

Cek juga:

 

 


 

4. Manajemen Keuangan

Mata kuliah ini membahas cara mengatur dana agar kegiatan dan pengembangan bisnis bisa berjalan.

Kamu akan mempelajari penyusunan anggaran, pengelolaan modal kerja, hingga penilaian investasi dengan konsep seperti return on investment (ROI).

Contohnya, menghitung apakah membeli mesin baru bisa memberikan keuntungan yang sebanding dengan biaya yang dikeluarkan.

 

5. Manajemen Sumber Daya Manusia

Kamu belajar bagaimana perusahaan merekrut, melatih, dan mengembangkan karyawan sesuai kebutuhan bisnis.

Pembahasannya mencakup seleksi karyawan, kompensasi, pengembangan karier, serta penilaian kinerja menggunakan key performance indicator (KPI).

Kamu juga diajak memahami cara membangun lingkungan kerja yang mendukung produktivitas dan menjaga karyawan agar betah.

 

6. Manajemen Operasional

Fokus mata kuliah ini adalah mengatur proses produksi atau layanan supaya berjalan lancar dan efisien.

Kamu akan mengenal pengelolaan persediaan, pengendalian kualitas, serta rantai pasok atau supply chain.

Contohnya, menentukan jumlah stok bahan baku agar sebuah usaha makanan bisa memenuhi pesanan tanpa terlalu banyak bahan terbuang.

 

7. Kewirausahaan

Di mata kuliah ini, kamu belajar mengembangkan ide usaha berdasarkan kebutuhan calon pelanggan.

Kamu akan mengenal validasi pasar, Business Model Canvas (BMC), dan penyusunan rencana bisnis.

Tugasnya bisa berupa membuat konsep produk, menguji ide ke calon konsumen, sampai mempresentasikan usaha melalui pitching.

Jadi, kamu belajar menilai apakah sebuah ide menarik juga punya peluang untuk dijalankan.

Nah, kalau kamu ingin belajar materi-materi tadi sambil praktik, Jurusan Manajemen Bisnis di Cakrawala University bisa kamu pertimbangkan.

Lewat proyek bisnis, kamu bisa mengasah kemampuan sekaligus membangun portofolio selama kuliah.

Ada juga kesempatan magang sejak semester awal untuk mengenal dunia kerja lebih dekat, serta fasilitas penyaluran kerja ke 1.000+ mitra perusahaan yang membantu kamu menjangkau peluang karier setelah lulus.

 

Banner-Manajemen

 

Skill yang Dipelajari Jurusan Manajemen Bisnis

Selain memahami teori bisnis, kamu juga akan mengasah berbagai kemampuan yang berguna di dunia kerja maupun saat membangun usaha sendiri, seperti:

 

  • Berpikir strategis: Menganalisis kondisi bisnis, melihat peluang pasar, dan menentukan langkah untuk mencapai target dengan bantuan alat seperti analisis SWOT.
  • Mengelola keuangan: Menyusun anggaran, membaca laporan keuangan, dan menghitung biaya serta keuntungan sebagai dasar pengambilan keputusan.
  • Menganalisis data: Mengolah data penjualan atau survei konsumen menggunakan alat seperti Microsoft Excel, lalu menerjemahkan hasilnya menjadi masukan untuk bisnis.
  • Komunikasi dan presentasi: Menyampaikan ide secara jelas, menyusun proposal bisnis, dan melakukan pitching agar audiens memahami nilai dari ide yang kamu tawarkan.
  • Negosiasi: Mencari kesepakatan yang menguntungkan kedua pihak, misalnya saat membahas harga dengan pemasok atau kerja sama dengan mitra bisnis.
  • Memecahkan masalah: Mengidentifikasi penyebab masalah bisnis, membandingkan pilihan solusi, dan mempertimbangkan risikonya sebelum mengambil tindakan.
  • Memahami pasar dan konsumen: Mengenali kebutuhan pelanggan, menentukan target pasar, dan menyusun strategi pemasaran yang sesuai karakter audiens.

 


 

Cek juga:

 

 


 

FAQ

1. Apa perbedaan manajemen bisnis dan administrasi bisnis?

Keduanya punya banyak materi yang saling beririsan. Manajemen Bisnis cenderung menekankan pengelolaan sumber daya dan strategi, sedangkan Administrasi Bisnis mencakup proses serta pengelolaan berbagai fungsi bisnis. 

2. Apakah harus punya bisnis sebelum masuk jurusan ini?

Nggak harus, kok. Kamu bisa mulai belajar dari dasar tanpa pernah menjalankan usaha sebelumnya. Pengalaman bisnis dapat dibangun selama kuliah melalui proyek kewirausahaan, magang, atau mencoba usaha kecil. 

3. Apakah jurusan manajemen bisnis banyak hitungan?

Kamu akan ketemu hitungan di mata kuliah seperti Akuntansi, Statistik Bisnis, dan Manajemen Keuangan. Biasanya, angka digunakan untuk menghitung keuntungan, menyusun anggaran, atau menganalisis penjualan. 

 

Tertarik Kuliah Manajemen Bisnis? Kenalan dengan Cakrawala University, Yuk!

Sekarang udah tahu Manajemen Bisnis masuk IPA atau IPS, saatnya cari program kuliah yang sesuai dengan minatmu.

Kalau kamu penasaran cara mengelola perusahaan atau punya keinginan membangun usaha, Jurusan Manajemen Bisnis di Cakrawala University bisa jadi pilihan yang kamu pertimbangkan. 

Di sini, kamu nggak cuma belajar teori, tetapi juga dipersiapkan untuk menghadapi dunia kerja lewat pengalaman yang lebih praktis dan dekat dengan industri.

Beberapa program pendukung yang bisa kamu dapatkan antara lain:

 

  • Magang sejak semester pertama: Mulai membangun pengalaman profesional sejak awal kuliah.
  • Program penyaluran kerja: Membuka akses ke lebih dari 1.000 perusahaan mitra dari berbagai industri.
  • Kurikulum berbasis industri: Materi kuliah disusun agar tetap relevan dengan kebutuhan dunia kerja.
  • Dosen praktisi: Belajar langsung dari pengajar yang punya pengalaman di bidangnya.
  • Project-based learning: Mengembangkan skill melalui proyek nyata sekaligus membangun portofolio.

 

Penasaran apakah jurusan ini cocok buat kamu? Yuk, konsultasikan dengan tim Admission Cakrawala University untuk cari tahu lebih lanjut tentang perkuliahan dan pendaftarannya!

Banner Picture

Kategori:

School of Economics and Business

Cakrawala

Share

Penulis

Dita Feby Indriani

Dita adalah SEO Content Writer yang berfokus pada topik pendidikan dan karier. Selama lebih dari 3 tahun, ia menulis berbagai artikel yang membantu siswa dan calon mahasiswa memahami pilihan jurusan, jalur masuk kuliah, serta prospek karier. Dalam setiap tulisannya, Dita mengutamakan riset yang akurat dan penyajian informasi yang jelas agar mudah dipahami pembaca.

Reviewer Expert

Dwi Winarno, S.E., M.B.A., CIFM

Dwi Winarno, S.E., M.B.A., CIFM adalah dosen Finance dan Bisnis Digital di Cakrawala University, dengan pengalaman sebagai praktisi penasihat investasi di pasar modal sejak tahun 2017. Beliau menyelesaikan gelar Magister Manajemen (MBA) di Institut Teknologi Bandung (ITB) dan saat ini sedang menempuh studi doktoral (Ph.D.) di Institut Pertanian Bogor (IPB) dengan fokus pada bidang finance. Dwi Winarno juga telah meraih berbagai prestasi di dunia pasar modal, di antaranya sebagai juara Indosat Stock Trading Competition 2017 dan CIMB ASEAN Stock Challenge 2016.

Artikel Lainnya
Logo Cakrawala Black

Cakrawala University – Sudirman Campus

The Landmark Center, Jl. Jenderal Sudirman No.Kav 1 Lantai 9, RT.3/RW.3, Setia Budi, Kecamatan Setiabudi, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12910

Cakrawala University – Kemang Campus

Jl. Kemang Timur No.1, RT.14/RW.8, Pejaten Bar., Ps. Minggu, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12510

© 2023 Cakrawala University. All Rights Reserved.