Suka dunia fashion tapi masih bingung harus kuliah di jurusan apa?
Ternyata, karier di industri fashion nggak cuma bisa dimulai dari Fashion Design, tapi juga lewat jurusan bisnis, komunikasi, sampai desain visual.
Yuk, cari tahu jurusan yang paling sesuai dengan minat dan karier yang kamu incar!
Key Takeaways
- Jurusan yang berhubungan dengan fashion nggak cuma Tata Busana. Ada juga Fashion Management, DKV, Tata Rias dan Kecantikan, Fotografi, Kriya Tekstil, hingga Fashion Merchandising.
- Pilihan jurusan sebaiknya disesuaikan dengan bagian industri fashion yang paling kamu minati, apakah desain produk, branding, bisnis, visual, kecantikan, atau retail.
- Kalau kamu tertarik pada sisi visual dan branding fashion, Jurusan DKV Cakrawala University pilihan yang tepat dengan menawarkan real project bersama perusahaan mitra, magang sejak semester awal, serta mengembangkan karya lewat IP Incubator.
Apa Saja Jurusan yang Berhubungan dengan Fashion?

Sumber: Magnific
1. Tata Busana
Jurusan ini belajar proses pembuatan busana secara menyeluruh, mulai dari perancangan desain, pemilihan kain, teknik menjahit, sampai pengembangan koleksi pakaian.
Jadi, kamu nggak cuma belajar membuat pakaian yang terlihat menarik, tetapi juga paham gimana sebuah desain bisa diwujudkan jadi produk yang nyaman sesuai dengan kebutuhan.
Mata kuliah yang relevan:
- Dasar desain busana
- Ilustrasi mode
- Konstruksi pola busana
- Teknik menjahit
- Pengetahuan tekstil
- Draping
- Desain dan pengembangan koleksi
Lulusan Tata Busana punya peluang karier yang cukup luas, terutama di industri pakaian dan industri kreatif.
Kamu bisa bekerja sebagai fashion designer, pattern maker, fashion stylist, costume designer, apparel designer, hingga mengembangkan label atau brand fashion sendiri.
2. Fashion Management
Industri fashion bukan cuma soal membuat pakaian yang bagus.
Di balik sebuah brand, ada proses menentukan produk yang akan dijual, membaca tren pasar, mengatur produksi, sampai memastikan bisnis tetap berkembang.
Nah, sisi bisnis dan manajemen dari industri fashion inilah yang banyak dipelajari di Fashion Management.
Jurusan ini cocok kalau kamu suka dunia fashion, tetapi lebih enjoy bahas strategi bisnis, branding, dan pengelolaan brand daripada membuat desain pakaian secara langsung.
Mata kuliah yang relevan:
- Fashion marketing
- Fashion business
- Brand management
- Consumer behavior
- Retail management
- Fashion buying
- Supply chain management
- Entrepreneurship
Karena berfokus pada pengelolaan bisnis fashion, pilihan karier lulusannya juga cukup beragam.
Kamu bisa bekerja sebagai fashion brand manager, retail manager, fashion buyer, marketing specialist, business development specialist, hingga membangun brand fashion sendiri.
Cek juga:
- Lulusan SMK Tata Busana Bisa Kuliah Jurusan Apa?
- 8 Jurusan Kuliah untuk Kamu yang Ingin Jadi Desainer
3. Desain Komunikasi dan Visual
Pernah memperhatikan kenapa suatu brand fashion punya logo, kemasan, feed media sosial, sampai iklan yang langsung terasa punya karakter tertentu?
Visual seperti itu nggak dibuat secara sembarangan.
Ada proses desain dan komunikasi yang digunakan untuk membangun identitas sekaligus menyampaikan pesan sebuah brand kepada audiens.
Hal inilah yang banyak dipelajari di Desain Komunikasi Visual atau DKV.
Jurusan ini cocok kalau kamu tertarik dengan fashion dari sisi visual, seperti membuat identitas brand, desain kampanye, lookbook, kemasan, atau materi promosi.
Mata kuliah yang relevan:
- Desain grafis
- Tipografi
- Ilustrasi
- Fotografi
- Desain komunikasi
- Digital media
Lulusan DKV bisa masuk ke industri fashion tanpa harus menjadi perancang pakaian.
Kamu bisa bekerja sebagai graphic designer, brand designer, art director, creative designer, visual merchandiser, hingga content designer untuk berbagai brand fashion dan lifestyle.
Kalau profesi tersebut terdengar menarik buat kamu, Jurusan DKV Cakrawala University bisa kamu pertimbangkan.
Lewat Career Ready Program, proses belajarnya juga diarahkan agar dekat dengan kebutuhan industri.
Kamu berkesempatan mengerjakan real project bersama perusahaan mitra sekaligus mulai magang sejak semester awal.
Selain itu, tersedia IP Incubator untuk membantu mengembangkan karya dan ide kreatif menjadi IP yang punya potensi komersial.
Cakrawala University juga didukung 1.000+ perusahaan mitra melalui program penyaluran kerja untuk membantu mahasiswa mempersiapkan karier.

4. Tata Rias dan Kecantikan
Dalam fashion show, pemotretan, iklan, atau editorial, tampilan model juga sangat dipengaruhi oleh riasan wajah, rambut, dan keseluruhan look yang ingin ditampilkan.
Nah, aspek kecantikan dan penataan penampilan inilah yang banyak dipelajari di jurusan Tata Rias dan Kecantikan.
Jurusan ini cocok kalau kamu tertarik dengan dunia fashion dari sisi makeup, penataan rambut, kecantikan, dan penciptaan karakter visual untuk berbagai kebutuhan.
Mata kuliah yang relevan:
- Dasar tata rias
- Tata rias wajah
- Tata rias karakter
- Penataan rambut
- Perawatan kulit
- Kosmetologi
- Tata rias pengantin
Lulusan Tata Rias dan Kecantikan bisa bekerja di berbagai bidang yang berkaitan dengan fashion, kecantikan, dan industri kreatif.
Pilihan kariernya antara lain makeup artist, beauty consultant, hair stylist, beauty stylist, hingga makeup artist untuk fashion show, pemotretan, televisi, film, dan iklan.
5. Fotografi
Sebuah koleksi fashion nggak cukup cuma dibuat dengan menarik.
Produk tersebut juga perlu ditampilkan melalui foto yang mampu memperlihatkan detail, karakter, dan konsep dari sebuah brand.
Di sinilah fotografi punya peran penting dalam industri fashion.
Jurusan Fotografi belajar cara menghasilkan gambar secara profesional, mulai dari pengaturan kamera, pencahayaan, komposisi, sampai pengembangan konsep visual.
Kalau kamu suka dunia fashion tetapi lebih tertarik berada di balik kamera, jurusan ini bisa jadi pilihan yang tepat.
Mata kuliah yang relevan:
- Dasar fotografi
- Teknik kamera
- Fotografi komersial
- Fotografi produk
- Fotografi fashion
- Digital imaging
Lulusan Fotografi bisa berkarier sebagai fashion photographer, commercial photographer, product photographer, editorial photographer, hingga content creator.
Cek juga:
6. Kriya Tekstil
Kalau kamu lebih tertarik dengan kain, motif, warna, tekstur, dan teknik pembuatan material daripada desain pakaian secara keseluruhan, Kriya Tekstil bisa jadi pilihan yang menarik.
Jurusan ini belajar gimana material tekstil dikembangkan jadi karya yang punya nilai fungsi sekaligus estetika.
Kamu bisa belajar berbagai teknik seperti batik, tenun, bordir, pencelupan, hingga pengembangan motif yang nantinya dapat digunakan untuk pakaian maupun produk lainnya.
Mata kuliah yang relevan:
- Dasar kriya tekstil
- Desain tekstil
- Batik
- Tenun
- Teknik pewarnaan tekstil
- Eksplorasi material
Lulusan Kriya Tekstil bisa bekerja sebagai textile designer, surface designer, pengembang motif, craft designer, hingga product developer.
7. Fashion Merchandising
Menurutmu, siapa yang menentukan model pakaian apa yang masuk ke toko, berapa banyak stok yang perlu disediakan, atau produk seperti apa yang kemungkinan bakal laku?
Pekerjaan tersebut berkaitan erat dengan fashion merchandising.
Jurusan Fashion Merchandising belajar cara menghubungkan produk fashion dengan kebutuhan pasar.
Jadi, fokusnya bukan pada mendesain pakaian, tetapi pada bagaimana produk dipilih, direncanakan, ditampilkan, dan dijual kepada konsumen.
Mata kuliah yang relevan:
- Fashion merchandising
- Fashion buying
- Retail management
- Consumer behavior
- Trend forecasting
- Visual merchandising
- Inventory management
- Fashion marketing
Lulusan Fashion Merchandising bisa bekerja sebagai fashion merchandiser, fashion buyer, retail planner, visual merchandiser, hingga category specialist.
FAQ
1. Apakah ada jurusan yang berhubungan dengan fashion tetapi tidak banyak belajar menjahit?
Ada. Kamu bisa mempertimbangkan Fashion Management, Fashion Merchandising, DKV, Fotografi, atau Tata Rias dan Kecantikan.
2. Apakah kuliah jurusan fashion bisa membuka peluang untuk bekerja freelance?
Bisa. Profesi seperti fashion stylist, fotografer, makeup artist, graphic designer, dan textile designer cukup terbuka untuk bekerja secara freelance.
3. Jurusan apa yang paling cocok kalau ingin menjadi fashion stylist?
Tata Busana cukup relevan karena membahas pakaian, warna, bahan, dan styling. DKV juga bisa mendukung kemampuan visual dan konsep kreatif.
Suka Dunia Fashion dari Sisi Visual? DKV Bisa Jadi Pilihannya!
Kalau kamu tertarik dengan branding, visual campaign, desain konten, dan identitas brand fashion, Jurusan DKV bisa jadi pilihan yang pas.
Di Jurusan Desain Komunikasi Visual Cakrawala University, kamu akan belajar desain, ilustrasi, branding, media digital, dan berbagai keterampilan visual yang banyak digunakan di industri kreatif, termasuk fashion.
Untuk membantu kamu lebih siap masuk dunia kerja, Cakrawala University juga punya berbagai program pendukung, seperti:
- Magang sejak semester pertama: Mulai membangun pengalaman profesional sejak awal kuliah.
- Program penyaluran kerja: Membuka akses ke lebih dari 1.000 perusahaan mitra dari berbagai industri.
- Kurikulum berbasis industri: Materi kuliah disusun agar relevan dengan kebutuhan dunia kerja.
- Dosen praktisi: Belajar dari pengajar yang punya pengalaman langsung di industri.
- Project-based learning: Mengasah skill melalui proyek nyata sekaligus membangun portofolio.
Kalau bidang ini sesuai dengan minatmu, kamu bisa cari tahu lebih lanjut tentang Jurusan DKV Cakrawala University dan konsultasikan pilihan kuliahmu dengan tim Admission sekarang!