Jurusan Antropologi untuk Anak IPA atau IPS? Simak Jawabannya!

Majorpedia
Tayang 24 June 2026
Diperbarui 25 June 2026
Waktu Baca 8 minutes

Sudah Direview Oleh Expert

Ditulis oleh

Dita Feby Indriani

Kalau kamu suka membahas budaya, kebiasaan masyarakat, atau penasaran kenapa setiap daerah punya tradisi yang berbeda, Jurusan Antropologi mungkin terdengar menarik.

Tapi sebelum memasukkannya ke daftar pilihan kuliah, ada satu pertanyaan yang sering muncul: Antropologi termasuk jurusan IPA atau IPS?

Ini jadi pertimbangan, terutama buat kamu yang sedang mau daftar kuliah sesuai dengan jurusan saat SMA.

Nah, kita bakal bahas jawabannya, sekaligus tentang materi yang dipelajari, hingga prospek kerja lulusannya.

 

Key Takeaways

 

  • Jurusan Antropologi termasuk rumpun IPS atau Soshum yang berfokus pada studi tentang manusia, budaya, dan kehidupan masyarakat dari berbagai sudut pandang.
  • Lulusan Antropologi memiliki peluang karier yang cukup luas, mulai dari peneliti sosial, jurnalis, konsultan CSR, peneliti pasar, hingga bekerja di instansi pemerintah dan lembaga sosial.
  • Cakrawala University menghadirkan kurikulum berbasis industri, program magang mulai semester pertama, serta akses ke lebih dari 1.000 perusahaan mitra untuk membantu kamu membangun pengalaman dan peluang kerja sejak kuliah.

 

Jurusan Antropologi Termasuk IPA atau IPS?

Jurusan antropologi termasuk dalam Soshum atau IPS.

Soalnya, Antropologi mempelajari manusia dan kehidupannya dalam masyarakat. Mulai dari budaya, tradisi, kebiasaan, hingga cara suatu kelompok berinteraksi dan berkembang.

Karena fokusnya ada pada aspek sosial dan budaya, jurusan ini masuk ke rumpun ilmu sosial.

Tapi tenang, kalau kamu anak IPA dan tertarik masuk Antropologi, peluangnya tetap ada, kok.

Saat ini banyak kampus yang memperbolehkan siswa IPA mengambil jurusan Soshum melalui jalur lintas jurusan, baik di SNBT maupun seleksi mandiri.

 

Apa yang Dipelajari di Jurusan Antropologi?

Di jurusan Antropologi, kamu akan belajar tentang manusia dari berbagai sudut pandang. Mulai dari budaya, kehidupan sosial, hingga bagaimana manusia berkembang dan beradaptasi dari waktu ke waktu.

Ini beberapa fokus mata kuliah jurusan Antropologi:

 

1. Budaya dan Masyarakat

Salah satu fokus utama Antropologi adalah memahami gimana manusia hidup dalam kelompok masyarakat. Kamu akan belajar berbagai budaya, tradisi, kebiasaan, dan cara pandang yang dimiliki oleh masyarakat di berbagai daerah maupun negara.

Fokus pembelajaran:

 

  • Keanekaragaman budaya
  • Adat istiadat dan tradisi masyarakat
  • Nilai dan norma sosial
  • Perubahan sosial dan budaya
  • Interaksi antar kelompok masyarakat
  • Isu sosial dalam kehidupan sehari-hari

 

2. Antropologi Ragawi/Biologi

Meski termasuk jurusan IPS, Antropologi juga punya cabang yang membahas sisi biologis manusia. Di sini, kamu akan belajar evolusi manusia, perkembangan fisik manusia, dan bagaimana manusia beradaptasi dengan lingkungannya.

Fokus pembelajaran:

 

  • Evolusi manusia
  • Perkembangan fisik manusia
  • Adaptasi manusia terhadap lingkungan
  • Keragaman biologis manusia
  • Hubungan manusia dan lingkungan
  • Dasar-dasar antropologi biologis

 

3. Etnografi

Etnografi adalah metode penelitian yang sangat identik dengan jurusan Antropologi. Kamu bakal belajar cara mengamati, mewawancarai, dan memahami kehidupan suatu kelompok masyarakat secara langsung melalui penelitian lapangan.

Fokus pembelajaran:

 

  • Observasi lapangan
  • Teknik wawancara
  • Metode penelitian sosial
  • Pengumpulan data budaya
  • Analisis kehidupan masyarakat
  • Penulisan laporan penelitian

 


 

Cek juga:

 

 


 

Skill yang Dikembangkan di Jurusan Antropologi

Selain belajar tentang budaya dan masyarakat, kuliah Antropologi juga bikin kamu punya banyak skill yang terpakai di dunia kerja maupun kehidupan sehari-hari. Beberapa skill penting tersebut adalah:

 

  • Kemampuan riset dan observasi: Kamu bakal terbiasa mengamati lingkungan sekitar, melakukan wawancara, dan mengumpulkan data untuk memahami fenomena sosial secara lebih dalam.
  • Analisis sosial dan budaya: Belajar melihat suatu masalah dari berbagai sudut pandang dan memahami kenapa masyarakat bisa punya kebiasaan atau cara pikir yang berbeda-beda.
  • Critical thinking: Antropologi melatih kamu untuk nggak langsung percaya begitu saja, tapi berpikir kritis dan menarik kesimpulan berdasarkan data serta fakta di lapangan.
  • Komunikasi interpersonal: Karena sering berinteraksi dengan banyak orang dari latar belakang berbeda, kemampuan ngobrol, membangun relasi, dan memahami orang lain jadi makin terasah.
  • Public speaking: Kamu juga akan sering presentasi dan menjelaskan hasil penelitian, jadi kemampuan berbicara di depan orang lain bakal berkembang dengan sendirinya.
  • Penulisan dan dokumentasi: Sering membuat laporan penelitian, catatan lapangan, dan tulisan analisis membuat kemampuan menulis kamu jadi lebih rapi dan sistematis.
  • Kerja tim dan kolaborasi: Banyak tugas dan penelitian dilakukan secara kelompok, jadi kemampuan bekerja sama dan berbagi peran juga ikut terlatih selama kuliah.

 


 

Cek juga:

 

 


 

Prospek Kerja Lulusan Jurusan Antropologi

Peluang karier lulusan Antropologi sebenarnya cukup beragam. Karena selama kuliah kamu akan belajar skill yang dibutuhkan di banyak bidang. Beberapa prospek tersebut yaitu:

 

  • Peneliti sosial: Cocok buat kamu yang suka mencari tahu dan menganalisis fenomena di masyarakat. Profesi ini banyak dibutuhkan di lembaga riset, NGO, maupun instansi pemerintah.
  • Community development officer: Bertugas mendampingi dan mengembangkan program untuk masyarakat. Posisi ini sering ditemukan di perusahaan besar yang menjalankan program sosial.
  • Konsultan CSR: Membantu perusahaan merancang program sosial yang bermanfaat bagi masyarakat sekaligus mendukung tujuan bisnis perusahaan.
  • Jurnalis: Kemampuan observasi dan riset yang dipelajari di Antropologi bisa menjadi modal kuat untuk mencari cerita dan menyajikannya kepada publik.
  • Content researcher: Bertugas menggali data dan informasi untuk mendukung pembuatan konten yang lebih akurat, relevan, dan sesuai kebutuhan audiens.
  • Analis kebijakan publik: Mengkaji berbagai isu sosial yang sedang terjadi dan memberikan rekomendasi yang dapat digunakan dalam penyusunan kebijakan.
  • Kurator museum: Mengelola koleksi budaya dan sejarah sekaligus menyusun informasi agar lebih menarik dan mudah dipahami pengunjung.
  • Pegawai instansi pemerintah: Lulusan Antropologi juga memiliki peluang berkarier di berbagai kementerian atau lembaga yang berkaitan dengan sosial dan kebudayaan.
  • Pegiat NGO atau lembaga sosial: Cocok untuk kamu yang ingin terjun langsung ke masyarakat dan terlibat dalam program pemberdayaan maupun kegiatan kemanusiaan.

 

FAQ

1. Apakah anak IPA bisa masuk Jurusan Antropologi?

Bisa. Saat ini siswa IPA dapat mengambil jurusan Antropologi melalui jalur lintas jurusan, baik melalui SNBT maupun seleksi mandiri, sesuai ketentuan masing-masing perguruan tinggi.

2. Apakah Jurusan Antropologi banyak turun ke lapangan?

Ya. Salah satu hal yang menarik dari Antropologi adalah adanya kegiatan observasi dan penelitian lapangan untuk memahami kehidupan masyarakat secara langsung, bukan hanya belajar teori di kelas.

3. Apakah Jurusan Antropologi cocok untuk introvert?

Bisa saja. Meskipun ada kegiatan wawancara dan penelitian lapangan, banyak mahasiswa introvert yang nyaman di jurusan ini karena lebih mengandalkan kemampuan observasi, mendengar, dan menganalisis.

 

Mau Kuliah di Universitas yang Bikin Langsung Siap Kerja? Gabung di Cakrawala University Sekarang!

Pada akhirnya, baik kamu dari kelas IPA atau IPS, semua punya peluang yang sama untuk masuk jurusan pertanian.

Tapi, yang lebih penting adalah memahami minat, kemampuan, dan jenis karier yang ingin kamu jalani setelah lulus nanti agar keputusan kuliah yang diambil lebih tepat.

Nah, kalau kamu mencari kampus dengan pendekatan berbasis industri, Cakrawala University bisa menjadi pilihan yang patut dipertimbangkan. 

Apalagi, ada beberapa hal yang bikin kuliah di Cakrawala University beda dari kampus lain:

 

  • Fasilitasi Penyaluran Kerja: Terhubung dengan lebih dari 1000+ perusahaan untuk memperluas peluang karier.
  • Kampus Siap Kerja: Kurikulum berbasis proyek dan praktik langsung supaya mahasiswa siap menghadapi kebutuhan industri yang dinamis.
  • Magang Sejak Semester Pertama: Mahasiswa langsung terjun ke dunia industri sejak awal perkuliahan.
  • Kurikulum Berbasis Industri: Materi kuliah disusun bersama praktisi dan profesional agar selalu relevan dengan tren terbaru.
  • Dosen Praktisi: Belajar langsung dari para ahli dan pelaku industri yang berpengalaman di dunia kerja.

 

Jadi, tunggu apalagi? Kamu bisa tanya-tanya gratis untuk mulai langkah pertamamu menuju karier yang kamu impikan!

Banner Picture

Kategori:

Majorpedia

Cakrawala

Share

Penulis

Dita Feby Indriani

Dita adalah SEO Content Writer yang berfokus pada topik pendidikan dan karier. Selama lebih dari 3 tahun, ia menulis berbagai artikel yang membantu siswa dan calon mahasiswa memahami pilihan jurusan, jalur masuk kuliah, serta prospek karier. Dalam setiap tulisannya, Dita mengutamakan riset yang akurat dan penyajian informasi yang jelas agar mudah dipahami pembaca.

Artikel Lainnya
Logo Cakrawala Black

Cakrawala University – Sudirman Campus

The Landmark Center, Jl. Jenderal Sudirman No.Kav 1 Lantai 9, RT.3/RW.3, Setia Budi, Kecamatan Setiabudi, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12910

Cakrawala University – Kemang Campus

Jl. Kemang Timur No.1, RT.14/RW.8, Pejaten Bar., Ps. Minggu, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12510

© 2023 Cakrawala University. All Rights Reserved.