Kalau kamu tertarik bidang keuangan dan lebih suka pekerjaan yang rapi, terstruktur, serta nggak melulu soal hitung-hitungan, Jurusan Administrasi Keuangan bisa jadi pilihan yang pas.
Tapi, apa sebenarnya jurusan ini dan gimana prospek kerjanya? Yuk, kita bahas satu per satu!
Key Takeaways
- Jurusan Administrasi Keuangan mempelajari pengelolaan keuangan dari sisi administrasi, mulai dari pencatatan transaksi, pengelolaan dokumen, budgeting, laporan keuangan, sampai penggunaan software akuntansi.
- Prospek kerjanya cukup luas, mulai dari Finance Administration Staff, Accounting Staff, Account Payable, Account Receivable, Billing Staff, sampai berkembang ke posisi seperti Finance Analyst atau Finance Manager.
- Kalau kamu ingin berkarier di bidang keuangan, Jurusan Akuntansi Cakrawala University siap membekali kamu dengan pembelajaran berbasis praktik, dosen praktisi, dan program magang agar lebih siap masuk dunia kerja.
Apa itu Jurusan Administrasi Keuangan?

Sumber: Magnific
Jurusan Administrasi Keuangan adalah program studi yang mempelajari cara mengelola berbagai aktivitas keuangan di perusahaan maupun instansi.
Mulai dari pencatatan transaksi, pengelolaan dokumen, penyusunan anggaran, pembayaran, sampai pengawasan keuangan.
Program ini umumnya tersedia di jenjang D3 dan D4 atau Sarjana Terapan. Lulusan D3 biasanya memperoleh gelar Ahli Madya (A.Md.).
Sedangkan lulusan D4 memperoleh gelar Sarjana Terapan (S.Tr.), dengan penulisan gelar yang bisa berbeda tergantung program studi dan kebijakan kampus.
Apa Saja yang Dipelajari di Jurusan Administrasi Keuangan?
Kalau masuk Jurusan Administrasi Keuangan, kamu akan belajar cara mencatat transaksi, mengatur dokumen pembayaran, membuat anggaran, sampai memahami laporan keuangan.
Beberapa hal yang umumnya dipelajari antara lain:
- Dasar Akuntansi: Belajar mencatat transaksi, memahami debit dan kredit, jurnal, buku besar, sampai dasar penyusunan laporan keuangan.
- Administrasi Keuangan: Mempelajari cara mengelola invoice, kuitansi, bukti pembayaran, reimbursement, dan berbagai dokumen transaksi lainnya.
- Penganggaran atau Budgeting: Belajar menyusun rencana pemasukan dan pengeluaran serta memantau penggunaan anggaran agar tetap sesuai kebutuhan.
- Manajemen Keuangan: Membahas bagaimana perusahaan mengelola dana, cash flow, biaya operasional, dan kebutuhan keuangan lainnya.
- Perpajakan: Mengenal dasar-dasar pajak, administrasi perpajakan, serta dokumen yang berkaitan dengan kewajiban pajak perusahaan.
- Laporan Keuangan: Belajar memahami dan menyusun laporan seperti laporan laba rugi, neraca, dan arus kas.
- Microsoft Excel dan Spreadsheet: Mengolah data keuangan menggunakan rumus, tabel, pivot table, dan berbagai fungsi spreadsheet yang sering digunakan dalam pekerjaan administrasi maupun finance.
- Software Akuntansi dan Sistem Keuangan: Kamu juga dikenalkan dengan software akuntansi seperti MYOB, Accurate, Zahir Accounting, SAP, Oracle NetSuite, atau sistem ERP (Enterprise Resource Planning) lainnya.
Materi-materi tersebut juga bisa kamu pelajari lebih dalam di Jurusan Accounting Cakrawala University.
Di sini, kamu nggak cuma belajar dasar akuntansi, laporan keuangan, perpajakan, dan audit, tapi juga bagaimana teknologi, data, dan AI mulai digunakan dalam praktik accounting modern.
Pembelajarannya juga nggak berhenti di teori. Kamu akan banyak berhadapan dengan project dan studi kasus yang dibuat lebih dekat dengan kebutuhan industri, jadi skill yang dipelajari bisa langsung nyambung dengan dunia kerja.
Menariknya lagi, ada kesempatan magang sejak semester awal serta akses ke 1.000+ perusahaan mitra yang bisa membantu kamu membangun pengalaman dan mempersiapkan karier di bidang accounting maupun finance sejak kuliah.

Siapa yang Cocok Masuk Jurusan Administrasi Keuangan?
Jurusan Administrasi Keuangan cocok buat kamu yang tertarik dengan dunia keuangan, tapi juga suka pekerjaan yang rapi, terstruktur, dan detail.
Beberapa karakter yang biasanya cocok dengan jurusan ini antara lain:
- Teliti dan detail: Karena kamu akan sering berurusan dengan angka, dokumen, invoice, dan transaksi, kesalahan kecil bisa cukup berpengaruh.
- Suka pekerjaan yang terstruktur: Cocok buat kamu yang nyaman bekerja mengikuti prosedur, mengatur dokumen, membuat laporan, dan memastikan semuanya tercatat dengan rapi.
- Cukup nyaman dengan angka: Nggak perlu jadi jago matematika, tapi kamu sebaiknya suka dengan perhitungan, persentase, budgeting, atau data keuangan.
- Tertarik dengan dunia bisnis dan keuangan: Kamu akan banyak praktik terkait uang masuk, uang keluar, anggaran, dan transaksi yang dikelola dalam sebuah perusahaan atau instansi.
- Suka menggunakan komputer dan spreadsheet: Pekerjaan administrasi keuangan cukup dekat dengan Excel, Google Sheets, software akuntansi, dan berbagai sistem keuangan digital.
- Punya kemampuan komunikasi yang baik: Dalam dunia kerja, bagian administrasi keuangan sering berkoordinasi dengan tim accounting, finance, HR, procurement, vendor, hingga manajemen.
Cek juga:
- Rekomendasi Universitas Jurusan Administrasi Keuangan
- 12 Daftar Jurusan di Bidang Keuangan dan Prospeknya
- 15 Jurusan Kuliah yang Bisa Kerja di Bank & Peluangnya
Skill yang Akan Dipelajari di Jurusan Administrasi Keuangan
Kuliah di Jurusan Administrasi Keuangan nggak cuma bikin kamu paham cara mengelola transaksi dan dokumen keuangan.
Kamu juga akan terbiasa bekerja lebih teliti, rapi, dan cepat saat berhadapan dengan angka, data, maupun berbagai kebutuhan administrasi.
Beberapa skill yang bisa kamu dapatkan antara lain:
- Ketelitian mengelola data keuangan: Kamu akan terbiasa mengecek angka, transaksi, dan dokumen secara detail supaya nggak ada data yang salah atau terlewat.
- Analisis keuangan dasar: Kamu akan belajar membaca data pemasukan, pengeluaran, anggaran, sampai laporan keuangan sederhana.
- Problem solving: Kalau ada selisih transaksi, dokumen yang nggak sesuai, atau pencatatan yang bermasalah, kamu akan terbiasa mencari tahu penyebab dan solusinya.
- Data management: Kamu akan belajar mengatur data dan dokumen keuangan supaya lebih rapi, mudah dicari, dan nggak berantakan.
- Time management: Karena pekerjaan keuangan sering punya deadline, kamu akan terbiasa mengatur prioritas, mulai dari pembayaran tagihan sampai pembuatan laporan.
- Digital literacy: Kamu juga akan makin terbiasa menggunakan spreadsheet, software keuangan, dan berbagai sistem digital yang dipakai di dunia kerja.
- Komunikasi dan koordinasi: Nggak semua pekerjaan keuangan dikerjakan sendirian. Kamu juga akan belajar berkoordinasi dengan tim lain, vendor, atau pihak yang berkaitan dengan transaksi.
- Bekerja sesuai prosedur: Kamu akan terbiasa mengikuti SOP dan aturan yang berlaku supaya setiap transaksi dan dokumen keuangan bisa dipertanggungjawabkan.
Cek juga:
- 10 Kampus yang Ada Jurusan Manajemen Keuangan
- 15 Universitas dengan Jurusan Akuntansi Terbaik di Indonesia
- S1 Jurusan Akuntansi
Prospek Kerja Jurusan Administrasi Keuangan
Kamu nggak selalu harus bekerja sebagai admin keuangan karena skill yang dipelajari bisa masuk ke area finance, accounting, billing, sampai account payable dan account receivable.
Berikut beberapa prospek kerja yang bisa kamu pertimbangkan:
- Finance Administration Staff: Mengurus dokumen keuangan seperti invoice, reimbursement, bukti pembayaran, serta membantu pencatatan transaksi perusahaan. Kisaran gajinya sekitar Rp4 juta–Rp6 juta per bulan.
- Finance Staff: Mengelola pemasukan dan pengeluaran, melakukan rekonsiliasi transaksi, serta membantu menyiapkan laporan keuangan. Kisaran gajinya sekitar Rp4,5 juta–Rp7 juta per bulan.
- Accounting Staff: Bertugas mencatat transaksi, membuat jurnal, melakukan rekonsiliasi, dan membantu penyusunan laporan keuangan perusahaan. Kisaran gajinya sekitar Rp4,5 juta–Rp7 juta per bulan.
- Account Payable Staff: Mengurus tagihan yang harus dibayar perusahaan kepada vendor atau supplier, mulai dari mengecek invoice sampai memastikan pembayaran dilakukan tepat waktu. Kisaran gajinya sekitar Rp4,5 juta–Rp7 juta per bulan.
- Account Receivable Staff: Mengelola tagihan yang harus diterima perusahaan dari pelanggan, mengecek pembayaran masuk, sampai melakukan follow-up kalau ada pembayaran yang belum selesai. Kisaran gajinya sekitar Rp4,5 juta–Rp7 juta per bulan.
- Billing Staff: Bertanggung jawab membuat dan mengirimkan tagihan kepada pelanggan serta memastikan data, nominal, dan dokumen pendukung sudah sesuai. Kisaran gajinya sekitar Rp4 juta–Rp6 juta per bulan.
- Payroll Administration Staff: Mengelola administrasi yang berkaitan dengan penggajian karyawan, seperti data gaji, tunjangan, potongan, hingga dokumen payroll. Kisaran gajinya sekitar Rp4,5 juta–Rp7 juta per bulan.
- Tax Administration Staff: Membantu mengelola dokumen perpajakan, pencatatan transaksi terkait pajak, serta kebutuhan administrasi untuk pelaporan pajak perusahaan. Kisaran gajinya sekitar Rp4,5 juta–Rp7 juta per bulan.
- Finance Analyst: Menganalisis data keuangan untuk melihat kondisi bisnis, membuat proyeksi, serta membantu perusahaan mengambil keputusan berdasarkan data. Kisaran gajinya sekitar Rp6 juta–Rp10 juta per bulan.
FAQ
1. Apakah jurusan administrasi keuangan sama dengan akuntansi?
Nggak sepenuhnya sama. Administrasi Keuangan lebih fokus pada pengelolaan transaksi, dokumen, pembayaran, dan proses administrasi keuangan sehari-hari. Sementara itu, Akuntansi biasanya membahas pencatatan dan pelaporan keuangan secara lebih mendalam, termasuk audit dan perpajakan.
2. Apakah lulusan administrasi keuangan bisa kerja di bank?
Bisa. Lulusannya dapat melamar ke beberapa posisi di perbankan, terutama yang berkaitan dengan administrasi, operasional, finance, accounting, back office, atau pengelolaan dokumen dan transaksi.
3. Setelah lulus administrasi keuangan, bisa lanjut kuliah S1?
Bisa. Lulusan D3 dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi melalui program lanjutan atau alih jenjang yang tersedia di kampus. Pilihan programnya bisa seperti Akuntansi, Manajemen, Finance, atau bidang lain yang masih berhubungan dengan bisnis dan keuangan, tergantung kebijakan masing-masing perguruan tinggi.
Siapkan Kariermu di Bidang Akuntansi Bersama Cakrawala University
Kalau kamu tertarik dengan dunia keuangan, pencatatan transaksi, perpajakan, audit, atau ingin punya karier di bidang finance dan accounting, Jurusan Accounting Cakrawala University bisa jadi pilihan yang layak dipertimbangkan.
Di sini, kamu bakal dibekali dengan keterampilan praktis dan pengalaman langsung di dunia industri.
Jadi, kamu nggak cuma belajar teori, tapi juga siap bersaing di dunia kerja begitu lulus nanti.
Kenapa harus Cakrawala University?
- Fasilitasi Penyaluran Kerja: Akses ke lebih dari 1000 perusahaan mitra dan lembaga profesional untuk memperluas peluang karier.
- Kampus Siap Kerja: Kurikulum dibuat agar lulusan langsung siap bersaing di berbagai bidang.
- Magang Sejak Semester Pertama: Kesempatan membangun pengalaman kerja dan jaringan profesional sejak awal kuliah.
- Kurikulum Berbasis Industri: Materi kuliah selalu diperbarui sesuai kebutuhan dunia kerja dan tren hukum terbaru.
- Dosen Praktisi Berpengalaman: Belajar langsung dari pengajar yang aktif di dunia profesional dan industri hukum.
Yuk, mulai persiapkan kariermu di bidang accounting bersama Cakrawala University! Daftar sekarang atau konsultasi gratis di sini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program, biaya kuliah, dan fasilitasnya.