Apa Gelar Jurusan Administrasi Negara? Cek di Sini!

School of Economics and Business
Tayang 10 February 2026
Diperbarui 10 February 2026
Waktu Baca 8 minutes

Sudah Direview Oleh Nabila Azzah Shafy Arkabintaan, S.E, M.Sc.

Ditulis oleh

Rahmawati

Banyak calon mahasiswa yang tertarik masuk Jurusan Administrasi Negara, tapi masih bingung soal gelar jurusan Administrasi Negara yang akan didapat setelah lulus. Padahal, informasi ini penting banget lho buat gambaran karier sampai peluang lanjut studi.

 

Nah, di artikel ini kamu bakal tahu lulusan Administrasi Negara dapat gelar apa, perbedaannya dengan gelar Administrasi Publik, sampai hubungannya dengan peluang kerja. Yuk, lanjut baca sampai habis!

 

Key Takeaways

 

  • Gelar jurusan Administrasi Negara atau Administrasi Publik bisa berbeda tergantung jenjang pendidikan, mulai dari diploma, sarjana, magister, sampai doktor.
  • Gelar Administrasi Negara memberikan keuntungan dalam dunia kerja karena membuka peluang di sektor pemerintahan, publik, hingga swasta, dan LSM.
  • Di Universitas Cakrawala, Jurusan Manajemen mendukung mahasiswa belajar administrasi dan meraih gelar melalui kurikulum berbasis praktik industri, magang sejak semester awal, serta program penyaluran kerja ke 1.000+ perusahaan mitra.

 

Apa Gelar Jurusan Administrasi Negara?

 

Gelar jurusan Administrasi Negara yang didapat lulusan sebenarnya bervariasi, karena bisa berbeda tergantung program studi dan kebijakan kampus.

 

Secara umum, gelar untuk lulusan Administrasi Negara juga dibedakan berdasarkan jenjang pendidikannya, yaitu sebagai berikut:

 

1. Jenjang Sarjana (S1)

 

Kalau kamu kuliah di Jurusan S1 Ilmu Administrasi Negara, gelar yang paling umum digunakan saat ini adalah S.A.P. (Sarjana Administrasi Publik).

 

Gelar ini banyak dipakai karena penamaan program studi Administrasi Negara di banyak kampus sudah beralih ke Administrasi Publik, sesuai aturan Kemendikbudristek. Walaupun, beberapa lulusan lama atau kampus tertentu masih menggunakan gelar lain.

 

Biar lebih jelas, beberapa gelar S1 Administrasi Negara yang masih bisa kamu temui antara lain:

 

  • S.A.P. (Sarjana Administrasi Publik): paling umum digunakan saat ini
  • S.A.N. (Sarjana Administrasi Negara): dipakai di kampus yang mempertahankan nama prodi Administrasi Negara
  • S.Sos. (Sarjana Sosial): digunakan oleh sebagian universitas sesuai rumpun ilmu sosial
  • S.I.A. (Sarjana Ilmu Administrasi): dipakai oleh kampus yang menggabungkan beberapa bidang administrasi (seperti negara, niaga, dan fiskal) di bawah satu program studi Ilmu Administrasi, contohnya di Universitas Indonesia.

 

2. Jenjang Diploma (Vokasi)

 

Gelar untuk lulusan Diploma Administrasi Negara atau Administrasi Publik biasanya menunjukkan kemampuan praktis di pemerintahan atau organisasi publik.

 

Untuk D3, gelar yang umum adalah A.Md.A.N. (Ahli Madya Administrasi Negara) atau A.Md.A.P. (Ahli Madya Administrasi Publik). Gelar ini fokus pada keahlian teknis administrasi perkantoran pemerintah.

 

Lulusan D4 (setara S1 terapan) biasanya mendapat S.Tr.A.N. (Sarjana Terapan Administrasi Negara) atau S.Tr.A.P. (Sarjana Terapan Administrasi Publik). Gelar ini menandakan kemampuan praktis sekaligus manajerial.

 

Berikut ringkasan gelarnya:

 

  • D3 (Ahli Madya): A.Md.A.N. atau  A.Md.A.P.
  • D4 (Sarjana Terapan): S.Tr.A.N. atau  S.Tr.A.P.

 

3. Jenjang Magister (S2)

 

Di jenjang S2 Administrasi Negara, gelar yang didapat biasanya menandakan kemampuan manajerial dan profesional di sektor publik. Buat kamu yang penasaran, ini dia gelar yang umum ditemui:

 

  • M.A.P. (Magister Administrasi Publik): fokus pada manajemen pemerintahan dan organisasi publik
  • M.A. (Magister Ilmu Administrasi): digunakan untuk program studi yang menekankan pendekatan administrasi secara umum.

 

4. Jenjang Doktor (S3)

 

Pernah nggak kepikiran gelar tertinggi di Administrasi Negara itu apa? Di jenjang S3, lulusan akan mendapatkan gelar Dr. (Doktor), yang menandakan kemampuan riset mendalam dan keahlian akademik tertinggi di bidang administrasi.

 

Gelar ini menunjukkan kapasitas akademik dan profesional yang siap berkontribusi pada pengembangan manajemen dan kebijakan publik di tingkat tertinggi.

 


 

Cek juga:

 

 


 

Perbedaan Gelar Administrasi Negara dan Administrasi Publik

 

Sebenarnya, gelar Administrasi Negara (S.A.N.) dan Administrasi Publik (S.A.P.) berasal dari bidang studi yang sama, jadi substansinya nggak berbeda.

 

Perbedaannya hanya ada di namanya, dimana berdasarkan Kepmenristekdikti No. 2257/M/KPT/2017, Administrasi Publik adalah nama terbaru dari program studi Administrasi Negara dengan cakupan yang lebih luas.

 

Nah, biar lebih gampang dipahami, perbedaan keduanya bisa dilihat lewat rincian berikut:

 

Aspek

Administrasi Negara (S.A.N.)

Administrasi Publik (S.A.P.)

Fokus Orientasi

Cenderung kaku, hierarkis, fokus pada aktivitas pemerintah

Lebih fleksibel, efisien, berorientasi pada good governance yang melibatkan pemerintah, swasta, dan masyarakat

Ruang Lingkup

Terbatas pada pelayanan dan aktivitas yang dijalankan pemerintah saja

Lebih luas, mencakup pelayanan yang melibatkan pemerintah, swasta, dan masyarakat

Pendekatan

Tradisional, prosedural, hierarkis

Modern, customer-oriented, kolaboratif

Perkembangan Nomenklatur

Sebutan lama yang dulunya banyak dipakai perguruan tinggi

Nama terbaru yang menggantikan Administrasi Negara untuk menyesuaikan perubahan manajemen sektor publik

Fokus Studi / Kurikulum

Kebijakan publik dan manajemen organisasi dengan pendekatan pemerintah sentris

Menekankan manajemen sektor publik, kebijakan publik, dan tata kelola yang melibatkan tiga unsur (pemerintah, swasta, masyarakat)

 

Apakah Gelar Administrasi Negara Berpengaruh ke Peluang Kerja?

 

Gelar Jurusan Administrasi Negara

Sumber: Freepik

 

Ya, gelar Administrasi Negara (atau Administrasi Publik) memang punya pengaruh besar terhadap peluang kerja. Gelar ini membekalimu dengan keahlian di kebijakan publik, manajemen pemerintahan, dan birokrasi yang banyak dicari oleh instansi publik maupun swasta.

 

Dengan bekal itu, lulusan punya kesempatan bekerja di berbagai posisi, mulai dari ASN/PNS, BUMN, staf legislatif, konsultan pemerintah, peneliti, hingga LSM. Berikut rincian peluang kerjanya:

 

  • Pegawai Negeri Sipil (PNS)/ASN: Bekerja di kementerian, lembaga pemerintah, atau pemerintah daerah.
  • Analis Kebijakan Publik: Merancang, meneliti, dan mengevaluasi kebijakan pemerintah agar tepat sasaran.
  • Staf/Tenaga Ahli Legislatif: Membantu proses administrasi dan kebijakan di DPR/DPRD.
  • Konsultan Pemerintahan/Publik: Memberikan rekomendasi untuk meningkatkan kinerja birokrasi dan pelayanan publik.
  • Pegawai BUMN: Bekerja di BUMN seperti PLN, Pertamina, dan lainnya.
  • Manajemen SDM (HRD): Mengelola sumber daya manusia di perusahaan.
  • Public Relations (PR)/Humas: Mengelola komunikasi dan citra instansi atau perusahaan.
  • Aktivis/Staf NGO/LSM: Bekerja di lembaga non-profit untuk isu sosial, lingkungan, atau kemanusiaan.
  • Peneliti/Asisten Peneliti: Melakukan riset kebijakan di lembaga survei atau penelitian (misal: BRIN, CSIS).
  • Akademisi/Dosen: Mengajar di bidang administrasi publik, biasanya memerlukan studi lanjut S2.
  • Politisi/Staf Partai Politik: Terlibat dalam pergerakan dan administrasi partai politik.
  • Jurnalis Pemerintahan: Meliput isu birokrasi, politik, dan kebijakan.
  • Staf Administrasi/Proyek: Mengelola operasional atau proyek di perusahaan swasta.

 

Nah, kalau kamu ingin berkarier di posisi-posisi tadi, kuliah di Jurusan Manajemen Universitas Cakrawala bisa jadi langkah tepat. Kamu bisa belajar pengelolaan administrasi, manajemen organisasi, dan sistem kerja efektif lewat kurikulum berbasis praktik industri.

 

Menariknya lagi, Universitas Cakrawala punya program penyaluran kerja ke 1.000+ perusahaan mitra lho, plus bimbingan karier lengkap seperti persiapan CV, simulasi interview, dan dukungan portofolio, sehingga peluangmu untuk langsung siap kerja jauh lebih besar.

 


 

Cek juga:

 

 


 

Kompetensi yang Dimiliki Lulusan Administrasi Negara

 

Lulusan Administrasi Negara tentunya nggak cuma mendapatkan gelar, tapi juga dibekali dengan kompetensi penting yang siap dipakai di dunia kerja.

 

Kompetensi ini mencakup kemampuan dalam manajemen pemerintahan, kebijakan publik, analisis organisasi, dan komunikasi efektif. Berikut rincian kompetensi utama yang dimiliki:

 

  • Analis Kebijakan Publik: Mampu mengidentifikasi masalah publik, merumuskan solusi, dan mengevaluasi dampak kebijakan agar tepat sasaran.
  • Administrator Publik/Birokrat: Menguasai regulasi pemerintah, hukum administrasi, dan tata kelola organisasi yang transparan dan akuntabel.
  • Manajemen Pelayanan Publik: Mampu mengatur anggaran, sumber daya, dan proses pelayanan publik secara efisien dan responsif.
  • Kemampuan Teknis dan Manajerial: Menguasai manajemen SDM, perencanaan pembangunan, proyek publik, dan penggunaan teknologi informasi.
  • Etika dan Integritas: Memiliki prinsip birokrasi yang kuat untuk menghindari maladministrasi dan menjaga kepercayaan publik.
  • Komunikasi dan Kepemimpinan: Bisa memimpin tim, bekerja sama, dan membangun komunikasi efektif dalam organisasi.
  • Pemecahan Masalah dan Pengambilan Keputusan: Terampil mengambil keputusan tepat berdasarkan analisis data dan situasi nyata.
  • Kolaborasi dan Networking: Mampu bekerja sama dengan pemerintah, swasta, dan masyarakat untuk hasil kerja yang maksimal.
  • Adaptabilitas dan Kreativitas: Siap menghadapi perubahan kebijakan atau proyek baru dengan cara inovatif.

 

Kalau kamu ingin mengasah kompetensi-kompetensi itu lebih maksimal, kuliah di Jurusan Manajemen Universitas Cakrawala bisa bantu banget.

 

Di sini, pembelajaran didukung dengan tools manajemen modern seperti Microsoft Office, ERP, CRM, SPSS, hingga HRIS, yang bikin kamu siap langsung kerja di berbagai organisasi dan instansi.

 

Sertifikasi Profesional untuk Lulusan Administrasi Negara

 

Selain gelar dan kompetensi yang didapat dari kuliah, lulusan Administrasi Negara juga bisa meningkatkan peluang kerja lewat sertifikasi profesional.

 

Sertifikasi ini membantu lulusan membuktikan keahlian di bidang manajemen pemerintahan, kebijakan publik, dan administrasi, sehingga lebih siap bersaing di dunia kerja. Berikut beberapa sertifikasi profesional yang relevan:

 

  • Sertifikasi Analis Kebijakan Publik (KKNI Level 5–8): Cocok untuk lulusan yang ingin bekerja sebagai analis, konsultan, atau peneliti di pemerintahan, fokus pada perencanaan dan evaluasi kebijakan.
  • Sertifikasi Staff Administrasi / Administrasi Perkantoran (BNSP): Membuktikan kemampuan menangani dokumen, arsip, dan prosedur kantor di instansi pemerintah maupun swasta.
  • Sertifikasi Manajemen Arsip dan Dokumen: Membekali lulusan dengan keterampilan pengelolaan arsip fisik dan digital sesuai standar profesional.
  • Sertifikasi Kompetensi Okupasi Nasional (KKNI): Menunjukkan keahlian spesifik yang sesuai kebutuhan pasar kerja di sektor publik maupun swasta.
  • Certified Risk Management Professional – Public (CRPP): Untuk lulusan yang ingin mengelola risiko di organisasi sektor publik secara profesional.
  • Certified Risk Associate (CRA): Memberikan pemahaman dasar pengelolaan risiko yang penting untuk peran administrasi dan manajemen proyek.
  • Sertifikasi Pengelola Administrasi Kantor (Klaster Kompetensi): Spesialisasi untuk mengelola operasional kantor dengan efisien dan tepat prosedur.

 

FAQ

1. S1 Administrasi Negara gelarnya apa?

 

Gelar S1 untuk Jurusan Administrasi Negara biasanya S.A.P. (Sarjana Administrasi Publik). Beberapa kampus atau alumni lama juga mungkin masih menggunakan S.A.N. (Sarjana Administrasi Negara) atau S.Sos. (Sarjana Sosial), tergantung kebijakan universitas.

 

2. S1 Administrasi Negara Kerja Apa?

 

Lulusan S1 Administrasi Negara punya peluang bekerja di berbagai bidang, karena dibekali keahlian di manajemen pemerintahan, kebijakan publik, dan birokrasi. Berikut beberapa posisi yang bisa ditempuh:

 

  • Pegawai Negeri Sipil (PNS)/ASN
  • Analis Kebijakan Publik
  • Staf/Tenaga Ahli Legislatif
  • Konsultan Pemerintahan/Publik
  • Pegawai BUMN
  • Manajemen SDM/HRD
  • Public Relations/Humas
  • Aktivis/Staf NGO/LSM
  • Peneliti/Asisten Peneliti
  • Dosen/Akademisi

 

3. Administrasi Negara gajinya berapa?

 

Gaji lulusan Administrasi Negara bervariasi tergantung posisi dan instansi:

 

  • ASN/PNS: Mulai dari sekitar Rp2–5 juta per bulan (tergantung golongan dan masa kerja).
  • Pegawai BUMN: Bisa Rp5–10 juta per bulan, bahkan lebih untuk posisi manajerial di PLN, Pertamina, atau Bank BUMN.
  • Konsultan, PR, HRD, atau peneliti: Bervariasi antara Rp4–8 juta untuk level awal, tergantung perusahaan atau lembaga.

 

4. Apakah lulusan Ilmu Administrasi Negara bisa menjadi PNS?

 

Bisa banget! Lulusan Administrasi Negara memenuhi syarat untuk melamar PNS/ASN, terutama di posisi administrasi, kebijakan publik, atau manajemen pelayanan. Beberapa contoh instansi yang bisa dimasuki:

 

  • Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri)
  • Kementerian Keuangan (Kemenkeu)
  • Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham)
  • Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas)
  • Pemerintah Provinsi atau Kabupaten/Kota
  • Lembaga Pemerintah Non-Kementerian (LPNK), misal BRIN, BPS

 

Ingin Jadi Lulusan yang Siap Kerja? Persiapkan di Universitas Cakrawala Sekarang Juga!

 

Jadi, itu dia penjelasan lengkap soal gelar jurusan Administrasi Negara, mulai dari jenjang pendidikan, perbedaan dengan Administrasi Publik, sampai hubungannya dengan peluang kerja.

 

Kalau kamu ingin mempersiapkan diri jadi lulusan Administrasi Negara yang siap kerja, Jurusan Manajemen Universitas Cakrawala bisa jadi pilihan tepat!

 

Banner-Manajemen

 

Di sini, kamu belajar pengelolaan administrasi, manajemen organisasi, dan sistem kerja efektif lewat kurikulum berbasis praktik industri, sehingga bekalmu untuk dunia kerja makin kuat.

 

Berikut beberapa keunggulan kuliah di Universitas Cakrawala:

 

  • Fasilitasi Penyaluran Kerja: Kampus terhubung dengan 1000+ perusahaan mitra untuk memperluas peluang karier.
  • Kampus Siap Kerja: Kurikulum dan praktik langsung dirancang supaya lulusan siap bersaing di dunia profesional dan pelayanan publik.
  • Magang Sejak Semester Pertama: Mahasiswa bisa langsung praktik di instansi pemerintah hingga perusahaan swasta, sehingga pengalaman kerja lebih awal.
  • Kurikulum Berbasis Industri dan Publik: Materi disusun bersama praktisi di bidang administrasi publik dan manajemen untuk mendukung pembelajaran yang relevan.
  • Dosen Praktisi: Mahasiswa belajar langsung dari para profesional berpengalaman di bidangnya.

 

Menarik banget, kan? Jadi, tunggu apa lagi? Yuk, tanya-tanya gratis atau daftar di sini sekarang untuk mulai kuliah di Jurusan Manajemen Universitas Cakrawala, dan siapkan dirimu jadi lulusan yang kompeten dan siap kerja!

 

Referensi

Perubahan Nama Program Studi sesuai Keputusan Menristekdikti No. 257/M/KPT/2017 [Buka]

Banner Picture

Kategori:

School of Economics and Business

Cakrawala

Share

Penulis

Rahmawati

Rahmawati adalah SEO Content Writer dengan satu tahun pengalaman dalam menulis konten. Dari pengalamannya, Ia senang menciptakan artikel yang informatif untuk audiens di berbagai industri, mulai dari edukasi, media, finansial, hingga otomotif.

Reviewer Expert

Nabila Azzah Shafy Arkabintaan, S.E, M.Sc.

Nabila Azzah Shafy Arkabintaan adalah Kepala Program Studi Bisnis Digital Cakrawala University dengan latar belakang magister Accounting & Finance dari The University of Edinburgh dan pengalaman di EY (Ernst & Young) Indonesia. Dengan keahlian dalam audit dan transformasi digital, Nabila berfokus pada pengembangan kurikulum yang relevan dan inovatif, serta memastikan mahasiswa siap mengelola dan memimpin inisiatif bisnis di era digital melalui pendekatan berbasis teknologi dan data.

Artikel Lainnya
Logo Cakrawala Black

Jl. Kemang Timur No.1, RT.14/RW.8, Pejaten Bar., Ps. Minggu, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12510

© 2023 Cakrawala University. All Rights Reserved.