Pengen kuliah di Jakarta Timur tanpa terbebani soal biaya?
Ada cukup banyak program beasiswa yang bisa kamu pertimbangkan, kok. Mulai dari bantuan pemerintah sampai beasiswa dari perusahaan dan yayasan.
Nah, berikut pilihan beasiswa kuliah di Jakarta Timur beserta syarat, benefit, dan waktu pendaftarannya. Yuk, pelajari!
Key Takeaways
- Beasiswa kuliah di Jakarta Timur tersedia dari berbagai sumber, mulai dari kampus, pemerintah, yayasan, hingga lembaga sosial, dengan benefit dan syarat yang berbeda-beda.
- Sebelum daftar, cek dulu cakupan biaya, syarat akademik, kondisi ekonomi, domisili, dokumen, dan timeline seleksi supaya kamu nggak salah pilih program.
- Cakrawala University punya pilihan beasiswa dari yayasan dan mitra, sekaligus menawarkan pembelajaran berbasis real-case project, dosen praktisi, magang sejak semester awal, dan akses penyaluran kerja ke 1.000+ perusahaan mitra.
Apa Saja Daftar Beasiswa Kuliah di Jakarta Timur?
Pilihan beasiswa kuliah di Jakarta Timur cukup beragam, lho. Ada yang berasal dari pemerintah, kampus, yayasan, sampai perusahaan.
Berikut beberapa beasiswa kuliah di Jakarta Timur yang bisa kamu pertimbangkan, lengkap dengan syarat, benefit, dan timeline pendaftarannya.
1. Beasiswa Achmad Zaky Foundation
Kalau kamu punya prestasi akademik atau non-akademik, kamu bisa coba Beasiswa Achmad Zaky Foundation di Cakrawala University.
Program ini didukung oleh Achmad Zaky Foundation dan ditujukan buat mahasiswa Program Reguler Cakrawala University yang punya potensi serta ingin terus berkembang.
Nggak cuma bantuan biaya kuliah, loh! Penerimanya juga berkesempatan ikut pelatihan digital, pembimbingan, sampai project pengembangan diri.
Beberapa syarat yang perlu kamu perhatikan:
- Warga Negara Indonesia (WNI).
- Terdaftar di Program Reguler Cakrawala University.
- Sudah punya surat penerimaan sementara atau Student ID.
- Memiliki prestasi atau kemampuan akademik/non-akademik yang baik.
- Bersedia mengikuti proses seleksi administrasi, tes, dan wawancara.
- Berkomitmen menyelesaikan kuliah sampai lulus.
- Punya komitmen untuk memberi kontribusi positif ke lingkungan sekitar.
Nah, pendaftarannya biasanya sekitar Juni–Juli. Jadi, kalau kamu tertarik, mulai rapihin sertifikat prestasi dan dokumen lainnya dari sebelum periode tersebut, ya.
2. Beasiswa Yayasan Dibimbing Pendidikan Indonesia x Asar Humanity
Berikutnya, ada Beasiswa Yayasan Dibimbing Pendidikan Indonesia x ASAR Humanity yang memang ditujukan untuk siswa berbakat dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi.
Menariknya, program ini nggak berhenti di bantuan finansial.
Penerima juga mendapat akses ke mentoring, workshop, pelatihan keterampilan digital, sampai pengalaman mengerjakan real project.
Jadi, sambil kuliah kamu juga bisa mulai bangun skill yang lebih dekat dengan kebutuhan industri.
Beberapa syarat utamanya yaitu:
- Warga Negara Indonesia (WNI).
- Terdaftar sebagai mahasiswa Program Reguler Cakrawala University.
- Sudah memiliki surat penerimaan sementara atau Student ID.
- Memiliki kemampuan akademik yang baik.
- Berasal dari keluarga yang membutuhkan dukungan biaya pendidikan.
- Punya minat untuk mengembangkan keterampilan digital.
- Bersedia mengikuti seluruh tahap seleksi.
- Berkomitmen menyelesaikan pendidikan sampai lulus.
Periode pendaftarannya umumnya berlangsung sekitar Juni–Juli, jadi kamu bisa mulai pantau informasi dan menyiapkan dokumen dari beberapa bulan sebelumnya.
3. Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU)
Kalau kamu warga Jakarta, Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) jadi salah satu bantuan kuliah yang sayang banget kalau nggak kamu cek.
Program ini berasal dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Pendidikan DKI Jakarta.
KJMU memang dibuat untuk bantu mahasiswa yang punya potensi akademik, tapi kondisi ekonomi keluarganya masih menjadi kendala untuk kuliah.
Beberapa syarat yang perlu kamu perhatikan:
- Memiliki NIK DKI Jakarta.
- Sudah berdomisili di Jakarta minimal 5 tahun berturut-turut.
- Terdata dalam DTSEN atau termasuk penerima manfaat Panti Sosial Dinas Sosial.
- Lulus SMA/SMK/sederajat maksimal 3 tahun sebelumnya.
- Kuliah di PTN atau PTS yang memenuhi ketentuan KJMU.
- Lolos proses verifikasi dari kampus dan Dinas Pendidikan DKI Jakarta.
Soal timeline, KJMU dibuka berdasarkan tahap, ya. Untuk Tahap II 2026, pendaftaran berlangsung pada 30 September–6 Oktober.
4. KIP Kuliah
Nah, kalau kamu bukan warga Jakarta, masih ada KIP Kuliah.
Berbeda dari KJMU, program ini berlaku secara nasional dan dikelola pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek).
KIP Kuliah ditujukan buat calon mahasiswa yang punya kemampuan akademik tetapi terkendala secara ekonomi.
Program ini bisa dipakai untuk kuliah di PTN maupun PTS, selama kampus dan prodinya memenuhi ketentuan program.
Syarat utamanya meliputi:
- Lulusan SMA/SMK/sederajat tahun berjalan atau maksimal 2 tahun sebelumnya.
- Punya potensi akademik yang baik.
- Mengalami keterbatasan ekonomi dan bisa membuktikannya dengan dokumen yang sah.
- Lolos seleksi masuk PTN atau PTS.
- Prodi tujuan memenuhi ketentuan akreditasi KIP Kuliah.
- Memiliki data seperti NIK, NISN, NPSN, dan email aktif untuk pendaftaran.
- Bukti ekonomi bisa berasal dari KIP, DTSEN, status panti sosial, atau ketentuan penghasilan keluarga yang berlaku.
Enaknya, periode pendaftaran KIP Kuliah biasanya cukup panjang. Untuk 2026, pembuatan akun dibuka dari Februari sampai Oktober.
Tapi tetap ya, tiap jalur seperti SNBP, SNBT, Mandiri PTN, atau Mandiri PTS punya timeline yang bisa berbeda.
5. Yayasan Beasiswa Jakarta
Yayasan Beasiswa Jakarta (YBJ) lebih cocok kamu incar setelah sudah menjadi mahasiswa, karena salah satu syaratnya adalah punya IPK minimal 3,00.
YBJ memberikan bantuan biaya pendidikan kepada mahasiswa yang berdomisili dan kuliah di Jakarta.
Jadi, kalau nanti kamu kuliah di Jakarta Timur dan memenuhi kriterianya, program ini bisa jadi opsi tambahan untuk membantu biaya kuliah.
Beberapa syarat untuk pemohon baru adalah:
- Memiliki KTP Jakarta dan kuliah di perguruan tinggi di Jakarta.
- Mahasiswa aktif jenjang D3, D4, atau S1.
- Usia maksimal 25 tahun dan belum menikah.
- Memiliki IPK minimal 3,00.
- Punya Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) yang masih berlaku.
- Tidak sedang menerima beasiswa dari lembaga lain.
- Menyiapkan dokumen KTP, KK, KTM, dan dokumen pendukung lainnya.
Pendaftaran pemohon baru berlangsung mulai 3 Agustus dan kemudian diperpanjang sampai 30 September.
Cek juga:
- 10 Beasiswa untuk Mahasiswa Baru 2027, Cek Jadwalnya!
- 11 Beasiswa Kuliah Gratis Sampai Lulus & Tips Agar Lolos!
6. Beasiswa Djarum Plus
Program dari Djarum Foundation ini juga cukup fokus ke pengembangan soft skill, leadership, networking, dan pengalaman organisasi.
Nah, beasiswa ini bukan buat mahasiswa baru, ya. Kamu baru bisa mengincarnya setelah sudah kuliah dan masuk semester IV.
Selain bantuan pendidikan, penerimanya yang dikenal sebagai Beswan Djarum juga mengikuti program seperti Character Building dan Leadership Development.
Beberapa syarat utamanya:
- Mahasiswa aktif S1 atau D4 semester IV.
- Berasal dari perguruan tinggi mitra Djarum Beasiswa Plus.
- Memiliki IPK minimal 3,00 pada semester III.
- Bisa mempertahankan IPK minimal 3,00 sampai akhir semester IV.
- Aktif dalam organisasi di dalam atau luar kampus.
- Tidak sedang menerima beasiswa dari pihak lain.
- Lolos seleksi administrasi, tes, dan wawancara.
Timeline-nya bisa berubah setiap angkatan.
Sebagai gambaran, periode 2025/2026 membuka pendaftaran pada 6 Mei–11 Juli 2025, lalu dilanjutkan tes dan wawancara sampai Oktober.
Jadi, mulai semester III kamu sudah bisa rajin cek kapan periode berikutnya dibuka.
7. Beasiswa Bank Indonesia (GenBI)
Pernah dengar GenBI? Nah, sebenarnya GenBI atau Generasi Baru Indonesia adalah komunitas mahasiswa penerima Beasiswa Bank Indonesia.
Jadi, bukan cuma dapat bantuan pendidikan, tapi juga masuk ke komunitas yang punya kegiatan seperti leadership, pengabdian masyarakat, sampai pengembangan soft skill.
Program ini tersedia di perguruan tinggi yang menjadi mitra Bank Indonesia.
Secara umum, syaratnya meliputi:
- Mahasiswa aktif jenjang S1/D3/D4 di perguruan tinggi mitra Bank Indonesia.
- Sudah menempuh minimal satu semester.
- Memiliki IPK minimal 3,00 atau sesuai ketentuan periode seleksi.
- Tidak sedang menerima beasiswa dari lembaga lain.
- Aktif dalam kegiatan akademik atau organisasi.
- Punya integritas, kepedulian sosial, dan komitmen yang baik.
- Mendapat rekomendasi dari kampus.
- Bersedia aktif dalam kegiatan GenBI.
Timeline biasanya diumumkan melalui kampus dan Kantor Perwakilan Bank Indonesia masing-masing daerah.
Jadi kalau kampusmu termasuk mitra, pantau bagian kemahasiswaannya secara rutin.
8. Beasiswa Bakti BCA
Program dari PT Bank Central Asia Tbk (BCA) ini memberikan dukungan dana pendidikan sekaligus program pengembangan diri selama satu tahun.
Pilihan kategorinya juga nggak cuma buat mahasiswa yang nilai akademiknya tinggi.
Ada Bantuan Finansial, Prestasi Akademis, dan Prestasi Non-Akademis, jadi kamu bisa memilih jalur yang paling sesuai dengan profilmu.
Untuk periode 2027, syarat umumnya antara lain:
- Warga Negara Indonesia dan belum menikah.
- Berusia maksimal 21 tahun per 31 Desember 2026.
- Mahasiswa aktif S1 non-vokasi di PTN.
- Sedang menempuh semester 3 saat mendaftar.
- Tidak sedang menerima beasiswa dari pihak lain.
- Aktif dalam organisasi atau kepanitiaan.
- Tidak sedang bekerja penuh waktu atau terikat dinas.
- Bersedia mengikuti seluruh rangkaian pengembangan Bakti BCA.
Untuk Beasiswa Bakti BCA 2027, pendaftarannya berlangsung pada 3 Agustus–30 September 2026, dengan penerima diumumkan pada November.
Jadi, beasiswa ini cocok kamu pantau sejak akhir semester 2 supaya pas masuk semester 3 semua dokumen sudah siap.
9. Beasiswa Karya Salemba Empat
Program dari Yayasan Karya Salemba Empat ini nggak cuma memberi dukungan finansial, tapi juga punya program leadership, pengembangan diri, hingga pengabdian masyarakat.
Untuk Beasiswa Reguler KSE, sasarannya adalah mahasiswa S1 aktif dari keluarga prasejahtera yang kuliah di universitas mitra.
Beberapa ketentuannya antara lain:
- Mahasiswa aktif jenjang S1.
- Sudah menempuh minimal tahun pertama atau mulai semester 2.
- Diutamakan berasal dari keluarga prasejahtera.
- Belum menikah.
- Mendapat rekomendasi dari fakultas atau kampus.
- Bersedia mempertahankan atau meningkatkan prestasi akademik.
- Bersedia mengikuti program pengembangan diri dan kegiatan sosial KSE.
Pendaftaran online KSE berlangsung sekitar 16 Februari–19 April, lalu dilanjutkan seleksi administrasi, wawancara, hingga verifikasi kampus sampai Agustus.
10. BSI Scholarship
Program dari Bank Syariah Indonesia (BSI) bersama BSI Maslahat punya jalur untuk pelajar sekaligus mahasiswa.
Untuk pelajar, program ini membantu siswa dari keluarga prasejahtera mempersiapkan diri masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN).
Benefit-nya bukan cuma uang saku, tapi juga bimbingan SNBT, mentoring, tes minat bakat, sampai pengembangan diri.
Untuk BSI Scholarship Pelajar 2026, beberapa syaratnya yaitu:
- Siswa kelas 12 SMA/SMK/sederajat.
- Berasal dari keluarga prasejahtera.
- Memiliki SKTM atau terdata dalam basis data kesejahteraan sosial yang dipersyaratkan.
- Memiliki nilai rapor minimal 80.
- Punya komitmen untuk melanjutkan kuliah ke PTN melalui SNBP atau SNBT.
- Bersedia mengikuti rangkaian pembinaan selama program.
Nah, pendaftaran BSI Scholarship Pelajar dibuka pada 10–30 Juli.
Kalau nanti sudah masuk kuliah, masih ada juga jalur BSI Scholarship Mahasiswa, jadi peluangnya nggak berhenti setelah kamu diterima di kampus.
Cek juga:
- 10 Beasiswa untuk Mahasiswa Semester 2, Cek Syaratnya!
- 12 Universitas yang Menyediakan Beasiswa Full di Indonesia
Tips Diterima Beasiswa Kuliah di Jakarta Timur
Daftar beasiswa memang gampang, tapi lolos seleksinya butuh persiapan.
Banyak program nggak cuma lihat nilai, tapi juga konsistensi, aktivitas, motivasi, dan seberapa siap kamu menjalani proses seleksi.
Ini beberapa hal yang bisa kamu lakukan untuk memperbesar peluang diterima beasiswa:
- Pilih beasiswa yang paling cocok: Jangan asal daftar semua. Cocokkan dulu syarat nilai, domisili, kondisi ekonomi, jurusan, dan status kampusmu.
- Rapikan dokumen dari awal: Siapkan rapor, KTP, KK, sertifikat, SKTM, CV, dan dokumen lain sebelum deadline supaya nggak panik di akhir.
- Jaga nilai tetap konsisten: Banyak beasiswa melihat rapor atau IPK. Nilai yang stabil biasanya lebih meyakinkan daripada naik turun terlalu ekstrem.
- Aktif di luar akademik: Organisasi, volunteer, lomba, atau project bisa menunjukkan kamu punya inisiatif, teamwork, dan pengalaman di luar kelas.
- Buat motivation letter yang personal: Ceritakan tujuan kuliah, alasan memilih jurusan, dan kondisi kamu dengan jujur. Hindari jawaban yang terlalu generik.
- Latihan wawancara dari sekarang: Siapkan jawaban soal motivasi, kondisi keluarga, rencana kuliah, dan kontribusi yang ingin kamu kasih setelah menerima beasiswa.
- Kenali program yang kamu daftar: Cari tahu siapa penyelenggaranya, benefit, nilai yang mereka cari, dan tujuan program supaya jawabanmu lebih nyambung.
- Jangan lewatkan detail kecil: Salah upload file, dokumen buram, atau format yang nggak sesuai bisa bikin gagal administrasi meskipun profilmu sebenarnya bagus.
- Pantau deadline secara rutin: Jadwal bisa berbeda tiap kampus dan lembaga. Simpan tanggal penting supaya kamu nggak telat submit atau ketinggalan tahap seleksi.
FAQ
1. Apakah ada beasiswa kuliah gratis di Jakarta Timur?
Ada. Beberapa program bisa menanggung biaya kuliah penuh atau sebagian, seperti KIP Kuliah, KJMU, beasiswa kampus, dan beasiswa eksternal dari yayasan atau perusahaan.
2. Apakah mahasiswa kampus swasta di Jakarta Timur bisa dapat KJMU?
Bisa, selama kampus dan program studinya memenuhi ketentuan KJMU. Selain itu, kamu juga harus memenuhi syarat domisili dan kondisi ekonomi yang ditetapkan Pemprov DKI Jakarta.
3. Kalau masih kelas 12, beasiswa apa yang bisa mulai dipantau?
Kamu bisa mulai dari KIP Kuliah, KJMU, dan BSI Scholarship Pelajar. Beberapa beasiswa kampus juga sudah membuka pendaftaran sejak sebelum kamu resmi jadi mahasiswa.
Mulai Kuliah dengan Dukungan yang Tepat di Cakrawala University
Beasiswa memang penting untuk bantu meringankan biaya kuliah.
Karena itu, Cakrawala University juga menyediakan program beasiswa yang dapat disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan calon mahasiswa.
Namun, dukungan selama kuliah bukan cuma beasiswa. Kurikulum, pengalaman praktis, kesempatan mengembangkan keterampilan, serta dukungan persiapan karier yang ditawarkan kampus juga sangat penting.
Nah, kalau kamu sedang mencari kampus dengan pendekatan belajar yang dekat dengan dunia kerja, Cakrawala University bisa jadi salah satu pilihan yang kamu pertimbangkan.
Kenapa memilih Cakrawala University?
- Kurikulum Berbasis Industri: Materi kuliah disusun agar tetap relevan dengan perkembangan industri dan kebutuhan dunia kerja.
- Dosen Praktisi Berpengalaman: Belajar langsung dari pengajar yang punya pengalaman nyata di bidang profesional.
- Magang Sejak Semester Pertama: Kesempatan mengenal dunia kerja lebih awal dan membangun pengalaman profesional.
- Project-Based Learning: Mengasah kemampuan lewat proyek yang membantu kamu membangun skill dan portofolio.
- Akses ke 1.000+ Perusahaan Mitra: Membuka peluang untuk mendapatkan pengalaman industri dan memperluas koneksi karier.
- Beragam Pilihan Jurusan: Mulai dari bisnis, teknologi, engineering, psikologi, hukum, hingga komunikasi dan desain.
Yuk, cari tahu pilihan jurusan, program beasiswa, dan jalur pendaftaran yang paling sesuai dengan rencanamu. Konsultasi gratis bersama tim Admission Cakrawala University untuk mulai merencanakan kuliah dan kariermu dari sekarang!