Punya keinginan untuk kuliah di dua program sekaligus dan mendapatkan pengalaman akademik yang lebih luas?
Kalau iya, beasiswa double degree bisa jadi salah satu pilihan yang menarik buat kamu pertimbangkan.
Lewat program ini, kamu berkesempatan mendapatkan dua gelar sesuai skema yang ditawarkan oleh perguruan tinggi, lo.
Kalau sedang mencari rekomendasi beasiswa double degree, cek daftarnya di bawah ini, yuk!
Key Takeaways
- Ada banyak beasiswa yang bisa kamu pilih untuk mengikuti program double degree, mulai dari LPDP, Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB), Beasiswa Garuda Sarjana, hingga program dari institusi, seperti Erasmus Mundus, DAAD, dan University of Oxford.
- Setiap beasiswa punya syarat dan jadwal pendaftaran yang berbeda. Pastikan kamu menyiapkan semua dokumen yang dibutuhkan dan nggak melewatkan batas waktu pendaftarannya.
- Supaya bisa lolos mendapatkan bantuan biaya double degree, ada beberapa tips yang bisa kamu terapkan, mulai dari memahami program yang dipilih, menjaga prestasi akademik, menyiapkan kemampuan bahasa, membuat esai yang menarik, sampai latihan wawancara.
Apa Saja Contoh Rekomendasi Program Beasiswa Double Degree Populer?

Sumber: Magnific
Double degree adalah program kuliah yang memungkinkanmu belajar di dua program atau institusi pendidikan dan mendapatkan dua gelar sesuai ketentuan program.
Mulai dari LPDP, Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB), sampai beasiswa dari setiap universitas, berikut program beasiswa double degree yang bisa kamu pilih:
1. Program Double Degree dan Joint Degree LPDP
Pertama, ada program double degree atau joint degree dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).
Beasiswa double degree yang dihadirkan oleh pemerintah ini bisa jadi pilihan buat kamu kalau mau lanjut kuliah S2 atau S3 sambil mendapatkan pengalaman belajar di perguruan tinggi dalam dan luar negeri.
Lewat beasiswa ini, kamu bisa mendapatkan bantuan untuk biaya kuliah, biaya hidup, visa, tunjangan buku, dan biaya pendukung lainnya sesuai ketentuan.
Program double degree atau joint degree LPDP tersedia untuk:
- STEM Industri Strategis (kecuali bidang kewirausahaan dan industri kreatif)
- SHARE (Social, Humanities, Art for People, Religious Studies, Education)
- Keolahragaan atau Jalur Penghargaan Prestasi.
Persyaratan double degree/joint degree LPDP mengikuti ketentuan dari program yang kamu pilih. Biasanya, tercantum dalam buku panduan masing-masing program.
Tapi, syarat umumnya bisa berupa:
- Merupakan Warga Negara Indonesia (WNI).
- Memilih program studi dan perguruan tinggi yang masuk dalam daftar LPDP.
- Melampirkan LoA (Letter of Acceptance) yang menyatakan program yang dipilih menggunakan skema double degree atau joint degree.
- Memenuhi persyaratan akademik dan administrasi sesuai program yang dipilih.
Jadwal pendaftaran: Beasiswa LPDP dibuka dalam 2 tahap gelombang setiap tahunnya. Biasanya pada Januari–Februari dan Juni–Juli.
2. Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) S1 Double Degree
Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) adalah program pemerintah hasil kolaborasi antara Kementerian Agama dan LPDP.
Program ini menyediakan skema beasiswa untuk program sarjana double degree, baik dengan perguruan tinggi di dalam negeri maupun luar negeri.
Benefit yang diberikan nggak cuma berupa dana pendidikan, tapi juga berbagai dana pendukung.
Dana pendukung tersebut termasuk UKT, tunjangan buku, bantuan biaya penelitian skripsi, transportasi, biaya hidup bulanan, hingga visa untuk studi di luar negeri.
Adapun sejumlah persyaratan program double degree S1 BIB, di antaranya:
- Merupakan WNI.
- Sudah menyelesaikan jenjang pendidikan MA/SMA/SMK atau sederajat.
- Melampirkan hasil penyetaraan ijazah dan konversi transkrip nilai dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi atau Kementerian Agama.
- Melampirkan surat rekomendasi bagi santri atau pelajar di bawah binaan Kementerian Agama.
- Menulis profil diri.
- Menulis personal statement atau esai.
- Menyetujui pernyataan komitmen sesuai ketentuan program.
Jadwal pendaftaran: Biasanya dibuka pada bulan April–Mei.
Cek Juga:
3. Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) S2 Double Degree
Nggak cuma untuk jenjang S1, BIB juga menyediakan program double degree untuk jenjang magister, lo.
Lewat program ini, kamu berkesempatan menjalani pendidikan di Indonesia sekaligus di kampus luar negeri ternama.
Contoh kampusnya seperti The University of Edinburgh dan SOAS University of London.
Kalau kamu tertarik mendaftar, ada beberapa persyaratan yang perlu dipenuhi:
- WNI.
- Berusia maksimal 30 tahun per 31 Desember.
- Sudah menyelesaikan pendidikan D4 atau S1.
- Melampirkan surat izin yang sudah ditandatangani oleh pimpinan instansi atau lembaga.
- Melampirkan surat rekomendasi dari akademisi atau tokoh masyarakat.
- Menulis profil diri.
- Menulis personal statement atau esai.
- Berkomitmen untuk kembali ke Indonesia dan menyusun rencana kontribusi setelah menyelesaikan pendidikan di luar negeri.
- Menyetujui pernyataan komitmen sesuai ketentuan program.
- Memiliki IPK S1/D4 minimal 3,00 yang dibuktikan dengan transkrip nilai.
- Mengunggah sertifikat kemampuan bahasa Inggris sesuai ketentuan program.
Jadwal pendaftaran: Umumnya berlangsung pada April–Juni, atau mengikuti ketentuan penyelenggara.
4. Beasiswa Garuda Sarjana
Contoh program beasiswa double degree populer selanjutnya adalah Beasiswa Garuda Sarjana.
Program dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi ini ditujukan buat kamu yang mau menempuh pendidikan S1 di perguruan tinggi terbaik dunia.
Kalau berhasil mendapatkan beasiswa ini, kamu bisa memperoleh berbagai dukungan, mulai dari biaya pendidikan, biaya hidup bulanan, asuransi kesehatan, hingga biaya pengurusan visa.
Beberapa persyaratan Beasiswa Garuda Sarjana di antaranya:
- Merupakan WNI.
- Merupakan siswa SMA/SMK/MA atau sederajat.
- Untuk tujuan studi luar negeri, melampirkan bukti kemampuan bahasa Inggris, seperti IELTS dengan skor 6,5 atau TOEFL-IBT dengan skor 80.
- Untuk program double degree atau joint degree kampus dalam negeri, harus punya skor IELTS minimal 6,0 atau TOEFL minimal 500.
- Menyetujui dan menandatangani surat pernyataan sesuai ketentuan.
- Tidak sedang mendaftar atau menerima beasiswa lain.
Jadwal pendaftaran: Terbagi dalam dua gelombang, pada bulan Februari–Maret serta Mei–Juni.
5. Erasmus Mundus Joint Master Degrees (EMJMD)
Kamu punya cita-cita kuliah di Eropa?
Kalau iya, Erasmus Mundus Joint Master Degrees (EMJMD) bisa jadi salah satu beasiswa yang patut dipertimbangkan!
Program ini memungkinkanmu belajar di beberapa kampus dan negara dalam satu program magister.
Tergantung program yang dipilih, kamu bisa mendapatkan joint degree atau lebih dari satu gelar dari kampus-kampus yang tergabung dalam program tersebut.
Beasiswa ini didanai oleh Uni Eropa dan ditujukan bagi mahasiswa berprestasi dari berbagai negara.
Kalau tertarik ikut Erasmus Mundus Joint Master Degrees, apa saja persyaratan yang perlu disiapkan?
- Sudah menyelesaikan pendidikan jenjang S1.
- Menyiapkan CV dengan format Europass.
- Melampirkan surat rekomendasi.
- Menulis surat motivasi.
- Melampirkan bukti kemampuan bahasa Inggris, seperti IELTS atau TOEFL, sesuai ketentuan program yang dipilih.
Jadwal pendaftaran: Dibuka setiap tahun, biasanya antara bulan Oktober sampai Januari atau Februari.
6. Deutscher Akademischer Austauschdienst (DAAD) Double Degree
DAAD bisa jadi pilihan buat kamu yang punya rencana kuliah di Jerman.
Program ini mendukung kerja sama antara perguruan tinggi di Jerman dan kampus mitra di negara lain melalui program double degree.
Lewat program ini, kamu bisa menjalani perkuliahan di dua kampus dan mendapatkan dua gelar setelah memenuhi seluruh ketentuan yang berlaku.
Benefit yang diberikan juga cukup menarik.
Tergantung programnya, DAAD bisa memberikan bantuan berupa biaya kuliah, biaya hidup bulanan, asuransi kesehatan, hingga kursus bahasa Jerman sebelum perkuliahan dimulai.
Beberapa persyaratan program beasiswa double degree DAAD meliputi:
- Terdaftar atau diterima di program double degree yang didukung DAAD.
- Memenuhi persyaratan akademik kampus.
- Memenuhi syarat kemampuan bahasa.
- Mengikuti ketentuan pendaftaran dari program yang dipilih.
Jadwal pendaftaran: Tergantung penyelenggara, umumnya dibuka pada pertengahan hingga akhir tahun.
7. Oxford-Pershing Square Graduate Scholarships
Pershing Square Graduate Scholarships adalah beasiswa penuh buat kamu yang mau mengikuti program Oxford 1+1 MBA.
Program ini menyediakan hingga lima beasiswa penuh untuk membiayai jenjang master dan MBA di University of Oxford.
Selain biaya kuliah, penerima beasiswa juga bisa mengikuti berbagai kegiatan, seperti konferensi, acara komunitas penerima beasiswa, dan program mentoring.
Persyaratan program double degree Oxford-Pershing Square Scholarship, antara lain:
- Pelamar baru yang sudah diterima di program master mitra 1+1 MBA dan program MBA.
- Pelamar yang sudah diterima di program master satu tahun dan MBA secara terpisah.
- Mahasiswa master yang sedang kuliah dan sudah diterima di program MBA, tapi belum pernah dipertimbangkan untuk beasiswa ini pada tahun sebelumnya.
Jadwal pendaftaran: Waktunya berada di akhir tahun sampai awal tahun berikutnya.
Bagaimana Cara Mencari Beasiswa Double Degree yang Tepat?
Program beasiswa untuk mendapatkan gelar ganda emang cukup banyak.
Nah, supaya kamu bisa menemukan beasiswa yang paling sesuai, ada beberapa tipsnya:
- Cek tujuan beasiswanya: Pastikan beasiswa tersebut mendukung program double degree dan memberikan kesempatan untuk mendapatkan dua gelar.
- Pilih sesuai jurusan: Cari program yang sesuai dengan jurusan dan minatmu.
- Cek kampus mitra: Lihat kampus dalam dan luar negeri yang bekerja sama dalam program tersebut.
- Perhatikan benefit: Cek apa saja yang ditanggung, seperti biaya kuliah, biaya hidup, transportasi, atau visa.
- Cek persyaratannya: Mulai dari IPK, kemampuan bahasa, LoA, sampai dokumen yang dibutuhkan.
Cek Juga:
- 10 Universitas Swasta yang Bisa Masuk Tanpa Tes
- 10 Beasiswa untuk Mahasiswa Baru 2027, Ini Jadwalnya!
Tips Lolos Program Double Degree
Mau lolos beasiswa gelar ganda di universitas tujuan? Yuk, simak tips berikut ini:
- Pahami program yang dipilih: Kenali sistem perkuliahan, kampus mitra, dan gelar yang didapat.
- Jaga prestasi akademik: IPK yang baik bisa jadi salah satu pertimbangan penting dalam proses seleksi.
- Siapkan kemampuan bahasa: Beberapa program membutuhkan sertifikat seperti TOEFL atau IELTS.
- Buat esai yang menarik: Ceritakan motivasi, pengalaman, tujuan kuliah, dan rencana kariermu dengan jelas.
- Perkuat pengalaman dan prestasi: Pengalaman organisasi, proyek, kompetisi, atau kegiatan lainnya bisa jadi nilai tambah.
- Siapkan dokumen dari jauh-jauh hari: Pastikan semua dokumen sesuai persyaratan dan nggak ada yang terlewat.
- Latihan wawancara: Siapkan jawaban untuk pertanyaan tentang alasan memilih program, rencana setelah lulus, dan kontribusi yang mau kamu berikan.
FAQ
1. Apa keunggulan atau manfaat program double degree?
Program double degree memungkinkanmu mendapatkan dua gelar dari dua program atau kampus yang berbeda.
Selain itu, kamu juga bisa mendapatkan pengalaman belajar dengan lingkungan akademik yang berbeda serta memperluas relasi.
Meningkatkan kemampuan beradaptasi dan membuka peluang karier yang lebih luas setelah lulus juga jadi keuntungan lainnya.
2. Apa saja soft skill yang bisa dikembangkan melalui program double degree?
Program double degree bisa membantumu mengasah berbagai soft skill, seperti kemampuan beradaptasi, komunikasi, kerja sama, manajemen waktu, dan problem solving.
Kamu juga bakal terbiasa berinteraksi dan bekerja sama dengan orang dari berbagai latar belakang.
3. Apakah biaya double degree bisa lebih mahal?
Bisa lebih mahal dibanding program reguler. Soalnya, kamu menjalani pendidikan di dua program atau kampus.
Tapi, kalau mendapatkan beasiswa double degree, biaya kuliah, hidup, transportasi, atau kebutuhan lainnya bisa ditanggung sesuai ketentuan program.