Jurusan kuliah sering jadi bahan overthinking anak SMA, apalagi kalau dengar istilah “peminat banyak” atau “sepi peminat”. Salah satu yang sering bikin penasaran adalah jurusan BK (Bimbingan dan Konseling). Ada yang bilang jurusan ini kurang diminati, tapi ada juga yang bilang peluangnya justru luas.
Nah, sebelum kamu langsung percaya omongan orang, ada baiknya kita lihat faktanya di pembahasan berikut!
Key Takeaways
- Jurusan BK tetap diminati karena perannya penting di pendidikan dan layanan konseling, namun cakupan kariernya relatif lebih spesifik dibanding jurusan lain.
- Peluang karier BK umumnya berada di ranah pendidikan, konseling, dan pendampingan. Untuk masuk ke dunia industri yang lebih luas, biasanya dibutuhkan skill tambahan.
- Dengan pendekatan siap kerja, kurikulum berbasis industri, dan dukungan mitra perusahaan, jurusan Psikologi Cakrawala menawarkan arah karier yang lebih luas dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja modern.
Apakah Jurusan BK Banyak Peminatnya di Indonesia?
Kalau ditanya apakah jurusan BK banyak peminatnya, jawabannya tidak bisa dibilang paling ramai, tapi juga bukan jurusan yang sepi peminat.
Jurusan Bimbingan dan Konseling termasuk kategori jurusan dengan peminat stabil setiap tahunnya.
Di berbagai perguruan tinggi, jurusan BK biasanya tidak sepadat jurusan favorit seperti Kedokteran, Hukum, atau Manajemen. Tapi, peminatnya juga selalu ada dan cenderung konsisten, terutama dari calon mahasiswa yang memang tertarik di bidang pendidikan, psikologi terapan, dan pengembangan manusia.
Buat sebagian siswa SMA, jurusan BK sering dianggap “kurang populer” karena:
- Tidak banyak dibahas di media sosial
- Sering dikira hanya mencetak guru BK
- Kurang dipahami peran dan prospeknya
Data dan Tren Peminat Jurusan BK di Perguruan Tinggi

Sumber: Freepik
Kalau kita lihat dari statistik pendaftaran program studi Bimbingan dan Konseling di perguruan tinggi Indonesia pada 2025, ada gambaran yang cukup jelas tentang berapa banyak siswa yang memilih jurusan ini:
Data Nasional dari Pendaftaran PTN/PTS
Berdasarkan data dari portal statistik pendaftaran di beberapa perguruan tinggi negeri dan swasta di Indonesia, jurusan Bimbingan dan Konseling mencatat jumlah peminat yang cukup signifikan meskipun tidak sebesar jurusan populer seperti Manajemen atau Psikologi:
- Total peminat jurusan BK pada jalur SBMPTN 2025 mencapai sekitar 17.047 pendaftar, dengan total daya tampung sekitar 1.806 mahasiswa di berbagai kampus yang membuka jurusan ini.
- Sementara data dari salah satu kampus menunjukkan jurusan BK memiliki sekitar 15.583 pendaftar dengan daya tampung sekitar 1.145 mahasiswa di tahun yang sama.
Tren Peminat Jurusan BK
Data tren peminat secara luas menunjukkan beberapa hal:
- Jurusan BK tidak mengalami lonjakan dramatis seperti jurusan populer lain. Artinya, minatnya stabil dari tahun ke tahun.
- Rasio antara peminat dan daya tampung juga menunjukkan bahwa jurusan ini bersaing sehat, meskipun tidak termasuk dalam kategori paling favorit di kelompok pendidikan.
- Di beberapa kampus, jumlah peminat jurusan BK bahkan lebih tinggi dibanding beberapa jurusan pendidikan lainnya dalam kelompok ilmu pendidikan.
Walaupun jurusan BK bukan yang paling banyak peminatnya di antara semua jurusan kuliah, data di atas menunjukkan masih cukup banyak siswa yang memilih BK, dan jumlahnya konsisten dari tahun ke tahun.
Cek juga:
- 21 Universitas dengan Jurusan Psikologi Terbaik di Indonesia
- 12 Daftar Universitas yang Ada Jurusan Psikologi di Jakarta
- Kuliah S1 Psikologi Kelas Karyawan
Alasan Jurusan BK Tetap Memiliki Peminat
Walaupun tidak selalu masuk daftar jurusan paling favorit, nyatanya jurusan BK tetap punya peminat setiap tahun. Ada beberapa alasan logis kenapa jurusan ini masih dipilih oleh banyak calon mahasiswa, khususnya yang tertarik di bidang sosial dan pengembangan diri:
1. Kesadaran soal Kesehatan Mental Semakin Tinggi
Dalam beberapa tahun terakhir, isu kesehatan mental makin sering dibahas, baik di sekolah, media sosial, maupun lingkungan kerja. Hal ini ikut mendorong minat ke jurusan yang berkaitan langsung dengan pendampingan dan konseling, termasuk BK.
Kondisi ini juga sejalan dengan perhatian pemerintah melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi yang terus menekankan pentingnya layanan bimbingan dan konseling di satuan pendidikan.
2. Tidak Hanya Jadi Guru BK
Banyak siswa SMA mengira lulusan BK hanya bisa jadi guru BK di sekolah, padahal realitanya tidak sesempit itu. Sekarang, lulusan BK juga dibutuhkan di:
- Layanan konseling pendidikan
- Lembaga sosial dan komunitas
- Pendamping remaja dan anak
- Konseling karier
3. Cocok untuk yang Suka Interaksi dan Membantu Orang Lain
Jurusan BK biasanya menarik bagi calon mahasiswa yang:
- Suka mendengarkan cerita orang lain
- Tertarik memahami perilaku manusia
- Punya empati tinggi
- Ingin punya pekerjaan yang berdampak sosial
4. Peminatnya Spesifik, Tapi Konsisten
BK memang bukan jurusan “ramai-ramai ikut tren”. Peminatnya cenderung datang dari mereka yang sudah punya minat jelas sejak awal. Inilah yang membuat jumlah peminat jurusan BK relatif stabil dari tahun ke tahun, meskipun tidak meledak.
Prospek Kerja Lulusan Jurusan BK
Walaupun sering dianggap jurusan pendidikan “biasa”, nyatanya lulusan jurusan BK punya pilihan karier yang cukup luas. Berikut gambaran profesi yang paling umum ditemui di Indonesia:
1. Guru BK (Guru Bimbingan dan Konseling)
Posisi ini adalah jalur karier paling umum bagi lulusan jurusan BK. Perannya fokus mendampingi siswa dalam masalah akademik, sosial, emosional, hingga perencanaan studi dan karier.
Untuk fresh graduate, gaji guru BK di Indonesia umumnya berada di kisaran Rp3–6 juta per bulan, tergantung status sekolah (negeri atau swasta), daerah, dan beban kerja.
Posisi ini paling banyak dibuka oleh sekolah menengah negeri dan swasta di bawah naungan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, termasuk SMA negeri daerah, sekolah swasta nasional, hingga sekolah berbasis kurikulum internasional.
Dalam peran ini, tugas utamamu meliputi:
- Memberikan konseling individu dan kelompok
- Membantu siswa mengatasi masalah belajar dan pribadi
- Membimbing pemilihan jurusan dan rencana masa depan
- Berkoordinasi dengan wali kelas dan orang tua
- Menyusun laporan perkembangan siswa
2. Konselor Pendidikan
Konselor pendidikan berfokus membantu siswa dalam masalah belajar, adaptasi sekolah, dan penentuan jalur pendidikan. Profesi ini biasanya berada di luar sekolah formal.
Gaji pemula konselor pendidikan umumnya berada di kisaran Rp4–7 juta per bulan, tergantung lembaga dan jam praktik.
Posisi ini sering dibuka oleh lembaga pendidikan nonformal dan edutech, seperti Ruangguru, pusat bimbingan belajar swasta, serta lembaga konseling pendidikan independen.
Aktivitas harian yang sering dilakukan:
- Konseling masalah akademik
- Asesmen minat dan bakat
- Pendampingan siswa dengan kesulitan belajar
- Edukasi dan diskusi dengan orang tua
- Penyusunan rekomendasi pendidikan
3. Konselor Karier (Career Counselor)
Konselor karier membantu individu mengenali potensi diri dan merencanakan jalur pendidikan maupun pekerjaan. Profesi ini tidak hanya untuk pelajar, tapi juga mahasiswa dan pencari kerja.
Untuk level awal, kisaran gaji konselor karier berada di angka Rp5–8 juta per bulan.
Profesi ini banyak dibutuhkan oleh platform pencarian kerja dan lembaga pengembangan karier, seperti JobStreet Indonesia, pusat karier perguruan tinggi, serta lembaga pelatihan dan sertifikasi kerja.
Dalam peran ini, kamu biasanya akan:
- Memberikan konseling perencanaan karier
- Membantu klien mengenali minat dan kemampuan kerja
- Memberi arahan pendidikan lanjutan atau pelatihan
- Melakukan asesmen karier dasar
- Mendampingi proses transisi sekolah ke dunia kerja
4. Pendamping Anak dan Remaja
Lulusan BK juga sering berperan sebagai pendamping anak dan remaja, terutama bagi mereka yang memiliki masalah sosial, keluarga, atau lingkungan.
Gaji di profesi ini umumnya berada di kisaran Rp3,5–6 juta per bulan, tergantung lembaga dan program yang dijalankan.
Posisi ini umumnya tersedia di lembaga sosial dan program perlindungan anak, baik yang dikelola pemerintah seperti Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, maupun yayasan dan komunitas sosial.
Tugas yang biasanya dilakukan:
- Pendampingan psikososial anak dan remaja
- Konseling dasar non-klinis
- Pelaksanaan kegiatan pengembangan diri
- Koordinasi dengan keluarga dan pihak terkait
- Penyusunan laporan pendampingan
5. Staf Pengembangan SDM (People Development / HR Support)
Di era modern, lulusan BK juga mulai banyak masuk ke dunia kerja sebagai bagian dari pengembangan sumber daya manusia, terutama di area pelatihan, kesejahteraan, dan adaptasi karyawan.
Untuk fresh graduate, gaji posisi ini biasanya berada di kisaran Rp5–9 juta per bulan, tergantung skala dan industri perusahaan.
Peran ini sering dibuka oleh perusahaan besar dan multinasional yang memiliki fokus pada pengembangan karyawan, seperti Indofood, perusahaan swasta nasional, hingga startup yang aktif membangun budaya kerja.
Dalam peran ini, aktivitasmu meliputi:
- Mendukung program pelatihan karyawan
- Membantu asesmen potensi dan soft skill
- Menangani program well-being karyawan
- Mendampingi proses onboarding karyawan baru
- Membantu pengembangan program pengembangan diri
Jurusan BK di Era Modern dan Dunia Kerja
Di era modern, peran lulusan BK tidak lagi terbatas pada lingkungan sekolah. Isu kesehatan mental, pengembangan diri, dan kualitas SDM membuat kebutuhan akan pemahaman perilaku manusia semakin meningkat, baik di pendidikan, organisasi, maupun dunia industri.
Namun, tuntutan dunia kerja saat ini juga semakin kompleks. Banyak peran yang membutuhkan bukan hanya kemampuan konseling, tetapi juga analisis perilaku, pengembangan SDM, dan pemahaman psikologi dalam konteks bisnis dan organisasi. Di titik ini, jurusan dengan cakupan keilmuan yang lebih luas mulai lebih dilirik.
Salah satu yang relevan adalah jurusan Psikologi di Universitas Cakrawala. Program ini dikembangkan untuk menjawab kebutuhan dunia kerja modern, khususnya di bidang pendidikan, organisasi, layanan masyarakat, bisnis, dan teknologi.
Selain itu, mahasiswa juga mengembangkan keterampilan yang relevan dengan industri, seperti:
- Asesmen psikologis dasar
- Konseling dasar
- Analisis data perilaku
- Komunikasi interpersonal
- Fasilitasi pelatihan dan pengembangan diri
Dengan cakupan kompetensi yang lebih luas, peluang karier lulusan Psikologi pun menjadi lebih fleksibel dan terbuka di berbagai sektor.
Didukung program penyaluran kerja ke lebih dari 1.000 mitra industri, Universitas Cakrawala membuat peluang karier lulusan Psikologi menjadi lebih fleksibel dan terbuka di berbagai sektor.
Apakah Jurusan BK Cocok untuk Kamu?

Sumber: Freepik
Sebelum benar-benar memilih jurusan BK, penting buat jujur ke diri sendiri: kamu cocok atau tidak dengan karakter dan tuntutan jurusan ini. Soalnya, BK bukan jurusan yang bisa dijalani asal ikut-ikutan.
Jurusan BK cocok untuk kamu kalau:
- Suka mendengarkan cerita orang lain dan tidak cepat menghakimi
- Tertarik memahami masalah manusia, terutama di lingkungan sekolah dan remaja
- Punya empati dan kesabaran yang cukup tinggi
- Nyaman berkomunikasi, baik secara personal maupun kelompok
- Tertarik berkarier di bidang pendidikan, konseling, atau layanan sosial
Sebaliknya, jurusan BK perlu dipertimbangkan ulang kalau kamu:
- Kurang suka berinteraksi intens dengan orang lain
- Tidak nyaman menghadapi masalah emosional orang lain
- Lebih tertarik ke bidang teknis, angka, atau teknologi murni
- Menginginkan jalur karier yang sangat fleksibel lintas industri
Cek juga:
Frequently Ask Questions (FAQ)
1. Apakah lulusan BK harus jadi guru?
Tidak harus. Memang, jalur karier paling umum lulusan BK adalah menjadi guru Bimbingan dan Konseling di sekolah. Namun, itu bukan satu-satunya pilihan. Lulusan BK juga bisa bekerja sebagai konselor pendidikan, konselor karier, pendamping anak dan remaja, hingga staf pengembangan SDM di lembaga tertentu.
Hal yang perlu dipahami, fokus utama BK adalah konseling dan pendampingan, sehingga peluang kerjanya tetap berkaitan dengan layanan manusia. Jika ingin jalur karier yang lebih luas lintas industri, biasanya lulusan BK perlu menambah skill atau sertifikasi pendukung.
2. Jurusan BK cocok untuk anak IPA atau IPS?
Jurusan BK terbuka untuk lulusan IPA maupun IPS. Tidak ada keharusan berasal dari jurusan tertentu saat SMA. Yang jauh lebih penting adalah minat dan karakter pribadi.
BK cocok untuk kamu yang:
- Suka berinteraksi dan berkomunikasi dengan orang lain
- Punya empati dan kesabaran
- Tertarik memahami masalah manusia dan perkembangan diri
Jadi, latar belakang IPA atau IPS bukan penentu utama. Minat dan kesiapan mental justru lebih berpengaruh dalam menjalani kuliah BK.
3. Apa bedanya jurusan BK dan Psikologi?
Perbedaan utamanya ada pada cakupan ilmu dan arah karier.
Jurusan BK lebih fokus pada layanan konseling, terutama di lingkungan pendidikan seperti sekolah. Sementara itu, Psikologi memiliki cakupan yang lebih luas, mulai dari kesehatan mental, perilaku manusia, hingga penerapannya di organisasi dan dunia kerja.
Secara sederhana:
- BK → fokus konseling dan pendampingan (terutama pendidikan)
- Psikologi → memahami perilaku manusia secara lebih luas dan lintas konteks
Itulah sebabnya Psikologi sering dianggap punya peluang karier yang lebih fleksibel, terutama di sektor non-pendidikan.
4. Apakah lulusan BK bisa kerja di perusahaan?
Bisa, tetapi dengan ruang lingkup yang lebih spesifik. Lulusan BK umumnya masuk ke perusahaan pada posisi yang berkaitan dengan pengembangan karyawan, pelatihan, atau pendampingan soft skill.
Namun, dibandingkan lulusan Psikologi atau Manajemen SDM, pilihan posisi untuk lulusan BK di perusahaan memang lebih terbatas. Karena itu, banyak lulusan BK yang menambah kompetensi melalui pelatihan, sertifikasi, atau melanjutkan studi agar peluangnya lebih luas.
Rencanakan Jurusan Kuliahmu dari Sekarang!
Jurusan BK tetap relevan dan dibutuhkan, terutama di dunia pendidikan dan layanan pendampingan. Tapi kamu juga perlu mempertimbangkan seberapa luas peluang karier yang bisa kamu dapatkan setelah lulus.
Kalau kamu tertarik pada dunia konseling dan pemahaman perilaku manusia, tapi ingin opsi karier yang lebih fleksibel di berbagai sektor, jurusan Psikologi di Universitas Cakrawala bisa menjadi pilihan yang lebih strategis. Jurusan ini dirancang dengan pendekatan yang aplikatif dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja saat ini.

Kenapa pilih Jurusan Manajemen Universitas Cakrawala?
- Program penyaluran kerja dengan dukungan lebih dari 1.000 mitra industri dari berbagai sektor
- Magang sejak semester pertama, sehingga pengalaman dan portofolio bisa dibangun lebih awal
- Kurikulum berbasis industri yang disusun sesuai kebutuhan dunia kerja
- Dosen praktisi berpengalaman, sehingga pembelajaran lebih aplikatif dan relevan
Pilihan terbaik selalu dimulai dari keputusan yang kamu pahami dengan matang. Langsung aja tanya-tanya gratis atau daftar sekarang di sini!