Risk Analyst : Pengertian, Tugas dan Skill yang Dibutuhkan

Oleh Universitas Cakrawala

21 December 2023

Article Image

Apakah kamu pernah mendengar tentang profesi sebagai risk analyst? Untuk saat ini, profesi sebagai risk analyst dibutuhkan oleh banyak perusahaan. Seorang risk analyst diperlukan untuk bisa menghindari risiko yang bisa berdampak pada keberlangsungan perusahaan.

Dalam menjalankan bisnis, pasti ada tantangan dan risiko yang harus dihadapi pada setiap tahapannya. Maka dari itu, banyak perusahaan merekrut seorang risk analyst untuk dapat mengurangi kerugian, baik dari biaya operasional, keuangan, dan lain sebagainya.

Bagi kamu yang ingin menjadi seorang risk analyst, dalam artikel ini kami akan membahas bagaimana peran dan tugas dari risk analyst, serta skill yang dibutuhkan untuk menjadi seorang risk analyst yang mumpuni. Simak informasi selengkapnya di bawah ini ya!

 

Baca Juga: Jangan Tertukar, ini Perbedaan Data Science dan Data Analyst

Apa itu Risk Analyst?

Dilansir dari glassdoor.com, risk analyst atau analis risiko adalah seorang ahli yang memiliki tugas untuk mengevaluasi dokumen keuangan dalam perusahaan, dan memberikan saran. Hadirnya seorang risk analyst di dalam perusahaan akan membantu untuk memiliki finansial yang sehat.

 

Selain itu, risk analyst juga berguna untuk menghitung risiko yang bisa disebabkan oleh rencana perusahaan. Mereka akan mempertimbangkan skenario pasar dan membuat prediksi yang dibutuhkan untuk bisa mencapai kestabilan finansial perusahaan dengan mempertinmbangkan tren ekonomi sebelum dan saat ini. 

 

Namun secara umum, seorang risk analyst nantinya bertugas untuk mengumpulkan data dari berbagai sumber, membuat laporan, review data untuk melihat risiko, menemukan dan melaporkan kerugian aset, melacak tren investasi, dan melihat kebutuhan bisnis.

Tugas dan Tanggung Jawab Risk Analyst

Seorang risk analyst memiliki tugas sebagai analis risiko dengan banyak bidang yang telah menjadi tanggung jawabnya. Untuk para pemula, jangan khawatir untuk bisa berkarir menjadi seorang risk analyst. Karena nantinya akan mendapatkan training atau pelatihan setelah diterima kerja.

 

Dalam training tersebut biasanya akan meliputi pengenalan kebijakan perusahaan dan prosedur, serta software dan sistem yang digunakan. Selain itu, di dalam training juga akan dibekali instruksi cara menilai dan menghitung risiko yang tepat. 

 

Berikut tugas dan tanggung jawab seorang risk analyst di perusahaan, diantaranya:

  • Melakukan analisis pengelolaan dan kegiatan pencegahan risiko untuk seluruh sistem bisnis perusahaan
  • Menilai potensi risiko dalam rencana bisnis serta mengembangkan strategi mitigasi
  • Mengawasi seluruh strategi bisnis dan mengidentifikasi kegiatan yang melanggar
  • Menganalisis temuan setelah audit dan membantu finance dalam menerapkan rekomendasi penindakannya
  • Meninjau setiap kontrak, persyaratan, dan dokumen bisnis lainnya
  • Mengusulkan strategi dan teknologi terkini untuk proses manajemen analisis risiko
  • Meninjau dan merekomendasikan perbaikan dalam strategi pemodelan risiko perusahaan
  • Membantu proses audit internal
  • Menanggapi pertanyaan klien secara profesional
  • bekerja dengan tim manajemen bisnis dalam mengidentifikasi dan pengembangan rencana anti-risiko

Skill Risk Analyst

Berikut adalah beberapa skill yang diperlukan untuk menjadi seorang risk analyst yang sukses.

Kemampuan Analisis

Tugas utama seorang analyst risiko yaitu untuk membantu perusahaan agar tetap sehat secara finansial. Mereka akan menganalisis ekonomi, dokumen keuangan pasar, serta mengevaluasi kompetitor perusahaan. Oleh karena itu, kemampuan analisis yang baik menjadi salah satu skill yang harus dimiliki agar bisa terlibat dalam tugas dan proyek yang menantang.

Kemampuan Memecahkan Masalah

Seorang risk analyst juga harus memiliki kemampuan memecahkan masalah yang baik. Tidak jarang profesi risk analyst ini dibutuhkan oleh perusahaan asuransi atau bank untuk menganalisis permohonan calon klien. Mereka menggunakan kemampuan pemecahan masalah untuk menentukan kelayakan berbagai investasi atau pinjaman.

Pengetahuan Industri dan Pasar

Memiliki pengetahuan mendalam tentang industri operasi akan sangat berguna untuk menjadi seorang risk analyst. Memahami pasar dan aktivitas organisasi akan membantu untuk mengidentifikasi risiko dan prioritas bagi perusahaan. 

Komunikasi yang Baik

Salah satu peran seorang risk analyst yauty mengkomunikasikan produk keuangan yang kompleks dan praktik manajemen risiko kepada manajemen senior dan audiens non-teknis. Maka dari itu, kemampuan komunikasi dan presentasi yang baik sangat penting bagi seorang risk analyst.

Keterampilan Negosiasi

Risk analyst seringkali bekerja sama dengan auditor atau departemen lain. Keterampilan negosiasi yang baik dibutuhkan untuk dapat meyakinkan rekan kerja atau mitra bisnis agar menyadari segala kemungkinan risiko dan ancaman terhadap perusahaan.

 

Nah, itulah informasi mengenai pengertian dari risk analyst beserta tugasnya dan skill yang harus dimiliki. Ingin menjadi seorang risk analyst yang handal? Serta ingin memiliki pengetahuan tentang berbagai profesi di bidang keuangan dan investasi? Sudah saatnya untuk kamu bergabung dengan Cakrawala University jurusan Keuangan dan Investasi.

 

Segera kunjungi website resminya di cakrawala.ac.id untuk mendapatkan informasi mengenai pendaftaran. Masa depan cerah bisa kamu raih dengan kuliah di Cakrawala University!

Register Banner

Share

Berita Terkait

Logo Cakrawala Black

Jl. Kemang Timur No.1, RT.14/RW.8, Pejaten Bar., Ps. Minggu, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12510

© 2023 Cakrawala University. All Rights Reserved.