Oleh Cakrawala University
•
11 August 2024
Sama seperti excel spreadsheet menyediakan banyak rumus guna mengelola data dan juga angka. Spreadsheet atau yang dikenal dengan nama Google Sheet adalah tools pengolahan data yang berbasis cloud. Tools ini mulai dari banyak perusahaan memakainya karena sifatnya yang praktis dan juga simpel. Rumus dari spreadsheet ini bisa dikatakan tidak jauh berbeda dengan Excel yang membedakan hanya tanda baca penggunaan rumusnya, rumus pada excel ini lebih banyak yaitu 477 formula dimana angka ini di atas spreadsheet yang mempunyai 432 formula.
Spreadsheet merupakan dokumen yang menyimpan banyak data yang masuk dalam basis (row) baik itu dari segi horizontal maupun secara vertikal (coloums). Pada bagian ini biasanya akan diberi petunjuk berupa label yang menggunakan nomor 1,2,3 dan seterusnya. Sedangkan pada bagian kolom akan diberi label menggunakan abjad mulai dari huruf A hingga Z dan seterusnya. Pelabelan ini berguna untuk memudahkan pengguna dalam pembacaan atau peletakan dari data yang ada di dalamnya.
Secara umum, spreadsheet sebagai pengolah angka fungsinya yaitu untuk membuat, menganalisis, mengurutkan, dan meringkas data. Selain itu, juga bisa untuk perhitungan aritmatika dan statistik, sehingga dapat menyelesaikan permasalahan logika dan Matematika.
Fungsi tersebut sangat bermanfaat dalam mempermudah berbagai bidang pekerjaan dan pendidikan, misalnya dalam bidang akuntansi. Spreadsheet yang dapat digunakan di antaranya VisiCalc, Google sheets, Microsoft Office Excel, Gnumeric, dan lainnya.
Fungsi dari penggunaan aplikasi spreadsheet digunakan untuk membuat tabel, menghitung rumus statistik, membuat grafik, menyusun laporan keuangan, pembelian, dan penjualan. Spreadsheet sendiri memiliki banyak item yang biasa disebut dengan sel yang mana setiap sel memiliki label. Label ini disesuaikan dengan penempatan, contohnya A1, A1, dan seterusnya. Hal ini memungkinkan Anda memiliki referensi absolut atau relatif ke dalam sel yang ada di sekitarnya.
Fungsi dari spreadsheet sendiri sebenarnya tidak hanya untuk mengelola data penambahan atau pengurangan saja, tetapi sebagai pengolah angka yang fungsinya untuk membuat, menganalisis, mengurutkan, mengedit, dan juga meringkas banyak dat. Fungsi lain dari spreadsheet untuk penghitungan aritmatika dan statistika sehingga bisa membantu dalam menyelesaikan berbagai logika serta matematika. Excel juga digunakan dalam membuat catatan keuangan, membuat laporan keuangan, membuat penganggaran baik dalam bentuk grafik, tabel, atau dengan diagram.
Spreadsheet bermanfaat guna memudahkan berbagai bidang pekerjaan dan juga pendidikan, contohnya bidang akuntansi, ekonomi, dan juga keuangan guna menghitung besaran keuntungan perusahaan dalam periode tertentu serta menghitung gaji karyawan, menghitung laba rugi. Spreadsheet digunakan untuk mengolah data dengan teknik statistika dasar contohnya mencari mean, median, nilai maksimal dan minimal. Hasil yang didapatkan bisa ditampilkan ke dalam bentuk grafik atau diagram agar bisa dimengerti oleh banyak orang.
Salah satu formula/rumus yang harus bisa kamu kuasai, rumus SUM ini fungsinya guna menjumlahkan data dalam rentang tertentu. Kamu bisa mengetik secara manual=SUM (data 1:2), contohnya =SUM(A1:A10). Atau kamu bisa memilih “SUM” dari “Function” yang berada pada kanan atas spreadsheet, lalu memasukkan range yang diinginkan. Secara umum, rumus SUM menjadi rumus yang paling dasar dalam menggunakan Google Sheet, jadi perlu untuk memastikan serta memahami dengan baik.
Average merupakan formula yang pastinya amat familiar untukmu, fungsi dari average merupakan cara guna menentukan nilai rata-rata dari banyak data. Maka dengan menggunakan rumus ini, kamu bisa melihat angka atau nilai seperti bentuk yang sudah mewakili suatu data. Rumusnya juga sangat sederhana yaitu dengan mengetik =AVERAGE(data 1: data 2). Rumus ini bisa kamu gunakan untuk menghitung rata-rata baik dalam kolom maupun baris.
Rumus countif pada spreadsheet digunakan untuk membantu kamu guna menghitung cell lebih cepat. Jadi lupakan cara hitung cell secara manual, selain itu countif juga memudahkan dalam menghitung jumlah cell dengan kriteria atau kondisi tertentu. Cukup masukkan rumus =COUNTIF(range, kriteria). Formula ini bukan hanya menghemat waktumu dalam menganalisis data, melainkan juga paling akurat.
Vlookup menjadi formula paling relevan khususnya jika kamu nantinya butuh menarik data pada suatu spreadsheet ke spreadsheet yang lain. Kuncinya selama dua spreadsheet tersebut punya value yang dinilai sama. Vlookup sangat berguna untuk mengumpulkan data besar yang hendak untuk digabungkan tanpa perlu melakukan copy dan paste secara manual ke setiap cell.
=VLOOKUP (search_key, index, is_sorted)
Pastikan titik data kunci pada tab pertama yang harus sama persis dengan tab kedua, setelah itu rumus ini akan menjadi =VLOOKUP(A2,Difficulty Score!A:B,2,0), coba lihat rumus berikut ini:
Formula spreadsheet selanjutnya yaitu IF, formula ini memungkinkan kamu untuk bisa mengecek keberadaan beberapa data apakah benar atau salah. Rumusnya yaitu =IF(condition, value_if_true, value_if_false). Sebagai bentuk catatan “condition” merupakan bentuk dari apa yang kamu tes itu benar atau salah, jika benar “value_if_true” akan muncul. Sebaliknya, “value_if_false” akan muncul jika salah.
Spreadsheet memiliki fungsi yang memudahkan untuk bekerja khususnya dalam bidang akuntansi dan ekonomi, sangat membutuhkan spreadsheet ini untuk mengerjakan tugas keuangan. Buat kamu yang ingin menguasai spreadsheet, di Cakrawala University juga menyediakan Jurusan Data Science yang akan memberikan ilmu dasar mengenai spreadsheet dan memudahkan kamu untuk memahaminya. Dalam jurusan tersebut kamu juga diajarkan untuk langsung praktek lapangan atau masuk ke dalam dunia kerja, jadi sekarang juga daftarkan diri kamu menjadi bagian cakrawala university khususnya Jurusan Data Science.
Baca Juga :
Berita Terkait