Oleh Universitas Cakrawala
•
09 May 2024
Pernah dengar apa itu data modelling? Data modelling merupakan proses yang digunakan untuk mengumpulkan data dan mengubahnya menjadi diagram lebih sederhana agar mudah dipahami, dan menjadi informasi yang bisa digunakan untuk kebutuhan bisnis.
Data modelling adalah kemampuan yang dibutuhkan saat melakukan analisis dan digunakan dalam mengolah suatu data. Perlu untuk memahami lebih dalam lagi mengenai penggunaan data. Dalam pengambilan keputusan dan juga strategi bisnis yang memiliki basis data lebih digunakan untuk mencapai suatu keberhasilan. Contohnya, pada dunia digital marketing data demografis untuk riwayat pembelian dalam user instagram dapat dikembangkan dalam membuat strategi iklan yang bertarget agar dapat menjangkau para customer.
Data modelling merupakan bentuk dari proses yang menyederhanakan data menjadi informasi untuk digunakan sebagai kebutuhan bisnis. Data ini akan dikumpulkan dan disusun menjadi diagram sederhana terdiri dari jenis, klasifikasi, atribut, dan alur hubungan antar data. Selanjutnya, untuk model data bisa digunakan untuk membuat database sederhana maupun kompleks, dengan melakukan rekayasa ulang terhadap suatu aplikasi dengan menggunakan software usang dan mengurangi error.
Terdapat tiga jenis model yang didapatkan selama melakukan data modelling, yaitu diantaranya:
Model data ini terdapat jenis data, hubungan antar data, dan dengan aturan bisnis. Tujuan dari adanya model ini yaitu digunakan untuk mengatur, mengartikan bentuk aturan, dan digunakan dalam memahami konsep dalam sebuah bisnis.
Model ini terdiri dari struktur data dengan bentuk lebih detailnya yaitu seperti atribut, tipe data, serta hubungan untuk setiap datanya. Biasanya model ini, digunakan untuk proyek tertentu karena digunakan untuk mengembangkan peta tenis aturan dan juga terhadap struktur data.
Model ini mempunyai fungsi yang digunakan untuk membentuk skema penyimpanan dan pengolahan data terhadap sistem database (Database Management System/DBMS) dan dengan menggunakan aplikasi. Model tersebut bisa ditampilkan menjadi bentuk tabel, kolom, indeks, dan elemen lainnya.
Cek juga:
Data modelling penting digunakan dalam sebuah bisnis karena bisa menghasilkan model data yang lebih sederhana serta efisien untuk melakukan pengambilan keputusan di berbagai divisi berbeda. Berikut, merupakan manfaat dari data modelling yang perlu kamu tahu:
Network data modelling hampir sama dengan hierarchical data modeling, hanya saja terdapat pemodelan yang memungkinkan terdapat dua data dilanya. Jenis data ini memperlihatkan hubungan antar data yang jelas jika dibandingkan dengan hierarchical data modeling.
Relational data modeling dibuat menjadi lebih fleksibel jika dibandingkan pemodelan hirarki serta bersama dengan jaringan. Pemodelan data rasional digunakan untuk menghubungkan data dengan cara mengelompokkan data ke dalam tabel dan terdiri dari baris serta kolom. Pemodelan data menggunakan bahasa permintaan terstruktur dalam manajemen data sehingga mudah untuk digunakan.
Entity-relationship (ER) data modeling yang menggunakan diagram guna untuk bisa menggambarkan hubungan antar setiap entitas yang tersimpan di dalam database. Entitas dalam basis ini bisa berupa benda, unit, atau objek lain yang bisa digunakan untuk mewakili data. Dalam hal ini, setiap entitas mempunyai atribut atau bentuk karakter yang berbeda, contoh dalam database karyawan divisi design pada perusahaan ‘B’. Karyawan ini memiliki entitas dan informasi seperti nama, usia, dan kelengkapan lainnya. Model ini menjadi salah satu teknik penyimpanan data efektif karena mudah untuk melakukan pembaruan data.
Model ini mirip dengan cara entity-relationship yang bisa merepresentasikan data, atribut, dan hubungan data. Jenis pemodelan ini berhubungan dalam satu struktur yang disebut dengan objek, objek sendiri memiliki kesamaan atribut dan perilaku yang kemudian dikelompokkan sebagai kelas.
Data modelling ini cocok untuk jenis data yang beragam, contohnya seperti toko grosir. Pemodelan data ini bisa dilakukan dengan menggunakan sistem manajemen pesanan yang sederhana. Contohnya, pada toko grosir yang memiliki hubungan antara pelanggan, pesanan, item faktur bisa terstruktur dengan menggunakan diagram sistem informasi yang dimasukkan ke dalam database fisik.
Saat melakukan belanja online, kamu pasti akan melakukan pendaftaran terlebih dahulu di dalam aplikasi lalu masuk ke dalam sistem, mencari item yang ingin dibeli, lalu disimpan dan dimasukan ke dalam keranjang, dan kemudian lanjut ke tahap pembayaran. Semua prosess tersebut bisa dipresentasikan dengan menggunakan data modeling yang masuk dalam diagram ER.
Aktivitas perpustakaan seperti pendaftaran, peminjaman, jumlah buku yang akan dipinjam, dan pengembalian pada buku bisa dipresentasikan dengan menggunakan diagram konseptual.
Pada proses bisnis seperti di hotel, hotel bisa didaftarkan ke dalam sistem dan juga pelanggan yang bisa memesan kamar di hotel, hotel juga dapat didaftarkan ke dalam sistem pelanggan dengan memesan kamar sesuai dengan keinginan mereka. Contoh lainnya seperti penentuan tipe kamar, bentuk reservasi, layanan, dan juga tagihan bisa dilakukan dengan menggunakan data modelling melalui diagram.
Data modelling sangat penting karena bisa menghasilkan model data yang sederhana dan efisien dalam pengambilan keputusan di berbagai divisi berbeda. Jika kamu ingin belajar lebih jauh tentang Data modelling kamu bisa langsung mendaftar menjadi bagian Universitas Cakrawala, bersama Universitas Cakrawala kamu akan mendapatkan program studi digital bisnis untuk data modelling dengan pembelajaran dasar sampai kamu mahir. Kamu juga akan mendapatkan pendidikan komprehensif untuk mempersiapkan masa depan, membekali perkembangan keterampilan, pengetahuan, dan pengalaman untuk terjun langsung di lapangan.
Tunggu apalagi daftarkan diri kamu sekarang dan Info lengkapnya bisa cek di sini!
Baca Juga :
Berita Terkait