PENEMPATAN

Belum Selesai Semester 1, Helmi Sudah Magang di Mayora

Belum Selesai Semester 1, Helmi Sudah Magang di Mayora

Company

Mayora

Position

Finance Intern

Major

Finance and Investment

Semester

1

“Awalnya cuma dapat info dari teman. Aku kirim CV tanpa ekspektasi. Nggak nyangka, malah keterima magang di perusahaan besar.”

Belum Selesai Semester 1, Helmi Sudah Magang di Mayora · Finance Intern

Kenalin, namaku Helmi, mahasiswa jurusan Keuangan & Investasi di Universitas Cakrawala.

Kalau ditanya posisiku waktu itu apa, jawabannya simpel: mahasiswa baru.

Baru masuk kuliah, baru kenal dunia kampus, dan jujur aja… masih sering bengong sambil mikir, “Sebenernya nanti aku bakal jadi apa, ya?”

Di awal kuliah, hidupku kurang lebih sama kayak mahasiswa baru kebanyakan. Masih belajar adaptasi sama ritme kuliah yang beda dari SMA, masih nyari cara biar bisa bagi waktu dengan benar, dan masih ngeraba-raba juga soal arah ke depan.

Kadang semangat, kadang bingung, kadang overthinking sendiri. Wajar sih, namanya juga fase awal.

Sampai di satu titik aku sadar satu hal: kalau cuma ngandelin teori di kelas dan terus nunggu kata “nanti”, rasanya kok lama banget. Padahal, waktu itu aku sempat mikir,

“Magang mah urusan anak semester atas. Aku mah fokus kuliah dulu aja.”

Tapi ternyata, pola pikir itu nggak sepenuhnya benar. Justru sejak awal kuliah, aku mulai dikenalin sama realita dunia kerja. Bukan cuma lewat omongan atau teori, tapi lewat peluang yang beneran kebuka.

Dari situ aku pelan-pelan paham, kalau kuliah itu nggak harus nunggu pintar dulu baru nyoba. Kadang, yang dibutuhin cuma satu: berani ambil langkah pertama.

Dan tanpa aku sadari, dari mahasiswa baru yang masih bingung arah, aku mulai masuk ke fase baru, nyicipin dunia kerja beneran, bahkan sebelum semester pertama selesai.

Dari Info Teman, Sampai Keterima Tanpa User Interview

 

Cerita magangku ini sebenarnya berawal dari hal yang kelihatannya sepele: obrolan santai sama teman kampus.

Waktu itu dia cerita kalau di PT Mayora Tbk. lagi butuh intern dadakan. Nggak pakai mikir panjang, aku langsung kepikiran, “Yaudah, coba aja dulu.”

Aku kirim CV tanpa ekspektasi apa-apa, karena jujur aja, posisiku masih mahasiswa baru dan belum punya pengalaman kerja sama sekali.

Nggak lama setelah itu, aku dihubungi HRD dan diajak interview singkat. Prosesnya cepat, santai, dan nggak ribet. Bahkan di titik itu aku masih mikir, “Kayaknya ini baru interview awal deh, nanti juga lanjut user interview.”

Soalnya, biasanya proses magang di perusahaan besar itu panjang dan bertahap.

Tapi yang terjadi malah di luar dugaan.

Beberapa hari kemudian, aku dapat kabar kalau aku langsung diterima sebagai Finance Intern. Dan yang bikin aku bengong, prosesnya berhenti sampai di situ. Nggak ada user interview. Nggak ada tahap lanjutan. Langsung lolos.

Di momen itu aku cuma bisa mikir sambil ketawa kecil, “Hah, seriusan? Ini beneran?” Dari yang awalnya cuma iseng kirim CV tanpa ekspektasi, tiba-tiba aku sudah resmi magang di perusahaan besar.

“Di situ aku makin yakin, kadang kesempatan datang bukan pas kita ngerasa paling siap, tapi pas kita berani nyoba.”

Untungnya, Aku Nggak Berjuang Sendirian

Kalau dipikir-pikir lagi, semua yang aku alamin ini juga nggak sepenuhnya datang tiba-tiba.

Di balik keputusan nekat kirim CV, ada satu hal yang bikin aku lebih berani melangkah: dukungan dari Career Development Center (CDC) di Universitas Cakrawala.

Sebelum kirim CV, aku sempat minta arahan ke CDC. CV-ku dicek, dirapihin, dan disesuaikan sama posisi yang aku lamar.

“Dari situ aku baru sadar, hal-hal yang kelihatannya sepele (susunan CV, pilihan kata, cara nunjukin skill) ternyata punya pengaruh besar.”

Nggak cuma soal teknis, CDC juga bantu dari sisi mental. Aku diingetin buat nggak minder duluan cuma karena masih mahasiswa baru. Dunia magang, katanya, bukan cuma soal siapa yang paling jago, tapi siapa yang mau belajar dan punya attitude yang baik.

Kalimat itu sederhana, tapi cukup bikin aku lebih pede buat maju. Jadi pas dihubungi HRD, aku tetap deg-degan, tapi nggak panik.

Aku tahu harus bersikap gimana, dan yang paling penting, aku ngerasa nggak sendirian.

Kirain Magang Cuma Numpang Nama, Ternyata Kerjaan Nyata

Awalnya aku kira, magang itu bakal lebih banyak lihat-lihat dan belajar dari jauh. Ternyata… salah besar.

Begitu masuk, aku langsung ngerasain kalau ini kerja beneran, bukan sekadar numpang status “intern”.

Sebagai Finance Intern, hari-hariku cukup akrab sama angka dan dokumen. Mulai dari input data ke sistem, ngecek invoice satu per satu, sampai mastiin semuanya sesuai. Belum lagi urusan faktur pajak dan voucher yang harus dicek dengan teliti. Kelihatannya sepele, tapi kalau kurang fokus sedikit aja, bisa langsung ketahuan.

Di awal, jujur aja sempat deg-degan. Takut salah, takut kurang teliti, takut ngerjainnya kelamaan. Tapi makin dijalanin, aku makin kebiasa.

Dari yang awalnya mikir, “Waduh, ini bener nggak ya?” sekarang jadi lebih pede karena sudah ngerti alurnya.

Di situ aku baru paham, magang itu bukan soal kelihatan sibuk, tapi soal tanggung jawab. Setiap tugas yang aku kerjain punya dampak, dan itu bikin aku belajar buat lebih fokus, lebih rapi, dan lebih disiplin.

Capek? Iya. Tapi seru. Karena aku ngerasa, “Oh, ini toh rasanya kerja di dunia nyata.

Sedikit Cerita yang Bisa Aku Bagi

Dari pengalaman magang kemarin, aku baru sadar satu hal: kesempatan sering datang dari hal-hal yang kelihatannya sederhana.

Awalnya aku cuma dapat info dari teman, kirim CV tanpa ekspektasi, dan ya… ternyata keterima. Dari situ aku belajar, kalau pengin mulai magang, nggak harus nunggu momen yang kelihatan “sempurna”.

Kalau aku tarik ke pengalamanku sendiri, ada beberapa hal kecil yang ternyata ngaruh banget.

  • Pertama, jangan nutup diri dari obrolan. Info magang sering datang dari percakapan santai, entah dari teman, kakak tingkat, atau orang-orang yang sudah lebih dulu nyemplung ke dunia kerja.
  • Kedua, urusan CV jangan disepelekan. Walaupun belum punya banyak pengalaman, cara kamu nyusun dan nyeritain apa yang kamu punya itu penting. CV yang rapi dan relevan bikin orang lain lebih gampang ngelihat potensi kamu.
  • Ketiga, skill dasar itu kepakai banget. Di pengalamanku, hal-hal yang kelihatannya simpel (kayak Microsoft Excel, ketelitian, dan cara komunikasi) justru sering dipakai sehari-hari.

Buatku, semua ini bukan teori. Aku ngerasain sendiri dampaknya. Dan ternyata, langkah kecil yang diambil lebih awal bisa ngebawa kita ke pengalaman yang nggak pernah kepikiran sebelumnya.

Mulai Duluan Itu Nggak Pernah Salah

Kalau aku flashback ke awal kuliah, rasanya agak lucu juga.

Dari mahasiswa baru yang masih bingung arah, sekarang aku sudah ngerasain magang di perusahaan besar. Bukan karena aku paling siap, tapi karena aku berhenti kebanyakan mikir dan mulai jalan.

Kadang kita terlalu lama nunggu momen yang kelihatannya “pas”. Padahal, dunia nggak nunggu kita sempurna dulu baru ngasih kesempatan. Justru sambil jalan itulah kita belajar.

Salah? Wajar.

Belajar? Harus.

Lanjut? Jelas.

Pengalaman magang ini bikin aku makin yakin satu hal: dunia kerja nggak harus ditunggu sampai lulus. Dengan mulai lebih awal, aku jadi tahu apa yang perlu disiapin dan ke mana arah langkahku selanjutnya.

Selama kuliah di Universitas Cakrawala, aku ngerasain sendiri gimana kesempatan itu dibuka sejak awal lewat:

  • Magang sejak semester pertama, jadi pengalaman kerja bisa dibangun lebih awal
  • Kurikulum berbasis industri, yang relevan sama kebutuhan dunia kerja
  • Dosen praktisi, yang nggak cuma ngajar teori tapi juga sharing pengalaman nyata
  • Jaringan mitra industri yang luas, buat buka lebih banyak peluang karier

Kalau sekarang kamu masih ragu, itu wajar. Tapi jangan berhenti di ragu.

Yuk, mulai langkah kecilmu dari sekarang. Konsultasi dulu atau langsung daftar, dan siapin dirimu buat masuk dunia kerja lebih cepat.

Bangun Masa Depan Pendidikan & Kariermu Sekarang!

Pendaftaran untuk tahun ajaran 2026/2027 telah dibuka.

Hubungi tim konsultan akademik kami untuk informasi selengkapnya mengenai pendaftaran, beasiswa, dan seleksi.

Logo Cakrawala Black

Cakrawala University – Sudirman Campus

The Landmark Center, Jl. Jenderal Sudirman No.Kav 1 Lantai 9, RT.3/RW.3, Setia Budi, Kecamatan Setiabudi, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12910

Cakrawala University – Kemang Campus

Jl. Kemang Timur No.1, RT.14/RW.8, Pejaten Bar., Ps. Minggu, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12510

© 2023 Cakrawala University. All Rights Reserved.